Sabtu 6 Maret 2021

Viral Video Angin Puting Beliung Di Sosial Media, Ini Kata BPBD

WONOGIRI,FOKUSJabar.id: Viral di Twitter sebuah video yang memperlihatkan gumpalan angin (angin puting beliung) yang menggemparkan warganet.

Menurut informasi yang beredar angin puting beliung tersebut terjadi di Wonogiri Jawa Tengah. Rabu, (20/01) pukul 15.45 WIB.

“Menginfoken, Terjadi angin puting beliung di Wonogiri Jawa Tengah, Infonya berputar dikawasan perairan Waduk Gajah Mungkur sekitar pk 15.45 WIB. Semoga tidak ada korban ” tulis akun Twitter Info Jateng @Jateng_Twit (20/1).

Baca Juga: Korban Banjir Kalsel, 21 Orang Meninggal dan 63 Ribu Mengungsi

Sementara itu, melansir Kompas.com, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto membenarkan terjadinya peristiwa tersebut.

“Kejadian itu memang betul. Saya mengecek di teman-teman relawan,” kata Bambang saat dihubungi Kompas.com, Rabu (20/1/2021).

Bambang menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, dan berdurasi sekitar 15 menit.

“Persisnya di tengah waduk, mengarah ke barat, kemudian sebelum sampai wilayah pemukiman, angin itu kembali ke selatan,” kata Bambang.

Dia menambahkan, saat ini itu sudah reda, dan tidak ada laporan kerusakan harta benda maupun korban jiwa dari masyarakat.

“Alhamdulillah sudah reda. Enggak ada (kerusakan). Kebetulan enggak sampai merusak karamba juga,” ujar Bambang. seperti dilansir Kompas.com.

Melansir situs resmi BPBD, Angin Puting beliung adalah angin yang berputar dengan kecepatan lebih dari 63 km/jam yang bergerak secara garis lurus dengan lama kejadian maksimum 5 menit. Orang awam menyebut angin puting beliung adalah angin Leysus, di daerah Sumatera disebut Angin Bohorok dan masih ada sebutan lainnya.

Angin jenis lain dengan ukuran lebih besar yang ada di Amerika yaitu Tornado mempunyai kecepatan sampai 320 km/jam dan berdiameter 500 meter. Angin puting beliung sering terjadi pada siang hari atau sore hari pada musim pancaroba. Angin ini dapat menghancurkan apa saja yang diterjangnya, karena dengan pusarannya benda yang terlewati terangkat dan terlempar.

GEJALA AWAL PUTING BELIUNG

  • Udara terasa panas dan gerah (sumuk).
  • Di langit tampak ada pertumbuhan awan Cumulus (awan putih bergerombol yang berlapis-lapis).
  • Diantara awan tersebut ada satu jenis awan mempunyai batas tepinya sangat jelas bewarna abu-abu menjulang tinggi yang secara visual seperti bunga kol.
  • Awan tiba-tiba berubah warna dari berwarna putih menjadi berwarna hitam pekat (awan Cumulonimbus).
  • Ranting pohon dan daun bergoyang cepat karena tertiup angin disertai angin kencang sudah menjelang.
  • Durasi fase pembentukan awan, hingga fase awan punah berlangsung paling lama sekitar 1 jam. Karena itulah, masyarakat agar tetap waspada selama periode ini.

KARAKTERISTIK PUTING BELIUNG

Berikut karakteristik Puting Beliung, dilansir BPBD:

-Puting berliung merupakan dampak ikutan awan Cumulonimbus (Cb) yang biasa tumbuh selama periode musim hujan, tetapi tidak semua pertumbuhan awan CB akan menimbulkan angin puting beliung.

  • Kehadirannya belum dapat diprediksi.
  • Terjadi secara tiba-tiba (5-10 menit) pada area skala sangat lokal.
  • Pusarannya mirip belalai gajah/selang vacuum cleaner.
  • Jika kejadiannya berlangsung lama, lintasannya membentuk jalur kerusakan.
  • Lebih sering terjadi pada siang hari dan lebih banyak di daerah dataran rendah.

(Fauza/Erwin)

Artikel Lainnya

Viral Video Angin Puting Beliung Di Sosial Media, Ini Kata BPBD 1