spot_img
Kamis 2 Desember 2021
spot_img
spot_img

Bupati Garut Sepakati Usulan Fraksi Soal Raperda Perubahan APBD 2021

GARUT,FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Rudy Gunawan mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD yang telah menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan ke III APBD 2021 menjadi Perda APBD.

Hal itu Bupati sampaikan saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut Masa Sidang III Tahun 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (27/9/2021) kemarin.

“Kami menyusun APBD ini tentu penuh kekurangan, karena ada beberapa pengeluaran yang tidak terprediksikan, sehingga kami perlu laporkan dan juga persilahkan untuk melakukan penelitian terhadap penggunaan Belanja Tak Terduga (BTT) yang digunakan sebesar-besarnya untuk penanganan Covid-19,” kata Bupati Garut.

bupati garut fokusjabar.id

BACA JUGA: Insentif Guru Honorer Naik, Fraksi Demokrat Garut Terima Rancangan Perubahan APBD 2021

“Kita juga memberikan Rp16 milyar kepada korban banjir yang ada di Garut selatan dan di Kecamatan Cilawu,” kata Rudy Gunawan menambahkan.

Rudy mengaku sepakat dengan apa yang disampaikan fraksi-fraksi dalam kata akhir terkait setiap usulan yang diajukan eksekutif. Oleh karena itu, Bupati instruksikan kepada para Sekretaris di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melengkapi setiap data yang dibutuhkan oleh anggota DPRD terkait pelaksanaan APBD Perubahan 2021.

Bupati Garut berharap, pelaksanaan APBD Perubahan 2021 bisa berjalan dengan efektif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya FOKUSJabar, Rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap rancangan perubahan APBD 2021 Kabupaten Garut digelar di Ruang Paripurna DPRD setempat, Senin (27/9/2021).

Rapat Paripurna tersebut sempat diskor selama 5 menit karena Fraksi Demokrat belum menyatakan sikap menerima atau menolak terhadap rancangan perubahan APBD 2021.

fraksi fokusjabar.id
Ketua Fraksi Demokrat, Dadang Sudrajat (foto Bambang)

Menurut Ketua Fraksi Demokrat, Dadang Sudrajat, pihaknya akan menerima jika Bupati Garut menaikan insentif guru honorer di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022.

“Ya, tadi rapat diskor selama 5 menit karena kami belum menyatakan sikap,” kata Dadang yang juga Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Garut.  

Sidang Paripurna kembali dilanjutkan setelah Bupati Garut menyepakati rencana naiknya insentif guru honorer di APBD 2022.

“Kami menyetujui perubahan APBD 2021 setelah Pak Bupati menyepakati rencana naiknya insentif guru honorer di APBD 2022 yang besarannya disesuaikan dengan kemampuan keuangan APBD,” imbuh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Garut.

“Terima kasih Pak Bupati yang telah merencanakan kenaikan insentif guru honorer  dan rencananya akan disampaikan pada nota RAPBD 2022,” tutup Dadang Sudrajat.

(Bambang Fouristian)

Artikel Lainnya

spot_img
spot_img