spot_img
Jumat 24 Mei 2024
spot_img
More

    Di Tengah Pandemi, Keuntungan PT MUJ mencapai Rp 334 Milyar

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pendapatan usaha BUMD PT Migas Hulu Jabar (MUJ) semester I 2021 mencapai 310 persen  dalam target semester Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2021.

    Indikator capaian dilihat dari kinerja usaha dan keuangan yang sudah PT  MUJ tersebut selama enam bulan atau periode Januari sampai Juni 2021.

     Pendapatan MUJ selama Januari sampai Juni yakni Rp 334 milyar, atau 88,6 % dari target setahun Perseroan dalam RKA 2021 yakni Rp 377 milyar.

    Direktur Keuangan dan Umum PT MUJ Punjul Prabowo mengatakan, pendapatan tersebut tidak lepas dari sejumlah strategi bisnis yang dirancang Perseroan dalam Rencana Kerja & Anggaran (RKA).

    Pencapaian MUJ didapat dari usaha yang sudah dijalani baik dari pengelolaan PI 10 % dan non PI. Pengelolaan PI di wilayah kerja Offshore North West Java (ONWJ) dijalankan anak perusahaan PT. MUJ ONWJ.

    Sedangkan untuk non PI, MUJ  menjalankan usaha melalui anak perusahaan lainnya, PT Energi Negeri Mandiri (ENM). Secara komposisi persentase pendapatan MUJ sebagai holding terdiri 67 % pendapatan PI dan 33 % non PI.

     “Alhamdulilah dari target semeseter satu tahun 2021 dalam RKA, kita sudah dapat mencapai lebih dari apa yang kita harapkan yakni mencapai 310 persen, ini laporan Januari sampai Juni. Ini capaian yang patut kita syukuri dengan berbagai ujian di tengah pandemi, tren MUJ justru terus memperlihatkan kinerja dan pendapatan yang baik sampai pertengahan tahun ini,” kata Prabowo dalam keterangan tertulis perusahaan MUJ, Senin (16/8/2021).

    BACA JUGA: PT MUJ ONWJ Pasok 20 Ton Oksigen Untuk Jabar

    Sementara itu Direktur Utama PT MUJ  Begin Troys menambahkan, bersamaan dengan berjalannya bisnis saat ini tantangan dihadapi MUJ sudah di depan mata. MUJ sedang melakukan penguatan bisnis hulu migas melalui pengelolaan lapangan migas baru, di wilayah Jawa Barat.

    Pengembangan usaha di bidang energi lainnya juga sedang ditempuh. MUJ  saat ini sedang mengusulkan Perubahan Perda terkait bidang usaha perseroan. Dari bidang usaha eksplorasi dan produksi migas serta jasa penunjang energi menjadi bidang usaha energi dan pertambangan mineral termasuk Ketenagalistrikan dan EBTKE.

    “Maksud dari Perubahan Perda tersebut untuk peningkatan bidang usaha, wilayah kerja dan daya dukung lainnya dalam mengembangkan usaha,” kata dia.

    Dalam situasi pandemi kata Begin,  MUJ juga sedang menjalankan tugas baru lainnya. MUJ bersama ENM mengambil peran mendukung Posko Oksigen Jabar dalam rangka pemenuhan kebutuhan oksigen di rumah sakit-rumah sakit di Jabar.

    “Dalam masa Pandemi ini kami menyesuaikan fokus operasional perusahaan dengan melakukan penyediaan oksigen, alhamdulilah ketersediaan oksigen di rumah sakit kita dukung juga,” kata dia.

    Sebagai BUMD yang terus tumbuh dan berkembang, Begin menambahkan, MUJ siap bertransformasi menjadi perusahaan energi dan bisa berkontribusi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.

    “Sesuai dengan instruksi Pak Gubernur Jabar Ridwan Kamil bahwa kehadiran BUMD harus profesional, juga bisa memberikan keuntungan untuk pemegang saham melalu dividen yang akan dimanfaatkan dalam program-program pelayanan pemerintah ke masyarakat,” katanya.

     “Kontribusi yang kita berikan ini sebagai kado ulang tahun Jabar yang akan menginjak usia ke-76 pada Agustus ini,” kata dia menambahkan.

    Begin berharap pendapatan Perseroan ini juga makin tumbuh. Beberapa upaya yang dilakukan agar pendapatan dan laba bisa melebihi target seperti apa yang sudah dilakukan pada semester satu. Begin terus menggenjot peningkatan produktifitas dalam menjalankan bisnis perusahaan.

    Perseroan juga menempatkan alokasi sumber daya kepada program yang bisa segera menghasilkan pendapatan dan keuntungan,

    “Karena kita ingin mencapai rasio pendapatan perusahaan yang seimbang dari bisnis PI dan non PI. Insya Allah komposisinya bisa 50 persen : 50 persen,” kata Begin.

    (Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img