spot_img
Kamis 22 Februari 2024
spot_img
More

    5 Bahaya GERD yang Wajib Diketahui

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease merupakan penyakit kronis yang dapat terjadi pada sistem pencernaan.

    Gastroesophageal Reflux Disease merupakan sebuah penyakit pencernaan yang mana asam lambung atau empedu mengiritasi lapisan dalam saluran makanan. Ini adalah penyakit kronis yang terjadi saat asam lambung atau empedu mengalir ke saluran makanan dan mengiritasi dinding dalamnya.

    Refluks asam dan heartburn (asam lambung naik) lebih dari dua kali seminggu dapat mengindikasikan GERD. Gejalanya meliputi nyeri panas di dada yang biasanya terjadi setelah makan dan memburuk ketika berbaring.

    BACA JUGA: 5 Penyakit Pernapasan yang Tidak Boleh Disepelekan

    Bantuan dari perubahan gaya hidup dan obat yang tersedia bebas biasanya bersifat sementara. Obat yang lebih kuat mungkin diperlukan.

    Meski sering disamakan dengan sakit maag,  pada dasarnya dapat ditandai dengan kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan. Sehingga penyakit ini lebih berbahaya dibandingkan dengan maag. Lantas, apa bahaya GERD yang dapat ditimbulkan? Berikut selengkapnya.

    Dampak Buruk Penyakit GERD

    1. Penyempitan Esofagus

    Esofagus atau kerongkongan merupakan organ utama yang terinfeksi ketika penyakit GERD menjadi semakin parah. Pasalnya, asam lambung yang naik ke organ kerongkongan memicu peradangan, jaringan parut dan jaringan abnormal lainnya. Hal ini menyebabkan kerongkongan menjadi lebih kencang dan semakin sempit.

    BACA JUGA: 7 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan dan Kecantikan

    Pasalnya, kondisi organ kerongkongan yang mengalami penyempitan akan terasa nyeri. Penderita penyakit ini bahkan akan susah menelan makanan maupun minuman. Akibatnya, penderita akan mudah tersedak ketika mencoba mengkonsumsi makanan dan dehidrasi. Penyempitan esofagus seringkali memicu kondisi pernapasan semakin sesak.

    2. Kanker Kerongkongan

    Jika dibiarkan semakin parah, Gastroesophageal Reflux Disease dapat memicu peradangan yang sangat serius. Bahaya GERD dapat menimbulkan lubang di esofagus sehingga penderita terjangkit kanker kerongkongan. Pasalnya, pertumbuhan sel kanker dimulai dari bagian yang melapisi kerongkongan hingga terus bertumbuh dan menjalar ke seluruh bagian kerongkongan.

    Parahnya, penyakit ini seringkali tidak menimbulkan gejala yang spesifik. Namun anda sebaiknya perlu segera mengunjungi dokter untuk memeriksakan diri lebih lanjut jika merasakan gejala refluks asam lambung sudah kronis. Terlebih lagi jika merasakan sulit menelan, nyeri dada, batuk, suara serak, sensasi terbakar di dada hingga berat badan turun.

    3. Kerusakan Gigi

    Meskipun berasal dari kondisi pencernaan, penyakit GERD juga dapat mempengaruhi organ tubuh yang lain. Naiknya asam lambung hingga ke kerongkongan dan terasa pada bagian mulut juga mempengaruhi kerusakan gigi. Pasalnya, kondisi asam yang ditimbulkan dapat merusak enamel (lapisan terluar) gigi sehingga mudah keropos dan berlubang.

    4. Barret Esofagus

    Bahaya GERD yang semakin parah juga dapat menimbulkan barret esofagus. Penyakit ini umumnya hampir menyerupai kanker esofagus. Namun kondisi barret esofagus masih berada pada tahap awal ketika kondisi kanker kerongkongan menyerang penderita. Dilansir dari sehatq.com, penderita GERD sebanyak 10%-15% mengalami barret esofagus.

    Penyakit barret esofagus umumnya terjadi ketika lapisan sel skuamosa yang melapisi organ yang satu ini telah tergantikan dengan sel kelenjar yang menyerupai sel pelapis usus. Perubahan kondisi sel tersebut terjadi karena asam lambung menyebabkan sel skuamosa beradaptasi untuk menciptakan kondisi layaknya di lambung. Parahnya, kondisi ini dapat berisiko terkena kanker.

    5. Pneumonia Aspirasi

    Tak Boleh Dianggap Enteng! Berikut Bahaya GERD Yang Wajib Diketahui

    Penderita GERD yang tidak segera ditangani juga bisa memicu penyakit lain. Bahaya GERD yang naik ke tenggorokan atau mulut dapat berisiko terhirup hingga ke paru-paru. Akibatnya, penderita GERD dapat terinfeksi pneumonia aspirasi. Yaitu infeksi paru-paru yang dapat terjadi akibat masuknya benda asing ke dalam paru-paru.

    Pneumonia aspirasi biasanya ditandai dengan gejala demam, batuk, nyeri dada, kelelahan, sesak nafas hingga kulit menjadi kebiruan. Jika tidak segera ditangani, penderita dapat mengalami kondisi yang semakin kronis. Penyakit paru-paru, kejang, stroke hingga penurunan kesadaran dapat terjadi. Parahnya, pneumonia aspirasi juga dapat menyebabkan kematian.

    Kesalahan dalam menganggap penyakit GERD sama dengan sakit maag menyebabkan penderita seringkali dianggap hanya mengalami sakit yang mudah ditangani. Padahal penyakit GERD yang tak segera ditangani dapat memicu penyakit berbahaya sebagaimana ulasan di atas. Komplikasi penyakit yang bersamaan dengan sakit GERD juga bisa menyebabkan kematian.

    (Antik Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img