spot_img
Rabu 24 Juli 2024
spot_img
More

    412 Kios di Pasar Leles Ludes Terbakar, Pemkab Garut Segera Bangun Ulang Pasar Darurat

    GARUT,FOKUSJabar.id: Kebakaran hebat menerjang Pasar Leles Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar), Minggu (20/6/2021) sekitar pukul 23.45 WIB menghanguskan 412 kios dan 60 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL).

    Bupati Garut, Rudy Gunawan mengaku prihatin atas musibah yang menimpa para pedagang di Pasar Leles.

    “Kami turut prihatin dan Saya juga merasa sedih terhadap kondisi Pasar Leles yang masih bermasalah dalam revitalisasi,” kata Bupati Garut.

    BACA JUGA: Lagi! Pasar Leles Garut Terbakar, Kini 412 Kios Ludes Dilalap Api

    “Saya mohon maaf pada masyarakat Leles, terutama para pedagang,” kata Rudy Gunawan menambahkan, Senin (21/6/2021).

    pasar leles fokusjabar.id
    Bupati Garut. Rudy Gunawan

    Menurut Rudy, pihaknya akan melakukan pembangunan ulang pasar darurat di lokasi yang sama karena tidak adanya lokasi lain yang bisa digunakan.

    “Jadi hari ini kalau misalnya Pasar Leles itu akan dilanjutkan, ada anggaran untuk finishing yang sekarang sedang dalam proses lelang. Kita akan bangun lagi pasar darurat di lokasi yang sama,” ungkap Bupati Garut.

    Dia menegaskan, akan terus melakukan pemantauan terkait penyelesaiannya yang saat ini sudah mencapai pada tahap tiga.

    “Sambil menunggu, Insya Allah Desember rampung. Saya akan pantau terus pelaksanaan di lapangan menyangkut penyelesaian pembangunan tahap tiga,” tuturnya.

    Untuk pembangunannya sendiri, akan dilaksanakan setelah pemeriksaan pihak kepolisian rampung. Artinya, jika garis polisi sudah dibuka, maka akan langsung dilakukan proses pembangunan ulang.

    Sebagai informasi, Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Garut seusai menerima laporan dari warga setempat, langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan mengerahkan 6 unit kendaran (3 unit pancar, 2 unit water supply dan 1 rescue) untuk memadamkan kobaran api.

    Kepala Bidang Operasi dan Penyelamatan Disdamkar Garut, Wawan Sobarwan mengatakan, banyaknya bahan-bahan yang mudah terbakar membuat kesulitan para petugas memadamkan api.

    Hampir sekitar 10 jam sambung Dia, para petugas memadamkan sekaligus memastikan api benar-benar telah padam.

    “Petugas berjibaku memadamkan api hingga beberapa kali membutuhkan supply air karena sulit dipadamkan. Ya, sekitar 10 jam lamanya untuk memastikan api benar-benar telah padam dan situasi dinyatakan aman,” kata Wawan.

    Wawan mengaku, untuk menjinakan kobaran api, pihaknya dibantu TNI, Polri, Satpol PP,  Dishub, BPBD, Satlakar, Keamanan Pasar dan warga sekitar.

    Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan sumber api diduga dari korsleting listrik. Sementara total kerugian masih dalam proses penghitungan yang dilakukan oleh petugas berwenang.

    “Kejadian ini sebagai salah satu musibah besar, mengingat setiap kebakaran pasar mengakibatkan dampak kerugian yang sangat besar,” katanya.

    Wawan mengimbau kepada seluruh pemilik kios di pasar agar selalu memperhatikan instalasi listrik. Terutama kondisi kabel harus sesuai standar.

    Pasar Leles yang berada di Alun-alun Kecamatan Leles, Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) ludes dilalap si jago merah, Minggu (20/6/2021) sekitar pukul 23.45 WIB.

    Para pedagang menempati lokasi darurat lantaran tempat yang biasa mereka gunakan untuk berdagang masih dalam tahap renovasi.

    Informasi sementara yang terhimpun, sedikitnya 412 kios dan 60 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) hangus terbakar dengan dengan cepat karena bahan bangunan didiominasi dari kayu. 

    Selain petugas Disdamkar dan masyarakat, personel dari TNI, Polri, BPBD, Dishub hingga petugas PLN juga berada di lokasi. Aliran listrik di sekitar lokasi kebakaran terpantau padam.

    pasar leles fokusjabar.id
    Pasar Leles kembali dilalap si jago merah

    Petugas juga menutup Jalan Raya Leles-Kadungora untuk mempermudah jalannya proses pemadaman api.

    Kepala Bidang (Kabid) Pasar pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Asep Mulyana membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut.

    “Ya, benar terjadi kebakaran,” kata Asep Mulyana di lokasi kebakaran.

    Menurut Dia, penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Pihaknya masih fokus pada proses pemadaman.

    “Nanti, belum bisa memastikan apa penyebab terjadinya kebakaran,” katanya.

    Salah satu pedagang kosmetik di sana, Nani mengaku, seluruh barang dagangannya habis terbakar.

    “Barang dagangan saya, semuanya habis terbakar Kang,” kata Nani.

    Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kejadian tersebut.

    Sebagai informasi, kejadian kebakaran di Pasar Leles bukan yang pertama terjadi. Tercatat, Senin (11/9/2017) lalu, sekitar pukul 17.30 api menghanguskan 171 kios dan 14 lapak PKL.

    Sementara yang terkena dampak sebanyak 13 kios dan 10 rumah warga yang lokasinya berdekatan dengan pasar.

    (Andian/Bambang)

    Berita Terbaru

    spot_img