spot_img
Senin 2 Agustus 2021
spot_img
spot_img

Sekda Kota Bandung Yakin PTMT Terbatas Bisa di Laksanakan Juli

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, sekolah yang telah menggelar pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) berjalan lancar. Pihaknya pun optimistis, Kota Bandung siap melaksanakan belajar tatap muka pada Juli 2021 mendatang.

“Penerapan protokol kesehatan (prokes) di sekolah-sekolah yang melaksanakan PTM sudah sesuai standar. Kesimpulan saya, semua sudah sangat layak,” kata Ema di sekolah dasar (SD) Gagas Ceria, Jalan Malabar, Kota Bandung Jabar Rabu (9/6/2021).

Pihaknya pun memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan (Disdik) bersama camat dan lurah yang terus menyosialisasikan tentang penerapan prokes di sekolah-sekolah. Hal tersebut terlihat dari sekolah-sekolah yang dipantau telah siap dari sisi penerapan prokes.

“Di sekolah sudah paham dengan apa yang sudah saya lihat. Baru melihat sembilan sekolah yang melakukan simulasi pembelajaran tatap muka terbatas ini, dan sekarang mari kita buktikan,” kata dia.

BACA JUGA: Hari Kedua, 34 Sekolah Ikuti Simulasi PTMT Terbatas di Kota Bandung

Ema mengungkapkan, simulasi pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan hingga 18 Juni terhadap total 330 sekolah. Dari total sekolah yang telah dipantau, pihaknya menilai mereka telah siap dalam penerapan prokes dan menggelar belajar tatap muka pada Juli mendatang.

“Secara umum, mereka menyatakan sudah sangat siap. Paling yang membedakan ketersediaan air di toilet. Airnya ada mengalirnya harus lebih deras,” katanya.

Selain itu, pihaknya mengapresiasi langkah aparat kewilayahan di tingkat RT yang melakukan lockdown akibat terdapat kasus positif Covid-19 yang meningkat. Dia pun mendorong kewilayahan yang akan melaksanakan karantina wilayah, dapat mengusulkan ke Pemkot Bandung agar dibuat surat keputusan.

“Kalau saya apresiasi. Tadi malam saya menegaskan camat, lurah, mendorong camat dan kelurahan apabila di wilayah tingkat RT kalau ada eskalasi peningkatan segera lakukan karantina, itu yang dilaksanakan di Dago,” kata dia.

(Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

Artikel Lainnya

spot_img