Senin 23 November 2020

Penjual Gas di Kota Banjar Positif Covid-19, Gugus Tugas Kesulitan Tracking

BANJAR,FOKUSJabar.id: Seorang penjual gas tabung 3Kg warga lingkungan Ciktim, Kelurahan Hegarsari Kota Banjar, Jabar terkonfirmasi positif Covid-19. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kesulitan melakukan tracking.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Banjar kesulitan melakukan tracking karena penjual gas tabung 3Kg berinsial H tersebut sangat banyak kontak erat dengan pembeli gas, terlebih belakangan ini penjualan gas di tempat H sedang ramai karena sempat terjadi kelangkaan gas.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar Budi Hendrawan mengatakan, H terkonfirmasi positif Covid-19 setelah mengalami gejala dan sempat menjalani pemeriksaan medis di salah satu klinik yang kemudian dirujuk ke Patroman Medicak Centre (PMC) dan RSUD kota Banjar.

BACA JUGA: Wali kota Banjar Izinkan PTM Kembali Dibuka, Ini Syaratnya

“Pasien diketahui memiliki komorbid Covid berupa batuk dan demam saat menjalani pengobatan. Karena memiliki gejala, H dirujuk ke RSUD pada 20 Oktober dan menjalani swab tes sehari setelahnya,” katanya Kamis (22/10/2020).

“Saat hasil swab PCR pada Rabu kemarin (21/10) keluar, pasien dinyatakan positif virus corona dan pasiensudah di isolasi di RSUD,” kata Budi menambahkan.

kota Banjar
Peta sebaran Covid-19 Kota Banjar

Budi menjelaskan pihaknya, terkendala saat akan melakukan tracking atau pencarian riwayat yang memiliki kontak erat dengan pasien tersebut.

“Karena pembelinya banyak maka ini akan menjadi kendala,” kata dia.

Menyikapi hal tersebut Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melalui Dinas Kesehatan meminta kepada warga atau pembeli yang merasa pernah ada kontak erat dengan penjual gas yang terkonfirmasi positif virus Corona untuk melakukan koordinasi dengan puskesmas terdekat.

“Baiknya yang merasa kontak erat dengan pasien untuk berkordinasi dengan puskesmas terdekat guna memutus penyebaran Covid-19,” kata Budi.

Sementara itu, untuk diketahui update Data Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Banjar sudah mencapai 46 orang dengan rincian 6 orang pasien aktif positif virus Corona, 38 pasien sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.

(Budiana/Anthika Asmara)

 

Artikel Lainnya

‎Dispangtan Kota Bandung Pastikan Stok Beras Aman Hingga Awal Tahun 2021

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung...

Satpol PP Kota Bandung Jaring 101 Pelanggar Prokes

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung memperketat operasi pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) pada masa Adaptasi Kebiasaan baru (AKB), Senin (16/11/2020). Kasatpol PP Kota...

UMK Banjar Tahun 2021 Terendah se-Jawa Barat

BANJAR,FOKUSJabar.id: Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) Tahun 2021 Kota Banjar tidak mengalami kenaikan dan tetap berada di posisi terendah se-Jawa Barat (Jabar). Hal itu diketahui dari...

Tingkatkan Ketahanan Pangan, PT Agro Jabar Jalin Kerjasama Dengan PT Pupuk Indonesia Pangan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Provinsi Jawa Barat. PT Agro Jabar baru saja menuntaskan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Pupuk Indonesia...

KPK Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi Banjar

BANJAR,FOKUSJabar.id: KPK akan segera mengumumkan tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPRPKP Kota Banjar Tahun Anggaran 2012 sampai...

Gelandang Persib Kembangkan Bisnisnya

BANDUNG,Fokus Jabar.id: Gelandang tim Persib Bandung, Kim Jeffrey Kurniawan, memanfaatkan waktu luang untuk mengembangkan bisnisnya saat aktivitas tim diliburkan dan kompetisi ditunda. Setelah bisnis clothing...

Langgar Prokes, 74 Warga Pangandaran Terjaring Operasi Yustisi

PANGANDARAN,FOKUSJabar.Id : Sedikitnya 74 orang warga Kabupaten Pangandaran  terjaring oprasi Yustisi yang digelar jajaran Polsek Pangandaran dan Koramil 1320/ Pangandaran serta unsur Pemkab Pangandaran...