Jumat 2 Oktober 2020

Pemkot Bandung Belum Izinkan SPA Beroprasi Kembali

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung belum mengizinkan spa untuk beroperasi pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Pasalnya, pada Peraturan Wali Kota Bandung (Perwal) No 46 tentang Pedoman Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona Desease 2019 (Covid-19) belum memberikan relaksasi untuk usaha spa.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengungkapkan, dalam Perwal usaha spa memang belum termasuk sektor yang memperoleh relaksasi. Namun pada rapat terbatas yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lalu, sempat disinggung untuk diberi relaksasi.

“Kemarin diberikan keadilan untuk diberi kesempatan mengajukan izin,” kata Yana di rumah dinasnya Jalan Nylan, Kota Bandung Jabar Rabu (16 /9/2020).

Pernyataan ini sekaligus meluruskan siaran pers Humas Setda Kota Bandung sebelumnya yang menyebutkan spa telah bisa beroperasi kembali dengan syarat hanya melayani konsumennya selama 1 jam.

BACA JUGA: Masih Terapkan AKB, Kota Bandung Tak Batasi Wisatawan

Yana mengungkapkan, setiap bidang usaha yang akan mengajukan relaksasi wajib memenuhi prosedur yang telah ditentukan. Diantaranya mengajukan secara resmi ke dinas terkait dan menyelenggarakan simulasi.

“Seperti prosedur biasa. Harus dimonitoring tentang simulasi dan penerapan standar protokol kesehatan,” kata Yana.

Menurutnya, saat ini Kota Bandung tengah menerapkan AKB yang diperketat. AKB yang diperketat akan berlangsung selama 14 hari ke depan. Maksud dari AKB yang diperketat yaitu Pemkot Bandung akan menegakan Perwal no 46 tahun 2020 dengan menerapkan sanksi ringian, sedang, hingga berat.

“Sosialisasi pemberian sanksi ringan telah dilaksanakan dan sudah cukup. Ternyata tingkat kepatuhan warga masih kurang dengan terjadinya peningkatan penderita Covid-19 di Kota Bandung. Jadi akan diberikan saksi berat kepada warga yang tidak menggunakan masker atau standar protokol kesehatan,” kata dia. 

Tak hanya pelanggaran masker, penerapan sanksi berat juga akan diberlakukan kepada para pelanggar jam operasional.

“Kita akan berikan sanksi berat seperti segel bahkan pencabutan izin,” katanya.

Selain itu, Pemkot Bandung juga membatasi pergerakan dan kerumuman warga. Salah satunya dengan memberlakukan buka tutup sejumlah ruas jalan mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.

“Kurangi berkerumun. Itu bisa mengurangi potensi penyebaran virus corona. Saat ini, di tengah pandemi Covid-19 baik zona merah, kuning, atau oranye, warga Kota Bandung harus tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan. Jangan lupa laksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan hal itu kita semua bisa terhindar dari penyebaran virus Covid-19,” kata dia.

(Yusuf Mugni/Antik)

Artikel Lainnya

Buron 8 Tahun Mantan Kades di Kabupaten Tasikmalaya Diciduk

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Mantan Kades Kertanegla Dadang Romansyah akhirnya diciduk....

Viral PNS Karaoke Jam Kerja, Oded: Kalau Susah Dibina, Binasakan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Beredar video di grup Whats'App (WA),  sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) sedang asyik karoke pada jam kerja. Dalam video yang berdurasi 63 detik tersebut,...

7 Tempat Wisata di Pulau Bintan, Permata Tropis di Indonesia

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pulau Bintan tengah menjadi sorotan wisatawan lokal maupun internasiaonal karena keindahan pantai serta resort mewah yang unik. Pulau ini berada di dekat Batam dan...

OPPO Enco W51 Earphone Canggih Dengan Peredam Bising Yang Kuat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: OPPO Enco W51 Nirkabel resmi diluncurkan di Indonesia dengan fitur yang sangat canggih dan sudah pasti memberikan audio profesional. Aerphone ini diklaim sangat...

3.000 Peserta Ramaikan bjb Cycling DigiCash V-Ride

TEGAL,FOKUSJabar.id: Sebanyak 3.000 peserta meramaikan gelaran sepeda bank bjb Cycling DigiCash V-Ride Series 4 di Tegal, Minggu (27/9/2020). Kemeriahan kali ini mengulangi suasana semarak...

Apa itu Among Us? Dan Kenapa Menjadi Perbincangan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tahukah kalian akhir-akhir ini sering sekali terdengar nama among us. Lalu apa itu among us?. Ya , Among us itu game deduksi solusi...

Karang Taruna Desa Pawindan Sulap Jembatan Cirahong jadi Tujuan Wisata

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Karang Taruna Desa Pawindan melakukan kegiatan menata lingkungan jembatan Cirahong di wilayah Desa Pawindan Ciamis, Sabtu (26/9/2020). Hal tersebut dilakukan agar jembata Cirahong yang...