Minggu 27 September 2020

Penjualan Galaxy Note 20 Diprediksi Lebih Rendah

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Penjualan Galaxy Note 20 yang baru dirilis Samsung pada 5 Agustus 2020 lalu, diprediksi akan lebih rendah dari pendahulunya Galaxy Note 10. Ini karena persaingan sengit dengan kompetitor yang terjadi pada paruh kedua tahun 2020.

Samsung Galaxy Note 20 diluncurkan secara online dalam acara Galaxy Unpacked, Rabu (5/8/2020). Galaxy Note 20 hadir dengan dua model yaitu Note 20 dengan layar 6,7 inci yang menawarkan refresh rate 60Hz dan Note Ultra dengan layar tepi melengkung 6,9 inci yang mendukung refresh rate 120Hz.

Saat pertama kali dirilis, seri Galaxy Note 20 dibanderol dengan harga mulai dari Rp14,499 juta. Harga Note 20 lebih rendah dari pendahulunya, Note 10 saat pertama kali dirilis Agustus 2019 yang dibanderol Rp16.499.000 untuk varian 12GB/256GB dan Rp18.999.000 untuk Note 10 Plus varian 12GB/512GB.

fokusjabar.id samsung galaxy note 20
Samsung Galaxy Note 10. (FOTO: WEB)

BACA JUGA: Oppo Reno 4 Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi dan Harganya

Meski dengan fitur yang telah ditingkatkan dan harga yang relatif kompetitif, analis memperkirakan penjualan seri Note 20 hanya sekitar 8 juta unit di tahun debutnya. Lebih sedikit 1 juta unit dibanding seri Note 10 saat pertama kali dirilis tahun 2019.

“Krisis Covid-19 telah meningkatkan volatilitas permintaan dan mendorong penjualan smartphone kelas menengah ke bawah,” ujar analis Hi Investment & Securities, Ko Eui-young, Minggu (9/8/2020).

“Dengan peluncuran iPhone Apple yang mendukung 5G, akan ada persaingan yang ketat di pasar,” dia melanjutkan.

Menurut lembaga riset pasar Counterpoint Research, Apple mengambil 57 pangsa pasar segmen smartphone premium pada kuartal pertama tahun 2020. Jauh di atas Samsung yang hanya memiliki 19 persen pangsa pasar. Peluncuran iPhone SE 2 dengan harga terjangkau menjadi salah satu penyebabnya.

Apple biasanya mulai menjual ponsel barunya pada akhir September, namun raksasa teknologi asal AS tersebut baru-baru ini mengumumkan peluncuran iPhone 12 bertenaga 5G akan ditunda beberapa pekan.

fokusjabar.id Samsung Galaxy Note 20 versus Apple
iPhone 12. (FOTO: WEB)

Tak hanya dengan Apple, Samsung pun harus bersaing dengan Huawei yang diperkirakan akan merilis seri Mate 40 andalannya pada Oktober 2020. Lembaga riset pasar IDC dan Canalys bahkan menyebut jika perusahaan asal Cina itu mengambil alih Samsung sebagai vendor smartphone terbesar di dunia pada kuartal kedua tahun ini.

Analis pun memperkirakan Samsung akan menghadapi kanbalisasi produk saat ponsel layar lipat Galaxy Fold 2 mulai dijual pada September.

“Posisi pasar dari seri Note menjadi agak tidak jelas karena munculnya smartphone yang dapat dilipat. Ini menyerahkan status super high-end ke smartphone yang dapat dilipat,” ujar analis Korea Investment & Securities, Cho Chul-hee.

Samsung tidak mengungkap detail spesifikasi Galaxy Z Fold 2, penerus dari ponsel lipat pertama Galaxy Fold pada acara Galaxy Unpacked. Galaxy Z Fold 2 kabarnya menggunakan S Pen seperti seri Note 20 namun Samsung tidak menyertakan stylus untuk ponsel yang dapat menekuk secara horizontal.

Meski perkiraan penjualan seri Galaxy Note 20 kurang baik, para analis memperkirakan Samsung akan memulihkan penjualan ponsel secara keseluruhan pada paruh kedua tahun ini.

“Volume pengiriman smartphone Samsung diperkirakan mencapai 150 juta unit pada semester kedua tahun ini, naik 31 persen dari 110 juta unit pada semester pertama. Perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dari sanksi AS terhadap Huawei dan sentimen anti-Cina di India,” kata analis KB Securities, Lee Chang-min.

(Ageng/ANT)

Artikel Lainnya

Kondisi Fisik Atlet Taekwondo Jabar Butuh Peningkatan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pengurus provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) JabarĀ menilai kondisi...

Harga dan Spesifikasi Realme Narzo 20A, Narzo 20, dan Narzo 20 Pro

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Realme mengumumkan ponsel terbaru seri Narzo yang terdiri dari tiga varian, yakni versi paling terjangkau Realme Narzo 20A, versi standar Narzo 20, hingga...

PBNU: Pilkada Bisa Ditunda, tapi Keselamatan Nyawa Tidak

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj mengatakan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 bisa ditunda ditengah pandemi, Rabu (23/9/2020). Tetapi, keselamatan rakyat...

1 Pekan Operasi Yustisi, Kasus Covid-19 di Banjar Bertambah 14 orang

BANJAR,FOKUSJabar.id: Selama satu pekan Polres Banjar gencar mengadakan Operasi Yustisi Inpres No6 tahun 2020 di beberapa tempat yang ada di wilayah Kota Banjar, Jabar. Operasi...

Saingi Gojek, Bos AirAsia Tony Fernandes Bikin SuperApp

JAKARTA,FOKUSJabar.id: CEO AirAsia Tony Fernandes dikabarkan sedang menyiapkan superapp yang akan menyaingi Gojek dan Grab, Senin (21/9/2020). Tony Fernandes mengatakan telah menyiapkan model bisnis baru...

Komunitas Skateboard Ciamis Minta Pemerintah Bangun Skatepark

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Komunitas Skateboard Ciamis minta Pemerintah lebih peka memperhatikan fasilitas untuk aktivitas komunitas di Ciamis. Salah satunya fasilitas sketepark ataupun setidaknya obstakel untuk komunitas skateboard...

BNN Kota Tasikmalaya Gagalkan Peredaran Sabu

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Tasikmalaya, berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Tasikmalaya. Salah seorang pelaku ditangkap dan sejumlah barang bukti...