BANDUNG, FOKUSJabar.id: Nama kandidat Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto menguat setelah adanya rekonsiliasi.
Di mana Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) akan mendukung Airlangga dalam Musyawarah Nasional (Munas) 2019 mendatang.
Sebelumnya, pertemuan keduanya diakhiri dengan pernyataan dukungan dari Bamsoet kepada Airlangga untuk kembali memimpin Golkar.
Langkah Bamsoet pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak di internal Golkar, salah satunya dari Ketua Bappilu Golkar MQ Iswara.
BACA JUGA: Dedi Mulyadi: Dukungan kpepada Airlangga Hartanto Capai 80 Persen
Iswara mengapresiasi sikap Bamsoet yang mementingkan kebesaran dan kemajuan partai ketimbang kepentingan pribadi.
“Ini menunjukan kedewasaan dan kenegarawanan Pak Bamsoet yang berpikir kepentingan lebih besar,” kata Iswara melalui sambungan telepon, Sabtu (28/9/2019).
Iswara mengaku lega dengan rekonsiliasi yang dilakukan kedua tokoh itu. Energi mereka berdua digunakan untuk terus membangun partai Golkar ke depan.
Hasil rekonsiliasi kedua tokoh ini menjadi momentum menatap agenda-agenda politik ke depan. Di mana Golkar harus memaksimalkan kadernya di Kabinet Indonesia Maju, serta menetapkan kader untuk dusuk di pimpinan AKD DPR dan MPR RI.
Kemudian fokus untk pemenangan Pilkada Serentak 2020. Sebagai kontestan Pileg, Golkar harus berjuang menjadi pemenang Piley 2024.
Sebelumnya, dua tokoh Partai Golkar yang diperkirakan akan bertarung dalam pemilihan Ketum Golkar itu sepakat mengakhiri persaingan di antara keduanya.
Jumat (27/9) malam, Bamsoet menyatakan dirinya mendukung Airlangga sebagai Ketum Golkar.
“Saya menyampaikan pada Ketua Umum Airlangga Hartarto, tetap mendukung beliau menjadi Ketum pada Munas Desember mendatang,” kata Bamsoet.
(AS/LIN)



