CIAMIS,FOKUSJabar.id: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis melebarkan sayap akademik di kancah Asia Tenggara. Otoritas kampus menerbangkan dua mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani untuk mengikuti program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Internasional di Malaysia selama tiga pekan, terhitung sejak 19 Juni hingga 7 Juli 2026.
Agenda strategis ini mengkristal lewat jalinan kerja sama internasional antara Universitas Galuh dengan salah satu perguruan tinggi prestisius di Negeri Jiran, Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI). Manajemen kampus mengutus kedua mahasiswa tersebut guna memetik pengalaman langsung dalam ekosistem pendidikan global, sekaligus memperkaya wawasan akademik dan asimilasi budaya di sekolah mitra.
Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ciamis Berbagi Sembako untuk Ojol, Lansia dan Anak Yatim
Sepanjang tiga minggu ke depan, para duta Unigal ini bakal mengarungi berbagai aktivitas instruksional. Mereka mengagendakan observasi proses belajar mengajar di kelas, mengeksekusi praktik mengajar penjas, hingga membangun interaksi intensif bersama jajaran guru dan siswa setempat.
“Kami memproyeksikan program PLP internasional ini sebagai jembatan berharga bagi mahasiswa calon guru untuk membedah sistem pendidikan negara tetangga. Lewat agenda ini, mahasiswa tidak sebatas mempraktikkan ilmu keguruan di lingkungan baru. Mereka juga mengasah kemampuan adaptasi, komunikasi lintas budaya, serta memperluas jejaring global,” jelas Kepala Badan Pelaksana Teknis (BPT) PLP Unigal, Sri Maryati, Kamis (25/6/2026).
Dukung Visi Kampus Berdaya Saing Global, FKIP Unigal Targetkan Perluasan Riset Bersama UPSI
Sri Maryati memimpin langsung pengantaran logistik dan pendampingan mahasiswa ke Malaysia bersama Wakil Dekan 1 Bidang Kemahasiswaan, dr. Yeni Wijayanti. Keberangkatan tim delegasi ini mempertegas komitmen FKIP Unigal dalam mengejar visi besar kampus menuju perguruan tinggi yang memiliki daya saing global.
Sebelum menembus UPSI Malaysia, Universitas Galuh juga rutin menggulirkan program praktik kerja luar negeri sebagai instrumen penguatan kompetensi lulusan. Manajemen Unigal menargetkan kolaborasi bersama Universiti Pendidikan Sultan Idris ini mampu membuka keran kemitraan yang lebih masif pada masa mendatang.
Rencana jangka panjang kedua institusi mencakup wilayah penelitian bersama (joint research), pertukaran mahasiswa antarkampus (student exchange). Hingga lokakarya peningkatan kapasitas calon pendidik. Sinergi akademik di kawasan ASEAN ini memegang peran krusial untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang sanggup menumbangkan tantangan global.
Prestasi dua mahasiswa penjas ini menorehkan kebanggaan besar bagi civitas akademika Tatar Galuh. Sekaligus memicu motivasi mahasiswa lain untuk terus melejitkan kapasitas diri.
(Mia)



