spot_imgspot_img
Jumat 24 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Usai Dilantik, KONI Jabar Akan Langsung Bentuk Pelatda PON XX

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pascapembentukan kepengurusan KONI Jabar masa bakti 2018-2022, program pertama yang akan di lakukan yakni membentuk Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Jabar.
Pembentukan Pelatda PON XX/2020 Jabar sendiri akan segera di lakukan pascapelantikan kepengurusan KONI Jabar 2018-2022.
“Program pertama yang akan di lakukan yakni membentuk pelatda PON XX yang rencananya akan di lakukan pada minggu ketiga bulan November‎ bagi cabor yang sudah siap. Tapi maksimal di bulan Februari 2019, semua cabang olahraga harus sudah melaksanakan Pelatda PON XX,” ujar Ketua Umum KONI Jabar, Brigjend (TNI) Ahmad Saefudin saat di temui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (22/10/2018).
Di percepatnya pembentukan Pelatda PON XX/2020 Jabar, lanjut Ahmad, karena di bulan April 2019 sudah mulai pelaksanaan babak kualifikasi PON XX tahun 2020.
Untuk itu, di perlukan kesiapan cabang olahraga menghadapi tahap awal penyaringan atlet untuk gelaran PON XX tahun 2020 di Papua.
“Sudah ada sekitar empat cabang olahraga yang siap menggelar Pelatda PON XX/2020 di bulan November 2018. Yakni karate, taekwondo, PSSI, dan muaythai,” tambahnya.
Selain itu, Ahmad mengaku jika pihaknya sudah menampung sekitar 800 atlet hasil Porda XIII Jabar tahun 2018 yang akan masuk dalam kerangka Pelatda PON XX/2020.
Jumlah tersebut di luar atlet yang tidak ikut Porda XIII Jabar karena sedang melaksanakan tugas di luar negeri atau atlet tertentu yang memang tidak di perbolehkan mengikuti Porda XIII Jabar.
“Jadi jumlahnya bisa mencapai seribuan atlet yang siap masuk dalam kerangka Pelatda PON XX. Tapi intinya, semua cabang olahraga harus sudah siap menggelar Pelatda PON XX paling lambat di bulan Februari 2019,” tegasnya.
Seperti di ketahui, KONI Jabar bertekad untuk mempertahankan titel juara umum PON yang di raih pada saat PON XIX tahun 2016 lalu.
PON XX tahun 2020 di Papua sendiri, berdasarkan SK KONI Pusat Nomor 72 Tahun 2018 tertanggal 10 Agustus 2018, akan mempertandingkan 50 cabang olahraga.
(ageng/bam’s)
spot_img

Berita Terbaru