JAKARTA,FOKUSjabar.com: Dua gembong perampok bersenjata api mati terkapar ditembak polisi. Dua perampok itu adalah pimpinan kelompok spesialis pencurian di rumah kosong di Jabodetabek. “Kami sengaja menembak mati mereka karena melawan dan berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap ,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry R Siagian seperti dilansir detikcom, Kamis (17/5/2018).
Dua perampok itu adalah warga Palembang, Sumatera Selatan yakni Rian Saputra dan Ronaldo alias Edo. Keduanya sebelumnya ditangkap di Cengkareng, Jakbar dan di Rajeg, Tangerang pada Selasa (15/5) lalu.
“Namun ketika hendak dilakukan pengembangan, keduanya ini melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan ditembak, namun keduanya meninggal dalam perjalanan menuju ke rumah sakit,” lanjutnya.
Baca juga: Perampok Bersenpi Gasak Rp 10 Juta di Minimarket Cipayung
Jerry mengatakan, tersangka Rian merupakan pimpinan kelompok dan sekaligus eksekutor. Dia juga memiliki senjata api rakitan.
“Sedangkan tersangka Edo, dia ini berperan sebagai eksekutor yang masuk ke rumah korban dan pemilik badik,” katanya
Jerry menambahkan, komplotan ini tidak segan-segan melukai korban yang melakukan perlawanan. “Jadi memang mereka ini memiliki persenjataan untuk menakut-nakuti korban. Mereka bahkan tidak segan untuk melukai atau membunuh kalau korban melawan,” sambungnya.
Selain dua tersangka ini, tim yang dipimpin Kanit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Ari Cahya Nugraha juga menangkap 5 pelaku lainnya. Kelimanya adalah Suwoto alias Wito, Eka Guntara alias Eka, Rianto Saputra, Aditiya Sanjaya, dan Sariman.
“Mereka memiliki peran masing-masing seperti sebagai eksekutor yang masuk ke rumah korban, pemilik airsoft gun dan ‘pengawas’, penadah, serta joki,” lanjutnya.
Sebelum melancarkan aksinya, para lelaku melakukan survei untuk mencari target. Sasaran mereka adalah rumah mewah yang ditinggal pemiliknya.
“Setelah mendapatkan target, kemudian pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela lalu masuk ke dalam rumah,” imbuhnya.
Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, para pelaku langsung menggasak barang-barang yang ada di dalam rumah korban sekaligus mencuri sepeda motor yang terparkir di rumah korban dengan cara merusak kunci motor tersebut menggunakan kunci letter ‘T’.
Dari para pelaku, polisi menyita barang bukti seperti senpi rakitan berikut 5 butir peluru, airsoft gun, kapak kecil, golok dan badik, gerinda, motor, obeng, kunci letter ‘T’ dan barang bukti lainnya. Para pelaku telah melakukan aksinya di beberapa lokasi seperti di Jatiuwung Kota Tangerang, Neglasari, Tangerang dan di Gambir, Jakarta Pusat.
(dar/dtc)


