spot_img
Selasa 28 Mei 2024
spot_img
More

    Sebelum Puasa, Kota Bandung Kukuhkan Tim Inti Porda XIII

    BANDUNG, FOKUSJabar.id : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung berencana melakukan penetapan dan pengukuhan tim inti Porda Jabar XIII Kota Bandung sebelum buan suci Ramadhan 1439 Hijriyah. Rencananya, tim inti Porda Jabar XIII Kota Bandung akan dikukuhkan pada medio Mei 2018 mendatang.

    Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana menuturkan, pada bulan Maret dan April ini, pihaknya masih terus melakukan verifikasi terhadap cabang olahraga terkait keikutsertaannya pada babak kualifikasi Porda Jabar XIII. Penentuan tim inti sekaligus pengukuhan pun, menunggu ketetapan pasti dari aturan-aturan yang akan diterapkan ‎di ajang multieven olahraga empat tahunan di Jabar ini.

    “‎Sampai saat ini kan belum ada keputusan pasti dari KONI Jabar terkait pembatasan usia, kepastian nomor, entry by name dan entry by number semua kota dan kabupaten, dan beberapa hal lain yang menyangkut Porda Jabar XIII. ‎Setelah semua itu ada kepastian, maka kita akan segera buat SK tim inti Porda Jabar XIII sekaligus melakukan pengukuhan tim inti,” ujar Aan saat ditemui di sekretariat KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Senin (19/3/2018).

    Aan menambahkan, untuk penentuan tim inti, pihaknya akan melakukan perampingan tim. Dengan demikian, tim inti Porda Jabar XIII Kota Bandung akan lebih ramping, efisien dan efektif.

    “Atlet yang lolos babak kualifikasi, tidak otomatis akan kita kirim ke Porda Jabar XIII di Kabupaten Bogor. Kita sudah tetapkan klasifikasinya,” terangnya.

    Pihak KONI Kota Bandung, lanjutnya, hanya akan mengirimkan atlet yang berhasil menempati posisi lima besar di nomor di cabang olahraga masing-masing. Baik untuk kategori olahraga terukur maupun cabang olahraga penilaian.

    “Kalau atlet menempati ranking diatas lima besar pada babak kualifikasi, tidak akan kita kirimkan. Kecuali, cabang olahraga yang bersangkutan berani memberikan jaminan dan menandatangani kesepakatan untuk menjamin atlet yang bersangkutan bisa meraih medali. ‎Nanti kita siapkan reward bagi yang berpestasi, dan punishment yang bersifat mendidik bagi mereka yang gagal agar prestasi mereka meningkat,” tegasnya.

    (ageng/bam’s)

    Berita Terbaru

    spot_img