spot_img
Senin 28 November 2022
spot_img
More

    Jaga Ketertiban Saat Kampanye, Ridwan-Uu bentuk Laskar Rindu

    BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pasangan Cagub-Cawagub Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum terus mempersiapkan diri jelang kampanye Pilgub Jabar 2018 bulan ini.

    Salah satu persiapannya, yakni dengan membentuk ‘ Laskar Rindu’ untuk membantu kelancaran pada masa sosialisasi itu.

    Setelah Kabupaten Cianjur, kali ini Laskar Rindu wilayah Bandung Raya resmi dikukuhkan Cawagub Uu di Bandung, Minggu (4/2/2018).

    Ratusan Laskar Rindu yang merupakan gabungan santri dari berbagai pondok pesantren ini berikrar untuk membantu setiap agenda kampanye pasangan Rindu di wilayah Bansung Raya.

    Uu mengatakan, dirinya bersama Ridwan Kamil ingin menyuguhkan kampanye yang santun dan beretika. Dia menyadari, selama ini banyak kampanye politik yang merugikan masyarakat, seperti adanya kemacetan lalu lintas hingga menimbulkan sampah yang berserakan.

    “Karena ada kampanye yang ingin wah, kelihatan banyak. Jadinya malah mengganggu lalu lintas,” kata Uu usai mengukuhkan Laskar Rindu, di Bandung.

    Dengan adanya relawan tersebut, kata Uu, nantinya mereka akan membantu setiap agenda kampanye pasangan Ridwan-Uu agar berjalan lancar dan tertib.

    Sebagai contoh, Laskar Rindu bersama kader dan satuan petugas dari partai pengusung yang terdiri dari Partai NasDem, PKB, PPP, dan Hanura akan menjaga ketertiban lalu lintas di lokasi kampanye.

    Laskar Rindu pun akan membantu membereskan tempat susai pelaksanaan kampanye. Laskar Rindu akan membantu, khususnya saat kampanye terbuka.

    “Kami ingin kampanye yang beretika dan santun,” jelas dia.

    Tidak hanya itu, laskar ini pun dibentuk untuk mengakomodasi antusiasme santri terhadap Pilgub ini. Mereka ingin berkontribusi dalam mengawal jalannya Pilgub.

    Uu menyebut bahwa Laskar Rindu memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak kecil, sehingga harus dibekali kemampuan dan pengetahuan yang cukup.

    “Kami akan memberi pendidikan dan pelatihan dasar bagi para Laskar Rindu selama lima hari,” jelas dia.

    Dalam pelatihan itu, Laskar Rindu akan diberi pengetahuan terkait kesigapan bertindak, pembinaan mental dan emosi, serta baris berbaris.

    “Juga ada pendidikan keimanan dan bela negara. Kami ingin kampanye ini tertib, tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.

    Sementara itu, Koordinator Laskar Rindu Didi Abdulhadi mengatakan, tingginya antusias para santri ini sebagai wujud perhatian pesantren terhadap pasangan tersebut.

    Menurut dia, para santri yang tergabung ke dalam relawan ini berasal dari berbagai pesantren di Jawa Barat.

    Dia menyebut bahwa keberpihakan tersebutin tidak terlepas dari hadirnya sosok Uu dalam ajang demokrasi tersebut.

    “Sekarang kan yang dari pesantren hanya Pak Uu,” katanya.

    Meski begitu, Didi menyebut pihaknya hanya akan menghimpun 5 ribu Laskar Rindu se-Jawa Barat. Selain karena kebutuhan, dia pun mengakui waktu yang tersedia cukup terbatas.

    “Jadi kami tidak hadir di semua kabupaten/kota, hanya per wilayah saja. Seperti sekarang kan di wilayah Bandung Raya digabungkan,” jelas dia.

    Selanjutnya, Laskar Rindu untuk wilayah Priangan Timur akan dikukuhkan dengan memilih lokasi di Kabupaten Garut.

    “Kami ingin tampil beda dengan menghadirkan tim yang berakhlak dan santun,” kata dia.

    (LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img