spot_imgspot_img
Jumat 14 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkot Bandung Gaspol Benahi Soekarno Hatta, JPO dan 212 Lampu PJU Disiapkan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengakselerasi penataan fasilitas keselamatan serta penerangan jalan di sejumlah koridor utama. Pemkot memfokuskan perhatian pada dua proyek vital, yakni pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dan penambahan ratusan titik Penerangan Jalan Umum (PJU).

Pemkot memprioritaskan pembangunan JPO di Jalan Soekarno Hatta, persis di depan Kantor ATR/BPN atau seberang SMKN 9 Bandung. Pihaknya menargetkan tawaran proyek ini masuk ke meja pengusaha atau investor mulai Agustus 2026.

Baca Juga: Soroti Partisipasi Politik Masyarakat Baduy, Dosen UPI Raih Gelar Doktor

Tuntaskan JPO Urgen di Seberang SMKN 9 Bandung

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyebutkan bahwa proyek JPO tersebut memegang urgensi tinggi karena sempat menjadi perhatian luas warga di media sosial.

“Proyek JPO yang urgen dan sempat viral di Soekarno-Hatta, depan Kantor ATR/BPN atau seberang SMKN 9, sudah memiliki DED dan kajian. Jadi tinggal menyesuaikan jika ada investor yang tertarik,” kata Rasdian, Jumat (14/8/2026).

Selain lokasi tersebut, Pemkot Bandung juga merancang pembangunan JPO lain di area SMKN 7 menuju arah Cibiru atau Polda. Tim teknis sedang menuntaskan dokumen DED demi menunjang keselamatan para pelajar dan masyarakat umum.

Pasang 212 Lampu PJU Baru dari Flyover Kopo hingga Batununggal

Pada sektor penerangan, Pemkot Bandung merencanakan pemasangan 106 tiang PJU setinggi sembilan meter di area median Jalan Soekarno Hatta, membentang dari turunan Flyover Kopo sampai Batununggal.

Setiap tiang bakal mengusung dua lengan lampu yang mengarah ke sisi kanan dan kiri jalan, sehingga menerangi total 212 titik lampu baru.

“Dalam waktu dekat, kita akan memasang PJU setinggi sembilan meter di median tengah jalan, mulai dari turunan Flyover Kopo sampai ruas Batununggal,” katanya.

Petugas menargetkan pengerjaan fisik PJU ini mulai bergulir pada akhir Agustus 2026 atau paling lambat awal September.

Sinergi Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Menyisir Cibiru

Pemkot Bandung berbagi peran dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menuntaskan masalah penerangan. Pemprov Jabar mengambil porsi pemasangan PJU sepanjang tujuh kilometer dari area Samsat hingga Bundaran Cibiru.

“Pembagian ini sudah diinstruksikan oleh Wali Kota dan Gubernur untuk segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Rasdian menegaskan bahwa jalur Samsat-Cibiru membutuhkan pasokan penerangan tambahan karena memiliki lebar jalan mencapai 25 hingga 30 meter. Posisi penerangan existing di median tengah saat ini belum sanggup menjangkau seluruh lebar jalan.

Tim teknis akan tetap mempertahankan lampu existing di tengah jalan. Lalu menambahkan barisan lampu baru di sisi kanan dan kiri dengan skema zig-zag menuju Bundaran Cibiru.

“Lampu existing di bagian tengah akan tetap dipertahankan, sementara pemasangan tambahannya akan dibuat zig-zag sampai ke Bundaran Cibiru,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru