spot_imgspot_img
Kamis 23 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 95

Optimalkan Pendapatan Daerah, Pemkab Garut-OJK Bersinergi

0
OJK Garut fokusjabar.id
Sekda Garut, Nurdin Yana (tengah)

GARUT, FOKUSJabar.id: Sekda Garut Jawa Barat (Jabar), Nurdin Yana membuka Rapat Koordinasi Intensifikasi Pajak Daerah Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Perbankan dan Pegadaian di Aula bank bjb Kecamatan Garut Kota, Kamis (2/7/2026)

Sekda menyampaikan, koordinasi ini merupakan langkah penting untuk menjamin terciptanya simbiosis mutualisme yang sehat antara pemerintah daerah dan industri jasa keuangan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat

Dia juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pimpinan lembaga keuangan. Ia menegaskan, perekonomian Kabupaten Garut saat ini sedang menggeliat di berbagai lini.

Oleh karena itu, seluruh pihak yang hadir di harapkan bisa saling bergandeng tangan demi memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Kami berharap, kesepakatan ini nantinya dapat terimplementasi dengan baik. Sehingga keberpihakan tetap ada dan tetap mengatasnamakan norma serta aturan yang berlaku,” tegas Sekda Garut.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdin menjelaskan, forum ini menjadi ruang dialog krusial mengenai urgensi perluasan basis pajak daerah. Khususnya di sektor keuangan.

Pihaknya mengapresiasi pertumbuhan positif tren perbankan dan industri pegadaian yang selama ini aktif menggerakkan roda ekonomi warga Garut.

Sebagai langkah konkret, Bapenda Garut menginisiasi dua program utama penegakan kepatuhan wajib pajak yang membutuhkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan.

Optimalisasi Pajak Reklame Usaha Gadai

Menyasar pelaku usaha komunikasi visual/reklame dari industri gadai. Khususnya gadai swasta yang menjamur di Kabupaten Garut.

Berdasarkan evaluasi berkala, sektor padat reklame ini di nilai masih memiliki ruang fiskal dan potensi optimalisasi yang sangat besar.

Optimalisasi Pajak melalui Persyaratan Kepatuhan Debitur Perbankan

Mendorong kepemilikan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD) bagi para calon debitur, Ridzky mengajak peran aktif dari seluruh pimpinan lembaga perbankan di Garut untuk mengedukasi dan mewajibkan kepemilikan NPWPD bagi pelaku usaha yang mengajukan pembiayaan.

BACA JUGA:

30 H Sawah Kekeringan, Petani Desa Cibunar Garut Gagal Panen

“Jadi selama ini NPWP sudah di sarankan untuk kepatuhan di sisi pajak pusat seperti PPh maupun PPN. Namun khusus pajak daerah yang menyangkut Pajak Restoran dan Hotel, itu ada NPWPD sebagai local tax. Kami mohon dukungan perbankan agar menyertakan sertifikat dari Bapenda bagi calon debitur maupun UMKM yang mengajukan kredit usaha,” kata Ridzky.

Tujuannya untuk memastikan bahwa para pelaku usaha yang mendapatkan bantuan pembiayaan modal dari perbankan juga memiliki komitmen moral dan hukum yang kuat terhadap pembangunan daerah tempat mereka beroperasi.

Melalui koordinasi yang di dukung penuh oleh OJK selaku pengawas industri keuangan ini, Bapenda Garut berharap dapat melahirkan kemitraan jangka panjang yang saling mendukung demi kemajuan ekonomi dan pembangunan.

(Bambang Fouristian)

OJK Tasikmalaya Edukasi Mahasiswa Unigal Ciamis soal Investasi Legal dan Pasar Modal

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ket foto : Kepala Ojk Tasikmalaya Nofa Hermawati bersama Dekan FE Unigal Nurdiana Mulyatini, foto bersama para mahasiswa dalam kegiatan SPM di Kampus Unigal Ciamis (fokusjabar/Seda)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperluas jangkauan literasi keuangan di kalangan generasi muda. Kali ini, OJK menggelar Sekolah Pasar Modal (SPM) di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis, Rabu (1/7/2026) sore.

Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2026. OJK merancang program ini untuk mengasah pemahaman mahasiswa mengenai investasi yang legal, logis, dan berorientasi jangka panjang sebagai bekal menghadapi dinamika ekonomi global.

Baca Juga: Pintu Terkunci, Warga Ciamis Temukan Seorang ASN Meninggal Dunia di Dalam Kamar

Guna menyosialisasikan materi secara komprehensif, OJK menggandeng Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Jawa Barat dan PT MNC Sekuritas. Para pemateri membekali mahasiswa dengan pengenalan karakteristik pasar modal, manajemen risiko, serta teknik mengelola keuangan secara mandiri.

Ingatkan Mahasiswa: Investasi Bukan Sarana Kaya Instan

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menjelaskan bahwa masifnya teknologi digital menuntut generasi muda memiliki kecakapan finansial yang matang agar mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Ia mengingatkan mahasiswa untuk mengubah pola pikir dalam menaruh modal.

“Mahasiswa merupakan calon penggerak perekonomian di masa depan. Oleh karena itu, mereka perlu memahami investasi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang, bukan sebagai sarana memperoleh keuntungan secara instan,” ungkap Nofa Hermawati, Rabu (1/7/2026).

Nofa menegaskan, sebelum menerjunkan uang ke instrumen pasar modal, para mahasiswa wajib menguji entitas produk keuangan menggunakan prinsip “2L”, yaitu Legal dan Logis. Langkah preventif ini menjadi benteng utama agar generasi muda tidak menjadi korban penipuan investasi ilegal yang merugikan masa depan.

Sepanjang periode Mei hingga Juni 2026, OJK Tasikmalaya tercatat telah menggeber 51 kegiatan edukasi serupa di wilayah Priangan Timur. Program masif ini sukses menjangkau sekitar 145.000 peserta dari berbagai lini. Mulai dari pelajar, santri, pelaku UMKM, hingga aparatur pemerintah daerah.

Dekan FE Unigal Berharap Mahasiswa Jadi Investor Cerdas

Dekan Fakultas Ekonomi Unigal Ciamis, Nurdiana Mulyatini, mengapresiasi tinggi kolaborasi taktis antara regulator, pelaku industri pasar modal, dan perguruan tinggi ini. Menurutnya, Sekolah Pasar Modal memberikan stimulus pengetahuan yang sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era ekonomi digital.

Nurdiana berharap, lewat pembekalan praktis ini, para mahasiswa tidak hanya lihai menguasai teori-teori akademik di dalam ruang kuliah semata. Mereka harus mampu mempraktikkan ilmu tersebut untuk membangun kemandirian finansial sejak dini. Kemudian bertransformasi menjadi investor muda yang cerdas, serta menularkan virus literasi keuangan ini kepada masyarakat luas.

(Seda)

HUT Bhayangkara ke-80, Kapolres Tasikmalaya Kota Ajak Anggota Jaga Kepercayaan Publik

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Parade Pasukan, di halaman upacara Balekota Tasikmalaya, mewarnai Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tingkat Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Jajaran Kepolisian Resort Tasikmalaya Kota menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 secara khidmat di halaman Kantor Balekota Tasikmalaya, Rabu (1/7/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema besar “80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat” sebagai komitmen nyata kepolisian dalam meningkatkan mutu pelayanan publik.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, memimpin langsung upacara istimewa tersebut. Sejumlah pejabat penting lintas daerah turut menghadiri acara ini, antara lain Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, Ketua DPRD H. Aslim, serta Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol CZI Imvan Ibrahim.

Baca Juga: HUT INI ke-118, Sekda Tasikmalaya Ingatkan Pentingnya Peran Notaris Cegah Sengketa Warisan

Kapolres Ingatkan Anggota Jaga Kepercayaan Publik

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Andi Purwanto membacakan sambutan tertulis Presiden Prabowo Subianto. Andi menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 wajib menjadi cermin bagi seluruh insan Korps Bhayangkara, khususnya di wilayah hukum Kota Tasikmalaya, untuk merefleksikan diri serta memompa semangat profesionalisme.

Andi meminta seluruh personelnya bergerak cepat dan responsif dalam menyerap aspirasi serta kebutuhan riil masyarakat guna membangun serta merawat kepercayaan publik.

“Seluruh anggota Kepolisian wajib mengedepankan integritas dan profesionalisme saat melayani masyarakat. Kita harus mempertahankan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang ramah dan humanis di lapangan,” tegas AKBP Andi Purwanto, Rabu (1/7/2026).

Andi menambahkan, aparat kepolisian tidak boleh hanya sekadar fokus pada penegakan hukum yang kaku. Lebih dari itu, Polri harus hadir sebagai pelindung yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman di tengah aktivitas warga sehari-hari.

Atraksi Pasukan Brimob dan Tari Sunda Meriahkan Balekota

Kapolres juga melayangkan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen masyarakat Kota Tasikmalaya. Menurutnya, kerja sama yang erat antara warga, TNI, dan pemda menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas serta ketenteraman daerah selama ini.

Guna menyemarakkan hari jadi kepolisian, Polres Tasikmalaya Kota sebelumnya telah menggeber berbagai aksi kepedulian sosial. Kegiatan seperti bakti sosial, layanan kesehatan gratis, donor darah, olahraga bersama. Hngga melaksanakan ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa Tasikmalaya.

Suasana Balekota kian semarak usai upacara bendera selesai. Para tamu kehormatan dan masyarakat menyaksikan rentetan hiburan memukau. Mulai dari penampilan Tari Seni Sunda, atraksi ketangkasan personel Brimob Polda Jabar. Hingga pertunjukan parade pasukan yang menutup rangkaian acara dengan gagah.

(Seda)

Pintu Terkunci, Warga Ciamis Temukan Seorang ASN Meninggal Dunia di Dalam Kamar

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Polisi saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan mayat

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Warga di kawasan Jalan Rd. Okas Bratakusumah, Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis mendadak geger, Rabu (1/7/2026) petang. Masyarakat setempat menemukan Nandi Hartanto (55), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam kondisi sudah bernyawa di atas tempat tidur di dalam kamarnya.

Kondisi jenazah yang memperkirakan sudah meninggal sejak beberapa hari lalu itu sontak memicu kepanikan warga sekitar. Pihak lingkungan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke aparat Kepolisian dan TNI.

Baca Juga: Gandeng Persib Bandung, PSGC Ciamis Siap Luncurkan Tiket Online dan Buka Official Store

Berawal dari Niat Membantu Beres-Beres Rumah

Kapolsek Ciamis, Kompol Alan Dahlan, menjelaskan bahwa kronologi penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan seorang saksi. Awalnya, saksi mendatangi rumah korban dengan niat membantu membersihkan rumah. Namun, saksi mendapati seluruh pintu rumah dalam kondisi terkunci rapat dari dalam.

Karena tidak kunjung mendapat respons dari pemilik rumah, saksi kemudian berinisiatif mengintip ke dalam ruangan untuk memastikan keberadaan korban.

“Saat warga mendatangi rumah korban dan mendapati pintu terkunci, saksi berusaha melihat ke dalam. Saksi sangat kaget saat melihat korban di dalam kamarnya berada dalam posisi setengah tengkurap di atas tempat tidur,” ungkap Kompol Alan Dahlan, Rabu (1/7/2026) petang.

Melihat kejanggalan tersebut, saksi langsung memanggil warga sekitar. Guna membuka pintu tanpa merusak fasilitas, warga terlebih dahulu meminta kunci cadangan kepada mantan istri korban.

Tim Inafis Polres Ciamis Evakuasi Jasad Korban ke RSUD

Setelah berhasil membuka pintu utama menggunakan kunci cadangan, warga masuk dan memastikan bahwa korban sudah meninggal dunia. Pihak lingkungan kemudian segera menghubungi piket Polsek Ciamis untuk penanganan lebih lanjut.

Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Ciamis guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menyisir area sekitar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, pihak kepolisian menduga korban mengembuskan napas terakhir akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban menuju RSUD Ciamis guna menjalani proses pemeriksaan medis lanjutan dan autopsi demi memastikan penyebab pasti kematian.

(Husen Maharaja)

HUT INI ke-118, Sekda Tasikmalaya Ingatkan Pentingnya Peran Notaris Cegah Sengketa Warisan

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Pengda INI Kota Tasikmalaya, merayakan hari jadinya Ke-118 dengan penuh kesederhanaan, dengan berkomitmen meningkatkan profesionalisme pelayanan (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia (PD INI) Kota Tasikmalaya merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-118 secara khidmat di Aula Utama Balekota Tasikmalaya, Rabu (1/7/2026). Selain menyelenggarakan syukuran milad dan melantik pengurus muda, organisasi profesi tertua ini menggelar seminar krusial mengenai hukum waris Islam dan hukum waris perdata. Rangkaian acara ini memikul misi besar untuk melejitkan kompetensi serta profesionalisme notaris dalam mengawal kepastian hukum masyarakat.

Agenda ini menghadirkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Asep Goparulloh, Ketua Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Tasikmalaya Dr. Nia Tresnawati, serta ratusan anggota INI se-Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Polisi Cilik Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80 Polres Tasikmalaya, Dandim Beri Kejutan ke Kapolres

Sekda Sebut Notaris Sebagai Arsitek Pencegah Konflik Keluarga

Sekda Asep Goparulloh, yang datang mewakili Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi, mengapresiasi tinggi konsistensi INI dalam menjaga kepercayaan publik selama lebih dari satu abad. Asep mengibaratkan notaris sebagai arsitek kepastian hukum. Karena notaris memegang peranan vital dalam urusan perjanjian, kepemilikan aset, pendirian badan usaha, hingga pembagian warisan.

Secara khusus, Sekda menyoroti maraknya kasus sengketa tanah keluarga yang meletus akibat kelalaian dalam menata dokumen dan menuntaskan pembagian waris sejak awal.

“Penyelesaian waris harus bersandar pada ilmu, kejujuran, keadilan, dan ketertiban. Warisan semestinya menyambung kebaikan keluarga, bukan memutus tali silaturahmi apalagi memicu persengketaan. Notaris wajib hadir lebih awal untuk membangun budaya hukum preventif melalui prinsip ‘lima jelas’. Yaitu jelas orangnya, jelas kewenangannya, jelas objeknya, jelas persetujuannya, dan jelas tujuannya,” papar Asep.

Asep menambahkan, Pemerintah Kota Tasikmalaya siap membuka pintu sinergi selebar-lebarnya bersama INI. Tujuannya agar sinergi tersebut memberikan kemudahan pelayanan bagi warga yang membutuhkan kepastian hukum.

Momentum Evaluasi: INI Ingatkan Anggota Susun Akta Tanpa Celah

Ketua Pengda INI Kota Tasikmalaya, Sonny Sonatha Indrasena, menegaskan bahwa perayaan HUT ke-118 ini menjadi momentum emas bagi internal organisasi untuk mengevaluasi kinerja sekaligus memperkuat soliditas anggota.

Pihak asosiasi mewajibkan seluruh notaris memahami secara menyeluruh peta hukum waris Islam dan perdata. Tujuannya agar mampu menyusun akta secara presisi demi membentengi masyarakat dari ancaman gugatan hukum di kemudian hari.

“Kami mendorong seluruh anggota untuk terus menaikkan kualitas pelayanan. Notaris tidak hanya memikul tugas membuat akta, tetapi juga memegang peran penting untuk memberikan edukasi dan pendampingan hukum. Kami mengajak masyarakat luas untuk aktif berkonsultasi dengan notaris sebelum mengambil tindakan hukum. Baik untuk urusan perdata maupun saat mendirikan badan usaha seperti Perseroan Terbatas (PT) dan yayasan,” pungkas Sonny.

(Seda)

Gandeng Persib Bandung, PSGC Ciamis Siap Luncurkan Tiket Online dan Buka Official Store

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, Ketua Viking Galuh, TeBe,, Ketua Balad Galuh Ciamis dan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Transformasi besar-besaran tengah melanda manajemen PSGC Ciamis setelah resmi menyandang status sebagai tim satelit Persib Bandung. Kerja sama strategis ini tidak hanya menyentuh aspek teknis dan taktik di atas lapangan hijau, melainkan merambah hingga tata kelola bisnis luar lapangan.

Manajemen Maung Bandung kini mulai menyiapkan cetak biru modernisasi, termasuk menghadirkan sistem penjualan tiket digital serta membuka official store pertama di Tatar Galuh.

Baca Juga: Jaga Identitas Sakral Klub, Balad Galuh Janji Setia Kawal PSGC Ciamis di Kasta Liga 2

Belajar dari Pengalaman Persib: Transisi Digital Dilakukan Bertahap

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa langkah berani ini bertujuan membangun PSGC Ciamis menjadi klub sepak bola yang dikelola secara profesional dalam mengarungi ketatnya kompetisi Liga 2 Nasional.

Pihak manajemen berkomitmen mengalihkan sistem penjualan tiket manual menuju sistem digital (online) secara berkala. Persib sengaja menghindari skema perubahan yang mendadak agar basis suporter lokal memiliki waktu yang cukup untuk menyesuaikan diri.

“Kami mengarahkan sistem penjualan tiket secara bertahap menuju digital. Persib tidak ingin menerapkan perubahan secara mendadak agar suporter memiliki waktu untuk beradaptasi. Kami belajar dari pengalaman masa lalu saat Persib beralih ke tiket online, transisinya terlalu cepat sehingga memicu berbagai permasalahan di lapangan,” ungkap Adhitia, Rabu (1/7/2026).

Adhitia menambahkan, manajemen tidak ingin mengulang kesalahan serupa di Ciamis. Oleh karena itu, PT PBB bersama manajemen PSGC akan duduk bersama dengan kelompok suporter. Tujuannya untuk merumuskan roadmap digitalisasi tiket yang nyaman bagi penonton sekaligus menaikkan standar profesionalisme pengelolaan pertandingan.

Buka Gerai Resmi: Borong Jersey Original Persib dan PSGC Tanpa ke Bandung

Inovasi luar lapangan ini juga membawa kabar gembira bagi para pemburu merchandise asli. Persib memastikan akan segera membuka official store resmi di wilayah Ciamis. Kehadiran gerai ini memikul misi untuk mempermudah masyarakat mendapatkan atribut sepak bola orisinal.

Melalui toko resmi tersebut, para pencinta sepak bola di Ciamis bisa langsung membeli jersey serta pernak-pernik asli milik PSGC Ciamis maupun Persib Bandung tanpa perlu menempuh perjalanan jauh ke Kota Bandung. Langkah ini harapannya mampu mendongkrak pemasukan finansial klub secara mandiri demi mengarungi musim kompetisi 2026/2027.

(Husen Maharaja)

Warga Ciamis Syok, King Kobra Raksasa Berdiri Tegak di Tumpukan Padi

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Personel Damkar pos WMK Banjarsari sesaat setelah menaklukan ular King Kobra dari rumah warga

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Aksi menegangkan mewarnai penyelamatan di sebuah rumah warga di Kabupaten Ciamis. Personel piket Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari sukses mengevakuasi seekor ular King Kobra (Ophiophagus hannah) berukuran raksasa dengan panjang tubuh memperkirakan lebih dari 3 meter.

Petugas mengamankan reptil berbisa mematikan tersebut tanpa luka sedikit pun dari tumpukan padi di dalam rumah milik Suyati (49), warga Dusun Merejan, Desa Ratawangi, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Baca Juga: Perumdam Tirta Galuh Ciamis Umumkan Penghentian Sementara Distribusi Air, Cek Lokasi Terdampak

Pemilik Rumah Syok Lihat Ular Berbisa Berdiri Tegak

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis Rd. Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Trisyanto, menjelaskan bahwa kronologi bermula saat pemilik rumah hendak mengambil padi. Suyati mendadak syok ketika melihat seekor ular King Kobra berukuran besar berada dalam posisi tegak dan siap menyerang dari sela-sela tumpukan padi.

“Karena keberadaan ular King Kobra itu sangat membahayakan keselamatan penghuni rumah, personel piket langsung menindaklanjuti laporan warga tersebut dengan secepatnya mendatangi lokasi kejadian,” kata Trisyanto, Rabu (1/7/2026).

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak merugikan, Damkar Pos WMK Banjarsari langsung mengerahkan satu unit mobil pancar beserta dua personel penyelamat khusus yang memiliki keahlian menjinakkan hewan berbisa.

Petugas Senior Tak Butuh Waktu Lama Jinakkan Ular Raksasa

Berbekal kematangan mental dan peralatan pelindung yang memadai, proses evakuasi satwa liar ini berjalan sangat mulus. Petugas tidak menemui kendala berarti saat melumpuhkan agresivitas sang raja kobra.

“Personel yang menangkap ular sudah sangat berpengalaman. Sehingga saat berada di lokasi kejadian tidak memakan waktu lama untuk menaklukkan ular King Kobra itu,” ucap Trisyanto.

Usai memastikan area rumah steril dan aman, petugas langsung mengunci ular King Kobra tersebut ke dalam boks khusus. Tim Damkar kemudian membawa reptil raksasa itu ke Mako Damkar Banjarsari.

Pihak pemadam kebakaran berencana berkoordinasi dengan otoritas terkait guna melepasliarkan kembali ular tersebut ke habitat aslinya. Tentunya wilayah yang jauh dari permukiman penduduk demi menjaga keseimbangan ekosistem.

(Husen Maharaja)