spot_imgspot_img
Minggu 29 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 89

Satpol PP Bandung Amankan 344 Botol Minol Ilegal Selama Ramadan

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Sebanyak 344 botol minuman beralkohol (minol) ilegal dari berbagai merek diamankan jajaran Satpol PP Kota Bandung bersama unsur TNI-Polri di bulan suci Ramadan -Ist-

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Satpol PP Kota Bandung bersama unsur TNI dan Polri mengamankan 344 botol minuman beralkohol (Minol) ilegal dari berbagai merek selama penertiban di bulan suci Ramadan.

Petugas menemukan ratusan botol minuman keras tersebut di dua kios yang beroperasi di Jalan Singaperbangsa dan Jalan Burangrang. Satpol PP langsung menyegel kedua kios karena terbukti melanggar peraturan daerah.

Baca Juga: 70Mai Point Buka Gerai Perdana di Cihampelas Bandung

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, menyatakan penindakan tersebut menjadi bagian dari penegakan Perda Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2019 serta Perda Kota Bandung Nomor 10 Tahun 2024.

“Selama Ramadan, kami melarang seluruh aktivitas penjualan minuman beralkohol, termasuk yang memiliki izin. Larangan ini sesuai dengan surat edaran Wali Kota Bandung,” ujar Bambang, Rabu (25/2/2026).

Keluhan Warga Dorong Penindakan Tegas

Bambang menegaskan, Satpol PP bergerak setelah menerima banyak laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas penjualan minuman beralkohol di lingkungan mereka.

“Peredaran minol ini sudah meresahkan warga, apalagi saat umat Islam menjalankan ibadah puasa. Kami langsung turun menindak,” katanya.

Satpol PP akan menindaklanjuti kasus tersebut melalui proses tindak pidana ringan (tipiring). Petugas mendata seluruh barang bukti secara rinci sebelum menyerahkannya ke Kejaksaan Negeri Bandung untuk proses persidangan.

“Seluruh minuman beralkohol ini akan kami musnahkan. Setelah pendataan selesai, barang bukti kami serahkan ke kejaksaan saat sidang tipiring,” tegas Bambang.

Patroli Ramadan Diperketat

Selain menertibkan peredaran minuman beralkohol ilegal, Satpol PP Kota Bandung juga memperketat patroli rutin selama Ramadan. Petugas menyasar berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kekhusyukan ibadah, seperti sahur on the road, balap motor liar, perang sarung, serta peredaran obat keras ilegal.

Bambang menambahkan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Wali Kota Bandung yang menegaskan larangan sejumlah aktivitas selama Ramadan.

“Pimpinan memberi perhatian khusus pada penertiban ini. Semua kegiatan yang berpotensi mencederai kesucian Ramadan harus kami hentikan,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Kejari Ciamis Musnahkan Barang Bukti Inkracht, Tegaskan Kepastian Hukum

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot : Proses pemusnahan barang bukti yang sudah inkracht oleh unsur forkompimda Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kejaksaan Negeri Ciamis menegaskan komitmennya menjaga kepastian hukum dengan memusnahkan barang bukti perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Kejari Ciamis, Jalan Siliwangi, Kelurahan Maleber, Kabupaten Ciamis, Rabu (25/2/2026).

Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis, Nova Puspitasari, menjelaskan bahwa pemusnahan ini menjadi tindak lanjut penanganan perkara sepanjang Juli 2025 hingga Januari 2026. Seluruh perkara tersebut telah memenuhi unsur hukum sehingga kejaksaan wajib segera menuntaskan proses eksekusi barang bukti.

“Hari ini kami bersama unsur Forkopimda Kabupaten Ciamis memusnahkan barang bukti yang telah inkracht,” ujar Nova.

Baca Juga: Ciamis Raih Predikat Terbaik Nasional Pengelolaan Sampah 2026 

Cegah Risiko dan Penumpukan Barang Bukti

Nova menegaskan, kejaksaan mengambil langkah pemusnahan sebagai upaya mencegah penumpukan barang bukti sekaligus menghindari potensi penyalahgunaan maupun risiko lain yang tidak diinginkan.

Pemusnahan barang bukti meliputi ribuan butir obat terlarang, narkotika jenis sabu dan ganja, minuman keras, pakaian yang pelaku maupun korban gunakan, hingga uang palsu.

“Kami memusnahkan seluruh barang bukti sesuai karakteristiknya agar tidak lagi memiliki nilai guna,” katanya.

Proses Pemusnahan Sesuai Standar

Nova merinci, petugas memusnahkan narkotika dengan cara blender. Lalu untuk minuman keras dengan cara dituang, Menggerinda senjata tajam, membakar pakaian, serta uang palsu yang langsung dimusnahkan melalui pembakaran.

Sementara itu, barang bukti berupa senjata api dan amunisi berasal dari perkara pencurian dan pembunuhan. Untuk pemusnahannya, kejaksaan menyerahkan proses tersebut kepada Polres Ciamis karena memerlukan peralatan khusus.

“Senjata api tersebut memiliki dua butir amunisi. Pemusnahannya langsung oleh Polres Ciamis karena kami tidak memiliki alat penghancur yang memadai,” jelas Nova.

Melalui kegiatan ini, Kejari Ciamis menegaskan komitmen penegakan hukum yang transparan dan tuntas. Kemudian bertanggung jawab demi menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

(Husen Maharaja)

Bank bjb Buka Peluang Investasi Produktif Lewat Sustainability Bond Tahap II 2026

0
Bank bjb Buka Peluang Investasi Produktif Lewat Sustainability Bond Tahap II 2026
Bank bjb Buka Peluang Investasi Produktif Lewat Sustainability Bond Tahap II 2026

JAKARTA,FOKUSJabar.id: bank bjb kembali menghadirkan pilihan investasi strategis melalui penerbitan Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026. Produk ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memperkuat struktur pendanaan sekaligus memperluas pembiayaan berbasis keberlanjutan di Indonesia.

Instrumen ini ditawarkan kepada nasabah korporasi maupun ritel sebagai alternatif investasi pendapatan tetap yang kompetitif dan terukur. Kehadiran obligasi ini sekaligus mempertegas posisi bank bjb sebagai institusi keuangan yang konsisten mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam strategi bisnisnya.

Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 memperoleh peringkat idAA (Double A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat tersebut mencerminkan kapasitas yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjang.

Obligasi diterbitkan dalam dua seri. Seri A memiliki tenor tiga tahun dengan indikasi kupon sebesar 5,45% hingga 6,05% per tahun. Sementara itu, Seri B ditawarkan dengan tenor lima tahun dan indikasi kupon sebesar 5,70% hingga 6,30% per tahun. Kedua seri tersebut memberikan fleksibilitas bagi investor untuk menyesuaikan pilihan dengan profil risiko dan horizon investasi masing-masing.

Minimum pemesanan ditetapkan sebesar Rp5.000.000 dan berlaku kelipatan yang sama. Tidak terdapat batas maksimum pemesanan, sehingga memberikan ruang partisipasi yang luas bagi berbagai kategori investor.

Masa penawaran awal atau book building berlangsung pada 13 Februari hingga 2 Maret 2026.   Adapun pembayaran dari investor dijadwalkan pada 30 Maret 2026, dengan distribusi elektronik pada 31 Maret 2026. Jadwal tersebut dirancang untuk memastikan proses penerbitan berjalan tertib dan transparan.

Bagi investor perseorangan, terdapat sejumlah persyaratan administratif yang perlu dipenuhi. Calon investor wajib memiliki KTP yang terdaftar di Disdukcapil, rekening simpanan di bank bjb, serta rekening efek di bank bjb.

Obligasi Berkelanjutan bank bjb merupakan instrumen yang diterbitkan untuk membiayai proyek berwawasan lingkungan dan sosial. Dana hasil emisi akan dialokasikan pada proyek hijau serta proyek sosial yang memenuhi kriteria keberlanjutan. Fokus pembiayaan mencakup sektor energi baru dan terbarukan, pembiayaan perumahan, serta penguatan sektor UMKM dan mikro. Skema ini juga mencakup pembiayaan baru maupun refinancing atas proyek yang telah berjalan.

Inisiatif keberlanjutan bank bjb selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan global, termasuk Sustainable Development Goals serta komitmen perubahan iklim dalam kerangka Paris Agreement.

Penerbitan Tahap II Tahun 2026 melanjutkan keberhasilan tahap sebelumnya. Pada akhir 2024, Sustainability Bond Tahap I mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 4,66 kali dari target awal. Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat investor terhadap instrumen berbasis ESG yang diterbitkan bank bjb. Kepercayaan pasar menjadi indikator kuat atas kredibilitas dan prospek keberlanjutan bisnis perseroan.

Sebagai instrumen investasi, obligasi dikenal memberikan imbal hasil tetap dalam jangka waktu tertentu. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang relatif stabil bagi investor yang menginginkan arus pendapatan terprediksi.

Diversifikasi portofolio menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pengelolaan investasi. Dengan memasukkan obligasi dalam komposisi aset, risiko dapat dikelola lebih optimal tanpa mengabaikan potensi imbal hasil.

Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Investor memperoleh peluang pengelolaan dana secara produktif sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Dengan kombinasi peringkat yang kuat, indikasi kupon kompetitif, serta komitmen terhadap pembiayaan berkelanjutan, Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 menjadi bagian dari upaya bank bjb menghadirkan solusi investasi yang produktif dan berdampak bagi negeri.

bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta bank bjb merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Informasi lebih lanjut mengenai obligasi ini, dapat diperoleh dengan mengunjungi kantor cabang bank bjb terdekat, atau melalui call centerbjb Call 14049 atau kunjungi website resmi bank bjb

Ciamis Raih Predikat Terbaik Nasional Pengelolaan Sampah 2026 

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis, Giyatno, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis, Giyatno, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis, Aris

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kabupaten Ciamis kembali mencuri perhatian nasional lewat konsistensinya menjaga lingkungan. Pada Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah 2026 yang berlangsung di Balai Kartini, 25–26 Februari 2026, Ciamis tampil sebagai salah satu daerah dengan kinerja pengelolaan sampah terbaik di Indonesia.

Dalam forum nasional tersebut, Hanif Faisol Nurofiq menyerahkan penghargaan Kabupaten Terbaik Nasional Pengelolaan Sampah kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis. Penilaian kinerja tahun 2025 mencatat Ciamis mengantongi skor 74,68 pada kategori Menuju Kota/Kabupaten Bersih.

Baca Juga: Refleksi Setahun Pemerintahan, Bupati Ciamis Buka Dialog dengan BEM

Prestasi ini sejalan dengan tema Rakornas 2026, Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), yang mendorong percepatan penanganan darurat sampah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Tantangan Nasional, Jawaban Daerah

Dalam pemaparannya, Hanif mengungkapkan bahwa mayoritas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Indonesia telah beroperasi rata-rata selama 17 tahun dan mendekati batas teknis maksimal 20 tahun. Saat ini, baru sekitar 34 persen TPA yang meninggalkan praktik open dumping, sementara sisanya harus segera beralih ke sistem controlled landfill atau sanitary landfill.

“Pemerintah menargetkan penyelesaian persoalan sampah secara terintegrasi dalam tiga tahun ke depan,” tegas Hanif.

Ciamis Jadikan Sampah sebagai Gerakan Budaya

Di tengah keterbatasan anggaran, Ciamis justru menunjukkan performa stabil dan berkelanjutan. Pemerintah daerah menjalankan strategi berbasis partisipasi masyarakat. Mulai dari edukasi pemilahan sampah sejak rumah tangga, penguatan bank sampah induk dan unit. Hingga inovasi ekonomi sirkular melalui budidaya maggot dan pemanfaatan komposter.

Selain itu, gerakan menabung sampah terus berkembang sebagai sumber nilai ekonomi baru bagi warga. Pendekatan ini menempatkan pengelolaan sampah bukan sekadar program pemerintah, melainkan kebiasaan kolektif masyarakat.

Gotong Royong Jadi Kunci

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Ciamis, Giyatno, menegaskan capaian nasional ini lahir dari kerja bersama lintas sektor.

“Alhamdulillah, semua pihak bergerak bersama. Pasukan Ungu, pengelola bank sampah, hingga masyarakat berperan aktif menjadikan kebersihan sebagai budaya sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga menyoroti konsistensi kepemimpinan Herdiat Sunarya yang rutin turun ke lapangan. Terlebih menghadirkan solusi konkret, sehingga program pengelolaan sampah berjalan berkelanjutan.

Menuju Standar Setara Adipura

Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 sekaligus membuka babak baru perubahan sistem penilaian nasional sebagai persiapan menuju evaluasi setara Adipura pada 2027.

Dengan capaian ini, Kabupaten Ciamis membuktikan bahwa kolaborasi kepemimpinan yang kuat dan partisipasi aktif masyarakat mampu menjadi jawaban nyata atas krisis sampah nasional.

(Nank Irawan)

Persiapan Tarling Dedi Mulyadi dan Gus Muwafiq di Tasikmalaya

0
dedi mulyadi gus muwafiq tasikmalaya@fokusjabar.id
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Gus Muwafiq akan hadiri acara tarling di Lapangan Desa Tanjungpura Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.(Nanang Yudi/fokusjabar.id)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan KH. Achmad Muwafiq atau yang lebih di kenal Gus Muwafiq akan hadir pada acara tarawih keliling (Tarling). Di lapangan Desa Tanjungpura Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (25/2/2026) malam.

Kehadiran Dedi Mulyadi dan Gus Muwafiq tentunya sangat dinantikan oleh warga Desa Tanjungpura khususnya dan umumnya Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya.

Pantauan FOKUSJabar.id, aparat keamanan dari Polres Tasikmalaya Kota, Kodim 0612 Tasikmalaya, Satuan Brigade Mobil (Brimob). Satpol PP, BPBD dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya terlihat sudah berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Baca Juga: Catat! Viman Alfarizi Ramadhan Rencana Bangun PDAM Kota Tasikmalaya

Panggung pentas dan sound system pun sudah tertata begitu rapi di sebelah utara lapangan Desa Tanjugpura. Para pedagang juga sudah nampak terlihat di lokasi.

“Tentunya kehadiran Kang Dedi Mulyadi dan Gus Muwafiq sangat di nantikan warga. Dan ini sejarah tempat ini bisa hadir dua tokoh besar,” ungkap Sulistia salah seorang warga Kecamatan rajapolah.

Sulistia mengaku bahwa dia sangat ngefans kepada Dedi Mulyadi dan Gus Muwafik. Kedua tokoh tersebut selalu menyampaikan untuk selalu mencintai Indonesia.

“Gus Muwafiq seorang penceramah yang saya kagumi, dalam tausiahnya selalu mengajak untuk menghargai. Sejarah bangsa Indonesia,” ucapnya.

Maksudnya, kata dia, Gus Muwafiq selalu mengingatkan terhadap semuanya untuk selalu menghargai budaya Indonesia. Yang terlahir dari nenek moyang bangsa Indonesia.

Baca Juga: Selama Ramadan Santri Idrisiyyah Tasikmalaya, Kultum Setelah Sholat Dzuhur

“Gus Muwafiq dalam tausiahnya selalu saja mengingatkan kita semua untuk menjadi bangsa yang bangga akan budaya nenenk moyangnya. Juga selalu menyampaikan sejarah Islam Indonesia,” tuturnya.

Dengan demikian, Sulistia menegaskan kehadiran Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Gus Muwafiq sangat begitu serasi. Karena kedua tokoh tersebut sangat mencintai dan menjaga budaya yang ada di Indonesia.

“Tentunya kami sangat begitu senang, apalagi di bulan suci ramadan 1447 hijriyah ini. Kecamatan Rajapolah kedatangan Kang Dedi Mulyadi dan Gus Muwafiq,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)

70Mai Point Buka Gerai Perdana di Cihampelas Bandung

0
bandung@fokusjabar.id
Brand teknologi keselamatan berkendara 70Mai Point Indonesia resmi membuka gerai pertama di Jalan Cihampelas nomorb102-104, Kecamatan Coblong, Kota Bandung Rabu (25/2/2026).(fokusjabar.id/YusufMugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Brand teknologi keselamatan berkendara 70Mai Point Indonesia. Resmi membuka gerai pertama di Jalan Cihampelas no 102-104, Kecamatan Coblong, Kota Bandung Rabu (25/2/2026). Setelah sebelumnya sukses membuka empat store di Jakarta.

Brand Manager Marketing 70mai Indonesia, Deodato Esperanza, mengatakan kehadiran gerai di Bandung bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai kota besar dengan mobilitas tinggi, permintaan warga Bandung terhadap produk dashcam cukup tinggi.

“Dari media sosial dan e-commerce, banyak yang request agar kita buka di Bandung. Banyak juga yang ingin lihat langsung produknya, mencoba fiturnya, dan tahu kualitas rekamannya secara langsung,”kata Deodato Rabu (25/2/2026).

Baca Juga: Kondisi Terbaru Kebun Binatang Bandung, 711 Satwa Sehat

Deodato menjelaskan, di tengah lalu lintas kota besar yang padat dan dinamis. Dashcam kini bukan lagi sekadar aksesori tambahan, melainkan bagian dari gaya hidup berkendara yang lebih aman dan modern.

Meski sejumlah mobil baru terutama mobil listrik sudah dibekali dashcam bawaan, kebutuhan perangkat tambahan tetap tinggi. Banyak pengguna menginginkan fitur lebih lengkap seperti perekaman depan-belakang, kamera interior, hingga fitur surveillance. Yang tetap aktif saat mobil dalam kondisi parkir.

“Dashcam bawaan biasanya hanya merekam bagian depan. Sementara banyak konsumen yang ingin perlindungan ekstra, termasuk rekaman belakang dan dalam kabin. Atau fitur pengawasan saat mobil mati,” jelas Deodato.

Fitur-fitur tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat urban yang ingin lebih tenang saat berkendara. Maupun saat meninggalkan kendaraan di area publik.

Dashcam Jadi Gaya Hidup

Lebih lanjut Deodato menyampaikan, bahwa di beberapa negara Asia seperti Malaysia dan Thailand. Penggunaan dashcam bahkan telah menjadi kebutuhan umum, terutama untuk klaim asuransi dan pembuktian kejadian di jalan.

Di Indonesia sendiri memang belum ada regulasi khusus yang mewajibkan penggunaan dashcam. Namun, kesadaran masyarakat mulai tumbuh seiring meningkatnya mobilitas dan potensi risiko di jalan raya.

Baca Juga: Pemprov Jabar Ambil Alih Penanganan Korban Kekerasan di Maumere

“Dashcam bisa jadi bukti kuat jika terjadi kecelakaan atau insiden. Ini membantu menghindari kesalahpahaman dan memberikan rasa aman. Apalagi di kota besar dengan mobilitas tinggi dan kemacetan, dashcam itu penting untuk keamanan berkendara,” ujarnya.

Deodato menambahkan, bahwa Kota Bandung jadi titik awal ekspansi di Jawa Barat. Melihat antusiasme yang tinggi di Jakarta, 70Mai optimistis Bandung akan menunjukkan respons serupa.

“Kita buka beberapa poin di Jakarta dan ekspektasinya sesuai. Untuk Bandung, semoga antusiasnya juga besar sehingga kita bisa memperbanyak beberapa poin lagi di sini,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

​Catat! Viman Alfarizi Ramadhan Rencana Bangun PDAM Kota Tasikmalaya

0
Tasikmalaya@fokusjabar.id
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan.(Istimewa)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan bahwa pemerintah Kota Tasikmalaya. Saat ini tengah meniti jalan serius menuju kemandirian pengelolaan air bersih dengan rencana membangun PDAM secara mandiri. 

Langkah Viman Alfarizi Ramadhan tersebut, tujuannya yaitu untuk memastikan pelayanan kebutuhan dasar warga Kota Tasikmalaya semakin optimal dan berdaulat.

​Karena selama ini, air bersih bagi warga Kota Tasikmalaya. Masih di pasok oleh Perumda Air Minum Tirta Sukapura yang merupakan milik Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga: Selama Ramadan Santri Idrissiyyah Tasikmalaya, Kultum Setelah Sholat Dzuhur

Viman juga menegaskan bahwa proses transisi ini di lakukan secara terukur dan tidak terburu-buru. Sebagai langkah awal, pemerintah Kota Tasikmalaya telah menyiapkan fondasi birokrasinya.

​”Sebelum nanti dibangun PDAM Kota Tasikmalaya, terlebih dahulu sudah kita dirikan UPTD Amal. Yang berada di Dinas PUTR,” ungkap Viman Alfarizi kepada wartawan usai menghadiri Musrenbang di Aula PUTR, Rabu (25/02/2026).

​Nantinya, lanjut dia, UPTD ini akan bertransformasi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sebelum akhirnya resmi berdiri sebagai perusahaan daerah (PDAM) yang mandiri.

​Kemandirian tentunya butuh sumber daya, dan berdasarkan berbagai kajian kelayakan. Yang telah di kantongi pemerintah, kata Viman, sejumlah lokasi strategis telah di petakan sebagai sumber air utama.

​”Kecamatan Mangkubumi dan Indihiang akan menjadi titik vital pemanfaatan sarana air minum,” jelasnya.

​Pemkot Tasikmalaya, Viman menegaskan, telah membangun berbagai SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) di sejumlah kecamatan untuk memperkuat jaringan pipa.

Siap Cerai Dengan Perumdam Tirta Sukapura

​Langkah bercerai secara administratif dari Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya. Bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan demi kenyamanan warga Kota Tasikmalaya.. 

“Ada tiga alasan utama di balik kebijakan tersebut antara lain, Pengelolaan Mandiri. Pemkot memiliki kendali penuh atas infrastruktur air bersih di wilayahnya sendiri,” tegasnya.

Baca Juga: Baznas Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 1447 H Tasikmalaya Rp37.500 per Jiwa

​Kualitas Layanan, Viman menambahkan, tetu akan mempercepat respon terhadap keluhan warga terkait kualitas dan distribusi air. dan perluasan jangkauan. Juga target percepatan perluasan sambungan pipa baru ke wilayah yang selama ini belum teraliri air bersih.

​”Mudah-mudahan saja, kita bisa secepatnya mewujudkan berdirinya PDAM Kota Tasikmalaya itu,” harap Viman.

​Dengan persiapan yang matang dan identifikasi sumber air yang sudah jelas. Mimpi warga Kota Tasikmalaya untuk memiliki pengelola air bersih sendiri kini tinggal menunggu waktu.

 (Abdul Latif)