spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 85

Bupati Garut Lantik Mabi Pinsaka Pramuka Saka Yudha Brama Jaya serta Saka Widya Budaya Bakti

0
Bupati Garut Pramuka fokusjabar.id
Bupati Garut foto bersama setelah pelantikan

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin lantik Majelis Pembimbing (Mabi) dan Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka) Saka Yudha Brama Jaya serta Saka Widya Budaya Bakti Gerakan Pramuka Kabupaten Garut masa bhakti 2026–2031 di Lapangan Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (14/9/2026).

Syakur mendukung penuh atas pembentukan kedua Satuan Karya (Saka) tersebut. Menurutnya, Gerakan Pramuka merupakan institusi yang sangat kuat perannya dalam membina dan menyiapkan mentalitas generasi muda masa depan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Dorong Mahasiswa KKN UPI Tingkatkan Mutu Pendidikan Daerah

“Di Pramuka, mereka di ajarkan yang namanya kegigihan, disiplin, keseriusan, komitmen, kesabaran hingga kematangan karakter,” kata Bupati Garut.

Sebagai langkah konkret pembinaan, Pemerintah Kabupaten Garut akan mendorong perbanyakan kegiatan, event serta kompetisi kepramukaan antarsekolah.

Hal ini bertujuan agar para anggota Pramuka terlatih dan dapat terus meningkatkan kualifikasinya.

“Tentu saja bukan hanya yang bersifat umum. Tetapi juga mendorong anak-anak untuk mulai mengenal dan mendalami bidang atau garapan keahlian tertentu,” ungkap Bupati Garut.

BACA JUGA:

Musda XI DPD Golkar Garut “Kawinkan” Eksekutif dan Legislatif?

Bupati berharap, dengan di lantiknya pengurus Mabi dan Pinsaka Saka Yudha Brama Jaya serta Saka Widya Budaya Bakti, keberadaan Gerakan Pramuka dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu pemerintah serta masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan daerah di masa mendatang.

Pelantikan Mabi dan Pinsaka bukan seremoni. Di lantik hari ini, bekerja mulai besok. Targetnya jelas, membentuk pemuda yang Tangguh seperti Yudha Brama Jaya, dan Berbudaya seperti Widya Budaya Bakti.

Dengan bimbingan TNI di Saka Yudha Brama Jaya dan bimbingan dunia pendidikan di Saka Widya Budaya Bakti, di harapkan lahir generasi yang kuat fisik, cerdas otaknya dan kuat karakternya.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut Dorong Mahasiswa KKN UPI Tingkatkan Mutu Pendidikan Daerah

0
Bupati Garut KKN UPI fokusjabar.id
Bupati Garut saat pelepasan peserta KKN UPI

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin mengapresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran civitas akademika UPI yang telah menerjunkan mahasiswanya untuk membantu peningkatan kualitas pendidikan.

Menurut Syakur, saat ini beberapa indikator proses dan capaian mutu pendidikan di Kabupaten Garut masih memerlukan perhatian serta pembenahan serius.

BACA JUGA:

Musda XI DPD Golkar Garut “Kawinkan” Eksekutif dan Legislatif?

Berdasarkan evaluasi, kemampuan literasi dan numerasi siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih berada di bawah rata-rata.

“Kita sangat mendorong berbagai upaya kolaboratif untuk memperkuat dan memperbaiki kualitas pendidikan,” kata Bupati Garut saat pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPI di Lapangan Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (14/9/2026).

Dia berharap, kehadiran mahasiswa/i UPI di tengah masyarakat dapat memberikan dampak positif. Khususnya dalam memberikan pemahaman dan mengedukasi warga akan pentingnya pendidikan bagi masa depan generasi muda di Kabupaten Garut.

BACA JUGA:

Bupati Garut Ajak Masyarakat Aktif Olahraga

Pelepasan KKN UPI oleh Bupati Garut bukan hanya acara formalitas. Ini adalah titik awal pengabdian. Mahasiswa belajar mengabdi, Desa belajar maju, Daerah belajar tumbuh.

Dengan di lepas langsung oleh Bupati, KKN di harapkan tidak jalan di tempat. Program harus terukur, menyentuh kebutuhan warga dan bisa di lanjutkan setelah mahasiswa beres KKN.

(Bambang Fouristian)

Kemenag Ciamis Apresiasi 33 Siswa Berprestasi di OMI Sains 2026

0
Kemenag Ciamis OMI Sains fokusjabar.id
Kemenag Ciamis Apresiasi 33 Siswa Berprestasi di OMI Sains 2026

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Sebanyak 33 siswa berprestasi di ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains 2026 tingkat Kabupaten Ciamis mendapat apresiasi dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag).

Penghargaan berupa medali tersebut di serahkan secara simbolis seusai apel pagi di halaman Kantor Kemenag Ciamis, Senin (14/9/2026).

BACA JUGA:

Ini Penyebab Cabai Rawit Mahal di Pasar Manis Ciamis

Momen itu menjadi bentuk penghargaan atas capaian para siswa sekaligus dorongan agar mereka terus mengembangkan kemampuan di bidang akademik.

Penyerahan medali turut di hadiri jajaran pimpinan Kemenag Ciamis, kepala madrasah, guru pembimbing serta orangtua siswa.

Puluhan siswa tersebut merupakan para peraih juara I, II dan III dari berbagai bidang lomba pada tiga jenjang pendidikan. Yakni MA/SMA, MTs/SMP dan MI/SD.

Pada jenjang MA/SMA, terdapat 18 siswa yang berhasil meraih juara dari enam bidang lomba. Yaitu Geografi, Fisika, Kimia, Matematika, Geografi, Biologi dan Ekonomi.

Sementara jenjang MTs/SMP terdapat sembilan siswa yang meraih juara pada bidang Matematika, IPA dan IPS. Sedangkan enam siswa lainnya dari jenjang MI/SD berhasil menjadi juara pada bidang Matematika dan IPAS.

Kepala Kemenag Ciamis, Yayan Herdiana mengatakan, capaian tersebut patut di apresiasi karena lahir dari proses belajar, pembinaan dan kerja keras yang dilakukan siswa bersama guru serta madrasah.

Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan di tingkat kabupaten tidak membuat para siswa cepat berpuas diri.

“Prestasi ini harus menjadi batu loncatan. Kami meminta para siswa peraih juara untuk terus mempersiapkan diri dengan giat menghadapi kompetisi di tingkat berikutnya. Baik tingkat provinsi maupun nasional,” pesan Yayan.

Menurutnya, para siswa tersebut memiliki peluang untuk membawa nama Kabupaten Ciamis dan madrasah masing-masing ke tingkat yang lebih tinggi.

Karena itu, pembinaan dan persiapan perlu terus di lakukan setelah kompetisi tingkat kabupaten berakhir.

Yayan juga berharap, OMI Sains dapat menjadi ruang bagi siswa madrasah untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri dan berani bersaing dengan pelajar dari daerah lain.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kemenag Ciamis, Jajang Jamaludin menyampaikan apresiasi kepada siswa, guru pembimbing, pihak madrasah dan orangtua yang turut mendukung pencapaian tersebut.

BACA JUGA:

Satlatas Polres Ciamis Gelar Donor  Darah

“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, guru, madrasah, serta dukungan orangtua. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi,” katanya.

Ia berharap, keberhasilan para juara OMI Sains 2026 dapat memunculkan motivasi baru bagi siswa lainnya untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik.

Dengan capaian tersebut, Kemenag Ciamis menilai potensi siswa madrasah di bidang sains cukup besar dan perlu terus mendapatkan ruang pembinaan agar mampu bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional.

(Mia)

Ini Penyebab Cabai Rawit Mahal di Pasar Manis Ciamis

0
cabai rawit ciamis fokusjabar.id
Sekda Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi buka suara soal mahalnya harga cabai rawit domba di Pasar Manis Ciamis.

Menurut Sekda, penyebabnya karena terjadi keterbatasan produksi dari para petani cabai rawit Domba.

BACA JUGA:

Satlatas Polres Ciamis Gelar Donor  Darah

Andang mengatakan, keterbatasan produksi hasil pertanian karena terganggu musim kemarau yang cukup panjang.

“Para petani untuk saat ini memang cukup kesulitan air untuk menanam cabai. Sehingga mempengaruhi hasil panen,” ucapnya.

Produksi hasil pertanian di tingkat petani cukup langka, sedangkan permintaan masyarakat cukup tinggi.

“Karena permintaan cukup banyak sedangkan persediaan barang sedikit sehingga memicu kenaikan harga,” ungkapnya.

Dia mengimbau masyarakat agar menanam komoditas tersebut di pekarangan rumah. Dengan begitu, kebutuhan cabai rawit dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Untuk bibitnya bisa di dapat melalui pemerintah atau mandiri. Terpenting ada kemauan untuk menanam,” tegas Sekda.

BACA JUGA:

Cabai Rawit Domba Tembus Rp90 Ribu, Buncis Naik 2 Kali Lipat di Pasar Ciamis

Sebagai informasi, harga cabai rawit di Pasar Manis Ciamis saat ini cukup tinggi. Yakni, Rp90 ribu per kg.” pungkasnya.

Harga cabai bukan hanya soal ekonomi, tapi juga soal cuaca, logistik dan kebijakan.

Kuncinya, pemerintah jaga stabilitas, petani jaga kualitas tanam, Konsumen jaga pola konsumsi.

Dengan begitu, kita tidak kaget lagi tiap “si merah kecil” ini harganya bikin nangis.

(Husen Maharaja)

Satlatas Polres Ciamis Gelar Donor  Darah

0
Satlantas Polres Ciamis fokusjabar.id
Donor Darah Satlantas Polres Ciamis

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ciamis Polda Jawa Barat gelar bakti kesehatan/sosial dengan mengadakan donor darah untuk masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Satlantas Polres Ciamis, AKP. Anjar Maulana. mengatakan, donor darah di laksakan dalam rangka menyambut hari lalu lintas ke 71 yang jatuh pada Tanggal 22 September 2026.

BACA JUGA:

Malam Kelabu, Persib dan PSGC Ciamis Sama-Sama Kalah 1-2

“Alhamdulillah hari ini kami beserta jajaran telah melaksanakan aksi donor dararah,” katanya, Senin (14/9/2026).

Menurut Anjar, pohaknya bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Kabupaten Ciamis.

“Dalam kegiatan donor dari ini kami bekerja sama dengan PMI,” ucapnya.

Anjar berharap, kegiatan donor darah bisa sedikit membantu orang-orang yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan setetes darah yang kami sumbangkan bisa membantu dan memberikan harapan bagi penerima yang sangat membutuhkan,” jelasnya.

Menurutnya, selaib donor darah dalam momen menyambut ulang tahun lalu lintas tersebut juga akan melakukan anjang sono ke para senior yang telah purnabakti.

BACA JUGA:

Cabai Rawit Domba Tembus Rp90 Ribu, Buncis Naik 2 Kali Lipat di Pasar Ciamis

“Kami juga nanti akan melakukan anjang sono ke rumah-rumah para senior yang telah purnabakti sebagian wujud penghargaan dan rasa hormat terhadap mereka,” ungkapnya.

Donor darah adalah amal paling nyata dan ilmiah. Dengan mendonor 1 kali dalam 3 bulan, setahun kita bisa menyelamatkan minimal 12 nyawa.

Darah tidak bisa di pabrik, hanya bisa di dapat dari manusia untuk manusia.

Yuk donor darah. Karena pahlawan tidak selalu pakai jubah, kadang pakai lengan baju yang di gulung.

(Husen Maharaja)

Pemkab Bogor Dorong Durian dan Manggis Tembus Pasar Global

0
Pemkab Bogor fokusjabar.id
Festival Ratu dan Raja Buah Kabupaten Bogor Tahun 2026

BOGOR, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat pengembangan pertanian hortikultura untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Salah satu langkah tersebut di lakukan melalui Festival Ratu dan Raja Buah Kabupaten Bogor Tahun 2026 di Pasar Petani Garuda pada Minggu, 13 September 2026.

BACA JUGA:

Kebakaran TPA Galuga, Dinkes Bogor Turun Langsung Layani Warga Terdampak

Festival tersebut menjadi ruang pertemuan antara petani dan konsumen sekaligus bagian dari upaya memperluas promosi komoditas buah lokal.

Pemkab Bogor ingin kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan. Tetapi dapat di manfaatkan untuk membangun hubungan yang lebih kuat antara petani, pasar, pelaku usaha dan berbagai unsur dalam rantai agribisnis.

Mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Bambang Widodo Tawekal mengatakan, pengembangan buah lokal perlu di arahkan agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani.

“Kita ingin produk buah lokal Bogor semakin di kenal, memiliki nilai jual yang lebih baik dan mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan para petani,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, penyelenggaraan festival juga memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar kegiatan promosi.

Edukasi mengenai komoditas, pengenalan produk kepada masyarakat serta pembentukan jejaring antara petani dan pelaku usaha menjadi bagian yang perlu di perkuat melalui kegiatan tersebut.

Kabupaten Bogor sendiri memiliki kondisi agroklimat yang mendukung pengembangan berbagai tanaman hortikultura.

Dari sejumlah komoditas yang potensial, durian lokal dan manggis menjadi dua buah tropis yang mendapat perhatian karena memiliki nilai ekonomi sekaligus peluang pasar yang cukup luas. Baik di dalam maupun luar negeri.

Penguatan sektor tersebut juga membutuhkan peningkatan kemampuan para pelaku di tingkat produksi.

Bambang menilai, kapasitas petani dan Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) perlu terus di tingkatkan agar penerapan teknik budidaya dan pembibitan semakin baik.

Perbaikan proses produksi di harapkan dapat berdampak pada peningkatan mutu dan produktivitas buah yang di hasilkan petani Bogor.

Selain kualitas produksi, penguatan identitas produk juga di nilai penting untuk memperluas pasar.

“Branding dan popularitas durian lokal serta manggis Bogor harus terus di perkuat. Ketika kualitas meningkat dan pasar semakin mengenal produk kita, maka nilai jualnya juga akan meningkat. Ini yang harus kita dorong bersama,” jelasnya.

BACA JUGA:

Kebakaran TPA Galuga Bogor Masih Ditangani, Luas Area Terdampak Capai 42 Hektare

Peluang pasar internasional bagi komoditas buah Bogor telah menunjukkan hasil.

Bambang menyebut, Kabupaten Bogor sebelumnya berhasil melakukan ekspor perdana sebanyak 48 ton durian beku ke Tiongkok dengan nilai mencapai Rp5,1 miliar pada akhir 2025.

Capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa produk hortikultura daerah memiliki peluang untuk diterima di pasar global apabila mampu memenuhi standar yang di butuhkan.

Pengalaman ekspor tersebut di harapkan tidak berhenti sebagai pencapaian sesaat.

Petani dan pelaku agribisnis di dorong menjadikannya sebagai motivasi untuk meningkatkan jumlah produksi, menjaga standar mutu serta mengembangkan inovasi agar komoditas buah tidak hanya di jual dalam bentuk segar, tetapi juga memiliki nilai tambah melalui produk olahan.

“Capaian ekspor tersebut jangan berhenti sebagai sebuah prestasi. Tetapi menjadi titik awal untuk melangkah lebih jauh. Kita ingin buah lokal Bogor menjadi raja di negeri sendiri sekaligus primadona di mancanegara,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemkab Bogor juga melihat penguatan konsumsi buah tropis lokal sebagai bagian penting dalam membangun pasar domestik.

Masyarakat di dorong semakin mengenal dan mencintai produk buah dari daerah sendiri. Sehingga permintaan terhadap komoditas lokal dapat meningkat sekaligus membantu mengurangi ketergantungan terhadap buah impor.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi perlu di bangun bersama petani, penyuluh, pelaku usaha, Paguyuban Pasar Petani Garuda, Forum Komunikasi P4S dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sinergi tersebut di perlukan mulai dari peningkatan kapasitas produksi, penguatan kualitas, promosi, hingga perluasan akses pasar.

Pemkab Bogor optimistis penguatan kerja sama dan keberpihakan terhadap petani dapat memperkuat posisi daerah sebagai salah satu wilayah pendukung kemandirian pangan.

Pada saat yang sama, pengembangan hortikultura di harapkan mampu menghasilkan komoditas dengan kualitas serta daya saing yang semakin tinggi.

“Sekaligus menjadi penghasil komoditas hortikultura yang berdaya saing tinggi,” pungkas Bambang.

(Jingga Sonjaya)

Bulog Percepat Bantuan Pangan di Depok, 102.140 Penerima Dapat 3.064 Ton Beras

0
bantuan pangan bulog fokusjabar.id
Bantuan Pangan

DEPOK, FOKUSJabar.id: Perum Bulog mempercepat distribusi Bantuan Pangan Beras di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) pada Minggu, 13 September 2026.

Percepatan di lakukan agar bantuan untuk masyarakat yang masuk dalam daftar penerima dapat segera tersalurkan, sekaligus mengejar penyelesaian distribusi untuk alokasi Juli hingga September 2026.

BACA JUGA:

Anomali Beras Fortifikasi Diusut Pemerintah, 93 Persen Sampel Bermasalah

Salah satu titik penyaluran berada di Kantor Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian percepatan yang di lakukan Bulog di tengah proses distribusi bantuan pangan secara nasional yang masih terus berlangsung.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani turut memantau langsung kegiatan penyaluran di lokasi tersebut.

Untuk seluruh Kota Depok, program Bantuan Pangan Beras tercatat menyasar 102.140 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Total beras yang di alokasikan mencapai 3.064.200 kilogram atau sekitar 3.064,2 ton.

Khusus di Kelurahan Jatijajar, jumlah penerimanya mencapai 2.204 PBP dengan alokasi sebanyak 66.120 kilogram beras.

Rangkaian kegiatan di Jatijajar di awali dengan touring Bulog Bikers Community (BBC) menuju lokasi penyaluran.

Ahmad Rizal mengatakan, kehadiran Bulog bersama komunitas tersebut sekaligus di manfaatkan untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar di terima masyarakat yang telah di tetapkan sebagai penerima.

“Bulog hadir bersama BBC bukan sekadar untuk touring. Tetapi sekaligus menunjukkan kepedulian kita terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan amanah penyaluran Bantuan Pangan ini benar-benar sampai kepada penerima yang berhak. Khususnya di Kota Depok,” ujarnya.

Percepatan distribusi tetap di lakukan meskipun penyaluran berlangsung pada hari Minggu.

Bulog tengah mengejar penyelesaian bantuan pangan untuk periode Juli, Agustus dan September 2026.

Secara nasional, realisasi distribusi kepada PBP pada pertengahan September telah mendekati 55 persen. Sehingga jajaran Bulog di berbagai wilayah terus di dorong untuk mempercepat proses penyaluran.

BACA JUGA:

KM Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 6 Orang Tewas

Ahmad Rizal menjelaskan, percepatan tersebut juga berkaitan dengan kelanjutan program bantuan pangan pada periode berikutnya.

“Hari Minggu penyaluran tetap berjalan, kami terus percepat agar alokasi Juli sampai September dapat segera di selesaikan. Terlebih, Presiden telah mengarahkan agar Bantuan Pangan kembali di lanjutkan untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Sehingga kesiapan stok, operasional dan distribusi harus terus kita jaga,” tegasnya.

Dalam cakupan yang lebih luas, bantuan pangan beras di Jawa Barat memiliki sasaran 6.039.551 PBP. Total pagu yang di siapkan untuk wilayah provinsi tersebut mencapai 181.186.530 kilogram beras atau lebih dari 181 ribu ton.

Penyaluran di Depok menjadi salah satu bagian dari distribusi bantuan yang di lakukan hingga tingkat kelurahan untuk menjangkau masyarakat yang masuk dalam sasaran program.

Bulog menegaskan, beras yang di berikan melalui program Bantuan Pangan di peruntukkan bagi kebutuhan masyarakat penerima.

Bantuan tersebut tidak boleh di perjualbelikan kembali. Karena itu, penerima di imbau memanfaatkan beras yang di terima untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sesuai tujuan program.

Untuk mendukung kelancaran distribusi, Bulog juga menyiapkan berbagai kebutuhan operasional.

Kesiapan stok beras, pergudangan, transportasi hingga jaringan distribusi menjadi bagian yang di perhatikan selama proses penyaluran.

Koordinasi di lakukan bersama pemerintah daerah, aparat setempat, transporter dan pihak terkait agar bantuan dapat di berikan sesuai prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu dan tepat kualitas.

Selain penyaluran Bantuan Pangan Beras, kegiatan di Kelurahan Jatijajar pada Minggu, 13 September 2026, juga di isi dengan penyerahan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada pengemudi ojek online serta pemberian santunan kepada anak yatim.

Rangkaian tersebut menjadi bagian dari kegiatan Bulog untuk memperkuat keterlibatan perusahaan dalam pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat.

Percepatan di Depok di lakukan bersamaan dengan persiapan distribusi bantuan untuk periode Oktober hingga Desember 2026.

Dengan jumlah sasaran 102.140 PBP dan alokasi 3.064.200 kilogram beras di Kota Depok, Bulog masih melanjutkan proses distribusi secara bertahap hingga target alokasi Juli-September terselesaikan.

Kesiapan stok, operasional dan jaringan distribusi juga terus di jaga untuk mendukung penyaluran bantuan pada periode berikutnya.

(Jingga Sonjaya/berbagai sumber)