spot_imgspot_img
Minggu 29 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 86

Igor Tolic Pastikan Persib Siap Hadapi Madura United

0
Igor Tolic fokusjabar.id
Igor Tolic (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Asisten pelatih Persib Bandung, Igor Tolic memastikan timnya sudah siap menghadapi Madura United pada pertandingan kandang Super League 2025/2026.

Menurutnya, tak ada persiapan khusus untuk laga yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Kamis (26/2/2026).

BACA JUGA:

Persib Bandung Kokoh di Puncak Klasemen Sementara

“Tidak ada persiapan yang spesial. Dua hari kami melakukan persiapan untuk pertandingan,” kata Igor Tolic.

Igor Tolic menuturkan, beberapa program latihan yang di siapkan untuk menghadapi Madura United yakni taktik menyerang hingga bertahan.

“Kemarin kami mengasah materi taktikal, bagaimana melancarkan serangan. Dan kami melatih pertahanan dan set piece,” ucapnya menambahkan.

Dengan demikian, Igor Tolic memastikan skuad Maung Bandung sudah dalam kondisi siap bertanding dan menargetkan kemenangan.

Kemenangan sangat dibutuhkan oleh skuad Maung Bandung untuk menjaga posisi di puncak klasemen Super League 2025/2026.

Apalagi, persaingan di papan atas klasmen sudah semakin ketat dan jarak poin tim pesaing skuad Maung Bandung cukup tipis.

BACA JUGA:

Kata Bojan Hodak Soal Debut Dion Markx

“Saya rasa kami sudah siap untuk pertandingan nanti,” tegas Igor Tolic.

Pada pertandingan kandang kali ini, Persib tidak akan didampingi oleh Bojan Hodak, lantaran pelatih asal Kroasia ini mendapat akumulasi kartu.

(Arif)

Pemkot Bandung Targetkan 800 Unit Hunian di Rusunami

0
Pemkot Bandung Rusunami fokusjabar.id
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan proyek pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di kawasan Sadang Serang mampu menampung 800 kepala keluarga (foto: Ist)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan proyek pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di kawasan Sadang Serang mampu menampung 800 Kepala Keluarga (KK).

Proyek Rusunami ini akan menggunakan skema hak milik atas satuan rumah susun dengan Hak Guna Bangunan (HGB) selama 30 tahun.

BACA JUGA:

KKN Tematik Disiapkan Tangani Sampah di Kota Bandung

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, proyek Rusunami berbeda dengan Rumah Susun Sewa (Rusunawa). Menurutnya, konsep yang di usung memberi kepastian kepemilikan bagi masyarakat.

“Tujuan Rusunami yang ada di Sadang Serang adalah memberikan kesempatan ke semua warga untuk memiliki tempat tinggal. Di dalamnya ada aturan HGB selama 30 tahun,” kata Farhan, Kamis (26/2/2026).

Farhan menjelaskan, skema tersebut memungkinkan warga mencicil hunian hingga lunas dalam kurun waktu 30 tahun.

Pemkot Bandung pun tengah mengupayakan dukungan subsidi agar cicilan tetap terjangkau.

“Harganya akan di upayakan dengan bantuan subsidi keuangan. Cicilannya antara Rp1,5-2 juta per bulan,” jelasnya.

Farhan menyebut, progres proyek masih di fokuskan pada penguatan status lahan serta penyesuaian tata ruang.

Perhitungan pembiayaan akan di finalisasi setelah desain dan skema pendanaan dari pemerintah pusat rampung.

“Sekarang perkembangannya secara status sedang kita kuatkan dulu. Secara tata ruang sedang kita pastikan dulu,” katanya.

BACA JUGA:

Satpol PP Bandung Amankan 344 Botol Minol Ilegal Selama Ramadan

Farhan mengatakan, secara teknis pembangunan gedung tidak membutuhkan waktu lama. Namun, penyesuaian tata ruang menjadi perhatian utama karena lokasi berada di kawasan Bandung Utara yang memiliki aturan ketat terkait Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Koefisien Dasar Hijau (KDH).

“Kalau mendesain gedung mungkin cepat. Tapi kita harus pastikan semua sesuai aturan,” ungkapnya.

Farhan memastikan minimal 800 unit hunian dapat di bangun di lokasi tersebut. Target awal sempat berada di kisaran 1.000 hingga 1.200 unit, namun akan di sesuaikan dengan ketentuan kawasan.

“Harus bisa menampung paling tidak 800 unit. Selebihnya nanti kita lihat lagi karena itu masuk wilayah Bandung Utara,” katanya.

Sebagai kawasan yang di atur ketat, pembangunan di Bandung Utara harus memperhatikan KDB, KLB hingga KDH.

Pemkot Bandung memastikan seluruh ketentuan tersebut menjadi acuan agar proyek tetap selaras dengan aspek lingkungan dan tata ruang kota.

Program rusunami ini menjadi bagian dari kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam penyediaan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, telah meninjau lokasi dan menjanjikan kejelasan skema program pada akhir Februari 2026.

Selain Sadang Serang, Pemkot Bandung juga mempertimbangkan kawasan Bandung Timur untuk memperluas pembangunan hunian vertikal di masa mendatang.

(Yusuf Mugni)

Madura United Incar Poin di Kandang Maung Bandung

0
madura united fokusjabar.id
Pelatih Madura United, Carlos Parreira (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Madura United akan menghadapi Persib Bandung pada pertandingan kompetisi Super League 2025/2026, Kamis (26/2/2026) malam.

Pelatih Madura United, Carlos Parreira menegaskan, pada pertandingan tersebut timnya menargetkan membawa pulang poin.

BACA JUGA:

Kata Bojan Hodak Soal Debut Dion Markx

Meski demikian, Carlos Parreira mengakui bukan hal yang mudah bagi Madura United meraih poin di kandang Maung Bandung.

Pasalnya, Persib merupakan pemuncak klasemen sementara kompetisi Super League 2025/2026 dan memiliki catatan positif di kandang.

“Pertandingan ini adalah laga besar dan semua orang tahu betapa pentingnya pertandingan ini bagi kami,” kata Carlos Parreira.

Pelatih asal Brasil ini menuturkan, meski tidak mudah namun pihaknya sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi pertandingan tandang ini.

“Kami memahami tanggung jawab yang ada di tim ini. Kami sudah menyiapkan rencana dan akan mencoba memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Madura United dalam beberapa pertandingan terakhir gagal meraih kemenangan, sehingga ada tekanan jelang menghadapi Persib.

BACA JUGA:

Misi Balas Dendam Persib Bandung Sukses Melalui Andrew Jung

Namun, ia memastikan Madura United datang ke Bandung dengan target membawa pulang poin dan akan berusaha semaksimal mungkin menampilkan permainan terbaiknya.

“Kami juga sadar tekanan terhadap tim sangat besar. Situasi ini memang tidak nyaman, tetapi kami harus mulai meraih poin dan kami akan berusaha melakukannya besok,” tegasnya.

(Arif)

Bupati Garut Ajak Warga Jaga Kebersihan Hati dan Lingkungan

0
Bupati Garut kebersihan hati fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin mengawali rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 H dengan mengunjungi Masjid Besar Kecamatan Samarang.

Dia mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat serta mendoakan agar diberikan kekuatan lahir dan batin dalam menjalani bulan penuh berkah ini.

BACA JUGA:

Bupati Garut dan DKP Jabar Bahas Pembangunan Cilauteureun

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Garut, saya mengucapkan selamat melaksanakan ibadah Ramadan 1447 H. Semoga kita semua di beri kesehatan, kekuatan dan kemampuan untuk bisa mengisi bulan suci ini dengan beribadah kepada Allah SWT,” kata Syakur.

Bupati Garut menekankan pentingnya menjaga kebersihan secara menyeluruh selama bulan Ramadan.

Syakur membagi konsep kebersihan tersebut ke dalam tiga pilar utama. Yakni, kebersihan diri, kebersihan hati dan kebersihan lingkungan.

“Ramadan adalah waktu bagi kita untuk mengevaluasi diri. Mari kita jaga kebersihan. Khususnya kelestarian lingkungan. Dengan cara menjaga kebersihan diri, hati dan lingkungan. Sehingga ke depan Kabupaten Garut akan tetap aman, damai dan tenteram,” katanya.

Camat Samarang, Bambang Isnaeni Fathan mengaku bangga mendapat kunjungan Bupati Garut beserta jajaran Forkopimda dan Ketua DPRD.

Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah memberikan motivasi tambahan bagi aparatur kecamatan dan warga.

BACA JUGA:

Jalan Bergelombang, Masyarakat Cibatu Tagih Janji Bupati Garut

Bambang memaparkan gambaran umum wilayah Kecamatan Samarang yang memiliki luas 3.256,2 hektar dengan total populasi penduduk mencapai 52.346 jiwa yang tersebar di 13 desa.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini tengah di siapkan rencana pemekaran Desa Samarang pada tahun 2027 mendatang.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut dan DKP Jabar Bahas Pembangunan Cilauteureun

0
Bupati Garut fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin usai melakukan koordinasi dan konsultasi ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat, Rabu (25/2/2026).

Syakur berharap, proyek strategis Pelabuhan Cilautereun Garut Selatan dapat segera terealisasi. Mengingat kewenangan pembangunan pelabuhan berada di tingkat provinsi dan komunikasi yang berkelanjutan di nilai menjadi kunci utama.

BACA JUGA:

Perkuat Riset dan Inovasi, Bupati Garut Gandeng BRIN

“Kita melakukan diskusi karena ini adalah kewenangan provinsi. Sehingga merupakan satu keniscayaan perlu untuk melakukan komunikasi intens guna memastikan rencana ini berjalan sesuai harapan,” kata Bupati Garut.

Selain membahas infrastruktur fisik pelabuhan, juga membedah strategi pemanfaatan potensi perikanan yang melimpah di wilayah Garut Selatan.

Bupati Garut berharap, kerja sama ini menjadi gerbang pembuka bagi kemajuan ekonomi kerakyatan berbasis kelautan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Barat, Rinny Cempaka menyambut baik dorongan aktif dari Pemerintah Kabupaten Garut.

Dia menegaskan, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota sangat krusial dalam pengembangan sektor maritim di Jawa Barat.

BACA JUGA:

Bupati Garut Evaluasi Pengelolaan Wisata Pantai Santolo

“Insya Allah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentunya sangat mendukung pengembangan Pelabuhan Cilautereun. Kami juga mohon dukungan dari Pemerintahan Pusat untuk pembangunan dan pengembangan ke depannya dapat berjalan lancar,” singkat Rinny.

(Bambang Fouristian)

Lasqi NJ Ciamis Gelar Festival Seni Religi Ramadan 1447 H

0
Lasqi NJ Ciamis fokusjabar.id
DPD Lasqi NJ Ciamis gelar Festival Religi (foto: Mia)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadan 1447 H, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni Qasidah Indonesia Nusantara Jaya (Lasqi NJ) Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) gelar Festival Ramadan Seni Religi.

Kegiatan bertajuk “Ramadhan Karim Satukan Hati, Gali Potensi Raih Prestasi” di pusatkan di Alun-alun Ciamis selama tiga hari, Rabu-Jumat (25–27/2/2026).

BACA JUGA:

Ciamis Raih Predikat Terbaik Nasional Pengelolaan Sampah 2026 

Festival tersebut menampilkan berbagai kreativitas seni religi melalui dua cabang perlombaan. Yakni qasidah bernuansa etnik dan pop religi.

Sebanyak 26 kecamatan se-Kabupaten Ciamis turut memeriahkan. Para peserta membawakan satu lagu dari lima lagu pilihan yang telah di tentukan panitia.

Ketua DPD Lasqi NJ Ciamis, Insan Kamil mengatakan, festival ini tidak hanya sebagai hiburan. Namun juga sarana mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan.

“Festival ini untuk menggali potensi dan bakat seni religi di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dia mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para sponsor serta semua pihak yang telah mendukung.

“Mudah-mudahan festival ini berjalan lancar dan memberikan manfaat juga memperkuat ukhuwah islamiyah serta membangun Kabupaten Ciamis yang maju dan sejahtera,” harapnya.

“Mari jadikan seni sebagai sarana memperkuat iman, menanamkan nilai-nilai kedamaian di tengah masyarakat dan menghidupkan syiar Islam,” Kamil menambahkan.

Ketua Pelaksana kegiatan, Jenal Mudakir menyebut, festival ini merupakan penyelenggaraan kedua. Dia berharap, menjadi agenda rutin setiap Ramadan.

BACA JUGA:

Bupati Ciamis Salurkan Bantuan Rutilahu, Dua Warga Lakbok Terima Rp20 Juta

“Jumlah peserta tahun 2026 meningkat dari tahun sebelumnya,” kata Dia.

Penilaian lomba secara objektif di lakukan langsung oleh dewan juri (pelaku seni).

Jenal menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ajang penjaringan talenta untuk mengikuti kompetisi berjenjang.

“Karena kegiatan ini berkesinambungan, nantinya ada lomba tingkat provinsi bahkan nasional. Melalui festival ini kami mencari bibit terbaik dari Ciamis,” katanya.

Dalam kompetisi ini, panitia akan menetapkan juara 1, 2 dan 3 serta juara harapan 1 di masing-masing kategori lomba.

Festival di harapkan menjadi wadah pembinaan generasi muda sekaligus sarana syiar Islam melalui seni religi di Kabupaten Ciamis.

(Mia)

425 Lansia Ikut Pesantren Ramadan Majelis Taklim Pusdai Jabar

0
Pesantren Lansia fokusjabar.id
Pesantren Lansia (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) menghadirkan pendekatan berbeda dalam pembinaan keagamaan dengan menyelenggarakan pesantren khusus bagi warga Lanjut Usia (Lansia).

Program tersebut menjadi ruang belajar yang di rancang sesuai kebutuhan fisik dan psikologis lansia.

BACA JUGA:

Yuk Kenali Perilaku yang Menghapus Pahala Puasa

Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya pendidikan sepanjang hayat, inisiatif ini memberi kesempatan bagi para lansia untuk tetap aktif memperdalam pemahaman agama.

Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada ibadah. Namun juga pada penguatan relasi sosial.

Berbeda dengan pesantren formal untuk santri muda, program ini berbentuk pembinaan intensif dalam suasana yang lebih fleksibel. Materi di susun agar mudah di pahami serta tidak membebani peserta.

Salah satu penyelenggara utamanya adalah Majelis Taklim di Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat.

Lokasi ini selama Ramadan menjadi pusat kegiatan pesantren lansia yang terbuka bagi warga Bandung Raya.

Pada pelaksanaan Februari 2026, tercatat lebih dari 425 peserta mengikuti program yang di gelar selama lima hari, 23-27 Februari. Peserta datang dari berbagai wilayah se-Bandung Raya.

Rangkaian kegiatan meliputi pembelajaran membaca Al-Quran, kajian keislaman, pembinaan tata cara ibadah bagi lansia, hingga salat berjamaah dan tadarus.

Seluruh sesi di pandu ustaz dan ustazah berpengalaman dalam pembinaan keagamaan.

Selain penguatan spiritual, aspek kebersamaan menjadi perhatian penting. Diskusi dan interaksi antarpeserta membuka ruang silaturahmi serta membangun dukungan emosional di usia senja.

BACA JUGA:

Tips Memilih Makanan Sahur agar Puasa Tetap Bertenaga

Pendekatan pembelajaran di sesuaikan dengan kondisi lansia. Baik dari segi durasi maupun metode penyampaian. Hal ini memungkinkan peserta mengikuti kegiatan dengan nyaman.

Di luar program Ramadan tersebut, terdapat pula lembaga bernama Pesantren Lansia yang beralamat di Jalan Gegerkalong Girang No51, Kota Bandung.

Lembaga ini menyediakan pembinaan sekaligus fasilitas sosial bagi warga lanjut usia.

Kehadiran pesantren lansia mencerminkan respons terhadap kebutuhan spiritual kelompok usia lanjut.

Mereka tidak sekadar menjadi penerima bantuan sosial. Tetapi juga subjek aktif dalam proses pembelajaran agama.

Model pembinaan seperti ini menunjukkan bahwa pendidikan keagamaan dapat terus berlangsung di setiap fase kehidupan, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat Bandung.

(Jingga Sonjaya)