spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8214

Angklung & Celempung Sambut Gubernur Kim di Gunung Tangkuban Parahu

0
(HUMAS JABAR)

KAB. BANDUNG BARAT – Hari ketiga kunjungan di Jawa Barat, Gubernur Gyeongsangbuk-Do, Mr. Kim Kwan-yong didampingi istri Mrs. Kim Chun-hee, berwisata ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu di Desa Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Senin pagi (7/5/18).

Suara khas Angklung dan alat musik pukul Celempung menyambut kedatangan Gubernur Kim dan rombongan yang tiba sekitar pukul 09.45 WIB. Tampak mendampingi Gubernur Kim, yaitu Ketua KONI Jawa Barat Ahmad Saefudin.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Wiana Sundari dan Direktur Operasional PT Graha Rani Putra Persada, Ruslan Kaban, selaku pengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu, menyambut langsung rombongan.

Usai penyambutan, Gubernur Kim dan rombongan langsung menuju gedung kantor pengelola. Dari tempat yang menyerupai aula terbuka ini, Gubernur Kim sempat takjub melihat pemandangan alam yang hijau dan terbentang luas. Terlihat pula wilayah pusat kota Kabupaten Subang dari tempat tersebut.

Di tempat ini, rombongan dari Provinsi Gyeongsang Utara (Gyeongsangbuk-Do) ini mencicipi jamuan yang telah disajikan. Seperti minuman bandrek, makanan pisang, ubi, kacang, dan jagung rebus sambil ditemani suara Angklung dan Celempung. Gubernur Kim dan rombongan tampak menikmati sajian suara Angklung dan Celempung yang dimainkan oleh dua orang.

Rombongan kemudian diajak masuk ke sebuah ruangan informasi sejarah gunung yang terkenal dengan legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbi ini. Mereka mendapat informasi seputar terbentuknya gunung yang secara administratif berada di dua kabupaten, Kabupaten Bandung Barat dan Subang.

Menurut catatan sejarah, antara 4-7 April 1829 terjadi letusan selama tiga hari tiga malam. Letusan berupa abu dan batu dari Kawah Ratu dan Domas. Letusan lumpur terjadi pada 1929. Sementara pada 1935, 1946-1947, 1952, 1969, 1983, 1986, dan 1992 terjadi peningkatan kegiatan di Kawah Ratu. Dan pada 2002 dan 2005 terjadi peningkatan kegiatan kegempaan. Berdasarkan sejarah, periode letusan gunung ini berkisar antara 2-50 tahun.

Gunung ini berada di ketinggian 1.525 meter di atas permukaan laut (mdpl). Ketinggian Gunung Tangkuban Parahu yaitu 2.084 mdpl dan 1.300 meter dari dataran tinggi Bandung.

Gubernur Kim dan rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke area toko souvenir. Mereka tampak sangat tertarik dengan berbagai jenis kriya yang dijajakan. Bahkan ada salah seorang anggota rombongan yang membeli sebuah alat musik Suling dan terus memainkannya selama berada area toko souvenir di Gunung Tangkuban Parahu.

Gubernur Kim sempat berhenti lama di sebuah toko kriya. Rupanya dia melihat seorang bapak yang sedang mengupas kulit Pohon Pakis atau Kayu Batik. Dengan spontan, dia pun langsung mengambil golok dan mencoba mengupas Pohon Kayu Batik di toko souvenir milik Roni Saeful ini. Pohon Kayu Batik ini unik karena ketika dikupas kulitnya akan menghasilkan corak seperti batik.

(HUMAS JABAR)

Ahmad Dhani kenakan kaos #2019Gantipresiden

0
Ahmad Dhani

SEMARANG, FOKUSJabar.id : Wakil Ketua Umum Gerindra dan musisi senior Ahmad Dhani memakai kaos tagar #2019Gantipresiden saat menyambangi kantor DPC Gerindra di Jalan Durian Semarang Minggu (7/5/2018). Kedatangan Fadli Zon dan Ahmad Dhani untuk membahas kedatangan Brimob di kantor Gerindra.

“Harusnya pakai surat resmi, ya kalau perlu laporkan dulu ke Propam. Karena di institusi Polri sendiri kan ada mekanisme, artinya bisa diinvestigasi, SOP, sesuai apa eksekusinya, siapa yang iinstruksikan di belakang itu,” kata Fadli seperti dilansir detik.com Minggu (7/5/2018).

Pada kesempatan itu Fadli juga menyampaikan bahwa surat pengerahan massa dengan logo Gerindra itu sudah dibantah dan dianggap hoax. Namun dia menegaskan sebenarnya tidak masalah jika ada pengerahan massa berkaos tagar itu. Menurutnya kaos itu merupakan hak warga bereskpresi dan tidak perlu ditakutkan.

BACA JUGA: Divonis 1,5 Tahun, Ahmad Dhani Ditahan di Cipinang

“Surat tersebut murni berangkat dari bawah. Kalau ada partai politik bersikap sama, juga tidak masalah, kami termasuk yang mendukung 100 persen karena Gerindra berharap 2019 ya ganti presiden, kalau tidak, kacau negara ini. Memakai kaus bukan kegiatan politik, tidak sebut namanya, tidak kampanye. Kalau kampanye kan ada aturannya, pakai kaos apa? Kok takut sama kaus?” tegasnya.

Dalam keterangan pers itu, Ahmad Dhani juga hadir dan kompak dengan Fadli mengenakan kaus #2019gantipresiden. Menurut Dhani, kegiatan di Car Free Day bukan demo sehingga tidak harus pakai surat.

(DAR)

Pulang dari Madura, Billy Petik Pelajaran

0
ilustrasi (Web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Fulgensius Billy Paji Keraf untuk pertama kali mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi Liga 1 2018 saat laga tandang menghadapi Madura United, Jumat (4/5/2018).

Pada pertandingan yang berakhir untuk kemenangan Madura United dengan skor 2-1 ini, Billy tampil sebagai pemain pengganti Atep di menit 70.

Meski hanya bermain sekitar 20 menit, pemain yang menggunakan nomor punggung 20 ini mengaku bersyukur. Karena, sebelumnya di lima pertandingan dia tidak masuk dalam daftar susunan pemain Persib.

BACA JUGA:

7 Atlet Pencak Silat Kota Banjar Sumbang Medali Emas, Perak dan Perunggu

“Akhirnya dikasih kesempatan bermain, puji Tuhan saya bisa bermain walaupun tim kalah tapi kita sudah melakukan yang maksimal,” kata Billy, Minggu (6/5/2018).

Meski gagal mempersembahkan poin dilaga tandang, Billy mendapatkan banyak pelajaran berharga untuk modal menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (12/5/2018).

“Belajar saja buat pertandingan selajutnya melawan Persipura di kandang kita harus meraih tiga poin,” harap Billy.

(Arif)

Imam Intip Peluang Tampil di Piala Indonesia

0
ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Piala Indonesia akan digelar di sela-sela bergulirnya kompetisi Liga 1 2018, ajang tersebut menjadi kabar baik bagi penjag gawang Persib Bandung, Imam Arief Fadillah.

Penjaga gawang bernomor punggung 89 ini berharap mendapatkan kesempatan bermain, apalagi di kompetisi Liga 1 2018 Imam belum mendapatkan kesempatan tampil dari pelatih Roberto Carlos Mario Gomez.

Persib sendiri pada turnamen Piala Indonesia 2018 akan menghadapi PSKC Cimahi pada babak penyisihan Zona 6.

BACA JUGA:

7 Atlet Pencak Silat Kota Banjar Sumbang Medali Emas, Perak dan Perunggu

“Berharap sekali saya main. Saya siap membela Persib di kompetisi atau turnamen apapun, termasuk Piala Indonesia ini,” kata Imam dikutim laman resmi klub, Minggu (6/5/2018).

Meski belum pernah mendapatkan kesempatan bermain, penjaga gawang jebola Persib junior ini selalui siap kapan pun dibutuhkan oleh skuad Maung Bandung dan siap menampilkan permainan terbaiknya.

“Tidak ada kata tidak siap. Karena saya terus dilatih, saya dikontrak untuk latihan dan main. Saya siap,” tegasnya.

(Arif)

PPOP DKI Jakarta Pastikan Gelar Juara Umum 12th UPI Chalenge 2018

0
foto : Ageng fokus
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kontingen Pusat Pembinaan Olahraga Pelajar (POPP) DKI Jakarta memastikan diri sebagai juara umum pada perhelatan kejuaraan terbuka taekwondo ’12th UPI Chalenge 2018′ yang digelar di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung. Hingga hari terakhir kejuaraan, Minggu (6/5/2018), POPP DKI Jakarta tampil sebagai peraih medali terbanyak.
Kontingen POPP DKI Jakarta berhasil meraih 8 medali emas, ‎2 medali perak dan 3 medali perunggu. Peringkat dua ditempati kontingen DTC Cibinong dengan raihan 7 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu. Peringkat tiga ditempati kontingen Tegar Beriman Kabupaten Bogor dengan raihan 5 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu. Sedangkan kontingen tuan rumah Kota Bandung harus puas di posisi empat dengan raihan 4 medali emas, 6 medali perak, dan satu medali perunggu.
Kontingen POPP DKI Jakarta meraih empat medali emas di hari pertama, Jumat (4/5/2018), melalui Tegar di kelas kyorugi under 55 kg junior putra, ‎Kenny di kelas kyorugi under 68 kg junior putra, Dhea di kelas kyorugi under 42 kg junior putri, dan Tamara di kelas kyorugi under 49 kg junior putri.
Pada hari kedua, Sabtu (5/5/2018)‎, kontingen POPP DKI Jakarta menambah dua medali emas dari kelas kyorugi under 46 kg junior putri atas nama Dhamytha dan Hilmy di kelas kyorugi under 78 kg junior putra. Dua medali emas terakhir disumbangkan Safira di kelas kyorugi under 62 kg senior putri dan Tiyas di kelas kyorugi under 51 kg kadet putri.
‎”Ini prestasi membanggakan bagi kami dan menjadi sejarah taekwondo DKI Jakarta. Dengan prestasi ini, kami semakin yakin dan optimis kalau taekwondo DKI Jakarta bangkit dari keterpurukan,” ujar Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) DKI Jakarta, Coki Tanjung saat ditemui di sela-sela kejuaraan, Minggu (6/5/2018).
Sebelum meraih gelar juara umum di ajang 12th UPI Chalenge 2018, tim POPP DKI Jakarta berhasil menempati peringkat dua pada ajang Popnas 2017 di Semarang dan Kejurnas PPLP 2017 di Menado. Tim POPP DKI Jakarta masih kalah kuat dengan tim PPLP Jabar yang tampil sebagai juara umum.
“Barometer taekwondo nasional itu ada di Jabar, DKI Jakarta dan Jateng. Tapi dengan prestasi disini dan kita berhasil mengalahkan Jabar, kita semakin optimis atlet muda kami bisa mencapai peak performance di PON XX dengan meraih banyak medali emas. Mereka akan terus kita bina dalam pelatda yang sudah kita gelar sejak dulu,” tegasnya.
‎Ketua Pelaksana Kejuaraan 12th UPI Chalenge 2018, Dwi Lestari menuturkan, kejuaraan tahun ini diikuti oleh 1263 atlet taekwondo yang berasal dari 125 kontingen dari 16 provinsi di Indonesia. Jumlah peserta pada gelaran tahun ini, meningkat dari tahun sebelumnya yang diikuti 1047 atlet taekwondo dari 13 provinsi.
“Provinsi yang ikut diantaranya Riau, Kaltim, Babel, Lampung, Jambi, dan seluruh provinsi di Pulau Jawa. Mereka mewakili lembaga seperti PPLP, PPLM, maupun Pengprov, dan ‎unit-unit latihan taekwondo,” ujar Dwi.
Sedangkan untuk nomor yang dipertandingkan dibagi dalam empat kelompok usia yakni pra kadet, kadet, junior dan senior. Baik untuk kelas kyorugi‎ (tarung) maupun poomsae. Kejuaraan pun melibatkan sebanyak 51 wasit yang terdiri dari empat wasit internasional dan 47 wasit nasional.
“Total nomor yang dipertandingkan sebanyak 90 nomor yang terbagi dalam pra kadet sebanyak 25 nomor putra putri, kadet ‎sebanyak 23 nomor putra putri, junior sebanyak 23 nomor putra putri, dan senior sebanyak 19 nomor putra putri. Kejuaraan ini pun bisa terlaksana berkat dukungan Kemenpora RI, KONI Jabar, Pengprov TI Jabar, dan berbagai sponsor,” pungkasnya. (ageng)

Disabilitas Hadiri Sosialisasi Pilkada

0
Disabilitas
Sosialisasi KPU Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 27 Juni 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut gelar sosialisasi, Minggu (6/5/2018).

Ratusan Penyandang Disabilitas Garut Hadiri Sosialisasi Pilkada Serentak 2018

Sosialisasi kali ini kepada organisasi Disabilitas bertempat di Hotel Banyu Alam, Jalan Raya Cipanas No102, Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Menurut Media Center KPU Garut, Susan A Fitri, kegiatan tersebut sebagai salah satu sosialisasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

BACA JUGA: Penyandang Disabilitas di Garut Terima 67 Paket Bansos BLBI Abiyoso

“ Sedikitnya 100 orang peserta dari organisasi Disabilitas (PPDI, HWDI, PPCI, Gerkatin, PPCI, ITMI dan Fortuni),” kata Susan.

Sementara Komisioner KPU bidang Teknis dan Hupmas KPU Garut, Lia Juliasih menyampaikan materi sosialisasi yang dibantu H. Arif sebagai penerjemah bahasa isyarat.

Dalam kegiatan tersebut, disampaikan beberapa hal penting terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Khususnya mengenai kesiapan KPU Garut dalam melayani para pemilih Disabilitas agar bisa memilih dengan aksesibel.

“Aksesibilitas bagi para pemilih Disabilitas adalah hak politik sebagai warga negara. Kami bertugas menyelenggarakan dan menyiapkan perangkat bagi mereka,” sebut Lia, Minggu (6/5/2018).

Kegiatan sosialisasi terebut tambah Lia, diharapkan mampu meningkagkan partisipasi para pemilih Disabilitas untuk terlibat dalam Pilkada Serentak 2018.

(Bam’s)

POPP DKI Jakarta Puncaki Klasemen Medali 12th UPI Chalenge – Taekwondo Open Tournament

0
Atlet-taekwondo-PPOP-DKI-Jakarta-memperlihatkan-medali-yang-diraih-pada-12th-UPI-Chalenge-2018. Foto Ageng Fokus
 BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kontingen Pusat Pembinaan Olahraga Pelajar (POPP) DKI Jakarta tampil sebagai pemuncak klasemen peraih medali pada Kejuaraan Taekwondo ’12th UPI Chalenge 2018 – Taekwondo Open Tournament‎’ yang digelar di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung.
Saat berita diturunkan, kejuaraan terbuka taekwondo tingkat nasional yang digelar sejak Jumat (4/5/2018) tersebut masih menjalani pertandingan di beberapa nomor.
Menjelang penutupan kejuaraan, Minggu (6/5/2018), kontingen POPP DKI Jakarta sudah berhasil mengoleksi 8 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu. Atlet asal ibukota tersebut berhasil ‎mengungguli 125 kontingen dari 16 provinsi yang mengikuti gelaran kejuaraan.
Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengurus Provinisi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) DKI Jakarta, ‎Coki Tanjung menuturkan, pihaknya menurunkan sebanyak 18 atlet pada kejuaraan terbuka taekwondo ’12th UPI Chalenge 2018′. Dari 18 atlet tersebut, sebanyak 14 atlet turun di kelompok junior dan empat atlet di kelompok senior.
“Ini untuk kali pertama bagi atlet-atlet ini turun di kejuaraan UPI Chalenge dan berhasil meraih hasil yang membanggakan. Bagi kami, ini menjadi awal kebangkitan bagi taekwondo DKI Jakarta,” ujar Coki saat ditemui di sela-sela kejuaraan di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Minggu (6/5/2018).
‎Atlet-atlet yang tergabung dalam tim POPP DKI Jakarta tersebut, lanjut Coki, merupakan atlet usia muda yang dipersiapkan pihaknya untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX tahun 2020 di Papua. Keberhasilan menjadi pemuncak klasemen di ajang 12th UPI Chalenge, merupakan prestasi tersendiri bagi taekwondo DKI Jakarta.
“Pada PON XIX lalu di Jabar, kita terpuruk dengan hanya meraih satu medali perak dan lima medali perunggu. Apalagi, raihan delapan medali emas di kejuaraan ini, ‎diraih di Bandung, Jabar, yang merupakan pesaing terkuat kami di level nasional dan diraih atlet muda kita. Ini jadi sejarah baru bagi taekwondo DKI Jakarta, saya yakin DKI Jakarta bisa bangkit di PON XX,” tegasnya. (ageng)