spot_imgspot_img
Minggu 11 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8203

Polres Banjar Gelar Shalat Ghaib untuk 5 Prajurit Mako Brimob

0
foto : boip fokus
BANJAR, FOKUSJabar.id: Jajaran Polres Banjar menggelar shalat ghoib mendoakan 5 anggota polri yang gugur dalam kerusuhan napi Terosis di Mako Brimob Depok Jawa Barat.
Tampak rasa berduka yang mendalam atas kejadian yang telah menimpa para korban, akibat serangan napi teroris tersebut. Anggota Polres Banjar berdoa hingga saling menguatkan antara personil lainya.
Tetasan air mata anggota Polres Banjar menambah suasana harus larut dalam setiap doa.
Kapolres Banjar, AKBP Matrius mengatakan, selain shalat ghaib dan doa bersama, kepolisian resort Banjar juga telah meningkatkan pengamanan di sejumlah titik, sebagai langkah antisipasi terhadap terjadinya gangguan keamanan.
Boip

Kinerja Bank BJB Terus Meningkat dalam 10 tahun Terakhir

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Bank BJB menggelar acara HUT ke-57 yang dirangkaikan dengan acara West Java Coffee and Art di depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro Kota Bandung, Jumat (11/5/18). Setengah abad lebih usianya, kinerja bank pembangunan daerah Jawa Barat dan Banten tersebut terus meningkat selama 10 kepemimpinan Gubernur Ahmad Heryawan.
Gubernur Aher pun memberikan apresiasinya untuk pencapaian prestasi tersebut. “Kita sekaligus berbangga akan perkembangan bank bjb,” tutur Aher.
Capaian yang paling signifikan adalah dari sisi aset perusahaan. Pada 2008, aset bank bjb hanya Rp 28 Triliun, sementara pada 2017 asetnya meningkat tajam mencapai Rp 110 Triliun.
Di ulang tahunnya kali ini, bank bjb mempersembahkan acara dengan tajuk “Tandamata Untuk Negeri”. Ada berbagai acara dan program menarik bagi nasabah maupun masyarakat umum. Seperti Karnaval Budaya, Bazaar UMKM dan Property, Retail Expo, Kuliner Nusantara, Wayang Golek, Flash Mob Gerakan Untuk Negeri, bjb Autobition, Mojang Lodaya, dan Marching Band.
Selain itu, ada lebih dari 50 tenant yang terdiri dari Tenant Fashion, Culinary, Gadget, Lifestyle, dan automotif. Tak ketinggalan bank bjb juga memberikan acara sosial dengan menggelar Nikah Masal untuk 57 orang pasangan dan khitanan masal kepada 257 anak.
(HW)

Yuk Nonton Wayang Golek di Ngopi Saraosna Volume 5

0
foto : ibenk fokus
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan ‘Ngopi Saraosna Volume 5’ dengan tema West Java Coffee and Art di Halaman Gedung Sate dan di sepanjang Jalan Dipenogoro Kota Bandung, mulai Jumat sampai Minggu 11-13 Mei 2018.
Selain menyediakan puluhan stan dari UMKM kopi dan teh se-Jawa Barat, di acara ini juga akan menampilkan Wayang Golek. Wayang Golek akan digelar di panggung yang berada di Jalan Dipenogoro pada Jumat (11/5/2018) mulai pukul 21.00 WIB.
“Di acara Ngopi Saraosna kali ini kita ditambahin art atau keseniannya, mulai dari seni modern hingga Wayang Golek yang akan digelar nanti malam. Jangan lupa nonton, ini juga luar biasa,” kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) saat membuka acara West Java Coffee and Art, seusai melaksanakan Salat Jumat (11/5/2018).
Aher juga mengatakan, acara West Java and Art atau Ngopi Saraosna Volume 5 ini disatukan dengan rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) Bank BJB yang ke-57. BJB juga, kata Aher, menggelar puluhan stan UMKM binaan BJB yang ada di Jawa Barat.
“Alhamdulillah acara berjalan dengan bagus. Pengunjungnya tidak hanya dari Kota Bandung, tidak hanya dari Jawa Barat, bahkan dari daerah di luar Pulau Jawa dan dari luar negeri juga hadir di acara ini,” ujarnya.
Dia berharap, dengan adanya Ngopi Saraosna Volume 5 dan ‘West Java Coffee and Art’ ini semakin banyak UMKM di Jawa Barat yang bergeliat tumbuh.
“Acara ini juga kan salah satunya adalah untuk mengenalkan pasar, memperluas pasar UMKM di Jawa Barat. Semoga para peggiat UMKM ini lebih tumbuh, dari awalnya usaha mikro menjadi usaha kecil, dan tumbuh semakin besar menjadi usaha makro,” ucapnya.

(Ibenk)

Cara Memetik Kopi Orang Jawa Barat Mirip Luak

0
foto : Ibenk Fokus

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, Indonesia adalah produsen kopi terbaik di dunia. Dan ada salah satu budaya dari petani kopi di Jawa Barat yang harus di-Indonesiakan bahkan harus dikenalkan kepada dunia.

Keunikan petani kopi di Jawa Barat itu adalah perilaku memetik kopi yang hanya mengambil kopi yang matang. Hal itu sesuai dengan filosopi luak.

“Ada perilaku petani kopi di Jawa Barat yang harus kita Indonesia-kan dan kenalkan kepada dunia. Yaitu cara memetik kopi yang hanya dipilih kopi yang matang-matangnya saja. Berbeda dengan petani kopi yang lain tentunya,” ujar Aher saat membuka acara West Java Coffee and Art di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (11/5/2018).
Aher menjelaskan, perilaku petani yang hanya memetik biji kopi matang dari pohonnya itu berdasarkan filosopi kopi luak. Ajaran luak itu, kata Aher, ditiru petani kopi di Jawa Barat lantaran luak hanya mengambil kopi matang yang paling baik.
“Filosopi luak ini ditiru oleh para petani karena hanya mengambil kopi yang matang, maka alhamdulillah sampai hari ini kopi Jawa Barat adalah kopi yang paling baik,” ucapnya.
Menurutnya, perilaku para petani kopi di Jawa Barat ini harus ditularkan. Bahkan, proses pengolahan mulai dari memetik sampai grinder dan roasting kopi di Jawa Barat juga berbeda dari yang lain.
“Ketika diroasting kan ada medium roasting, di grinder juga ada ukuran 3 ada ukuran 3,5 ada ukuran 5 dan ketika kopi itu diseduh rasanya lain-lain itulah kopi,” ujar Aher.
Selain dari itu lanjutnya, keunikan kopi di Jawa Barat juga disebabkan oleh tanah di Jawa Barat ini diberikan anugrerah dengan PH (tingkat keasaman) tanah yang berbeda dengan tanah-tanah  wilayah lain.
Maka salah satu cara mengenalkan kopi Jawa Barat kepada dunia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Ngopi Saraosna Volume 5 yang bertajuk West Java Coffee and Art di Halaman Gedung Sate mulai Jumat-Minggu 11-13 Mei 2018.
(Ibenk)

PMII Desak segera Bentuk Pansel Sekda Garut

0
foto : Andian Fokus

GARUT, FOKUSJabar.id : Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Garut mendesak agar Panitia Seleksi (Pansel)  pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut segera dibentuk. Jika jabatan sekda Garut dijabat Plt akan bahaya.

“Pj Bupati agar cepat mengevaluasi Plt Sekda jangan sampai instansi terkait terseret ke arus politik.  Pj bupati harus netral dan tidak terbawa arus politik dalam situasi menjelang Pilkada. Dan DPRD Garut harus segera panggil pj bupati menyelesaikan situasi tersebut,” kata  Ketua PC PMII Garut, Andriyana kepada  FOKUSJabar.id, Jumat (11/5/2018).

Ditambahkan Andriyana, pihaknya pun menuntut 4 point agar segera adanya pengangkatan Sekda Definitiv.

Dijelaskan Andriyana, namun dalam audensi terlontar komentar Sekretaris Komisi A yang senada dengan Ketua Komisi A, dimana  sangat bahaya membiarkan Plt terus menerus ketimbang bahaya bencana alam sekalipun. Karena akan menggangu roda pemerintahan di Kabupaten Garut yang berimbas pada masyarakat.

” Komisi A juga menyatakan bahwa sudah beberapa kali Pj Bupati di panggil namun selalu mangkir dengan berbagai alasan,” terangnya.

Disebutkannya, sudah jelas dalam Perpres nomor 3 tahun 2018 pasal 5 (4) disebutkan bahwa masa jabatan penjabat Sekda maksimal 3 bulan.

” Kami sangat kecewa selama 3 bulan tak ada langkah untuk mempersiapkan pansel pengangkatan Sekda definitiv. Malah Pj Bupati merekomendasikan kembali ke Gubernur,” keluhnya.

Dengan agenda audiensi tersebut PMII menuntut dan disepakati pembuatan nota pimpinan untuk memanggil Pj Bupati dan Plt Sekda untuk menyelesaikan permasalah tersebut.

” Kami sangat prihatin dengan pengangkatan Pj Bupati yang tidak responsif dengan birokrasi Garut, kami harap gubernur mengambil langkah tegas dengan penomena yang terjadi,” pungkasnya. (Andian/DAR)

Ratusan Uang Kuno dan Dua Keris di Museum Unigal Ciamis Dimaling

0
foto : Husen fokus

CIAMIS, FOKUSjabar.co.id: Ratusan uang kuno dan dua bilah keris yang jadi koleksi museum sejarah milik Prodi Sejarah FKIP Universitas Galuh (Unigal) Kabupaten Ciamis raib dicuri. Diduga pencurian itu dilakukan Jumat pagi (11/5/2018) dinihari.

“Kejadiannya mungkin dinihari, pasa saya akan masuk ke museum pintu sudah terbuka. Langsung curiga mungkin ada pencuri yang masuk,” kata Kepala Museum Yeni Wijayanti saat ditemui di tempat kejadian.

Kata dia, setelah masuk ke ruangan, barang di dalam seperti pedang panjang yang disimpan di lemari sudah tergeletak di luar. Lalu Yeni memeriksa koleksi museum yang tersimpan di meja. Dua buah keris hilang.

“Saya periksa satu per satu di dokumen museum, ternyata dua keris hilang. Kemudian dicek di ruang belakang tempat menyimpan barang sejarah dari kuningan, alhamdulillah aman tidak hilang,” jelas Yeni.

Yeni menduga maling masuk melalui pintu depan dengan menggunakan kunci. Di lokasi tidak ada tanda kerusakan kunci pintu maupun jendela.

“Tidak ada kerusakan, tapi pintu sudah dalam keadaan tidak dikunci. Padahal setelah dari ruangan ini pasti langsung saya kunci,” tuturnya. Yeni mengaku selama ini kunci hanya ia yang memegang.

Pencurian ini sudah kali kedua. Maret lalu koleksi uang kuno peninggalan jaman VOC, Belanda dan Jepang yang disimpan di meja pajangan hilang. jumlahnya sekitar 200 buah. Senjata rencong asli dari Aceh pun hilang.

“Ini sudah kejadian yang kedua kali, sudah lapor kepada kepolisian tapi belum ada tindak lanjut,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Hendra Virmanto menyatakan tengah menyelidiki kasus ini. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Anggota dari tim identifikasi sudah di lokasi kejadian,” pungkasnya. (husen maharaja/DAR)

Polres Banjar Siaga Antisipasi Teror

0
Polres Kota Banjar foto : Humas Polres Banjar

BANJAR, FOKUSJabar.id: Peristiwa kerusuhan di Mako Brimob Depok Jawa Barat membawa dampak besar pada stabilitas keamanan di seluruh markas kepolisian di wilayah hukum Polda Jabar.

“Kesiapsiagaan yang kami lakukan ialah dengan penambahan kekuatan yakni pada personil patroli dan pos penjagaan bersenjata lengkap,” ungkap Kapolres Banjar AKBP Matrius, Jum’at (11/05/2018).

Lebih lanjut Matrius menegaskan apabila hal itu tidak diantisipasi maka akan berdampak pada kondusifitas kemaman serta stabilitas ekonomi negara, apalagi menjelang Ramadhan.

Oleh karena itu, jajaran Polres Polda Jabar akan menggelar oprasi Penyakit Masyarakat (Pekat) selama 10 hari. Dengan target sasaran Miras, Prostitusi dan Narkoba.

“Tanggal 12 s/d 21 Mei mendatang kami akan menggelar orpasi pekat,” pungkasnya.

Boip