spot_imgspot_img
Rabu 22 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 81

Pelatih Fisik asal Kroasia Karlo Reinholz Direkrut Persib

0
Karlo Reinholz Persib fokusjabar.id
Karlo Reinholz (foto: Persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung kembali mendatangkan pelatih asal Kroasia, Karlo Reinholz untuk memperkuat kompetisi musim 2026/2027.

Karlo Reinholz menjadi pelatih fisik tim kebanggaan Bobotoh dalam menjaga standar performa dan daya saing tim.

BACA JUGA:

Bukan Soal Sepak Bola Saja, Persib Kini Ajak Ayah Habiskan Waktu Berkualitas dengan Anak

Reinholz di percaya mengemban peran sebagai pelatih fisik menggantikan Miro Petric yang telah menjadi bagian dari perjalanan Maung Bandung selama tiga musim terakhir.

Kehadiran Dia  di harapkan dapat menghadirkan pendekatan baru dalam pengembangan kondisi fisik pemain dan memperkuat fondasi performa tim.

Pelatih kelahiran 1 Juni 1990 tersebut datang dengan pengalaman di sejumlah klub Eropa. Sebelum bergabung, Dia bertugas sebagai pelatih fisik di klub Bulgaria, Ludogorets Razgrad.

Sebelumnya, ia juga pernah mengemban tanggung jawab serupa bersama klub-klub Kroasia, NK Osijek dan Dinamo Zagreb.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menjelaskan, Dia di rekrut merupakan bagian dari proses penyusunan tim kepelatihan yang di lakukan secara matang bersama pelatih kepala, Igor Tolic.

“Kehadiran Karlo merupakan bagian dari rekomendasi Coach Igor Tolic. Setelah melalui proses evaluasi terhadap rekam jejak, pengalaman serta kompetensi yang di milikinya,” kata Adhitia.

“Kami yakin, Dia punya kapasitas dan kapabilitas untuk mengemban tanggung jawab sebagai pelatih fisik Persib Bandung, Dia menambahkan.

BACA JUGA:

Gebrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Ikat Penyerang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen

Dia berkomitmen menghadirkan Sumber Daya Manusia (SDM) terbaik di setiap lini sebagai bagian dari upaya membangun klub yang semakin profesional, kompetitif dan siap menghadapi tantangan di berbagai kompetisi.

“Kami percaya setiap individu yang bergabung membawa perspektif, pengalaman dan energi baru bagi tim,” katanya.

Pihaknya berharap, Karlo dapat beradaptasi dengan cepat, membangun kolaborasi yang baik bersama seluruh staf kepelatihan dan para pemain serta segera mengimplementasikan program-program terbaiknya untuk menjaga sekaligus meningkatkan performa fisik tim sepanjang musim.

Menurut Adhitia, bergabung dengan Persib Bandung berarti menjadi bagian dari klub yang memiliki tradisi besar, sejarah panjang serta ekspektasi tinggi dari jutaan Bobotoh.

Karena itu, setiap elemen di dalam tim di tuntut untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik.

“Kami optimistis Karlo siap menjawab tantangan tersebut dan memberikan kontribusi positif bagi perjalanan tim,” pungkas Adhitia.

(Bambang Fouristian)

Persib Bandung Rekrut Asisten Pelatih asal Krosia Zlatko Runje

0
Zlatko Runje pelatih persib fokusjabar.id
Zlatko Runje (foto: persib.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung mendatangkan pelatih asal Kroasia, Zlatko Runje. Dia di proyeksikan untuk mendamnpingi Igor Tolic dalam upaya menghadapi musim 2026/2027 yang penuh tantangan.

Kehadiran pria kelahiran Sinj, Kroasia, 9 Desember 1979 tersebut melengkapi struktur kepelatihan Pangeran Biru.

BACA JUGA:

Gebrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Ikat Penyerang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen

Zlatko Runje di ikat satu tahun kontrak dan di harapkan mampu memberikan kontribusi signifikan melalui pengalaman serta kompetensi yang di miliki Dia. Khususnya dalam mendukung pengembangan performa tim secara menyeluruh.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menjelaskan, perekrutan Runje merupakan bagian dari proses penyusunan tim kepelatihan yang di lakukan secara terukur dan berdasarkan kebutuhan teknis yang telah di identifikasi oleh pelatih kepala.

“Kehadiran Zlatko Runje merupakan rekomendasi dari pelatih kepala, Igor Tolic. Manajemen menghormati proses tersebut dengan tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi, pengalaman dan rekam jejak yang di miliki,” ungkapnya.

“Kami percaya, kolaborasi yang solid antara pelatih kepala, para asisten pelatih dan seluruh staf akan menjadi fondasi penting bagi Persib dalam menjaga konsistensi prestasi sekaligus terus meningkatkan daya saing di level Asia,” Adhitia menambahkan.

BACA JUGA:

Persib Datangkan Luka Menalo Winger Eks Timnas Bosnia-Herzegovina

Runje merupakan mantan penjaga gawang yang memiliki lisensi UEFA A Coaching Licence serta UEFA A Goalkeeping Coaching Licence. Dua sertifikasi tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan karier kepelatihannya.

Setelah mengakhiri karier profesional sebagai pemain bersama NK Hrvace pada 2015, Runje memulai kiprahnya sebagai pelatih kiper di akademi Hajduk Split untuk kelompok usia U-17 dan U-19, sebelum melanjutkan perannya di Hajduk Split II hingga akhirnya bergabung dengan tim utama pada 2020.

Pengalamannya kemudian berlanjut di berbagai kompetisi internasional. Termasuk sebagai pelatih kiper Wadi Degla SC di Mesir pada 2022 dan FC Sheriff Tiraspol di Moldova pada 2024.

BACA JUGA:

Resmi! Persib Datangkan Gelandang Jepang Gakuto Notsuda, Bobotoh Sambut Antusias

Pada musim 2025/2026, Runje di percaya menjadi asisten pelatih FC Ballkani, salah satu klub papan atas Kosovo yang tampil konsisten di kompetisi domestik maupun Eropa.

Berbekal pengalaman lintas negara serta latar belakang kepelatihan yang kuat, Persib meyakini kehadiran Runje akan memperkaya kualitas tim kepelatihan sekaligus memperkuat proses pembinaan dan pengembangan performa skuad Pangeran Biru.

“Kami menyambut kehadiran Anda dengan penuh antusiasme dan harapan. Semoga pengalaman, pengetahuan serta semangat yang Anda bawa dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan tim,” katanya.

“Mari bersama-sama bekerja keras untuk mempertahankan tradisi juara, terus bertumbuh dan membawa Persib Bandung melangkah lebih jauh di level Asia,” tutup Adhitia.

(Bambang Fouristian)

Main Gratis, Jajan Murah! Alun-alun Paamprokan Pangandaran Jadi Favorit Keluarga

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana di alun-alun Paamprokan Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Alun-alun Paamprokan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kembali memikat hati ratusan warga dan wisatawan, Sabtu malam (4/7/2026). Sejak sore hari, ruang publik kebanggaan masyarakat Pangandaran ini penuh sesak oleh pengunjung lokal maupun luar daerah yang ingin menghabiskan waktu malam minggu.

Para pengunjung terlihat sangat menikmati berbagai fasilitas gratis di lokasi. Anak-anak hingga remaja tampak asyik bermain di area terbuka, berlarian ke sana kemari, serta memanfaatkan lapangan luas untuk meluncur dengan sepatu roda. Kehadiran deretan sepatu roda warna-warni kian menyemarakkan suasana malam di alun-alun.

Baca Juga: Bupati Citra Pitriyami Optimistis Pangandaran Makin Maju, PAD dan Investasi Kian Bertumbuh

“Mumpung gratis dan tempatnya luas, jadi anak-anak bisa main sepuasnya. Aman juga karena areanya tertutup,” ujar Dina, salah satu pengunjung yang datang dari Kota Banjar.

Selain mendampingi anak-anak bermain, banyak keluarga memilih duduk santai di bangku taman. Mereka menikmati embusan angin laut yang sejuk yang mengalir langsung ke kawasan alun-alun.

Lapak UMKM Sajikan Surga Kuliner Ramah Kantong

Daya tarik utama yang membuat Alun-alun Paamprokan selalu ramai pengunjung adalah kehadiran aneka kuliner lezat. Sepanjang sisi alun-alun, deretan lapak UMKM lokal berjejer rapi menjajakan berbagai macam makanan dan minuman menggugah selera.

Masyarakat bisa memburu camilan kekinian mulai dari cilok, seblak, takoyaki, hingga kebab. Lapak pedagang juga menyediakan makanan berat seperti nasi bakar, sate, dan seafood siap saji. Untuk pelepas dahaga, pengunjung bisa membeli es teh jumbo, es buah, kopi, hingga aneka jus segar.

Harga yang bersahabat membuat para pelancong betah berlama-lama menghabiskan waktu untuk “wisata kuliner” di tempat ini.

“Habis main sepatu roda langsung jajan. Di sini pilihannya banyak dan harganya ramah di kantong,” kata Dimas, seorang wisatawan asal Kota Bandung.

Dongkrak Omzet Pedagang Lokal

Para pelaku usaha mikro mengaku mendapatkan berkah tersendiri karena omzet penjualan mereka meningkat tajam setiap malam minggu dan hari libur. Mereka menilai Alun-alun Paamprokan sebagai lokasi paling strategis dan efektif untuk menjajakan produk dagangan.

Ramainya aktivitas di Alun-alun Paamprokan membuktikan bahwa ruang publik ini sukses menjelma sebagai pusat interaksi sosial sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Kombinasi fasilitas gratis, area bermain ramah anak, dan pusat kuliner menjadikannya alternatif wisata murah meriah bagi siapa saja yang singgah ke Pangandaran.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran sendiri berkomitmen untuk terus menjaga kebersihan serta keamanan kawasan agar pengunjung selalu merasa nyaman.

Hingga pukul 23.00 WIB, Alun-alun Paamprokan masih memancarkan aura keramaian. Pendar lampu-lampu hias, alunan musik dari pelantang pedagang, serta tawa ceria pengunjung menciptakan atmosfer hangat khas malam minggu di kota wisata pantai ini.

(Sajidin)

Bukan Soal Sepak Bola Saja, Persib Kini Ajak Ayah Habiskan Waktu Berkualitas dengan Anak

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: Umumkan Dua Pemain Anyar, Umuh Muchtar Berharap Persib Kian Tangguh. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) kembali menggulirkan rangkaian program Positive Movement. Kali ini, manajemen Maung Bandung mengemas aksi sosial tersebut melalui kegiatan interaktif bertajuk “Sabtu Bersama Ayah” di Grey Art Gallery, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2026).

Agenda yang masuk dalam kalender program Cultura Persib ini bertujuan memotivasi para ayah agar meluangkan waktu berkualitas (quality time) bersama putra-putri mereka lewat media seni.

Baca Juga: Gebrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Ikat Penyerang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen

Sebanyak 18 pasang anak dan ayah tampak antusias mengikuti lomba mewarnai menggunakan krayon di atas media kertas. Manajemen berharap program kreatif ini mampu mempertebal ikatan emosional antara orang tua dan anak demi mewujudkan keharmonisan di dalam rumah tangga.

Sebelum meluncurkan agenda ini, Persib juga telah menggalang aksi nyata Positive Movement lewat kegiatan gowes bareng komunitas Bike to Work serta aksi kemanusiaan donor darah menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung.

Manajer sekaligus Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, melayangkan apresiasi tinggi kepada pihak Grey Art Gallery yang bersedia berkolaborasi menyukseskan acara ini.

“Ini kerja sama yang luar biasa antara Persib dan Grey. Semoga tidak hanya sampai di sini tapi bisa terus berlanjut ke kegiatan-kegiatan lainnya,” kata Umuh Muchtar.

“Terima kasih kepada Grey, Bobotoh yang sudah hadir dan para karyawan yang sudah terlibat juga cucu-cucu di sini,” ucap Pak Haji.

Menyatukan Sepak Bola dan Seni dari Lingkungan Terkecil

Pada kesempatan yang sama, Owner Grey Art Gallery, Elia Yoesman, meluapkan rasa bahagianya karena bisa memfasilitasi gerakan positif ini. Menurut pandangannya, dunia si kulit bundar dan dunia seni mengantongi kekuatan serupa dalam menyatukan banyak kepala. Terutama bermula dari lingkaran terkecil yaitu keluarga.

“Persib dan Grey ingin menunjukkan bahwa sepakbola dan seni sama-sama memiliki kekuatan untuk menyatukan. Terlebh menghasilkan ruang interaksi yang hangat, dan menciptakan pengalaman yang akan terus diingat bersama-sama,” ungkap Elia.

Seniman Lokal Lukis Wajah Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda

Selain menghadirkan keseruan lomba mewarnai, panitia juga memanjakan mata pengunjung lewat aksi panggung seniman lokal, Toni Masdiono. Toni unjuk kebolehan dengan melukis langsung sketsa wajah dua legiun asing anyar milik Persib Bandung. Yakni Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda.

Momentum pameran seni ini juga menjadi panggung bagi Umuh Muchtar untuk menitipkan harapan besar kepada dua rekrutan baru tersebut. Umuh membidik target agar keduanya langsung nyetel dan menyumbang kontribusi maksimal demi membawa Persib berjaya mengarungi padatnya jadwal kompetisi musim 2026/2027.

“Semoga dengan tambahan dua pemain ini akan membuat Persib semakin berjaya. Terima kasih atas dukungan yang selama ini sudah diberikan. Tantangan musim depan akan semakin besar maka dukungan pun masih tetap kami harapkan,” pungkas Umuh.

(Arif)

Gebrak Bursa Transfer! Persib Bandung Resmi Ikat Penyerang Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Ragnar Oratmangoen Resmi Berseragam Persib untuk Musim 2026/2027

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung resmi memperkenalkan penyerang anyar mereka, Ragnar Oratmangoen, untuk menyongsong ketatnya persaingan kompetisi musim 2026/2027.

Pemain serbabisa yang piawai mengawal berbagai posisi lini serang mulai dari penyerang sayap (winger) hingga gelandang serang ini berkomitmen penuh memperkuat Maung Bandung sepanjang musim 2026/2027.

Baca Juga: Resmi! Persib Datangkan Gelandang Jepang Gakuto Notsuda, Bobotoh Sambut Antusias

Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengumumkan langsung perekrutan Ragnar Oratmangoen tersebut saat berada di Grey Art Gallery, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2026).

Umuh Muchtar menjelaskan bahwa tim pelatih memberikan rekomendasi khusus untuk mendatangkan pemain berdarah Indonesia ini. Langkah tersebut berjalan selaras dengan kebutuhan taktis tim guna terus menjaga daya saing di level tertinggi sepak bola tanah air.

Pihak manajemen Persib resmi mengikat pemain bernama lengkap Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen tersebut dengan durasi kontrak jangka panjang hingga tahun 2029. Pemain kelahiran Oss, Belanda, 21 Januari 1998 ini memikul harapan besar dari publik Jawa Barat.

“Pengalaman, kualitas, dan karakter yang dimilikinya diharapkan dapat semakin memperkuat tim dalam menghadapi berbagai tantangan pada musim mendatang,” ujar Umuh.

Membidik Prestasi di Level Domestik dan Asia

Manajemen Persib menaruh harapan tinggi agar Ragnar mampu mengalirkan kontribusi terbaiknya dan tumbuh bersama skuad Maung Bandung dalam mewujudkan berbagai target juara.

Selain itu, manajemen meyakini kehadiran Ragnar bakal menyuntikkan energi positif ke dalam tim sekaligus memperkokoh daya saing Persib, baik saat mengarungi kompetisi domestik maupun turnamen antarklub Asia.

“Wilujeng sumping, Ragnar Oratmangoen. Persib, Bobotoh, serta seluruh masyarakat sepak bola Bandung dan Jawa Barat menyambut kehadiranmu dengan penuh antusias dan menantikan kontribusi terbaikmu bersama Pangeran Biru,” pungkas Umuh.

Kantongi Jam Terbang Tinggi di Kompetisi Elite Eropa dan Timnas

Ragnar datang ke Bandung dengan modal rekam jejak yang sangat mentereng di kompetisi benua biru. Pengalaman berharga tersebut menjadi senjata utama sang pemain untuk beradaptasi dengan cepat di tanah air.

Sebelum menerima pinangan Persib, Ragnar tercatat membela klub FCV Dender di kasta tertinggi Liga Pro Belgia.

Ia juga mengantongi jam terbang tinggi bersama sejumlah klub top di Liga Belanda. Antara lain NEC Nijmegen, TOP Oss, SC Cambuur, Go Ahead Eagles, FC Groningen, hingga Fortuna Sittard.

Selain memiliki karier yang mengilap di level klub Eropa, Ragnar Oratmangoen juga memegang peran sebagai pilar penting sekaligus tumpuan utama di lini depan Tim Nasional (Timnas) Indonesia.

(Arif)

Resmi! Persib Datangkan Gelandang Jepang Gakuto Notsuda, Bobotoh Sambut Antusias

0
Persib, FOKUSJabar.id
Foto: Persib Resmi Rekrut Pemain Asal Jepang Gakuto Notsuda. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung kembali bergerak aktif memburu pemain anyar demi menambah daya gedor menyongsong musim kompetisi 2026/2027. Kali ini, tim kebanggaan Jawa Barat tersebut sukses mendaratkan gelandang asal Jepang, Gakuto Notsuda, untuk memperkuat barisan lini tengah Maung Bandung.

Manajer Persib, Umuh Muchtar, mengumumkan langsung kedatangan pemain kelahiran Hiroshima, 6 Juni 1994 tersebut saat berada di Grey Art Gallery, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga: Persib Datangkan Luka Menalo Winger Eks Timnas Bosnia-Herzegovina

Umuh menjelaskan bahwa pihak manajemen telah menyepakati kontrak kerja sama dengan Gakuto Notsuda untuk durasi satu musim penuh.

Kehadiran Notsuda mengemban ekspektasi tinggi untuk mendongkrak kualitas permainan sekaligus mempertebal kedalaman skuad Maung Bandung. Terlebih, Persib harus bersiap menghadapi jadwal kompetisi yang padat sepanjang musim 2026/2027.

Rekam Jejak Panjang dari J-League hingga Liga Thailand

Sebelum memutuskan merantau ke Bandung, Notsuda merintis karier profesionalnya bersama klub kota kelahirannya, Sanfrecce Hiroshima, pada tahun 2012 silam. Bersama salah satu klub raksasa Jepang tersebut, ia menempa diri menjadi pemain yang sarat pengalaman, baik di kompetisi domestik maupun level internasional.

Selama meniti karier di Negeri Sakura, Notsuda juga sempat mencicipi atmosfer pertandingan bersama sejumlah klub lain dengan status pinjaman. Ia tercatat pernah membela J.League U-22 Selection (2014-2015), Albirex Niigata (2016), Shimizu S-Pulse (2017), Vegalta Sendai (2017-2018), hingga Ventforet Kofu (2021).

Petualangan sepak bolanya berlanjut ke Asia Tenggara saat ia memperkuat klub elite Thai League, BG Pathum United, sejak tahun 2024 sebelum akhirnya menerima pinangan Persib Bandung.

Rekomendasi Khusus Tim Pelatih Persib

Umuh Muchtar membeberkan bahwa tim pelatih memberikan rekomendasi khusus untuk merekrut Notsuda demi menyempurnakan komposisi skuad.

“Pengalaman bermain di kompetisi Jepang dan Thailand menjadi nilai tambah yang diyakini dapat memberikan kontribusi positif bagi tim,” kata Umuh.

Pihak manajemen menaruh harapan besar agar Notsuda bisa secepatnya beradaptasi dengan lingkungan barunya di Bandung, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau. Dengan begitu, sang pemain asing bisa langsung mengeluarkan kemampuan terbaiknya di hadapan para suporter.

“Wilujeng sumping, Gakuto Notsuda. Selamat datang di keluarga besar Persib. Kami menyambut kehadiran Anda dengan penuh optimisme dan harapan,” ucap Umuh.

“Semoga dapat segera beradaptasi, menikmati atmosfer sepak bola Bandung, serta memberikan kontribusi terbaik bagi Persib dan seluruh Bobotoh,” pungkasnya.

(Arif)

Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Taekwondo Nasional, Diikuti 1.700 Atlet dari 18 Provinsi

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, GOR Bandung Arena, Sabtu 4 Juli 2026.

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kota Bandung kembali mempertegas posisinya sebagai salah satu episentrum pembinaan olahraga nasional. Penegasan tersebut lahir lewat kesuksesan menggelar Seri IV Kejuaraan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) yang menyedot ribuan atlet dari seantero negeri selama tiga hari berturut-turut.

Ajang berskala nasional ini mempertemukan sekitar 1.700 atlet taekwondo yang mewakili 18 provinsi di Indonesia. Selain sukses mengemban mandat sebagai tuan rumah, Kota Bandung juga membuktikan kontribusi nyatanya dalam mencetak atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level domestik hingga internasional.

Baca Juga: CEO PSGC Ciamis Dukung Spanyol, Ketua Balad Galuh Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026

Perhelatan akbar ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam mengawal pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Pemkot fokus menggarap sektor olahraga mulai dari penjaringan usia dini hingga menelurkan atlet yang siap bertarung di panggung dunia.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai kepercayaan PBTI menunjuk Kota Kembang sebagai tuan rumah Seri IV menjadi bukti sahih bahwa daerahnya memiliki komitmen tinggi dalam memajukan berbagai cabang olahraga.

“Alhamdulillah, Kota Bandung selama tiga hari menjadi tuan rumah seri keempat kejuaraan taekwondo. Ini menunjukkan komitmen Kota Bandung untuk terus menjadi tempat pengembangan berbagai cabang olahraga,” kata Farhan saat meninjau atmosfer kompetisi di GOR Bandung Arena, Sabtu (4/7/2026).

Kebiasaan Berolahraha di Tengah Masyarakat

Farhan berpandangan bahwa orientasi pembangunan olahraga tidak boleh melulu soal medali, melainkan harus berakar dari kebiasaan berolahraga di tengah masyarakat. Melalui sistem pembinaan yang tidak terputus, ia optimis atlet-atlet lokal mampu melompat hingga menembus kancah internasional.

Farhan menjabarkan bahwa buah manis dari konsistensi pembinaan tersebut kini mulai terlihat. Dari empat atlet taekwondo nasional yang saat ini menghuni pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk persiapan Olimpiade, dua di antaranya merupakan putra daerah asli Kota Bandung, yakni Arjuna dan Meka.

“Olahraga itu dari hulu sampai hilir. Hulunya adalah pembudayaan dan pemasyarakatan olahraga. Sedangkan hilirnya adalah prestasi kelas dunia. Alhamdulillah, dua atlet pelatnas persiapan Olimpiade berasal dari Kota Bandung,” ujarnya bangga.

Raih Apresiasi Tinggi dari PBTI: Seri Teramai Tahun Ini

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum PBTI, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, melayangkan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Bandung yang sukses memfasilitasi kejuaraan ini. Menurut catatan PBTI, seri yang bergulir di Bandung ini sukses membukukan jumlah kontestan paling melimpah daripada empat seri terdahulu sepanjang tahun 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota yang telah menyiapkan tempat dan fasilitas. Antusiasme peserta di Bandung luar biasa, mencapai sekitar 1.700 atlet dari 18 provinsi. Ini merupakan jumlah peserta terbanyak dibanding seri-seri sebelumnya,” ungkap Amrin.

Amrin menambahkan bahwa selain kelas reguler, panitia juga membuka ruang bagi 18 atlet para taekwondo (atlet disabilitas) dari enam provinsi untuk ikut berkompetisi. Lonjakan jumlah peserta ini memberikan sinyal positif bagi masa depan olahraga taekwondo di Indonesia. Ia pun memuji konsistensi Bandung dalam menyuplai talenta untuk tim nasional.

“Selama ini Jawa Barat memang menjadi lumbung atlet untuk Indonesia. Tapi Bandung luar biasa karena mampu menyumbang dua atlet untuk pelatnas. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak atlet Kota Bandung yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.

Jalur Seleksi Menuju Skuad Garuda

Di sisi lain, Komite Pertandingan PBTI, Charles Christofers, merinci bahwa kejuaraan ini mementaskan empat kategori usia, meliputi pra-kadet, kadet, junior, hingga senior. Khusus pada kategori senior, para atlet memperebutkan delapan medali emas sebagai tiket sakral untuk menembus pemusatan latihan nasional.

“Kompetisi berlangsung sangat ketat. Sejak kategori kadet para atlet sudah menunjukkan persaingan yang sengit. Hingga kategori senior nanti, persaingan diprediksi masih berlangsung ketat, terutama antara Kota Bandung dan Jawa Tengah,” terang Charles.

Kontingen Kota Bandung sendiri menjelma sebagai kubu yang mengirimkan armada atlet paling gemuk dalam kejuaraan ini, mulai dari kelas anak-anak hingga dewasa. Dominasi ini kian mengukuhkan peran vital Kota Bandung sebagai daerah yang rajin menempa atlet sekaligus penyumbang medali emas bagi dunia olahraga Indonesia.

(Jingga Sonjaya)