spot_imgspot_img
Kamis 15 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8071

Tergilas Truk, Seorang Ibu Tewas di Tempat

0
Foto: Istimewa

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Seorang ibu yang belum diketahui identitasnya meninggal di tempat tergilas sebuah truk di Jalan Raya Ciamis-Banjar, tepatnya dekat kantor Kecamatan tugu batas kota Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Selasa (10/7/2018).

Menurut salah seorang saksi mata, Dede, peristiwa tersebut berawal saat korban bersama anak kecil menyebrang jalan di lokasi itu.

“Saat sedang menyebrang korban tertabrak sepeda motor,” katanya.

Dede melanjutkan, setelah korban tertabrak sepeda motor korban tergeletak di jalan raya dan terlindas sebuah truk.

Akibatnya, korban mengalami luka sangat parah sehingga tewas di tempat.

“Saya sampai tidak kuat melihat tubuh korban setelah tergilas truk itu,” jelasnya.

Dede menambahkan, pascaperistiwa kecelakaan terjadi arus lalu lintas kendaraan sedikit tersendat karena banyaknya pengendara mengurangi kecepatan kendaraanya untuk melihat korban yang masih tergeletak di tengah jalan raya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Lawan Perseru, Ini Rencana Gomez

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan berhadapan dengan Perseru Serui pada pertandingan tandang Liga 1 2018 di Stadion Marora, Serui, Kamis (12/7/2018).

Pada pertandingan tersebut, Persib tidak akan diperkuat oleh beberapa pemain andalannya seperti Ezehciel Ndouassel, Jonathan Bauman dan Oh In-Kyun.

Absennya beberapa pemain andalan tim Maung Bandung ini membuat pelatih Mario Gomez harus mengubah komposisi starting eleven.

Pemain yang tidak dibawa ke Serui menurut Gomez akan tetap mendapatkan program latihan, untuk menjaga kebugaran. Pasalnya, setelah tim pulang dari Serui akan langsung melakoni pertandingan kandang kontra Persela Lamongan, Senin (16/7/2018).

“Untuk pertandingan nanti kita akan ubah beberapa susunan pemain, karena setelah itu kita akan kembali bermain hari Senin,” ucap Gomez.

Gomez masih memiliki waktu untuk memantau kesiapan anak asuhnya hingga menjelang kick off pertandingan.

“Yang penting kami mengubah susunan pemain berdasarkan kondisi fisik, karena kami punya tujuh laga lagi sebelum lihat rehat,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)

Tiba di Serui, Persib Langsung Latihan

0
ilustrasi (web)

SERUI, FOKUSJabar.id : Setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, rombongan tim Persib Bandung akhirnya tiba di Pulau Yapen, Serui, Papua, Selasa (10/7/2018).

Menurut laman Persib, tim kebanggaan Bobotoh ini menempuh perjalanan sekitar 19 jam dari Kota Bandung. Supardi cs baru tiba Selasa (10/7/2018) siang, pukul 11.00 WIT.

Meski baru tiba di Serui, tim Maung Bandung tetap menggelar latihan ringan di area kolam renang hotel tempat tim menginap pukul 17.00 WIT atau pukul 15.00 WIB.

“Kita ada istirahat sampai jam empat, dan jam lima langsung ada latihan. Hari ini hanya stretching saja lapangan belakang hotel, tidak ada yang berat,” ujar Gomez dikutip laman Persib.

Persib berencana menggelar latihan sekaligus uji coba lapangan di Stadion Marora, Rabu (11/7/2018). Sebelum, berhadapan dengan Perseru Serui di Stadion tersebu, Kamis (12/7/2018).

“Besok kita akan mulai masuk ke skema permainan untuk lawan Serui nanti. Saya ingin latihan pagi dan tertutup,” pungkasnya.

(Arif/Bam’s)

Away Puji Penampilan Aqil di Timnas U-19

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Penjaga gawang Persib Bandung, Aqil Savik diberi kepercayaan untuk mengawal gawang Timnas Indonesia U-19 saat menghadapi Timnas Thailand.

Pada laga pamungkas Grup A Piala AFF U-19 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin (9/7/2018) malam, Aqil kemasukan dua gol dan Timnas Indonesia takluk dengan skor 1-2.

Meski begitu, penampilan Aqil mendapatkan pujian dari pelatih penjaga gawang Persib, Anwar Sanusi. Karena menurutnya, pemain jebolan Persib U-19 tersebut beberapa kali membuat penyelematan.

“Aqil dan pemain Timnas kemarin saya rasa tampil baik. Walau hasil 1-2, saya tetap bangga. Selamat juga buat Aqil debutnya, saya melihat kemampuan dia mulai meningkat,” kata Away sapaan akrabnya, Selasa (10/7/2018).

Away menambahkan, mental bertanding Aqil terlihat stabil, walaupun kebobolan. Hal tersebut menunjukan penampilan anak asuhnya sudah mengalami perkembangan yang cukup bagus.

“Saat kemasukan dia performanya tidak turun, masih fokus dan tetap tampil maksimal. Jadi saya tidak mengomentari golnya, namun semangat dan mental bertanding dia tetap bagus. Itu penting,” ucapnya.

(Arif/Bam’s)

Kembali Dipercaya, Ini yang Dirasakan Made

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Penjaga gawang Persib Bandung, I Made Wirawan akhirnya mendapat kesempatan bermain kembali pada pertandingan kandang Liga 1 2018 saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (8/7/2018) lalu.

Made sebelumnya lebih sering disimpan sebagai pemain cadangan, pasalnya pelatih Mario Gomez mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Muhammad Nathsir.

Deden sapaan akrabnya tidak diturunkan saat menjamu PSIS, karena mendapatkan hukuman akumulasi kartu.

Kembali mendapatkan kesempatan bermain membuat Made merasa beryukur, meski begitu penjaga gawang asal Bali ini mengaku sempat ragu. Namun, keraguan tersebut bisa diatasi dan Persib mengamankan kemenangan dengan skor 1-0.

“Grogi sih enggak yah, tapi agak sedikit mungkin karena lama gak main ada sedikit keraguan di beberapa moment,” ucap Made.

(Arif/Bam’s)

Akibat Hama Ini, Petani Pawindan Ciamis Merugi

0
(Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Saat ini musim panen Padi di Desa Pawindan, Kecamatan/Kabupaten Ciamis menurun. Hal tersebut dikeluhkan sejunlah petani setempat.

Menurut salah seorang petani, Didi, penurunan hasil panen akibat serangan hama Tikus.

” Akibat serangan hama Tikus, gabah padi yang dihasilkan dari satu petak lahan mengalami penurunan drastis,” katanya, Selasa (10/7/2018).

Selain hama Tikus, hama Burung pun menjadi pemicu menurunnya hasil panen.

” Biasanya lahan seluas 50 bata menghasilkan padi delapan karung. Kini, hanya empat karungsaja,” ucapnya.

Empat karung tersebut masih gabah basah. Dengan begitu, biaya yang dikeluarkan tidak sebanding dengan hasil panen.

” Kami merugi karena biaya tanam tidak sebanding dengan hasil panen,” pungkasnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Pemkot Bandung Optimistis PAD Tahun 2018 Lampaui Target

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bertekad untuk kembali melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2018 yang sudah di tetapkan sebesar Rp2,64 triliun.

Hal ini seiring dengan trend peningkatan target penerimaan pendapatan di setiap bulan.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung, Ema Sumarna menuturkan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan PAD Kota Bandung. Beberapa upaya tersebut pun, sudah memperlihatkan progres yang cukup baik.

BACA JUGA:

DPRD Tasikmalaya: Pemda Tak Punya Masterplan Galian C

“Di sektor pajak, target pendapatan bulanan pajak Kota Bandung terus mengalami peningkatan. Pada bulan Januari 2018, perolehan pajak Kota Bandung mencapai 119 persen, bulan Februari dan Maret 107 persen, April sebsar 112 persen, Mei sebesar 116 persen, dan Juni di angka 100,77 persen,” ujar Ema saat di temui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Selasa (10/7/2018).

Peningkatan ini karena pihaknya telah melakukan sensus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk memastikan data wajib pajak di Kota Bandung. Dengan demikian, tidak ada lagi kekeliruan data PBB dengan fakta di lapangan.

“Kadang-kadang ada data yang belum di perbaharui oleh wajib pajak. Di data masih bangunan 1 lantai, ketika di sensus ternyata sudah dua lantai. Data itu kita perbarui. Kalau Juni memang agak pas-pasan karena ada libur. Libur panjang mengurangi perolehan pajak hingga Rp30-40 miliar karena jumlah pembayaran berkurang. Kami berharap bisa tertutupi di bulan Juli ini,” terangnya.

Upaya lain yang di lakukan BPPD Kota Bandung yakni dengan menggunakan tapping box untuk jenis self-assessment tax.

Pihaknya pun sudah menempatkan 895 tapping box di berbagai hotel, restoran, dan tempat hiburan. Melalui Tapping box ini, wajib pajak dapat menyerahkan datanya lebih akurat karena berdasarkan transaksi.

Tak hanya itu, BPPD Kota Bandung pun merilis aplikasi e-Satria yang akan memudahkan wajib pajak dari sektor self-assessment tax melunasi kewajibannya.

Aplikasi ini pun memperoleh apresiasi Kementerian PAN-RB sebagai salah satu dari Top 99 Inovasi Pelayanan Publik.

“Jadi nanti bayarnya langsung ke bank, tidak ada antrian di kantor kami. Tidak ada interaksi antarpetugas pajak dan bisa di lakukan di mana saja. Semuanya serba transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Ema mengungkapkan, pendapatan pajak daerah pada tahun 2013 berada di angka Rp1 triliun. lalu meningkat di tahun 2014 menjadi Rp1,4 triliun. Dan di tahun 2015 menjadi Rp1,490 triliun. Meningkat lagi pada tahun 2016, menjadi Rp1,715 trilun, dan pada tahun 2017 mencapai angka Rp2,175 triliun.

“Pada tahun 2015 peningkatannya cukup sedikit, karena pendapatan pajak dari transaksi hotel hanya mencapai Rp195 miliar dan sektor restoran mendapat Rp170 miliar. Sementara pajak hiburan meraih Rp59 miliar dan PBB mendapat Rp390 miliar. Untuk itu, kita akan genjot kinerja dan optimalkan berbagai potensi sehingga pada tahun 2017 melonjak cukup besar.Kita pun yakin di tahun 2018, target PAD Kota Bandung pun akan meningkat,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)