spot_imgspot_img
Sabtu 17 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8048

Emil Pilih Benny Bachtiar untuk Isi Jabatan Sekda Kota Bandung

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Cimahi, Benny Bachtiar akan menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung ‎setelah dipilih Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Benny menyisihkan dua kandidat lain yakni Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung Ema Sumarna dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung Salman Fauzi.

‎”Saya sudah menerima tiga nama dari tim pansel dan mengkajinya bersama Mang Oded (Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial). Setelah berdiskusi dengan Mang Oded sebagai ‘pengguna’ Sekda ini selama lima tahun kedepan, maka secara fair dan adil hasil musayawarah kita pilih Pak Benny,” ujar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di Grha Siliwangi, Jalan Aceh Kota Bandung, Jumat (20/7/2018).

‎Emil menuturkan, tiga kandidat calon Sekda memiliki kualifikasi yang sangat baik. Setelah melalui tahapan panjang, sosok Benny pun dinilai yang paling tepat dan dibutuhkan Kota Bandung untuk lima tahun kedepan.

“Rencananya, Senin (23/7/2018), Pemkot Bandung akan mengajukan nama Benny Bachtiar ke Kemendagri untuk proses selanjutnya sebelum penetapan resmi,” tegasnya.

Seperti diketahui, pasca pengunduran diri Yossi Irianto sebagai Sekda Kota Bandung karena maju di Pilwalkot Bandung 2018, Pemkot Bandung pun membentuk tim Panitia Seleksi ‎yang diketuai Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Setiawan Wangsaatmaja untuk mencari calon Sekda baru.

Dari hasil penjaringan, seleksi dan tahapan lain yang dilakukan, tim Pansel menetapkan tiga calon Sekda.

Nama ketiga calon Sekda tersebut pun diajukan ke Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk dipilih salah satu sebagai Sekda Kota Bandung.

‎Selain Sekda, Emil pun mengumumkan nama pejabat Eselon II untuk mengisi beberapa posisi yang kosong.

Di antaranya Camat Cicendo Fajar Kurniawan yang kini dipercaya untuk mengisi posisi Inspektur Kota Bandung.

Lalu Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung akan dijabat Dadang Dharmawan yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Setda Kota Bandung.

Dan Yayan Ahmad Brillyana yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Humas Setda Kota Bandung, akan menjabat Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung.

“Saya sudah menerima tiga nama dari Sekda itu kemudian mengkajinya. Hari ini saya umumkan secara fair dan adil dari hasil musyawarah,” kata dia.

(Ageng/LIN)

Tahan Kalapas Sukamiskin , KPK Sita Uang Tunai dan Mobil

0
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin, Wahid Husen. (foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin, Wahid Husen lewat operasi tangkap tangan (OTT) semalam.

Dalam OTT tersebut, tim lembaga antirasuah turut mengamankan sejumlah uang dan kendaraan yang diduga sebagai pemberian kepada Wahid.

“(Wahid Husen) terima sesuatu untuk berbuat sesuatu. (Diamankan) uang dan kendaraan,” kata penegak hukum KPK, seperti dilansir CNN, Sabtu (21/7/2018).

Wahid dikabarkan ditangkap bersama sejumlah orang lainnya. Ia dan beberapa orang tersebut sudah dibawa ke Gedung KPK, untuk menjalani pemeriksaan awal.

Belum diketahui secara pasti tangkap tangan terhadap Kalapas Sukamiskin ini terkait kasus apa. KPK belum memberikan keterangan resmi soal OTT yang dilakukan di penjara khusus koruptor itu.

(Agung)

Peserta Rakernas SMSI akan Dijamu Mendagri

0
rakernas

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang akam digelar Rabu-Jumat (25-27/7/2018) mendatang akan dihadiri Mendagri Tjahyo Kumolo.

Bahkan Mendagri siap menjamu dan bertukar pikiran dengan peserta Rapat Kerja Nasional di penghujung acara.

Sekretaris Panitia Pelaksana Rapat Kerja Nasional III SMSI Yono Hartono mengatakan, Mendagri diagendakan menerima para peserta Rapat Kerja Nasional SMSI pada Jumat (27/7/2018) di ruang kerjanya.

“Sudah diagendakan, nanti Mendagri ingin bertukar pikiran dengan peserta Rapat Kerja Nasional SMSI dari daerah,” kata Hartono.

Kaitannya dengan persiapan Rakernas, Hartoni menyebut sudah 95 persen, dan siap gladi kotor pada Minggu (22/7/2018) di Hotel Saripan di Jalan M. H Thamrin, Jakarta.

” Seluruh narasumber sudah terkonfirmasi, namun karena bertepatan dengan pelaksanaan Asian Games, akomodasi sedikit terkendala,” jelas dia.

(LIN)

Persib Bawa 21 Pemain ke Banjarmasin

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung sudah meninggalkan kota Bandung menuju Banjarmasin, Jumat (20/7/2018) untuk persiapan menghadapi Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (22/7/2018).

Pada laga tandang tersebut, pelatih Persib, Mario Gomez mempersiapkan sebanyak 21 pemainnya. Namun, dalam daftar pemain tidak ada nama Victor Igbonefo.

“Kami sudah buat daftarnya dan akan pergi dengan 21 pemain karena Victor tidak bisa bermain hari Minggu ini,” kata Gomez di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (20/7/2018).

Meski tanpa Igbonefo, pelatih asal Argentina ini sudah mempersiapkan pemain lain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan bek naturalisasi tersebut.

Selain itu, Igbonefo dipastikan akan disiapkan untuk laga tandang selanjutnya kontra Persebaya Surabaya, Kamis (26/7/2018). “Dan dia akan menyusul ke Surabaya,” jelas mantan pelatih Johor Darul Ta’zim ini.

(Arif)

Gomez Belum Mengenal Sosok Jaksen

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan berhadapan dengan Barito Putera pada laga tandang kompetisi Liga 1 2018 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (22/7/2018).

Barito Putera sendiri saat ini dilatih oleh Jaksen F Tiago. Konon, dikabarkan sudah berpengalaman di dunia sepakbola Indonesia baik sebagai pemain maupun pelatih.

Pelatih persib, Mario Gomez mengaku belum mengenal sosok Jaksen. Meski begitu, dia menghormati prestasi yang sudah diraih oleh pria asal Brasil tersebut.

“Bagus, tapi saya belum kenal dia sebelumnya,” kata Gomez di Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Jumat (20/7/2018).

Gomez sendiri saat ini sedang fokus mempersiapkan anak asuhnya untuk menghadapi Barito dan akan mempersiapkan sebanyak 21 pemainnya minus Victor Igbonefo.

Rombongan tim persib sudah bertolak ke Banjarmasin, Jumat (20/7/2018) dan menargetkan poin penuh.

(Arif/Bam’s)

Dua Tim Inginkan Pemain Persib, Manajemen Masih Pertimbangkan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) mendapatkan surat resmi dari PSIS Semarang dan Persela Lamongan untuk mendapatkan pemain Persib Bandung pada putaran kedua Liga 1 2018.

PSIS sendiri tertarik untuk mendatangkan dua pemain Persib, Atep dan Airlangga Sucipto. Sedangkan, Persela ingin mendapatkan, Gian Zola.

Meski begitu, Menurut Direktur PT PBB, Teddy Tjahyono pihaknya belum bisa memberikan kepastian kepada dua tim tersebut. Karena akan membahas lebih jauh terkait bersama jajaran manajemen lainnya.

“Surat (PSIS) sudah ada, sudah diterima hari Senin (16/07/2018), tapi masih kita pertimbangkan,” jelas Teddy.

Persib saat ini sudah meminjamkan dua pemainnya yakni Fulgensius Billy Paji Keraf dan Wildansyah. Kedua pemain tersebut dipinjamkan ke Borneo FC.

(Arif/Bam’s)

Sengketa Atlet Paralimpik , Pemprov Sudah Tunaikan Komitmen

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah melaksanakan komitmen pembayaran bonus bagi atlet peraih medali pada Peparnas XV Tahun 2016 secara transfer langsung ke rekening tabungan pribadi atlet yang bersangkutan.

Besaran bonus sesuai dengan yang tercantum dalam Keputusan Gubernur mengenai pemberian penghargaan bagi atlet dan pelatih berprestasi pada PON XIX dan Peparnas  XV Tahun 2016 Jawa Barat.

Untuk itu, Kepala Dinas Olahraga dan Kepemudaan (Disorda) Provinsi Jawa Barat, Yudha Munajat Saputra menjelaskan, terkait gugatan terhadap kewajiban para atlet penerima bonus/penghargaan untuk memberikan kontribusi 25 persen kepada National Paralympic Commitee of Indonesia (NPCI). Hal itu berada dalam ranah peraturan organisasi NPCI itu sendiri.

“ Demikian juga terhadap gugatan atas tidak diikutsertakannya para atlet tersebut pada event paralympic internasional. Sepenuhnya berada dalam ketentuan organisasi NPCI Pusat dan Jabar,” katanya di Bandung, Jumat (20/7/2018).

Dalam gugatan tersebut, posisi Pemprov Jabar hanya sebagai turut tergugat IV. Artinya, kedudukannya hanya untuk tunduk dan patuh atas isi putusan yang nanti diberikan PN Bandung terhadap sengketa utama antara para penggugat dengan NPCI Pusat dan Jabar.

(Lin)