spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8022

Persib Masih Butuh Tambahan Pemain

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung sudah mengawali putaran kedua Kompetisi Liga 1 2018 menghadapi PS TIRA di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (30/7/2018), dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-2.

Menurut Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, pada awal putaran kedua ini timnya masih belum mengakhiri perburuan pemain. Karena, skuad Maung Bandung masih membutuhkan tambahan pemain.

Gomez juga membeberkan posisi yang dibutuhkan timnya pada putaran kedua ini, setelah sebelumnya mendatangkan dua striker Wildan Ramdhani dan Patrich Wanggai.

“Kami mencoba merekrut dua pemain lagi, karena kami masih butuh tambahan pemain. Di sisi kanan, sisi kiri dan gelandang serang,” kata Gomez.

Beberapa nama santer dikabarkan akan bergabung dengan Persib. Salah satunya, Esteban Vizcarra. Namun, sulit bagi Maung Bandung untuk mendatangkan pemain naturalisasi tersebut, karena masih dipertahankan oleh Sriwijaya FC.

(Arif/Bam’s)

‎Persib Pemuncak Klasemen, Kim : Luar Biasa

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara di kompetisi Liga 1 2018 dengan mengumpulkan 32 poin dari 18 laga yang sudah dilakoninya.

Hasil yang didapat Persib saat ini membuat Kim Jeffrey Kurniawan merasa bangga. Pasalnya, posisi tersebut menjadi rebutan tim peserta Liga 1 2018.

Posisi Persib di puncak masih belum aman, karena tim lain masih berpeluang merebut puncak klasemen. Pasalnya, jarak poin tim satu dengan lainnya sangat berdekatan.

Sehingga, pemain yang menggunakan nomor punggung 23 ini berharap, performa tim kebanggaan Bobotoh ini bisa konsisten, agar posisi tersebut bisa tetap terjaga hingga akhir kompetisi.

“Luar biasa, mudah-mudahan bisa konsiten dan menjaga trens positif. Saya selalu dukung teman-teman. Luar biasa hasil away kemarin,” kata Kim di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (1/8/2018).

(Arif/Bam’s)

Ardi Diisukan Pindah Klub, Ini Kata Gomez

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Bek sayap Persib Bandung, Ardi Idrus menjadi bahan pembicaraan di media sosial karena memposting foto bersama salah seorang pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak di akun instagramnya @ardi_idrus22, Selasa (31/7/2018).

Postingan tersebut menjadi isu, jika pemain yang menjadi andalan pelatih Mario Gomez akan hengkang ke tim lain di Liga 1 2018.

Pelatih Persib, Mario Gomez memberikan tanggapan terkait postingan dan isu tersebut. Menurut Gomez, pemain berusia 25 tahun tersebut tidak akan meninggalkan tim berjuluk Maung Bandung.

“Itu hanya candaan,” kata Gomez kepada wartawan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (1/8/2018).

Persib sendiri belum memiliki rencana untuk melepas pemainnya. Setelah sebelumnya, sudah meminjamkan empat pemain ke tim peserta Liga 1 2018. Keempat pemain tersebut yakni, Fulgensius Billy Paji Keraf dan Wildansyah ke Borneo FC, Imam Airef Fadillah ke PSM Makassar serta Gian Zola ke Persela Lamongan.

(Arif/Bam’s)

Harmoni Indonesia Ajak Masyarakat Tangkal Berita Hoax

0
(FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Penggerak Budaya Nusantara bersama Direktorat Jendral Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo RI menyelenggarakan acara Harmoni Indonesia bertemakan “Pemuda Hebat, Indonesia Kuat! Lawan Radikalisme dan Terorisme” di Gedung Nadwatul Ummah (NU) Pondok Pesantren Darussalam Selasa (31/7/2018) malam.

Acara dimulai pukul 20.00 WIB diawali dengan penampilan grup calung kemudian pembukaan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, perform nasyid dilanjutkan menyanyikan Indonesia Raya. Selain itu juga terdapat penampilan stand up comedy .

Acara inti adalah dialog kebangsaan diisi oleh narasumber kompeten diantaranya Pembina Penggerak Budaya Nusantara, Pengasuh Ponpes Darussalam, Kapolres Ciamis dan perwakilan Kementerian Kominfo. Acara dilanjutkan dengan deklarasi Masyarakat Anti Hoax, Ujaran Kebencian dan Fitnah bersama tamu undangan sebagai bentuk sikap tegas memerangi berita hoax.

Di penghujung acara, kegiatan tersebut ditutup dengan harmoni dan doa untuk negeri mengharapkan Indonesia senantiasa sholawat diberikan perdamaian ditengah keragaman budaya, agama, ras, suku dan bahasa.

Acara tersebut dihadiri sekitar 1.000 orang terdiri dari berbagai elemen masyarakat maupun pemerintah seperti unsur Kementerian Kominfo, pejabat pemda Ciamis, Kepolisisan dan TNI, tokoh agama/ulama Jawa Barat, seniman dan budayawan, organisasi masyarakat, organisasi pemuda, mahasiswa, santri, pelajar dan masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mencegah dan memerangi penyebaran berita hoax yang turut berkembang pesat seiring perkembangan teknologi,” kata Kasubdit Media Luar dan Audio Visual Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Dikdik Sadaka saat menjadi pembicara.

Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya di Pesantren Darussalam Ciamis. Menurutnya, pesantren sangat berpengaruh dan berperan dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahayanya faham radikalisme dan terorisme termasuk berita hoax.

Sementara itu pembina Harmoni Indonesia yang juga pembina Penggerak Budaya Nusantara KH Ahmad Sugeung Sutomo menyatakan, munculnya gagasan Harmoni Indonesia ini bermulai dari kekhawatiran akan berita hoax yang akan menggangu perdamaian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang notabene terdiri dari beragam budaya, agama, bahasa, suku dan ras.

“Kita beri pemahaman kepada masyarakat bahayanya faham radikalisme, terorisme dan hoax termasuk cara menangkalnya, narasumber yang mengisi acara adalah yang berkompeten dari kalangan ulama dan penegak hukum, semoga masyarakat faham dan tidak selalu percaya dengan berita yang tidak jelas atau hoax,” ucapnya.

Diharapkan dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat pada kegiatan ini, pemahaman yang diberikan narasumber semakin efektif dalam upaya memberantas paham radikalisme dan penyebaran berita hoax di masyarakat.

Pimpinan Pengasuh Ponpes Darussalam Ciamis Dr KH Fadlil Munawar Mansyur MM berterimakasih kepada Kementerian Kominfo dan Harmoni Indonesia yang telah mempercayai Pesantren Darussalam sebagai lokasi kegiatan bertajuk Harmoni Indonesia itu. Menurutnya memang tugas utama pesantren salahsatunya adalah ikut menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dari segala macam bentuk ancaman terutama yang menyangkut ideologi.

“Yang bahanya itu kan ideologi radikalisme dan terorisme, kita bukan hanya memerangi tapi mengajak dan menuntun mereka agar meninggalkan faham ideologi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keislaman,” ucapnya.

Pihaknya mengajak kepada masyarakat agar ikut andil meluruskan mereka yang memiliki faham radikal. Kita harus sadar bahwa Indonesia terbentuk dengan berbeda-beda suku bangsa menjadi satu. “Mari kita ciptakan islam yang rahmatan lil alamin, cipatakan kedamaian dalam berkehidupan di masyarakat,” ungkapnya.

(Riza M Irfansyah/DAR)

Selangkah Lagi, Kota Bandung Raih Juara Umum Cabor Karate Popda XII Jabar

0
Foto Ageng
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kota Bandung menambah raihan medali emas dari Cabang Olahraga (Cabor) Karate pada perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Jabar tahun 2018 yang di gelar di GOR Pajajaran, komplek olahraga Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung.
Dari enam partai final yang di gelar Rabu (1/8/2018), tim karate pelajar Kota Bandung berhasil meraih tiga medali emas, satu medali perak dan satu medali perunggu.
Dengan tambahan medali di hari kedua, Rabu (1/8/2018), Kota Bandung pun menjadi pengumpul medali terbanyak sementara di Cabor Karate dengan mengoleksi ‎empat medali emas, satu medali perak dan dua medali perunggu.  Terpaut satu medali emas dari Kota Depok yang menempati posisi runner up.
Tiga medali emas bagi Kota Bandung di hari kedua di sumbangkan dari nomor kumite kelas -42 kg putri atas nama Carissa Indira Rahfisal Yulianti.
Di babak final, Carissa berhasil mengalahkan atlet karate asal Kabupaten Bogor, Dira Jayanti yang harus puas dengan medali perak.
Medali emas kedua Kota Bandung, di sumbangkan ‎Alfianu Adhi Riztiawan dari nomor kumite kelas -61 kg putra. Alfianu memastikan medali emas usai mengalahkan atlet KBB, Alfian Sulaeman di babak final.
Dan medali emas terakhir bagi Kota Bandung di hari kedua pertandingan cabang olahraga karate Popda XII Jabar, Rabu (1/8/2018), di raih dari nomor kumite kelas -53 kg putri.
Karateka putri Kota Bandung, Najla Azzahra menjadi penyumbang medali emas ketiga usai mengalahkan perwakilan Kota Bekasi, Laila Yusra di babak final.
‎Manager Tim Karate Popda XII Kota Bandung, Erick M Zaki Anggara mengaku jika tiga medali emas yang di raih atlet pada hari kedua pertandingan tidak sesuai dari prediksi awal. Pihaknya sendiri memprediksi bisa meraih lima medali emas pada hari ini (Rabu, 1/8/2018).
“Ada dua nomor yang kita prediksi meraih medali emas ternyata gagal. Yakni di kelas -48 kg putri dan di kelas -55 kg putra. Meski demikian, peluang kita mencapai target 5 medali emas dan menjadi juara umum masih terbuka lebar karena dari lima nomor terakhir yang di pertandingkan besok, setidaknya kita punya peluang minimal di dua nomor untuk meraih medali emas,” usai Erik saat di temui usai laga, Rabu (1/8/2018).
Sementara tiga medali emas lain yang di perebutkan pada hari kedua pertandingan cabang olahraga karate, Rabu (1/8/2018), di raih oleh Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kabupaten Bekasi.
Kabupaten Bogor meraih medali emas dari nomor kumite kelas -48 kg putri atas nama Ananda Chairun Nisa usai mengalahkan karateka Kota Bandung, Azfa Aulia di babak final.
Sementara Kota Depok meraih medali emas dari nomor kumite kelas -55 kg putra atas nama Muhammad Yusuf Bintang setelah mengalahkan atlet Kabupaten Bogor, Iqbal Putra Rhoma di babak final.
Dan Kabupaten Bekasi meraih medali emas dari nomor kumite kelas -50 kg putra atas nama Wildan Yudhatama usai menekuk atlet Kota Bogor, Maliki Baqha Mahenda.
Cabang olahraga karate Popda XII Jabar sendiri tinggal menyisakan ‎lima nomor pertandingan di nomor kumite yang akan di pertandingkan di hari terakhir, Kamis (2/8/2018). Yakni tiga nomor kumite di kelompok putra dan dua nomor kumite di kelompok putri.
(ageng/bam’s)

Ketua Hanura : Pemimpin Itu Harus Mempunyai Keyakinan dan Keberanian

0
(FOKUSJabar/Nanang Yudi)
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Ketua DPC Partai Hanura Kota Tasikmalaya, Welly Yanto menegaskan, pemimpin harus berjuang untuk keberhasilan strategi yang dipilihnya sesuai dengan tuntutan keadaan dan kemaslahatan masyarakat dan berjuang untuk memotret situasi setiap saat. Dengan begitu, bisa menemukan solusi yang membawa kemaslahatan.
” Seorang pemimpin perlu berjuang melihat lebih banyak, lebih jauh dan bisa melihat sebelum orang lain melihat. Jadi bagi para pemimpin dan kader partai Hanura, mari kita untuk berjuang untuk masyarakat,” tegasnya saat ditemui di rumahnya, Kompleks Pondok Kharisma, Rabu (1/8/2018).
Welly mengajak kader dan simpatisan Partai Hanura untuk terus berjuang membangun soliditas dan konsistensi bersama rakyat demi mencapai keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat.
” Kader Hanura harus memiliki keyakinan untuk membangun Kota Tasikmalaya juga memiliki keberanian menyuarakan aspirasi rakyat sekaligus memiliki kelincahan dalam komunikasi,” ucapnya.
Itu semua lanjut Welly, tiada lain demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan begitu, seluruh pimpinan dan kader yang berjuang memperebutkan kursi parlemen di Pemilihan Legilatif (Pileg) 2019 mendapat kepercayaan masyarakat.
” Insya Alloh, 2019 mendatang para kader Partai Hanura Kota Tasikmalaya siap berjuang bersama rakyat,” pungkasnya.
(Nanang Yudi/Bam’s)

Tersenggol Mobil Bak Terbuka, Pengendara Sepeda Motor Ini Dilarikan ke RSUD Ciamis

0
Foto Husen

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Seorang pengendara sepeda motor Honda Vario yang belum diketahui identitasnya dilarikan ke RSUD Kabupaten Ciamis karena alami luka di sekujur tubuhnya akibat motor yang dikendarainya tersenggol sebuah mobil bak terbuka di Jalan RE. Martadinata, Kelurahan Maleber Ciamis, Rabu (1/8/2018).

Menurut saksi mata, Diki, peristiwa kecelakaan berawal saat kendaraan roda empat datang dari arah Kawali menuju Kota Ciamis. Di lokasi kejadian, tiba-tiba oleng dan menyenggol sepeda motor yang dikendarai korban.

” Sepertinya, mobil itu melindas oli yang tercecer di jalan raya, lalu oleng dan menghantam sepeda motor yang dikendarai korban,” katanya.

Korban jatuh dan menimpa aspal jalan sehingga mengalami luka cukup parah di sekujur tubuhnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)