spot_imgspot_img
Minggu 18 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8004

‎Kembali Dipanggil Timnas, Indra Bersyukur

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Penjaga gawang Persib Bandung, Muhammad Aqil Savik dan Indra Mustafa kembali dipanggil untuk bergabung dengan Timnas U-19. Hal itu diketahui melalui surat yang dirilis PSSI bernomor 3596/AGB/475/VIIII-2018, tertanggal 6 Agustus 2018.

Timnas U-19 yang akan menggelar pemusatan latihan di Komplek Kampus UNY Karang Malang, Sleman, DIY Yogyakarta pada 11 Agustus 2018 sampai tanggal 31 Oktober 2018.

Mendapat panggilan Timnas, Indra mengaku bersyukur dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan tersebut, agar mendapatkan tempat untuk bermain di AFC U-19 Championship 2018 yang menurut jadwal akan bergulir pada tanggal 18 Oktober hingga 4 November 2018 mendatang.

“Alhamdulilah, perasaan saya senang karena dipanggil lagi Timnas U-19,” kata Indra dikutip laman Persib.

Pemain yang berposisi sebagai bek ini siap menampilkan permainan terbaiknya. Karena tidak mudah untuk menembus timnas. “Ya semoga saja untuk pemanggilan kali ini memang rezeki saya,” jelasnya.

(Arif/Bam’s)

Gomez Ingin Naik Gaji, Ini Kata Manajemen Persib

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez menjadi perbincangan dalam beberapa hari terakhir ini. Pasalnya, dikabarkan dia meminta naik gaji kepada Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Menanggapi kabar tersebut, Direkrut PT PBB, Teddy Tjahyono memastikan manajemen dan pelatih asal Argentina ini tidak ada masalah. Karena, untuk masalah teknis gaji, hal tersebut ada dalam kontrak yang ditandatangani kedua belah pihak.

” Ya, memang gak ada apa-apa sebenarnya. Semuanya ada di syarat dan ketentuannya dalam kontrak,” kata Teddy di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

Teddy menambahkan, pelatih berusia 61 tahun tersebut sudah memberikan klarifikasi terkait berita yang beredar sebelumnya. Sehingga, dipastikan tidak ada masalah dan Persib tetap fokus mengarungi Liga 1 2018.

” Ya, kita ikutin statementnya Gomez lah. Sudah selesai kok, kemarin juga dia sudah bikin statementkan ya,” ucap Teddy.

(Arif/Bam’s)

Lawan Mitra Kukar Tanpa Ezechiel, Gomez Kembali Pasang Duet Bauman-Wanggai

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan melakoni pertandingan tandang Liga 1 2018 menghadapi tuan rumah Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Jumat (10/8/2018).

Pada pertandingan tersebut, pelatih Persib, Mario Gomez menyiapkan sebanyak 18 pemainnya, minus striker haus gol Ezehciel Ndouassel yang masih menjalani hukuman larangan bermain dari Komdis PSSI.

Absennya pemain yang mengoleksi 13 gol ini, membuat pelatih asal Argentina ini kembali menyiapkan duet Patrich Wanggai dan Jonathan Bauman. Kedua striker ini sudah dipasang pada dua laga sebelumnya.

Ketajaman keduanya tidak diragukan lagi. Pasalnya, di dua laga pertandingan sebelumnya mereka bisa memberikan kontribusi dan membawa Maung Bandung meraih poin maksimal.

Selain itu, gelandang dan bek Persib, Hariono dan Bojan Malisic sudah bisa diturunkan kembali, setelah sebelumnya mendapat sanksi larangan bermain sebanyak dua laga.

Berikut 18 pemain yang diboyong ke Tenggarong :

Penjaga gawang : Muhammad Nasthir, I Made Wirawan

Belakang : Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Ardi Idrus, Puja Abdilah, Al Amin Syukur Fisabilah, Indra Mustafa.

Gelandang : Hariono, Oh In-Kyun, Dedi Kusnandar, Supardi Nasir, Eka Ramdani, Agung Mulyadi, Ghozali Siregar.

Penyerang : Jonathan Bauman, Patrich Wanggai, Muchamad Wildan Ramdhani.

(Arif/Bam’s)

Iriawan Ingin Inovasi Teknologi Tepat Guna Diterapkan Masyarakat

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.id : Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Mochamad Iriawan menginginkan karya inovasi teknologi tepat guna dapat diterapkan oleh masyarakat di seluruh Jabar.

Iriawan mencontohkan inovasi teknologi tepat guna hasil karya masyarakat desa di Kabupaten Indramayu, alat pemberi pakan otomatis tanpa mesin mampu mengurangi ongkos kerja pada budidaya perikanan. Alat pakan ternak mandiri yang sangat sederhana tersebut merupakan satu-satunya di dunia.

” Ini harus diaplikasikan masyarakat Jabar karena potensi perikanan kita sangat besar. Alatnya murah tapi manfaatnya besar,” kata Iriawan saat membuka Gelar Teknologi Tepat Guna VIII Tingkat Jabar di Lapangan Kantor Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat.

Alat pakan ternak mandiri tersebut hanyalah satu dari puluhan inovasi terbaik yang ditampilkan pada gelar tersebut. Namun, tim penilai gelar TTG yang berasal dari LIPI dan BP2D Jabar memutuskannya sebagai juara I inovasi TTG.

Juara II diraih oleh inovasi kompor air dari Kabupaten Bandung dan juara III dari Kabupaten Bandung Barat dengan inovasi mesin pematang multi produk. Pemenang mendapatkan piagam penghargaan dan uang stimuli dari Rp17-25 juta.

Dalam kesempatan itu, Iriawan didampingi Kadis PMD Jabar dan Bupati, Wali Kota se-Jabar meninjau satu-persatu stan inovasi. Menurutnya, semua karya inovasi TTG yang ditampilkan bertaraf nasional bahkan internasional yang perlu terus didorong. Inovasi itupun bisa menjadi daya saing perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan.

“Saya lihat inovasinya sudah tingkat naisonal tadi saya lihat stand satu-persatu luar biasa sangat membanggakan karya masyarakat Jabar ini dan nantinya akan memberikan daya saing dan meningkatkan perekonomian,” tutur Iriawan.

Dia meminta setiap Bupati/Wali Kota untuk memperhatikan dan mendukung inovasi dan kreativitas masyarakatnya baik dari segi pembiayaan maupun akses.

“Harus didukung oleh tiap Kepala Daerah bagaimana meningkatkan inovasi masyarakatnya ke tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

TTG adalah inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalahan, tidak merusak lingkungan, dapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat secara mudah serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi. Iriawan berharap, akan mendorong masyarakat untuk terus berinovasi.

” Gelar ini untuk memotivasi masyakat khususnya di desa untuk terus berkarya,” pungkasnya.

(Bam’s)

Pj Gubernur Jabar Angkat Bicara Terkait Deklarasi #2019GantiPresiden

0
(Dok FOKUSJabar.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Mochamad Iriawan ikut mengomentari rencana sejumlah kelompok masyarakat yang akan menggelar deklarasi 2019 Ganti Presiden di Bandung, 18 Agustus 2018 mendatang.

Acara deklarasi itu juga berbarengan dengan dimulainya gelaran Asian Games 2018. Menurut Iriawan, lebih baik masyarakat ikut menyukseskan Asian Games ketimbang memikirkan isu Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Sekarang kan sedang Asian Games, mari kita suskaseskan dulu. Kita fokuskan ke sana (Asian Games) saja,” kata Iriawan di Gedung Sate Jalan Dipenogoro, Bandung.

Dia juga berharap, kelompok masyarakat yang akan menggelar deklarasi 2019 Ganti Presiden menahan diri agar tamu dari negara-negara Asia yang datang ke Indonesia merasa nyaman.

“Saya berharap kepada kelompok mungkin kita terima dulu tamu-tamu kita dari Asian, agar mereka bisa dengan nyaman berada di tempat kita. Dengan senang mereka bisa bertanding,” katanya.

Lebih jauh dia mengatakan, sejak tahun tahun 1962 sampai sekarang baru kali ini Indonesia mendapat tuan rumah Asian Games. Maka dari itu, katanya, jangan pernah menyianyiakan kesempatan tersebut.

“Saya katakan tadi, jika Asian Games ini berhasil kita akan menjadi tuan rumah Olimpiade. Kita kan bangga. Masa kita mau sia-siakan,” ucapnya.

Namun, Iriawan enggan untuk mengomentari polemik 2019 Ganti Presiden lebih jauh. Karena menurutnya, hal tersebut sudah menjadi ranah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“KPU juga kan sudah mengeluarkan statement. Itu sudah menjadi ranahnya KPU ya,” tegasnya.

(Ibenk/Bam’s)

Pemprov Jabar Kirimkan Bantuan Kemanusiaan ke NTB

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mengirimkan tanda solidaritas berupa bantuan dana sebesar Rp2 milyar. Bantuan tersebut bersumber dari pos Bantuan Tidak Terduga APBD tahun 2018.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Mochamad Iriawan berencana terbang langsung ke NTB menemui dan menyerahkan langsung bantuan kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Tuan Guru Bajang (TGB), Zainul Majdi di posko bencana alam gempa bumi Prov NTB, Gedung Sangkariang Kantor Gubernur NTB.

Kepala Bagian Publikasi Setda Jabar, Azis Zulficar mengatakan, selain itu akan diserahkan juga bantuan dari bank bjb dan PNS Provinsi Jabar melalui rekening Jabar Peduli sebesar Rp1,1 miliar.

“ Yang terakhir disebutkan adalah dana yang terkumpul dari rekening Jabar Peduli dan dari Corporate Social Responsibility (CSR) bank bjb,” katanya.

Iriawan memiliki kedekatan emosional dengan NTB. Sebelum menjabat menjadi Kapolda Jabar, dirinya pernah menjabat Kapolda NTB (2012).

Titik kunjungannya antara lain, Posko bencana di Tanjung Kabupaten Lombok Utara, lokasi bencana di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara serta mengunjungi tokoh masyarakat.

Dampak gempa 7 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Sumbawa dan Bali pada 5/8/2018 pukul 18.46 WIB lalu,  telah menyebabkan berbagai wilayah mengalami kerusakan. Jumlah korban terus bertambah.

Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB mencatat sebanyak 98 orang meninggal dunia, 236 orang luka-luka, ribuan rumah rusak dan pengungsi mencapai ribuan jiwa yang tersebar di berbagai lokasi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam situs resmi BNPB mengatakan, diperkirakan jumlah korban dan kerusakan akibat dampak gempa akan terus bertambah. Mengingat belum semua daerah terdampak gempa dapat dijangkau petugas Tim SAR gabungan.

Juga terdapat dugaan adanya korban yang tertimbun bangunan yang roboh belum dapat dievakuasi oleh petugas. Tim SAR Gabungan teus menyisir daerah-daerah terdampak gempa untuk melakukan evakuasi, penyelamatan dan pertolongan kepada korban. Pendataan masih terus dilakukan oleh aparat.

(Bam’s)

Karawang Raih Juara Umum Sirkuit Anggar I Jabar Tahun 2018

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kabupaten Karawang tampil sebagai juara umum pada Sirkuit Anggar I Jawa Barat tahun 2018 yang berakhir Rabu (8/8/2018) di GOR Tri Lomba Juang, Pajajaran, Kota Bandung. Kabupaten Karawang mendominasi kejuaraan dengan raihan 10 medali emas, satu medali perak, dan 10 medali perunggu sekaligus berhak atas Piala Bergilir Ketua Umum Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Jabar dan uang pembinaan Rp1 juta.

Kabupaten Karawang mengalahkan Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung Barat yang harus puas di peringkat dua dan tiga. Pada hari sebelumnya, Kabupaten Karawang sudah memastikan juara umum pada kategori pra-kadet dan kadet dengan raihan empat medali emas. Tambahan enam medali emas bagi Karawang diraih dari kategori junior dan senior yang tiga medali emas diantaranya diraih pada lafa final di hari terakhir, Rabu (8/8/2018).

Ketiga medali emas yang diraih Kabupaten Karawang di hari terakhir, disumbangkan Bayu Septiana dari nomor floret senior putra usai mengalahkan atlet Kabupaten Bekasi, Ismail Ibnu. Lalu dari Dewi Supriati usai menundukkan Bella Rizky dari Kabupaten Sumedang pada nomor floret putri junior. Dan medali terakhir bagi Kabupaten Karawang, disumbangkan Dian Eka Pertiwi dari nomor degen senior putri usai mengalahkan atlet Kabupaten Bandung Barat, Khatrin Gea di babak final.

Pelatih Anggar Kabupaten Karawang, Rudy Setiawan mengatakan, hasil yang diraih kontingen Kabupaten Karawang pada gelaran Sirkuit Anggar I Jabar tahun 2018 sudah lebih baik dibanding gelaran yang sama sebelumnya. Meski demikian, pihaknya tidak memungkiri jika ada beberapa nomor andalan yang gagal meraih medali. Terutama di nomor kadet dan pra-kadet.

“Karawang memang menjadi juara umum pada kategori kadet dan pra-kadet, namun jumlah raihan medali emas lebih sedikit dibanding sebelumnya. Ada beberapa nomor di kategori kadet dan pra-kadet yang meleset. Tapi kita sangat mensyukuri dengan hasil yang diraih saat ini, sekaligus membuktikan jika anggar merupakan cabang olahraga prioritas di Kabupaten Karawang sehingga mendapatkan prioritas dari pemerintah kabupaten maupun KONI Karawang,” tegas Rudy.

Sementara Ketua Pengprov Ikasi Jabar, Asyanti Rozana Thalib menuturkan, gelaran sirkuit kali ini berjalan cukup baik dan kompetitif. Meski dominasi Kabupaten Karawang masih terlihat, namun telah muncul atlet-atlet dari beberapa daerah lain.

“Secara keseluruhan, Karawang memang masih dominan tapi bukan berarti daerah lain t8idak memperlihatkan perkembangan. Ada beberapa atlet yang sudah memperlihatkan potensi yang cukup bagus dengan meraih medali emas di beberapa nomor. Semoga saja, melalui sirkuit ini dan banyaknya even kompetisi yang kami gelar, bisa muncul talenta atlet anggar potensial lain dari masingt-masing kota dan kabupaten,” pungkas Asyanti.

(ageng)