spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7932

Ini Konsep Keolahragaan di Jabar yang akan Diterapkan Gubernur Terpilih

0
(foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Ridwan Kamil (Emil) telah resmi sebagai Gubernur Jawa Barat usai dilantik Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018) kemarin.

Dalam pengelolaan keolahragaan, Emil memiliki konsep tersendiri. Bahkan dia mengaku, dirinya merupakan orang yang tidak suka sentralisasi dalam sebuah konsep pembangunan. Artinya, akan lebih maju jika menggunakan konsep desentralisasi.

‎” Sesuatu yang terlalu terpusat itu cenderung mendorong kepada sebuah otoriterisasi dan menjadi sebuah problem. Untuk itu, saya sudah bilang ke Pak Kadispora, ‎kalau hal itu (sentralisasi) yang menjadi masalah, maka akan saya ubah melalui Pergub,” ujar Emil.

Melalui konsep desentralisasi, bantuan keuangan dalam pengelolaan keolahragaan di Jabar pun akan diubah. Dari sebelumnya tersentralisasi melalui KONI Jabar, kedepan akan langsung didistribusikan ke setiap Cabang Olahraga (Cabor) masing-masing.

” Dengan sebuah cara baru yang saya akan bangun ini, harus ada sebuah transparansi dan ‎target yang terukur jelas. Saya mau all out ke olahraga, karena‎ tidak ada bidang hari ini yang menyatukan bangsa, siapa kita, ya olahraga. Yang namanya bobotoh dan the jak damai itu saat timnas main. Begitupun seorang Pak Jokowi dan Prabowo bisa berpelukan karena olahraga,” terangnya.

Untuk itu, dirinya berpesan agar para pengurus Cabor harus bisa lebih fokus dalam melatih generasi baru untuk bisa berkompetisi lebih baik. Pasalnya, pada jaman ini, rasa kebangsaan itu bisa muncul melalui sebuah ajang kompetisi seperti di SEA Games dan atau Asian Games 2018 bukan melalui‎ perang melawan penjajah seperti jaman perjuangan dulu.

‎” Ke-depan KONI hanya akan mendapat dana operasional organisasi saja, karena ‎yang miliar-miliar itu diterima langsung Cabor. Sejak sekarang harus sudah mulai dipikirkan struktur cara pengajuan proposalnya seperti apa dan lain sebagainya, karena saya tidak mau mendengar ada kasus-kasus lagi dalam hal pengelolaan dana bantuan keolahragaan. Itu kenapa terjadi karena gelap, tidak transparan, tidak ada SOP yang jelas, terlalu besar dan hanya dikelola oleh segelintir orang,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jawa Barat, Yudha M Saputra ‎menuturkan, pihaknya akan patuh dan fatsun terhadap pimpinan. Termasuk dalam hal penyaluran dana bantuan keolahragaan ke depan.

“Untuk dana bantuan keolahragaan itu merupakan kebijakan Gubernur, karena berdasar pada Pergub. ‎Kita sebagai tenaga teknis siap menerapkan konsep apapun tergantung kebijakan. Kami siap menjalankan dan patuh,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bakal Manfaatkan WhatsApp untuk Komunikasi dengan Bupati/Wali Kota

0
(foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan memanfaatkan aplikasi WhatsApp (WA) untuk berkomunikasi dengan seluruh kepala daerah di Wilayah Jawa Barat.

Menurut dia, komunikasi yang baik sangat penting dilakukan dengan seluruh bupati/wali kota. Terlebih selama menjadi wali kota dirinya mengaku tidak mendapatkan komunikasi yang baik.

“Besok kita bikin group WA dengan bupati/wali kota. Jadi kalau ada permasalahan, bisa diselesaikan via WA, tidak usah sering-sering rapat,” kata Emil di sela Sertijab, di Gedung Sate Bandung, Kamis (6/9/2018).

Nantinya, jika ada yang perlu disampaika bisa dikemukakan via WA. Dengan begitu bisa cepat ditindaklanjuti. Sebab rakyat di kabupaten/kota itu rakyat provinsi juga.

“Rakyat bapak ibu rakyat saya juga. Kalau bisa diselesaikan di wa tidak usah banyak rapat. Kami adalah pelayan masyarakat Jabar. Pilkada masa lalu, Pilkada masa depan. Semua rakyat akan kami urus. Mau itu milih atau tidak, semua akan dirangkul,” jelas dia.

(LIN)

Memikat Investor Dengan Kinerja Gemilang

0

SEMARANG, FOKUSJabar.id : Dalam rangka HUT Pasar Modal ke-41 pada 6 September 2018 bjb bersama Direktur Keuangan Nia Kania pada acara Investor Summit 2018 yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia, Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan Kustodian Sentral Efek Indonesia yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan melakukan pemaparan kinerja bank bjb. Investor Summit merupakan bagian dari peningkatan literasi pasar modal yang salah satunya melalui pengenalan Perusahaan Tercatat kepada investor di Indonesia dan menambah basis investor lokal sekaligus membuka akses dan hubungan yang lebih luas antara investor dengan Perusahaan Tercatat.

Keberhasilan BJBR (kode saham bank bjb) dalam mempertahankan kedudukannya pada saham indeks LQ45 periode Agustus 2018- Januari 2019, adalah bukti bagi bank bjb sebagai salahsatu Bank Nasional yang mempunyai integritas kecapakan kinerja yang baik. LQ 45 merupakan salah satu indeks di BEI, di mana indeks tersebut diperoleh dari perhitungan 45 emiten dengan seleksi kriteria seperti penilaian atas likuiditas serta dengan mempertimbangkan kapitalisasi dari pasar.

Melalui penerapan strategi sustainable banking membawa bank bjb mempertahankan performa kinerja yang sangat baik di tengah persaingan sektor perbankan yang semakin kompetitif hal tersebut membawa bank bjb berhasil menduduki posisi ke-14 dari 115 Bank di Indonesia. di tengah tantangan fluktuasi perekonomian Indonesia dan dunia belum berakhir, bjb tetap mempertahankan pertumbuhan kinerja yang positif. Menutup kinerja di triwulan kedua tahun 2018, bjb berhasil membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 903 miliar atau tumbuh sebesar 9,2% year on year. Total aset tercatat sebesar Rp 113,4 triliun atau tumbuh sebesar 4,5% year on year. Total penyaluran kredit sebesar Rp72,3 triliun, dengan Kualitas kredit berhasil yang dapat dijaga dengan baik dimana rasio NPL dapat bertahan di level 1,6% atau lebih baik dibanding industri perbankan yang sebesar 2,79%.

“Berbagai indikator penting dalam rasio keuangan cukup terjaga dengan baik, selain profitabilitas bank yang positif, kami juga secara konsisten berhasil menjaga tingkat efisiensi serta kualitas aset. Dari sisi pendanaan, bank bjb berhasil menekan Cost of Fund dari 5,1% pada Triwulan 2 tahun 2017 menjadi sebesar 4,8% di Triwulan 2 tahun 2018. Target kami adalah bisnis yang berkualitas. Diharapkan bank bjb tetap menjadi Bank kepercayaan masyarakat Indonesia di masa yang akan datang dan dapat masuk dalam jajaran 10 besar bank nasional yang berkinerja baik.” Terang Nia Kania.

Manajemen terus berupaya untuk melakukan pengembangan SDM yang berkualitas dengan menciptakan budaya kerja yang nyaman. Melalui penerapan budaya kerja dengan enjoy, untung, aman dan selamat berhasil membawa Kinerja operasional bank bjb terus mencatat peningkatan positif. Atas pencapaian performa kinerja yang baik, bank bjb telah banyak menerima apresiasi melalui penghargaan award yang diterima dari lembaga terkemuka di Indonesia, yang terbaru bank bjb telah menerima predikat perusahaan dengan kinerja “Sangat Bagus” selama lebih dari 15 tahun berturut-turut pada ajang Infobank Award 2018.

 (HW)

Saat di DPRD Jabar Uu Kaget Duduk di Kursi yang Bertuliskan “Wakil Gubernur”

0
(FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Uu Ruzhanul Ulum masih belum merasa menjadi seorang Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar). Dia mengaku sempat kaget pada saat akan meduduki kursi yang bertuliskan Wakil Gubernur di Ruang Paripurna DPRD Jabar.

“Kesan pertama saya duduk di kursi yang ada tulisan Wakil Gubernur, wah saya Wakil Gubernur nih. Saya kadang nggak percaya kalau saya Wakil Gubernur, itu saja kalau saya,” kata Uu usai menghadiri Rapat Pripurna penyampaian visi dan misi dirinya bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Kamis (6/9/2018).

Tapi, lanjutnya, pada saat menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya pun sering merasa demikian. Uu selalu menggambarkan dirinya sebagai orang biasa yang diperintahkan oleh masyarkat untuk menjadi seorang kepala daerah.

“Waktu menjadi Bupati juga saya kadang suka tidak merasa bahwa saya ini seorang Bupati. Mungkin perasaan itu yang saya bawa sehingga tidak menimbulkan kesombongan, tidak menimbulkan kegagahan. Tapi yang ada bahwa kami adalah pejabat yang harus melayani masyarakat dengan baik, rendah hati,” tuturnya.

(Ibenk)

Gubernur Emil Tugaskan Oded Jadi Plt Walkot Bandung & Ade Jadi Plt Bupati Tasikmalaya

0
(HUMAS JABAR)

BANDUNG – Ridwan Kamil (Emil) mengeluarkan keputusan pertamanya sebagai Gubernur Jawa Barat pasca sehari dilantik. Kamis (06/09/2018) sore usai menerima penyerahan jabatan Gubernur Jabar dari Mochamad Iriawan, Emil langsung memanggil Wakil Walikota Bandung Oded M Danial dan Wakil Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto ke Gedung Sate Bandung. Gubernur Emil menugaskan keduanya untuk menjadi Pelaksana tugas (Plt) pada daerahnya masing-masing yang dituangkan melalui surat keputusan Gubernur.

“Hari ini saya mengambil keputusan pertama sebagai Gubernur Jabar yaitu menyerahkan formulir terkait pengangkatan Pelaksana tugas (Plt) Kota Bandung dan Kabupaten Tasikmalaya, karena jangan sampai terjadi kekosongan pemerintahan dan tidak bolah ada rangkap jabatan,” ujarnya.

Oded dan Ade akan menjadi Plt hingga dilantiknya kepala daerah definitif. Seperti diketahui setelah Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum dilantik menjadi Gubernur dan Wagub Jabar periode 2018-2023, otomatis ada kekosongan jabatan Walikota Bandung dan Bupati Tasikmalaya. Oded M Danial yang sebelumnya adalah Wakil Walikota Bandung akan menjadi Plt Walikota sampai akhir masa jabatan yaitu tanggal 16 September 2018.

“Oded M Danial akan menjadi Plt Walikota sampai berakhirnya jabatan yaitu 16 September 2018,” kata Emil.

Rencananya Walikota Bandung definitif akan dilantik pada tanggal 20 September 2018. Untuk itu, kata Emil, dari tanggal 16 sampai 20 September akan ada pelantikan Penjabat Walikota Bandung. Kemungkinan besar, lanjutnya, M Solihin akan kembali dilantik menjadi Pj Walikota selama empat hari.

“Kalau Pak Oded dilantik sebagai Walikota Bandung definitif tanggal 20 September 2018 maka selama tanggal 16-20 September itu akan ada Penjabat Walikota yang kemungkinan oleh Pak Solihin lagi. Setelah tanggal 20 Pak Oded akan melanjutkan secara resmi sebagai Walikota Bandung definitif,” jelasnya.

Demikian halnya di Tasikmalaya, Ade Sugianto yang sebelumnya adalah wakil dari Uu Ruzhanul Ulum, akan menjadi Plt Bupati hingga dilantiknya Bupati definitif. Bedanya, masa jabatan Plt Bupati Agus Sugianto berakhir sampai tahun 2021. Untuk itu, Emil meminta Agus secepatnya berkordinasi dengan DPRD untuk menentukan Wakil Bupatinya. Dengan begitu maka Agus akan menjadi Bupati Tasikmalaya definitif bersama wakil yang diusungnya.

“Bedanya masa jabatan Pak Agus ini kan sampai 2021 karena itu secepatnya pula saya tugaskan beliau berkomunikasi dengan DPRD Tasikmalaya untuk menentukan Wakil Bupati penggantinya, kalau sudah maka beliau akan dilantik resmi menjadi Bupati definitif dengan Wakilnya,” pintanya.

Emil berpesan untuk Oded dan Agus agar melalukan komunikasi efektif dengan berbagai pihak. Sesuai janjinya, Emil pun akan membuat WA grup untuk memudahkan koordinasi dengan seluruh kepala daerah di Jabar.

“Sekarang juga ada Perpres No 8 tahun 2018 tentang kewenangan Gubenrur yang baru, itu harus dipelajari batas-batasnya dimana supaya relasi admninistrasi negaranya berjalan baik,” pungkas Emil.

(HUMAS JABAR)

Pemadaman Bergilir, PLN Minta Maaf

0
(foto web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: PT PLN menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terkena dampak pemadaman pada Rabu (5/9/2018).

Plt Deputy Manajer Komunikasi & Bina Lingkungan PT PLN Persero Distribusi Jawa Barat Iwan Ridwan mengatakan, pemadaman dilakukan karena ada gangguan pada Transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) Paiton – Grati 1,2.

Akibatnya pasokan pada sistem jaringan listrik Jawa Madura Bali putus dengan total sebesar 3.964 MVA yang terjadi sejak siang hari ini Rabu (5/9/2018).t

Atas gangguan tersebut, untuk wilayah kerja PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat tedampak beban padam sebesar 815,52 MW.

Adapun sejumlah area terdampak pemadaman, yakni Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. PLN sedang berusaha menormalkan kembali gangguan yang terjadi pada pembangkit-pembangkit kami,” jelas dia.

(Ibenk/LIN)

Kesbangpol Kota Tasikmalaya: Dana Parpol Harus Dikelola Sesuai Aturan

0
Bimtek Parpol Penerima Bantuan Hibah Dari Pemkot Tasikmalaya (fokusjabar-Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Kasi Hubungan Antar Lembaga Kantor Kesbangpol Kota Tasikmalaya Junjun Jaenudin menekankan agar Partai Politik (Parpol) yang mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah Kota Tasikmalaya harus berhati-hati menggunakanya.

Meski sifatnya bantuan hibah, namun jika penggunanya menyimpang akan diproses hukum.

Demikian disampaikan Junjun dalam kegiatan Bimtek Pengelolaan Bantuan Keuangan untuk Parpol se-Kota Tasikmalaya di Hotel Horison, Jalan Yudanegara Kota Tasikmalaya Rabu (5/9/2018).

Bimtek tersebut wajib diikuti Parpol penerima uang hibah. Hal itu pentimg agar dalam pengelolaan dan penggunaannya sesuai aturan, dan tidak ada penyimpangan.

“Ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan penggunaannya,” kata dia.

Penggunaan uang Parpol tidak bisa seenaknya digunakan, terlebih akan ada audit di kemudian hari.

“Prosesnya harus diprogramkan mulai dari perencanaan, tata kelola, sasaran hingga laporan pertanggungjawaban penggunaan. Itu semua harus sesuai dengan aturan dan ketentuan,” jelas dia.

Dia menjelaskan,  Bimtek dilakukan agar Parpol penerima bantuan keuangan dari APBD Kota Tasikmalaya ini mampu mengelola dan menggunakan dengan transparansi dan akuntabel dalam pelaporan keuangan Parpol

Bantuan hibah ini diatur dalam UU No 6 tahun 2017 tentang penggunaan bantuan keuangan Parpol.

(Seda/LIN)