spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7928

‎Intensitas Latihan Persib Diturunkan, Ini Alasan Staf Pelatih

0
Persib Sambut Piala Indonesia fokusjabar.id
ilustrasi (web)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Jelang laga kandang menghadapi Arema FC, Persib Bandung kembali menurunkan intensitas latihannya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (7/9/2018).
Menurut asisten pelatih Persib, Fernando Soler, sesi latihan sengaja diturunkan intensitasnya. Pasalnya, pada sesi selanjutnya pemain akan mendapatkan program game internal.
” Ya, hari ini turun karena sudah kerja bagus, besok mungkin ada game internal lawan tim kedua (lapis kedua),” kata asisten pelatih asal Argentina ini, Jumat (7/9/2018).
Soler menuturkan, secara kesiapan tim Maung Bandung sudah cukup bagus untuk menghadapi Arema. Meski begitu, masih ada waktu bagi staf pelatih untuk mematangkan persiapan pasukannya.
“Saya sama Mario sudah pikir mereka sudah siap untuk bertanding hari Kamis, kelihatan fisik dan mental sudah ok,” ungkap Soler.
(Arif/Bam’s) 

Febri Senang Kembali Dipanggil Timnas

0
febri hariyadi fokusjabar.id
Febri Hariyadi (foto: persib.co.id)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan uji coba FIFA Match Day menghadapi Mauritius di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (11/9/2018).
Salah satu pemain yang di panggil untuk pertandingan tersebut yakni gelandang Persib Bandung, Febri Hariyadi. Selain Febri, Timnas memanggil 19 pemain lainnya yang mayoritas sebelumnya tampil di Asian Games 2018.
“Yang jelas senang bisa kembali di peracaya di Tim Nasional untuk uji coba melawan Mauritius,” kata Febri.
Pemain jebolan Diklat Persib ini mengaku siap menampilkan permainan terbaiknya, walaupun pertandingan tersebut hanya sebatas laga uji coba. Karena, sebagai pemain dia harus siap menjawab kepercayaan yang sudah di berikan oleh pelatih.
“Saya senang dan bisa memberikan kontribusi di Timnas dan mudahan-mudahan di percaya main di starting eleven,” ucapnya.
Selain itu, Bow juga akan fokus persiapan bersama Timnas, walaupun Persib saat ini sedang persiapan menghadapi Arema FC.
“Ya sudah menjadi kewajiban juga. Jadi mau tidak mau harus di pilih (gabung Timnas),” tegasnya.
(Arif/Bam’s) 

Koalisi Jokowi-Ma’ruf Dukung Keberadaan Erick Tohir

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf di Jabar mendukung keberadaan Erick Tohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Pilpres 2019 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi mengatakan, sosok Erick sangat tepat menduduki posisi strategis mengkoordinasi tim pemenangan karena sudah teruji.

“Kita menyepakati karena dia profesional di bidangnya, kemudian berhasil menyelenggarakan kegiatan internasional dengan baik, seperti Asian Games,” jelas Dedi di Bandung, Jumat (7/9/2018).

Menurut dia, yang menjadi persoalan adalah karena latar belakang Erick yang profesional, pengusaha dan minus politik.

“Politik sekarang itu tidak jauh dengan entertaint, dari sisi politik hari ini pada kebanyakan intrik politik hari ini branding. Saya yakin hari ini Erick Tohir memiliki kemampuan untuk mem-branding Jokowi-Ma’ruf Amin dengan baik, ” kata dia.

Pemilihan Erick pun diyakini mampu membawa implikasi pada para pengusaha yang akan mendukung Jokowi-Ma’ruf. Hal itu karena para pengusaha akan melihat sosok yang dipilih sebagai ketua TKN bisa dipercaya.

“Hal itu sudah biasa kan?”

(LIN)

Apes! Uang Jutaan Rupiah dari Bank Raib Disikat Maling

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Sadi Iskandar (64) warga Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis harus rela kehilangan uang Rp7,4 juta yang tersimpan dalam tas warna coklat, Jumat (7/9/2018).

Diduga uang yang dia simpan di dalam jok depan mobil Toyota Avanza bernopol Z 1837 WQ raib dibawa kabur maling.

Menurut Iskandar, saat itu dirinya baru pulang mengambil uang dari bank. Di tengah perjalanan pulang, roda sebelah kiri kendaraan miliknya bocor tertusuk paku.

” Setelah mengambil uang dari Bank, kendaraan yang saya kendarai bocor di sekitar jalan RSUD Ciamis. Tepat di lingkungan Kalapajajar, saya berhenti untuk memeriksanya,” beber Iskandar.

Menurut dia, saat tengah memeriksa kendaraan, seorang tukang ojek memberitahu bahwa ada seseorang yang turun dari mobil.

” Sontak saat itu juga saya periksa ke dalam mobil dan tas cokelat berisi uang sudah raib,” beber Iskandar.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Penataan Kantor Jadi Target Emil Setahun ke depan

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Mengawali tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) prioritas pada koordinasi antar daerah.

Kemudian akan ada renovasi atau penataan kawasan kantor.

“Kita ingin Gedung Sate ramah bagi wisatawan. Jangan ada kesan seperti istana, kita ingin masyarakat juga bisa masuk, selama tidak masuk ke ranah privasi. Itu program setahun ke depan,” kata Emil seusai bertemu kelompok kerja Wartawan Gedung Sate, Jumat (7/9/2018).

BACA JUGA:

Pj Gubernur Jabar Keluarkan Surat Edaran Study Tour

Dari penglihatannya sebagai arsitek, Emil menyebut bahwa banyak space yang mubadzir. Pihaknya ingin ruang-ruang itu bisa efisien fungsinya.

(LIN)

Cikembar Gelar Pelayanan KB Gratis

0

SUKABUMI, FOKUSJabar.id: Sebanyak 50 orang memadati halaman Puskesmas Cikembar. Mereka rela antri untuk mendapatkan pelayanan KB yang diberikan secara cuma-cuma.

Jumat (7/9) Puskesmas Cikembar memang menjadi tuan tumah program ‘Sosialisasi dan Promosi KBKR di era JKN’. Selain memberikan pelayanan KB secara gratis, program yang terlaksana dari kerjasama BKKBN Provinsi Jawa Barat dan DPPKB Kabupaten Sukabumi ini juga diisi dengan sosialisasi tentang kesehatan reproduksi dan keluarga berencana yang dilaksanakan di lapangan sepakbola Polsek Cikembar.

Rahmat Mulkan selaku perwakilan Provinsi Jawa Barat menyatakan bahwa target BKKBN Jawa Barat adalah menjaga atau bahkan menurunkan anka kepadatan penduduk di Jawa Barat.
“Jabar adalah Provinsi terpadat di Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 46 juta. Ini sudah menjadi lampu merah bagi kita. Kalau memang sulit diturunkan, minimal kita tahan supaya tidak meningkat lagi”, ucapnya.

Sementara, DPPKB Kabupaten Sukabumi yang kali ini diwakili oleh dr. Titin M. Andarari menilai kegiatan BKKBN Provinsi Jawa Barat ini sangat positif untuk masyarakat Sukabumi.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan paket komplit. Sebab selain diisi oleh acara sosialisasi yang di dalamnya terdapat materi kesehatan reproduksi, kegiatan ini lngsung memberikan wujud konkrit berupa pemberian pelayanan KB secara gratis.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ribka Tjiptaning. Anggota komisi IX DPR RI ini menjadi salah satu narasumber dalam acara sosialisasi. Pada kesempatan itu ia mengajak masyarakat untuk ikut serta merevitalisasi KB sebagai upaya untuk meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat.

 

(Budi)

Matangkan Langkah Pemenangan, Dedi Mulyadi Bertemu Tim Jokowi-Ma’ruf

0
bale warga
Cagub Jabar Dedi Mulyadi akan memungsikan keresidenan sebagai bale warga untuk bertemu masyarakat dan pemimpinnya

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Tim koalisi bakal calon presiden dan wakil presiden 2019 Joko Widodo-Ma’ruf Amin siap betermu dengan partai koalisi pendukung di Bandung, Jumat (7/9/2018) siang ini.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, akan bertemu dan melaraskan langkah, pemikiran dan gagasan.

“Saya sebagai orang yang memiliki tanggung jawab terhadap partai di Jabar meminta semua kalangan agar tidak terus memberikan umpan lambung,” kata Dedi di Kantor DPD Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung.

Selama ini, kata dia, banyak pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan dari dan bersama para sahabat yang sering kali meniadi bola liar.

” Ini sudah final, sehingga harus waspada dan berhati-hati dalam melakukan ‘pengelolaan’ politik, termasuk menjaga ucapan setiap saat,” jelas dia.

Dedi menyebut, bahwa jika melihat posisi Jokowi saat ini, menurut dia sudah terlihat hasil kerjanya selama menjabat sebagai presiden.

Artinya, posisi saat ini karakternya bukan menyerang, sebaliknya yang diperlukan adalah bertahan dan mengatur ritme sambil sekali-kali membangun serangan.

“Kalau kita terus menyerang, maka akan kontraproduktif. Maka kita harus mulai dengan pertahanan yang ada,” jelas dia.

Kemudian kaitannya dengan tagline, Dedi mengatakan, jika dulu ‘Indonesia hebat’, saat ini, karena Jokowi sudah jadi presiden maka taglinenya bisa diganti dengan ‘Indonesia Terhebat’ .

“Kalau Indonesia Terhebat, artinya ada peningkatan grafik antara periode kemarin dengan saat ini, ” kata dia.

(LIN)