spot_imgspot_img
Senin 30 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7642

Kirim 15 Atlet di Kejurnas Piala Mendagri 2018, FORKI Jabar: Ini Bagian Integral untuk Persiapan PON XX

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Jawa Barat kirimkan sebanyak 15 atlet karate untuk mengikuti perhelatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate ‘Piala Mendagri 2018’ yang digelar di Palu, Sulawesi Tengah, 23-25 Maret 2018. Kejurnas Karate Piala Mendagri 2018 sendiri akan mempertandingkan 37 nomor kumite dan kata mulai dari kategori usia kadet hingga Under 21 tahun.

“Ke-15 atlet yang akan kita kirim ke Kejurnas Karate Piala Mendagri ‎2018 ini dari kategori usia U-21, Junior, dan kadet. Mereka akan mengikuti pertandingan di 16 nomor pertandingan,” ujar Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi FORKI Jabar, Arif Hardiana saat ditemui di gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (20/3/2018).

Jumlah atlet karate Jabar yang mengikuti kejurnas Piala Mendagri, lanjut Arif, sebenarnya lebih dari 15 atlet. Pasalnya, selain 15 atlet yang tergabung dalam tim FORKI Jabar, beberapa atlet pun membela PB Perguruan ‎masing-masing atlet.

“‎Jadi sebenarnya cukup banyak kareteka Jabar yang ikut bertanding di Piala Mendagri. Selain 15 atlet atas nama FORKI Jabar, setidaknya ada 10 karateka yang mewakili PB Perguruan. Seperti di perguruan Inkanas, KKI, Wadokai dan Inkai,” tambah Arif.

‎Pada Kejurnas Karate Piala mendagri 2018 tersebut, lanjut Arif, Jabar tidak mematok target muluk-muluk. Pihaknya hanya berharap, pencapaian pada kejurnas Karate Piala Mendagri tahun 2018 ini, bisa menyamai atau melebihi pencapaian di tahun sebelumnya.

“Kalau pada kejurnas yang sama tahun kemarin, kita meraih 4 emas, 1 perak dan 4 perunggu. Semoga bisa menyamai atau melebihi pencapaian tahun kemarin. Tapi yang terpenting bagi kami, kejurnas ini merupakan sasaran antara dan menjadi bagian integral persiapan FORKI Jabar untuk mempertahankan juara umum di PON XX tahun 2020 mendatang di Papua,” tegasnya.

Ini daftar nama tim FORKI Jabar untuk Kejurnas Karate Piala Mendagri 2018.

Manager : Arif Hardiana
Oficial : Erik M Zaki Anggara
Pelatih : 1. Yulianti Syafrudin
2. Riski Syahbana
3. Imas Nurhayati

Atlet :
1. Erik Samuel (Kata perorangan putra U21)
2. Reynal (Kumite -60 kg putra U21)
3. Nadar Rizky Faisal (Kumite -75 kg putra U21)
4. Aditya Pratama S (Kumite +84 kg putra U21)
5. Ivan Fairuz T (Kata perorangan putra Junior)
6. Ilham Yadi Syam (Kumite -61 kg putra Junior)
7. Irham (Kumite -68 kg‎ putra Junior)
8. Chesa Fadilla (Kumite -59 kg putri Junior)
9. Luthfi Shandy (Kumite -70 kg putra Kadet)
10. Yudha Fadhilah (Kata perorangan putra/Kumite 63 kg putra Kadet)
11. Azfa (Kumite -48 kg putri Kadet)
12. Navita Azzahra (Kata perorangan putri Kadet)
13. Mochamad Zhidan (Kumite -52 kg putra Kadet)
14. Putri Yasmin (Kumite +54 kg putri Kadet)
15. Dyah ‎Isnaini O (Kumite -53 kg putri Kadet).

(ageng/bam’s)

NPCI Kota Bandung‎ Kukuhkan 141 Atlet untuk Peparda Jabar V/2018

0
Pengukuhan Tim Inti NPCI Kota Bandung untuk Peparda V Tahun 2018.. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kota Bandung dipastikan akan diperkuat 141 atlet untuk perhelatan Pekan Olahraga Paralimpik Daerah (Peparda) Jabar V tahun 2018 yang akan digelar di Kabupaten Bogor. Ke-141atlet tersebut dikukuhkan secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Dodi Ridwansyah mewakili Penjabat Wali Kota Bandung, M Solihin di Aula Wiyata Guna, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Selasa (20/3/2018).

Ketua Umum NPCI Kota Bandung, ‎Adik Fachrozi menuturkan, atlet paralimpik yang masuk dalam kontingen inti Kota Bandung untuk Peparda Jabar V/2018 berdasarkan hasil pemetaan dan verifikasi yang dilakukan. Sebelumnya, pihaknya merencanakan jumlah atlet inti Kota Bandung untuk Peparda Jabar V/2018 sebanyak 120 atlet.

‎”Pembatasan keikusertaan atlet maksimal hanya di bisa berlaga pada tiga nomor, memang ada pengaruhnya. Salah satunya dengan bertambahnya jumlah atlet dari yang kita rencanakan sebanyak 120 atlet,” ujar Adik saat ditemui di sela-sela acara, Selasa (20/3/2018).

Penetapan atlet inti NPCI Kota Bandung‎ sendiri, lanjut Adik, mengacu pada nomor-nomor pertandingan pada saat Peparda jabar IV tahun 2014 di Kabupaten Bekasi. Meski demikian, jumlah atlet mengalami penambahan sekitar 30 persen dari jumlah atlet saat tahun 2014.

“‎Semoga saja tidak ada perubahan nomor yang signifikasi di Peparda V nanti,” tambahnya.

Adik mengaku, pada Peparda Jabar V tahun 2018, NPCI Kota Bandung bertekad untuk mempertahankan titel juara umum yang sudah diraih pada perhelatan Peparda empat kali berturut-turut. Pihaknya pun yakin dengan atlet asli hasil binaan ‎NPCI Kota Bandung untuk mencapai prestasi, bukan hanya sekadar prestise.

“Untuk Peparda Jabar V di Kabupaten Bogor, kita menargetkan bisa meraih minimal 140 medali emas dari 12 cabang olahraga yang dipertandingkan. Untuk mencapai target tersebut, kami pun berencana melaksanaan try out ke Solo bersama tim Pelatnas Asian Games 2018 sekaligus menengok 14 atlet NPCI Kota Bandung yang akan membela Indonesia di Asian Paragames 2018 mendatang,” tegasnya.

Kepala Dispora Kota Bandung, Dodi Ridwansyah menuturkan, atlet paralimpik yang sudah ditetapkan sebagai tim inti Kota Bandung untuk Peparda Jabar V/2018 untuk berjuang maksimal mempertahankan gelar juara umum. Pihaknya pun berharap, para atlet bisa tetap mempertahankan kondisi dan kesehatan sehingga tampil maksimal pada saat Peparda Jabar V/2018.

“Mempertahankan itu akan lebih sulit dibandingkan merebut. Pemerintah pun siap memberi dukungan bagi atlet dan siap mengalokasikan bonus bagi yang berprestasi. Namun jangan berorientasi terlebih dahulu pada bonus, tapi bagaimana memaksmalkan semua kekuatan yang dimiliki dan hasil latihan selama ini,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)

Setelah dari Ciamis, AHY  “ Tour de Jabar “ ke Kabupaten Garut

0
Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu 2019 PD, AHY

GARUT, FOKUSJabar.id : Jelang agenda politik 2018 dan 2019, Partai Demokrat (PD) membidik wilayah Jawa Barat menjadi salah satu Provinsi yang ditarget menang pada Pilkada Serentak, Pileg dan Pilpres.

Untuk merebut kembali kemenangan di Provinsi Jawa Barat, Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Pemenangan Pemilu 2019 PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam sepekan roadshow keliling Jabar.

 Kegiatan AHY mengusung tema “ Tour de Jabar,” dengan raihan suara sebanyak 15 persen.

Jawa Barat menjadi salah satu Provinsi yang dibidik Demokrat memang cukup beralasan karena jumlah penduduk yang banyak. Jabar menjadi daerah utama perjuangan menuju pemenangan di Pemilu 2019.

Siang ini, AHY berada di Kabupaten Ciamis bertemu dan “ngariung” bersama masyarakat Tatar Galuh.

AHY Shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Agung Ciamis. Ratusan kader dan warga setempat menyambutnya dengan Shalawat. Selanjutnya makan siang bersama Calon Bupati Ciamis, Herdiat di salah satu Toserba di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Setelah dari Ciamis, anak pertama Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melanjutkan Tour de Jabar ke Kabupaten Garut.

Menurut jadwal yang diterima FOKUSJabar, pukul 18.00 WIB, AHY sudah berada di Kota Intan. Selanjutnya pukul 19.30 WIB “ Ngariung Bareng ” di Rumah Peradaban, Jalan Cimanuk-Garut.

Rabu (21/3/2018) pukul 07.00 WIB, sarapan dan dilanjutkan silaturahmi di salah satu Yoma di Jalan Ahmad Yani  selama dua jam. Acara silaturahmi dilanjutkan di Garut Plaza (GP) dari pukul 10.00 WIB.

 (Bam’s)

Antisipasi Lonjakan Harga, Bulog Ciamis Jual Sembako Dibawah Harga Pasar

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Antisipasi kenaikan harga bahan pokok saat bulan Rajab hingga Idul Fitri, Bulog Ciamis akan menjual dibawah harga pasar.

” Hari ini kami rapat koordinasi kesiapan Gerakan Stabilitas Pangan (GSP),” kata Waka Bulog Sub Divre Cimais, Firman, Selasa (20/3/2018).

Menurut dia, biasanya menjelang bulan Rajab sampai hari raya Idul Fitri harga bahan pokok selalu melambung karena banyak permintaan pasar.

” Untuk menekan harga, kami sudah siap menjual bahan pokok dibawah harga pasar,” ucapnya.

Bahan pokok yang akan dijual dibawah harga pasar tersebut diantaranya, beras, minyak goreng, gula pasir, bawang putih, gula curah dan daging beku.

” Semua bahan pokok tersebut bisa dibeli masyarakat melalui mitra Bulog (Rumah Pangan Kita) yang ada di setiap daerah yang telah menjadi titik penjulan,” jelasnya.

Harga daging beku Rp80 ribu per kg, beras pandan wangi Rp60 ribu per pak isi 5 kg, beras premium Rp11 ribu per kg isi 25 kg, gula pasir Rp12.500 per kg, minyak goreng Rp12 ribu per pouch.

Terigu pita merah Rp7.600 per kg, bawang putih Rp17 ribu per kg, gula pasir curah Rp625 ribu per karung, beras premium 1 Rp62.500 per pak isi 5 kg.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Demo Kelompok Separatis Papua Sambut Jokowi di Selandia Baru

0
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana berjalan-jalan bersama mahasiswa Papua di Selandia Baru. (Ist/KBRI Wellington)

SELANDIA BARU. FOKUSJabar.id: Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya mengungkap bahwa Kelompok Separatis Papua (KSP) menggelar aksi demo selama lawatan Presiden Joko Widodo ke Wellington, Senin (19/3/2018) waktu setempat.

“Kelompok Separatis Papua yang setiap kali demo selalu tenggelam dalam hingar bingar warga Indonesia yang jumlahnya lebih banyak dan suara lebih kencang yang menyambut dan mengelukan Presiden dimanapun beliau berada,” ungkap Tantowi seperti dilansir CNN, Selasa (20/3/2018).

Dia menambahkan bahwa demo pendukung KSP yang ingin menarik perhatian tenggelam oleh hingar bingar warga Indonesia yang menyambut Presiden Jokowi.

“Di Selandia Baru isu Papua dimainkan oleh orang itu-itu saja dengan isu itu-itu saja. Dan penduduk Selandia Baru sendiri tidak menaruh perhatian ke mereka,” ungkap Tantowi.

Dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Presiden Joko Widodo memaparkan situasi Papua saat ini, selain menjelaskan posisi Indonesia di berbagai masalah internasional. Seperti masalah kemanusiaan Rohingya di Rakhine State, Myanmar, konflik nuklir di Korea, sengketa di Laut China Selatan, sengketa daging di WTO serta penangkapan ikan ilegal (IUU Fishing).

Presiden Jokowi juga berdialog dengan 30 mahasiswa, yang mewakili 150 pelajar dan mahasiswa asal Papua di Selandia Baru.

“Suasana dialog sangat cair seperti hubungan bapak dan anak,” tulis Tantowi.

Presiden Jokowi setiap aspirasi dan harapan yang disampaikan para mahasiswa. Presiden juga mengapresiasi inisiatif KBRI Wellington dalam menampilkan berbagai potensi yang dimiliki oleh putra-putri Papua lulusan dari Selandia Baru.

(Agung)

Ratusan Ribu Pengungsi Afrin Suriah Tak Punya Tempat Berlindung

0
Situasi di Afrin. Para pengungsi dari kota etnis Kurdi itu kini dalam keadaan tanpa tempat berteduh. (AFP Photo/Ahmad Shafie Bilal)

SURIAH, FOKUSJabar.id: Lebih dari 200 ribu orang yang melarikan diri dari serangan Turki di kota etnis Kurdi Afrin, Suriah, kini tidak punya tempat tinggal dan akses pada makanan maupun minuman, Senin (19/3/2018) waktu setempat.

“Orang-orang yang membawa mobil tidur di mobil, orang yang tidak bawa mobil tidur di bawah pohon bersama anak-anak mereka,” kata Hevi Mustafa, petinggi berwenang Kurdi di Afrin, Seperti dilansir CNN.

Pasukan Turki yang didukung kelompok pemberontak Suriah menyapu Afrin pada Minggu, dan menyatakan kendali penuh setelah operasi delapan pekan untuk mengusir pasukan Kurdi YPG.

Mustafa mengatakan warga sipil yang masih berada di Afrin dihadapkan pada ancaman dari kelompok pendukung Turki.

Sementara itu, juru bicara Ankara menyatakan pasukannya tidak akan berada di Afrin dan akan menyerahkan wilayah itu pada ‘pemilik sesungguhnya.’

Bekir Bozdag, yang juga menjabat sebagai wakil perdana menteri, mengatakan Turki mengumpulkan sebagain besar senjata yang diberikan Amerika Serikat kepada kelompok Kurdi, setelah pihak YPG meninggalkannya saat melarikan diri ke luar kota.

(Agung)

DPRD Kabupaten Bandung Minta Pemprov Tak Tinggal Diam Soal Tol Air Gedebage

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna menegaskan, persoalan banjir di Kabupaten Bandung harus diawasi dan diperhatikan oleh seluruh pihak termasuk pemerintah daerah setempat, Selasa (20/3/2018).

“Kita sudah bicara ke Pa Bupati dan meminta segera menindaklanjutinya. Minggu kemarin sudah kumpul dengan pejabat di Bandung Raya. Kami hanya menyampaikan saja. Tapi langkah kongkrit kami tidak tahu seperti apa,” kata Dadang, seperti PRFM,

Dadang menambahkan, seharusnya pemerintah provinsi pun ikut serta untuk memediasi. Sebab lanjutnya dikhawatirkan akan ada aksi arogansi masyarakat.

“Suka tidak suka yang terkena itu luapan itu wilayah Kabupaten Bandung. Bahkan daerah Bojongsoang dan Tegal Luar yang terkena dampak parah karena berdekatan dengan Gedebage,” tambahnya.

Sebelumnya Dadang mengatakan, meluasnya banjir di Kabupaten Bandung ditenggarai karena adanya tol air di wilayah Gedebage kota Bandung. Pasalnya air yang mengalir dari tol air itu seluruhnya bermuara ke sungai Cikeruh.

(Agung)