spot_imgspot_img
Rabu 1 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7612

Ribuan Massa PPP dan Pramuka Kwarcab Ciamis Ikrar Tolak  Hoax

0
Ikrar Hoax (Foto. Husen)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangun (PPP) Kabupaten Ciamis bersama ribuan kader dan simpatisan menyampaikan ikrar menolak hoax.

Pernyataan tersebut mereka sampaikan dalam acara Hari Lahir (Harlah) ke-45 PPP, bertempat di Lapang Lokasana Ciamis, Minggu (1/4/2018).

Menurut Ketua DPC PPP Kabupaten Ciamis, Oyat Nur Oyat, hoax harus kita perangi/lawan karena bisa memecah belah sendi-sendi kehidupan berbangsa.

” Hari ini segenap jajaran pengurus, kader serta simpatisan PPP menolak  hoax,” tegas dia.

Hoax merupakan berita atau informasi bohong yang disebarkan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Karenanya, dia meminta kepada aparat kepolisian untuk menangkap penyebar informasi hoax.

“Saya minta aparat kepolisin untuk menindak tegas penyebar informasi hoax,” harap Oyat.

Sebelumnya Deklarasi penolakan  hoax juga diikararkan anggota Pramuka Kwarcab Ciamis yang dipimpin Kapolsek Panumbangan, AKP Tri Widodo.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Hasan Siap Beri Perhatian Khusus untuk Para Atlet Jabar

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Jawa Barat menjadi salah satu daerah penyumbang atlet berprestasi dari berbagai cabang olahraga (cabor) tingkat nasional maupun internasional. Namun, perhatian pemerintah terhadap para atlet dinilai belum optimal.

Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Hasan) siap memberikan perhatian khusus bagi para atlet di Jabar. Salah satunya dengan memfasilitasi kebutuhan penunjang atlet Jabar untuk berprestasi.

“Mereka (atlet) itu aset daerah yang kebutuhannya harus ditunjang. Atlet berprestasi perlu kita dukung demi mengharumkan nama daerah,” kata Hasan saat meninjau Gelanggang Olahraga (Gelora) Sukapura, Kota Tasikmalaya, Minggu (1/4/2018).

Hasan menyebut bahwa Kota Tasikmalaya dikenal dengan atlet bulutangkisnya yang berprestasi, sepertihalnya Susi Susanti yang mengibarkan namanya di kancah internasional.

Dia menegaskan bahwa harus ada generasi penerus yang terus berprestasi dan membanggakan nama bangsa dari para atlet Jawa Barat.

“Prestasi Bulutangkis di Tasikmalaya sangat bagus, harus ada regenerasi, dan Susi Susanti lainnnya yang harus kita bina dan diberikan akses yang mudah, itu akan saya lakukan ketika jadi Gubernur (Jabar),” tegas dia.

Sementara itu, salah satu pelatih Bulutangkis Syarif Hidayat menyambut baik niat Hasan untuk memajukan cabor Bulutangkis dan cabor lainnya di Jawa Barat.

Sebagai calon pemimpin Jabar, Hasan memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan dunia olahraga yang patut untuk didukung dan direalisasikan.

“Kang Hasan punya kepedulian terhadap olahraga, terutama Bulutangkis, saya sangat mendukung hal itu, dan kedepannya setelah jadi Gubernur saya yakin beliau akan lebih perhatian terhadap atlet terutama bulutangkis,” kata Syarif.

Dia berharap dunia olahraga di Jabar akan semakin maju serta perhatian terhadap para etlet dan pelatihnya meningkat saat Hasan jadi Gubernur Jabar.

(LIN)

Diikuti Ribuan Peserta, Panitia Jalan Sehat Harlah PPP Ciamis Sediakan Ibadah Umrah

0
Jalan Sehat Harlah PPP (Foto. Husen)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Jalan Sehat Hari Lahir (Harlah) ke-45 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diikuti ribuan peserta warga Kabupaten Ciamis.

Selain menyehatkan badan, Jalan Sehat Harlah PPP juga menyediakan sejumlah hadiah utama. Salah satunya, Umrah.

” Saya ikut jalan sehat selain ingin badan sehat juga berharap bisa mendapatkan hadiah yang disediakan panitia,” kata warga Ciamis, Nurul, Minggu (1/4/2018).

BACA JUGA:

Soal Pilkada 2024, Ini Kesepakatan PDI-P dan PCNU Ciamis

Nurul mengaku, ingin sekali mendapatkan hadiah utama (umrah).

“Siapa yang gak mau mendapatkan hadiah Umrah,” ucapnya tersenyum.

Selain Umrah, panitia penyelenggara juga menyediakan hadiah sepeda motor.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Legislator NasDem Sebut Budidaya Jeruk Garut Sangat Menjanjikan

0
Yusep Mulyana (Foto. Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Buah jatuh tidak akan jauh dari pohonnya. Itu barangkali pepatah yang tepat untuk sosok anggota DPRD Garut dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Yusep Mulyana.

Bagaimana tidak, meski sudah sudah duduk di legislatif, namun tidak mengurungkan niatnya untuk melanjutkan/meneruskan profesi ayahnya sebagai petani Jeruk Garut.

” Saya lahir dan dibesarkan orangtua yang berprofesi sebagai petani Jeruk. Jadi, kenapa harus malu melanjutkan profesi ayah saya,” katanya kepada FOKUSJabar saat ditemui di Kebun Jeruk seluas 2 Ha yang berlokasi di Desa Situjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Minggu (1/4/2018).

Menurut Yusep, budidaya jeruk Garut sangat menjanjikan. Betapa tidak, dalam waktu dua tahun kita bisa memanen buah Jeruk dengan kualitas baik.

” Cukup 2 tahun maka jeruk Garut sudah bisa dipanen,” imbuhnya.

Untuk itu, dia mengajak para  petani kembali membudidayakan tanaman yang merupakan ikon dan kebanggaan warga Garut.

Tak hanya itu, dirinya juga mengimbau Pemerintah Daerah (Pemda) Garut melalui Dinas Pertanian memprogramkan sekaligus menyediakan bibit unggul Jeruk Garut.

” Budidaya Jeruk Garut sangat menjanjikan dan bisa memperkuat perekonomian warga,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)

Ribuan Massa Ciamis Ikuti Jalan Sehat Harlah PPP

0
Harlah PPP (Foto. Husen)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Ribuan massa mengikuti acara jalan sehat Hari Lahir (Harlah) ke-45 Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Lapang Lokasan Ciamis, Minggu (1/4/2018).

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Ciamis, Oyat Nur Ayat, kegiatan tersebut sebagai upaya gerakan hidup sehat di masyarakat.

” Kegiatan ini sebagai gerakan hidup sehat di masyarakat,” kata Oyat.

Selain itu, untuk menjalain tali silaturahmi jajaran pengurus PPP dengan masyarakat Kabupaten Ciamis.

” Acara ini dihadiri Calon Bupati (Cabup) Ciamis, Iing Syam Arifien, jajaran pengurus DPP, DPW dan DPC,” terang dia.

Acara jalan sehat lanjut Oyat diisi dengan donor darah yang bekerjasama dengan PMI Ciamis.

“Kegiatan donor darah yang kami lakukan ini untuk membantu sesama yang membutuhkan,” pungkasnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Deddy Mizwar Pilih Syuting Film di Masa Libur Kampanye Pilgub Jabar

0
advokasi
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Aktivitas syuting jadi pilihan Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di saat masa libur kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018.

Bahkan, Deddy tengah menggarap film serial khusus untuk bulan Ramadhan berjudul ‘Cuma di Sini’. Deddy dijadwalkan akan syuting di masa kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat dalam masa dua bulan ke depan.

“Syuting Insya Alloh buat Bulan Ramadhan. Semuanya (film yang digarap) untuk bulan Ramadhan, pasti ada nilai religius. (film) ini baru, jilid satu,” kata Deddy di sela syuting di kawasan Pondok Kelapa Jakarta Timur, Sabtu (31/3/2018).

Menurut dia, aktivitas syuting di masa kampanye tidak akan ada kesulitan meski sisa kampanye kurang dari 100 hari.

“Biasa biasa aja, kan besok kita langsung kampanye lagi,” kata dia.

Dalam dua bulan ke depan, aktivitas syuting Deddy Mizwar akan terus berjalan tanpa mengganggu masa kampanye Pilgub Jabar.

“Iya ada (syuting lagi), ntar ada skenario lagi saya syuting. (waktunya) gak tentu juga, yang penting ada scene nya,” terangnya.

(Adie/LIN)

Pemerintah Bertanggungjawab Majukan Industri Batik

0
TB. Hasanudin saat mengunjungi Batik Agnesa di Cigeureung Kota Tasikmalaya. (FOKUSJbar/Seda)
TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Hampir semua industri batik di berbagai daerah termasuk di Kota Tasikmalaya mulai dari batik lukis dan batik cap masih berjalan ditempat.
Dengan kata lain belum mampu berkembang dan mandiri, untuk itu usaha rumahaan ini perlu mendapat sentuhan dan perhatian dari pemerintah daerah.

Demikian dikatakan Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Hasan) saat berkunjung ke salah satu industri batik di Kota Tasikmalaya, Jalan Ciroyom Cigeureung, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya Sabtu (31/3/2018).

”Kota Tasikmalaya sejak dulu dikenal dengan industri batiknya, sudah dikenal sampai ke Mancanegara, seperti batik tulis dan batik cap yang sampai sekarang terus diminati dan digandrungi masyarakat, ” kata Hasan.

Kendati begitu, usaha rumahan itu perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, terutama pemerintah agar usaha tersebut terus maju dan berkembang pemasarannya. Dengan begitu, ekonomi rakyat terus tumbuh.

” Kita harus bantu, pemerintah apalagi, terlebih pemerintah punya tanggung jawab dalam pemasaran, melalui pelatihan-pelatihan, hingga fasilitas untuk ekspor melalui kedutaan dan bantuan permodalan,” kata dia.

Hasan menilai, perhatian pemerintah daerah saat ini masing atung-atungan (tidak ada kemajuan). Dia mengumpamakan Pemerintah Korea yang mampu menghidupi rakyatnya yang menganggur hanya dengan produksi kerupuk, bahkan mampu mengekspor ke Saudi Arabia dengan keuntungan besar.

“Prioritas kita nanti kalau terpilih, yakni memajukan industri kreatif dan lapangan pekerjaan untuk memajukan ekonomi masyarakat, salah satunya dengan menciptakan terobosan-terobosan baru,” jelas dia.

Sementara itu, Owner Batik Agnesa Ibu Enok mengungkapkan, industri batik ini sangat butuh sentuhan dan perhatian pemerintah agar tetap bertahan di tengah persaingan industri batik dari luar.

“Pemerintah harus berpihak pada industri-industri batik, tidak sekadar melalui imbauan, tetapi dukungan yang nyata dengan menggunakan batik dalam setiap kesempatan dan dalam setiap kegiatan pemerintahan. Kita semua harus mencintai dan bangga dengan menggunakan batik ciri khas Tasikmalaya,” kata Enok.

Dia berharap pemerintah benar- benar mendorong demi kemajuan batik Tasikmalaya. Siapapun nanti yang menjadi pemimpin Jawa Barat harus ada perhatian.

” Lihatlah kami dan bantulah kami untuk melestarikan batik serta memberdayakan tenaga kerja,” kata dia.

(Seda/LIN)