spot_imgspot_img
Rabu 1 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7611

Ketua KONI Garut Ajak Bangkitkan Kembali Kejayaan Cabor Panahan

0
Ketua KONI Garut

GARUT, FOKUSJabar.id : Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin menghadiri acara Kejuaraan Panahan “ Dede Satibi Cup 2018 ” tingkat Dewasa se-Jawa Barat, bertempat di Patriot Basic Training Camp, Green Patriot Resort Jalan Cipanas Baru Garut, Minggu (1/4/2018) kemarin.

Para atlet Panahan se Jawa Barat

Pembukaan Kejuaraan Panahan tersebut dihadiri istri almarhum Dede Satibi, Ida Dede Satibi, Ketua Umum Yayasan Al-Mashduqiyyah Garut,  Arif Bakhtiar, Ketua Panitia Maman Sutarman yang juga Ketua Garut Muslim Archery (Gama) dan para pengurus KONI Kabupaten Garut.

Menurut Ketua KONI Garut, kejuaraan tersebut merupakan penghargaan insan olahraga khususnya Cabang Olahraga (Cabor) Panahan kepada tokoh olahraga sekaligus Bupati Garut ke-22, Dede Satibi (alm).

Semasa menjabat Bupati, Dede Satibi sangat memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga di Kabupaten Garut. Salah satu karyanya, SOR Terbuka Merdeka Kerkof yang kini bisa kita nikmati.

“ Beliau juga yang memelopori pembangunan fasilitas SOR di Ciateul,” kata Syakur, Senin (2/4/2018).

Selain itu, kejuaraan tersebut mesti dijadikan sebuah momentum untuk membangkitkan kembali Cabor Panahan. Dimana, saat kepemimpinan Dede Satibi sempat Berjaya.

“ Kegiatan ini bisa dijadikan proses pembibitan atlet Panahan yang diharapkan nanti dilanjutkan dengan pembinaan dan kompetisi yang teratur serta berjenjang,” pungkas Syakur.

(Andian/Bam’s)

LSM BAIS: Paslon Ahad Akur Harga Mati

0
(FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Anak Indonesia Satu (BAIS) Distrik Garut menyatakan dukungannya terhadap Pasangan Calon (Paslon) No4 Agus Hamdani-Pradana Aditya Wicaksana (Ahad Akur).

Hal tersebut terungkap saat Rapat Koordinasi Distrik (Rakordis) LSM BAIS yang dihadiri oleh 42 Rayon se-Kabupaten Garut, bertempat di Saung BAID Cikahuripan, Desa Sukawangi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Ketua Umum LSM BAIS, Asep Imam Susanto menegaskan, dalam Rakordis telah disepakati mendukung penuh Paslon yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

” Kami akan kerja keras guna memenangkan Paslon No4,” kata Asep kepada FOKUSJabar, Senin (2/4/2018).

Menurut dia, Agus-Adit adalah pasangan ideal untuk memimpin Garut. Dimana sosok Agus Hamdani dengan segudang pengalamannya karena sudah pernah menjabat Bupati ditopang dengan Adit semangat anak muda yang pekerja keras.

” Dengan melihat kondisi sekarang, Agus-Adit adalah Paslon yang tepat untuk Garut,” imbuhnya.

Selain itu, pada saat menjabat Bupati Garut, Agus Hamdani dikenal dengan sosok yang santun, dekat dengan masyarakat dan yang paling penting adalah kharismatik.

” Agus Hamdani adalah sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat. Tidak perlu janji melainkan bukti nyata yang sangat terasa oleh warga,” terangnya.

Atas dasar itu, pihaknya sepakat mendukung Paslon Ahad Akur sekaligus akan ikut menyukseskan Pilkada Serentak 2018.

” Bagi kami Paslon No4 harga mati,” pungkas Asep Imam.

(Andian/Bam’s)

Pemain Persib Minta EO Uji Coba Persib vs Priangan Selection Dilaporkan

0
latihan
(FOKUSJabar/Arif)
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Kiper Persib Bandung menyayangkan sikap panitia frendly match uji coba Persib vs Priangan Selection beberapa waktu lalu. Pasalnya hingga saat ini match fee yang menjadi hak Persib belum dibayarkan.

“Secara langsung ini bentuk penghinaan dari panitia (EO) terhadap tim Persib Bandung. Saya sendiri sebagai pemain Persib merasa dilecehkan oleh penyelenggara yang tidak punya niat baik untuk menyelesaikan persoalan ini,” kata Kiper Persib Imam Arief Fadillah saat menghadiri  launching Akademi Persib di lapangan Brigif 13/Galuh Kota Tasikmalaya, Minggu (1/4/2018).

Sebagai warga Tasikmalaya, Imam mengaku malu dengan panitia (warga Tasik) yang mengundang klub sebesar Persib, namun tidak memenuhi komitmen perjanjian.

“Saya minta panitia bisa sadar dan membayarkan hak Persib yang sudah dijanjikan,” jelas dia.

Menurut dia, permasalahan tersebut bisa saja diproses melalui jalur hukum, terlebih ada perjanjian di atas materai. Dia berharap PT yang menaungi Persib bisa mengambil langkah, seperti melaporkan kasus iniboe penegak hukum agar diproses.

Terlebih menurut dia, hal itu sudah melanggar perjanjian yang ditandatangani di atas materai oleh pihak EO.

“Para pemain Persib semua nanyain ke saya karena mereka tahu kalau saya orang Tasik. Saya juga malu, kok ada EO di Tasikmalaya tidak profesional. Kami kecewa berat,” kata dia.

(Seda/LIN)

Belum Beruntung, Persib Kalah 3-1 dari Sriwijaya FC

0
PALEMBANG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung harus mengakui keunggulan tuan rumah Sriwijaya FC dengan skor 3-1 pada laga tandang kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (1/4/2018).

Pada pertandingan tersebut, Persib sempat unggul lebih dulu pada menit ke-2 melalui Ezchiel N’douassel yang mendapatkan umpan dari Jonathan Bauman. Hingga wasit meniupkan tanda berakhirnya babak pertama skor 1-0 untuk keunggulan Persib tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC mengambil inisiatif serangan, Vizcarra yang melakukan tendangan dari luar kotak penalti mampu merobek gawang Persib yang dikawal I Made Wirawan di menit 47 yang membuat skor menjadi imbang 1-1.

Hanya berselah satu menit, Sriwijaya FC mampu membalikan keadaan menjadi unggul 2-1. Gol kedua tersebut dicetak oleh Marckho Sandy setelah sepakannya dari sisi sebelah kanan merobek kembali gawang Made.

Sriwijaya yang sudah unggul tak menurunkan serangan, bahkan mereka mampu memperbesar keunggulan menjadi 3-1 melalui Manuchehr Jalilov di menit 66.

Laskar Wong Kito tak henti-hentinya menekan pertahanan Maung Bandung, beberapa peluang kembali diciptakan, namun belum ada tambahan gol.

Persib mencoba memperkecil ketertinggalannya, rapatnya barisan pertahanan Sriwijaya membuat Maung Bandung tidak bisa mengejar ketertinggalannya dan skor akhir 3-1 tetap bertahan hingga laga usai.

(Arif/LIN)

Lebih Dari 50 Atlet Sepak Takraw Luar Jabar Ikut Porda Jabar XIII

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Lebih dari 50 atlet asal luar provinsi Jawa Barat dipastikan ikut berlaga di pertandingan sepak takraw Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XIII/ 2018.

Mereka akan memperkuat kota/kabupaten di Jabar setelah dimutasi dari daerahnya masing-masing.

Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Jabar Sucipto menuturkan, mutasi atlet menjelang Porda Jabar XIII/2018 di cabang olahraga (Cabor) sepak takraw memang cukup banyak. Hal itu karena stok atlet sepak takraw di Jabar, bahkan Indonesia masih terbatas.

“Kalau dari sisi pembinaan, sebenarnya sudah mulai menggeliat di semua kota dan kabupaten. Hanya saja, memang masih banyak atlet dari luar provinsi,” kata Sucipto seusai Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PSTI Jabar Tahun 2018 di Aula KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Minggu (1/4/2018).

Meski jumlah atlet dari luar Jabar cukup banyak, dia memastikan bahwa proses mutasi atlet tersebut sudah tuntas dan sesuai aturan. Pihaknya pun sudah menekankan ke setiap kota dan kabupaten yang menggunakan atlet impor, maka atletnya harua mau dan siap membela Jabar di PON XX saat dibutuhkan.

“Jadi atlet yang ikut pada Porda Jabar XIII itu secara otomatis menjadi atlet Jabar dan harus membela Jabar saat terpilih,” tegas dia.

Semua atlet yang berlaga di Porda Jabar XIII pun wajib menandatangani pakta integritas di atas materai. Hal itu sebagai antisipasi awal bagi atlet yang berlaga di Porda Jabar XII jika menolak membela Jabar saat terpilih.

” Secara eksplisit sanksinya belum ada, saat ini masih dibahas di KONI Jabar,” jelas dia.

(Ageng/LIN)

KNRP Jabar: Soliditas dan Totalitas Bela Palestina

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menyikapi perkembangan Palestina sekaligus berkonsolidasi serta berkoordinasi menyusun program kerja 2018, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Wilayah Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Narapati Syariah, Kota Bandung, Minggu (1/4/2018).

Rakerwil pun berkenaan dengan sikap tegas KNRP terkait insiden kekejaman Israel kepada warga Palestina pada aksi damai oleh warga Palestina beberapa waktu lalu.

Dalam aksi itu, belasan warga tewas dan ribuan lainnya mengalami luka.

Rapat bertajuk ‘Soliditas dan Totalitas Bela Palestina’ itu dihadiri pengurus KNRP Jabar dan kabupaten/kota.

“Kita akan sinergikan program unggulan KNRP dengan kabupaten/kota, terlebih menghadapi bulan Rojab dan Ramadhan,” kata Ketua KNRP Jabar Heri Efendi.

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa KNRP mengutuk tindakan represif aparat keamanan Israel itu. Selain mengutuk, KNRP Pusat pun langsung menyalurkan bantuan untuk meringankan beban para korban.

“Kami mengimbau warga Jabar untuk mendukung perjuangan warga Palestina menuntut hak kemerdekaannya,” imbuh dia.

Sebagai bentuk nyata membela Palestina, pada Rakerwil pun KNRP meluncurkan program ‘Selamatkan Generasi Emas Palestina’ melalui penyaluran donasi beasiswa bagi para pelajar dan mahasiswa di Palestina yang terancam drop out akibat kekurangan biaya pascablokade Israel.

(LIN)

Bertemu Tukang Becak, Hasan Paparkan Program Jabar Cageur

0

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) menyapa puluhan tukang becak di Jalan Empang, Kota Tasikmalaya, Minggu (1/4/2018).

Setibanya di lokasi, Hasan langsung menyapa dan menyalami para pengayuh becak itu. Tak lama setelah duduk Hasan dicurhati berbagai permasalahan yang mereka (tukang becak) hadapi, salah satunya terkait pelayanan kesehatan dan pendidikan di Jawa Barat.

Menurut dia, keluhan masyarakat adalah ‘cambukan’ untuk dirinya bekerjakeras mewujudkan kemakmuran rakyat Jawa Barat.

Terkait pelayanan kesehatan yang dikeluhkan, Kang Hasan menyiapkan program Jabar Cageur yang digulirkan bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton). Program Jabar Cageur adalah bentuk pelayanan kesehatan prima bagi rakyat Jawa Barat.

“Dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang saya kunjungi, permasalahan masyarakat kalangan bawah hampir sama, yakni terkait pekerjaan, pendidikan, kesehatan dan lainnya. Maka program saya pun menyesuaikan dengan permasalahan tersebut,” kata Hasan usai makan siang bersama tukang becak.

Melalui Jabar Cageur akan dibangun rumah sakit provinsi di 4 wilayah rujukan. Selain itu, akan ditingkatkan seribu lebih ruang rawat inap di berbagai Puskesmas di Jabar serta akan ditempatkannya dokter spesialis di Puskemas dengan tunjangan hingga Rp20 juta per bulan.

“Kalau ada rakyat Jabar yang sakit, pemerintah wajib menyehatkan, tentunya dengan pelayan kesehatan yang optimal,” tegas dia.

Selain memaparkan program, Hasan pun memotivasi para tukang becak untuk terus berjuang dan bekerjakeras dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Hasan menegaskan bahwa dirinya siap mendengar setiap keluahan masyarakat, serta mewujudkan kemakmuran rakyat Jabar.

“Kalau bapak hidup seperti ini, jangan putus asa, anak-anak kita punya harapan untuk jadi orang sukses, saya akan buka jalannya dengan membangun Jabar. Pencalonan saya untuk memimpin Jabar sebagai bakti untuk rakyat,” pungkas dia.

(LIN)