Kabupaten Bogor Canangkan Panca Sukses Porda Jabar XIII dan Peparda Jabar V Tahun 2018
Kades Bisa Hadir di Acara Warga Meski Berbarengan dengan Pasangan Calon Bupati

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ciamis Uce Kurniawan menegaskan, kepala desa (Kades) dan perangkatnya tidak perlu gamang jika diundang ke acara warga meski berbarengan dengan salah satu Pasangan Calon Bupati Ciamis.
“Saya perlu tegaskan bahwa kepala desa ketika diundang oleh warganya untuk mengahadiri acara warganya, halal bi halal, silaturahmi dan sebagainya, tidak apa-apa. Jangan sungkan-sungkan. Yang tidak boleh itu berkampanye. Kalau menghadiri atas undangan masyarakatnya itu tidak masalah,” kata Uce kepada FOKUSJabar.id, Sabtu (31/3/2018).
Sebelumnya, Sejumlah Kades yang tergabung dalam Aliansi Kuwu (Kades) dan perangkat desa mendatangi Kantor Panwaslu Ciamis. Mereka merasa dilema ketika diundang oleh warganya pada acara yang juga dihadiri oleh salah satu Calon Bupatu Ciamis.
Mereka khawatir akan dianggap berpihak pada Calon Bupati Ciamis yang duduk bersamaan pada acara yang sama. Namun di sisi lain, mereka akan dianggap tidak menghargai warganya jika tidak menghadiri undangan.
“Selama tidak kampanye, tidak apa-apa,” kata dia.
Tetapi, lanjut Uce, Panwaslu akan tetap melakukan pengawasan lapangan di acara kegiatan kampanye ataupun kegiatan yang sifatnya pribadi.
(Ibenk/LIN)
Ridwan Kamil Gunakan Motor Plat Merah Saat Kampanye, Tim Klaim Hanya Spontan?
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Wakil Ketua Tim pemenangan Cagub-Cawagub Jabar nomor urut 1 Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum (RINDU) Arfi Rafnialdi mengklaim bahwa penggunaan kendaraan plat merah oleh Ridwan hanya spontan dan praktis.
Dia mengaku bahwa penggunaan sepeda motor plat merah saat kampanye di Kuningan Senin (23/3) lalu itu karena tidak adalagi kendaraan.
Untuk diketahui, dalam sebuah foto, Ridwan Kamil tampak dibonceng menggunakan sepeda motor plat merah E 2254 Y.
“Itu spontan dan praktis semata, mengingat keterbatasan kendaraan roda dua di lokasi. Sebagai tamu, Ridwan Kamil tentu menghargai inisiatif tuan rumah,” klaim Arfi, Sabtu (31/3/2018).

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak masuk dalam jadwal kampanye, melainkan kunjungan kemanusiaan.
Terlebih saat itu Ridwan Kamil tengah meninjau pengungsian korban longsor di Desa Pinara, Kabupaten Kuningan.
“Kegiatan peninjauan di lokasi pengungsian dimaksud bukan merupakan kegiatan kampanye. Warga dan aparat Pemerintah Desa setempat yang tengah berada di tempat pengungsian berinisiatif menawarkan diri,” kata dia membantah.
(Adie/LIN)
Tinjau Pabrik Tahu, Hasan Siap Bantu Usaha Kecil dengan BogaGawe
TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) mengatakan bahwa usaha di sektor informal perlu mendapatkan perhatian pemerintah, baik berupa bantuan permodalan maupun pelatihan.
Demikian diungkapkan Hasan saat mengunjungi pabrik pembuatan tahu di Kampung Sukatengah, Desa Sukamulya, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (31/3/2018).
Menurut dia, sektor usaha informal seperti ini jarang sekali mendapat perhatian dari pemerintah. Masyarakat yang menjalankan usaha di sektor informal biasanya berjalan sendiri tanpa bantuan dari pemerintah.
“Pekerjaan sektor non formal pada umumnya belum mendapat bantuan maksimal baik berupa pelatihan maupun dana. Tentunya ini harus dioptimalkan, dan kita punya program Bogagawe sebagai jawabannya,” kata Hasan melalui rilisnya.
Melaui program BogaGawe yang digulirkannya bersama Cawagub Anton Charliyan, dia akan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, misalnya dengan memberikan bantuan permodalan hingga bantuan pemasaran.
“Ini (Produksi Tahu) salah satu upaya meningkatkan taraf ekonomi masyarakat dan menyediakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar. Ini tentunya harus terus dikembangkan,” jelas dia.
Pada kesempatan tersebut, Hasan sempat berbincang mengenai bahan utama tahu, yakni kacang kedelai yang masih impor.
Produksi Tahu di Jawa Barat, kata dia, seharusnya menggunakan bahan dasar dari Jawa Barat. Menurut dia, Pemerintah harus merangkul dan mengajak para petani untuk menanam kacang kedelai di wilayah yang memungkinkan untuk ditanami.
“Petani itu harusnya meminta jaminan bahwa nanti hasil pertaniannya jangan ditinggal begitu saja, harus dibeli oleh pemerintah lewat bulog untuk kepentingan rakyat,” tegas dia.
(LIN)
HMI: Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Bukan Hanya Tanggung Jawab KPU
CIAMIS, FOKUSJabar.id: Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis Hendri menyebut, upaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula pada Pilkada Serentak 2018 bukan hanya tanggung jawab KPU. Tetapi semua pihak yang sadar akan pentingnya Pemilu.
Saat ini, kata dia, pemilih pemula terlihat acuh saat dihadapkan pada Pilkada. Bahkan, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan bahwa indeks demokrasi Indonesia pertahun 2015-2016 menurun dari 70,9 menjadi 73,82.
“Itu menunjukkan minimnya pendidikan politik masyarakat, interpretasinya berpengaruh terhadap pemahaman dalam memilih calon pemimpin. Sehingga bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi semua aspek harus terintervensi dalam persoalan ini. semua harus sama-sama berupaya memberikan pendidikan politik khususnya bagi pemilih pemula,” tegas Hendri.
Hal serupa diungkapkan Ketua Desk Pilkada Kabupaten Ciamis Asep Sudarman.
Sekda Ciamis itu menilai bahwa partisipasi pemilih pemula harus ditingkatkan, salah satunya dengan memebrikan pendidikan politik.
(Ibenk/LIN)








