spot_img
Minggu 8 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7523

Serang Penjaga Rumah Dubes Iran, Pria Austria Ditembak Mati

0
ilustrasi (web)

AUSTRAIA, FOKUSJabar.id: Seorang pria Austria ditembak mati oleh kepolisian setempat setelah menyerang petugas keamanan di depan kediaman duta besar Iran di Wina menggunakan pisau pada Minggu (11/3/2018) waktu setempat.

Juru bicara kepolisian Austria, Harald Soeros, mengatakan kepada AFP bahwa pria itu “tewas di tempat” setelah melakukan serangan sebelum tengah malam.

Soeros mengatakan motif penyerangan ini belum jelas dan kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, petugas keamanan yang diserang itu kini sedang menjalani perawatan akibat luka tusuk di lengan bagian atas.

“Dia menggunakan semprotan lada [untuk menyerang pelaku],” kata Soeros.

Setelah insiden ini, kepolisian langsung memperketat keamanan di seluruh misi diplomatik di Wina

(Agung)

Ini yang Dicari Persib dari Uji Coba Lawan Arema

0
ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Arema FC akan menjadi lawan tanding Persib Bandung pada pertandingan uji coba yang rencanannya akan berlangsung di Bandung, 18 Maret 2018.

Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez menuturan, pertandingan uji coba menghadapi Arema merupakan menjadi laga pamungkas sebelum mengarungi musim kompetisi Liga 1 2018 yang akan mulai bergulir pada 23 Maret mendatang.

Gomez menambahkan, pada pertandingan uji coba menghadapi Singo Edan, pihanya akan melihat sejauh mana kesiapan dan kondisi fisik pasukannya. Karena sebelumnya Persib banyak beruji coba dengn tim Liga 2 dan 3.

BACA JUGA:

Bojan Hodak Beberkan Kondisi Nick Kuipers

“Kami harus bertanding dan tanggal 18 akan bertanding melawan Arema. Itu akan jadi laga persahabatan yang akan kita gelar di Bandung dan menjadi kesempatan yang bagus untuk kami untuk menguji kondisi fisik,” tegas Gomez, Senin (12/3/2018).

Selain Arema, Persib sempat mengagendakan pertandingan uji coba menghadapi PS TIRA pada 14 Maret 2018, namun kemungkinan besar batal. Karena jadwal pertandingan yang sudah semakin dekat dan PS TIRA dari draft jadwal menjadi lawan pertama Persib di Liga 1.

(Arif)

Komite Pemenangan PASTI Minta KPK Lakukan Supervisi Kasus Dugaan Suap Pemilukada Garut

0
Ketua Pemenangan PASTI (Foto. Rik)

GARUT, FOKUSJabar.id : Saat ini, Pasangan Agus Supriadi Teh Imas (PASTI) dan seluruh pangrojong (tim sukses) tengah menunggu keputusan hasil gugatan yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta.

ilustrasi (web)

Rencananya, keputusan hasil gugatan tersebut akan digelar Rabu (14/3/2018) mendatang.

Sembari menunggu hasil gugatan, Ketua Komite Pemenangan PASTI, Dadan Malik Ibrahim meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi kasus yang saat ini ditangani Polda Jawa Barat terkait dugaan tindak pidana suap (gratifikasi) yang dilakukan penyelenggara Pemilukada (KPU dan Panwaslu) Kabupaten Garut.

Menurut Dadan, supervisi tersebut sangat penting karena kasus dugaan suap itu sudah menjadi keresahan publik dan mengakibatkan ketidakpercayaan terhadap KPU dan Panwaslu.

“ Supervisi ini baik untuk memastikan pemeriksaan secara menyeluruh dan tidak tebang pilih terhadap pihak-pihak yang terlibat. Karena sifatnya pemufakatan, maka kami meyakini ada anggota Komisioner KPU Garut yang terindikasi terlibat,” kata Dadan, Senin (12/3/2018) malam.

Dengan supervisi yang dilakukan KPK, maka kepercayaan publik terhadap kredibilitas dan integritas penyelenggara Pemilukada akan kembali.

“ Dalam waktu dekat ini, secara resmi kami akan meminta KPK untuk melakukan supervisi sebagaimana kewenangannya,” pungkas Dadan.

(Andian/Bam’s)

Latihan di Stadion GBLA, Ini Materi yang Diberikan Gomez

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung menggelar latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Senin (12/3/2018), sebagai persiapan kompetisi Liga 1 2018.

Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez mengatakan, pada sesi latihan tersebut, pihaknya memberikan materi untuk mengasah kecepatan dan penguasan bola.

” Kami fokus pada lari dan penguasaan bola. Alasannya, karena dalam pertandingan ada kalanya pemain merasa lelah dan kami harus memindahkan bola,” kata Gomez, Senin (12/3/2018).

Menurut Gomez, materi lari pada sesi Lathan diberikan karena pemain harus tetap berlari. Baik itu saat menguasai bola maupun saat kehilangan bola.

“Pertandingan itu selama 90 menit jadi pemain juga harus berlari selama 90 menit. Kalau kamu tidak berlari artinya kamu tidak melakukan persiapan dan juga soal aerobic, 100, 200, 500 karena dalam pertandingan harus berlari dan bergerak,” jelasnya.

“Kamu harus terus berlari dan bergerak untuk menguasai bola. Untuk menguasai bola kamu harus bergerak,” tegasnya.

(Arif/Bam’s)

Militer Suriah Kembali Bombardir Ghouta, 23 Warga Sipil Tewas

0
Pasukan rezim Bashar al-Assad Bashar al-Assad menggempur tiga kantong pemberontak, setelah merebut setengah daerah kekuasaan di Ghouta selama tiga pekan belakangan. (AFP Photo/Hamza Al-Ajweh)

SURIAH, FOKUSJabar.id : Di tengah seruan gencatan senjata dari PBB, pasukan pemerintah Suriah masih terus membombardir daerah kekuasaan pemberontak di Ghouta timur pada Minggu (11/3/2018), hingga menewaskan 23 warga sipil.

Syrian Observatory for Human Rights melaporkan bahwa pasukan rezim Bashar al-Assad menggempur tiga kantong pemberontak, setelah merebut setengah daerah kekuasaan di Ghouta selama tiga pekan belakangan.

Kepala Observatory, Rami Abdel Rahman, mengatakan kepada bahwa setelah bertempur sepanjang pagi, militer Suriah merebut Kota Medeira yang terletak di jantung ketiga zona tersebut.

Seorang anggota tim penyelamat, Hassan, mengatakan bahwa hingga saat ini masih ada sekitar 20 keluarga di dalam puing bangunan.

“Kami perlu alat berat untuk menarik mereka, tapi kami tak bisa membawa mesin itu ke jalan karena pasukan rezim mungkin akan mengebomnya,” ucap Hassan, seperti dilansir CNN.

SANA memang melaporkan bahwa pemerintah sudah mengevakuasi puluhan warga dari Misraba ke tempat penampungan sementara. Namun, menurut Observatory, masih banyak warga sipil lainnya ditinggalkan di Misraba setelah 75-100 orang dievakuasi.

Korban tewas dalam serangan pada Minggu ini menambah panjang daftar warga sipil yang kehilangan nyawa akibat gempuran di Ghouta timur menjadi setidaknya 1.139 orang, termasuk 240 anak-anak.

(Agung)

Warga Cigalontang Tasikmalaya Sambut Pengobatan Gratis Kostrad Brigif Raider 13/Galuh

0
Warga Cigalontang Tasikmalaya Sambut Baik Pengobatan Gratis Kostrad Brigif Raider 13/Galuh

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Kostrad, sebanyak 30 personel anggota Kostrad Denma Brigif Raider 13/Galuh, gelar Bhakti Sosial (Baksos) pengobatan gratis.

Pengobatan gratis ala Kostrad Brigif Raider 13/Galuh

 ” Alhamdulillah, masyarakat begitu antusias dan terbantu dengan pengobatan gratis tersebut,” kata Kasiter Brigif Raider 13/Galuh, Kapten Inf Kasbulloh, Senin (12/3/2018).

Menurut dia, kegiatan tersebut digelar di wilayah Desa Cidugaluen, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya karena lokasinya jauh dari tempat pengobatan.

” Kami langsung terjun ke lapangan membawa masyarakat untuk ikut serta dalam pemberian pelayanan kesehatan,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil temuan, mayoritas masyarakat setempat mengidap penyakit Hipertensi, sejumlah kaum Hawa tidak bisa berjalan akibat tulang keropos karena kekurangan asupan kalsium selama masih muda, penyakit ISPA, penyakit Kulit dan penyakit Lambung.

” Ada salah satu warga berumur 75 tahun, ditandu menggunakan sarung oleh dua orang anggota Kostrad Denma Brigif R 13/Galuh karena menderita penyakit Osteoporosis (penipisan tulang),” ungkapnya.

Kegiatan tersebut melibatkan tim medis yang juga personel Kostrad, Lettu Kiki.

(Bam’s)

PII Ciamis Eksis Perangi Narkoba, Hoax dan Bulying

0
Fajar Miftah Fauzi Saat Memberi Materi Memerangi Narkoba, Hoax dan Buliyng. (FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS,FOKUSJabar.co,id: Organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) Kabupaten Ciamis mulai menunjukkan eksistensinya dengan merangkul para pelajar tingkat SLTP/SLTA. Organizing Commite Pelajar Islam Indonesia (PII) Ciamis yang menggelar kegiatan Forum Diskusi Pelajar tingkat SLTP/SLTA dengan tema “Revitalisasi Pandangan Pelajar Sebagai di Aula Yayasan Miftahussalam Handapherang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis beberapa waktu lalu.

Kegiatan diikuti sekitar 50 peserta dari perwakilan sejumlah sekolah diantaranya, MA Miftahulfallah Panumbangan, MA PUI Cijantung, MA 1 Darussalam Ciamis, SMK Nurul Huda Panumbangan, SMK Miftahussalam dan SMK Al Fatah Bojongmengger.

Penggiat PII Kabupaten Ciamis Fajar Miftah Fauzi mengatakan organisasi PII menaruh perhatian pada cepatnya pengaruh budaya barat masuk ke kalangan pelajar. Budaya, pakaian dan gaya hidup orang barat mulai merasuk dan merusak generasi pelajar di Indonesia.

“Kita prihatin, para pelajar saat ini mulai berkiblat ke budaya barat, makanya kita bertekad lewat PII ini dapat merangkul dan mencetak pelajar yang islami, berkarakter dan punya jiwa kepemimpinan,” katanya ketika dihubungi, Senin (12/3/2018).

Miftah menjelaskan, pengaruh buruk budaya luar seperti tawuran, narkoba, bulying di kalangan pelajar sudah menjadi hal lumrah. Makanya, PII Ciamis akan rutin menggelar kegiatan Forum Diskusi Pelajar ini guna membentengi pelajar agar tidak terjerumus pengaruh buruk akibat globalisasi dan kemajuan teknologi.

“Forum Diskusi Pelajar ini adalah upaya revitalisasi pelajar, agar para pelajar kembali menjadi agen perubahan yang seusai dengan yang diajarkan Rosululloh SWT,” jelasnya.

Ketua pimpinan daerah PII Jawa Barat Yaumal Akbar menambahkan, yang saat ini tengah menghantam generasi muda termasuk para pelajar ada tiga yaitu narkoba, hoax dan bulying.

Ketiga permasalahan tersebut mesti bisa ditangkal oleh para pelajar. Pihaknya mengajak semua pelajar agar tidak hanya menonton dan berdiam diri, namun pelajar mesti ikut berperan dalam menolak berbagai hal yang tidak baik yang bisa merusak moral dan tatanan bangsa.

Pelajar ini dari dahulu ikut berperan dalam berbagai peristiwa penting sejarah negara, misalnya sumpah pemuda yang 70 persen didalamnya adalah para pelajar se Indonesia, ada ulama pelajar seperti Muhammad Nasir, juga H Juanda yang melakukan deklarasi Indonesia negara kepulauan.

“Mereka semua dulu bagian dari pelajar, makanya kita juga mesti ikut berperan aktif ikut mengontrol berbagai permasalahan yang terjadi mulai dari sosial, ekonomi, budaya dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Tokoh senior PII Kabupaten Ciamis Ahmad Ramdani berharap kaderisasi di tubuh PII harus terus berjalan. Kata dia, PII merupakan organisasi yang mesti mencetak generasi yang kuat dan berkarakter.

“Memang beberapa waktu lalu sempat vakum, namun alhamdulillah kini mulai eksis lagi, ini harus berlanjut,” katanya.

(Riza M Irfansyah/DAR)