spot_img
Minggu 31 Agustus 2025
spot_img
Beranda blog Halaman 6925

Gudang Kertas di Kalipah Apo Ludes Terbakar

0
(Diskar PB Kota Bandung)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Sebuah gudang kertas ludes terbakar di Jalan Kalipah Apo No. 54 RT 04 RW 04 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Senin (2/4/2018).

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekira pukul 06.05 WIB pagi. penyebab kebakaran masih diselidiki.

Petugas Damkar berhasil melakukan pemadaman dengan menurunkan 5 unit pancar pusat, 1 unit water tanker, 2 unit rescue, 1 unit komando penyelamatan dan 1 unit mobil ambulans.

“Alhamdulillah tidak ada perambatan,” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyalamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Kurnia Saputra, seperti dilansir PRFM.

Sementara kerugian materil akibat kebakaran ini belum dapat ditaksir.

“Saat penanganan Jalan Kalipah Apo ditutup sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

(Agung)

Hari ini, Syahrini akan Bersaksi di Sidang First Travel

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Penyanyi sensasional Syahrini dijadwalkan akan menjadi saksi dalam sidan dugaan penipuan, penggelapan serta pencucian uang oleh First Travel di Pengadilan Negara Depok, Senin (2/4/2018).

Syahrini disebut sebagai artiis yang di endorse paket perjalan umrah oleh First Travel.

“Hari Senin rencana menghadirkan Syahrini. Confirm hadir” kata jaksa penuntut umus. seperti dilansir Kompas.

Pengacara Syahrinin, Hotman Paris juga memastikan Syahrini akan hadir di persidangan.

“Besok hari senin jam sembilan pagi, Hotman dan Syahrini akan tampil di Pengaduan Negeri Depok dalam kasus First Travel,” kata Hotman, lewat video akun intagram miliknya.

Sebelumnya, Syahrini telah beberapa magkir dari panggilan jaksa untuk bersaksi denagn alasan terbentur urusan pekerjaan.

(Agung)

Ingin Tahu Kebutuhan Petani, Kang Hasan Ikut Tandur di Cijeungjing

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jabar nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) ikut menanam padi (tandur) dengan sejumlah petani di pesawahan, blok Jati Desa, Kecamatan Cijeunjing, Kabupaten Ciamis, Senin (2/4/2018).

Menurut dia, hal itu dilakukan sebagai upaya mengetahui aspirasi para petani, termasuk apa yang para petani butuhkan. Dengan terjun langsung, kata dia, dirinya bisa mengetahui kebutuhan mereka, terlebih selama ini mereka butuh pupuk dan bibit.

“Setelah saya ngobrol sama mereka, mereka butuh pupuk dan bibit selama ini,” kata dia.

Sementara itu, salah seorang petani Ahmad meminta agar Hasan membantu menyediakan pupuk dengan harga terjangkau dan mudah didapat. Terlebih, kata dia, harga pupuk selama ini cukup tinggi.

“Kami berharap Kang Hasan bisa membantu kesulitan para petani jika terpilih nanti,” jelas Ahmad.

(Husen Maharaja/LIN)

Dirugikan, Ribuan Pedagang Kartu Seluler Berdemo di Depan Gedung Sate

0
(foto istimewa)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ribuan pedagang kartu perdana telepon seluler (ponsel) berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara dan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Senin (2/4/2018). Aksi tersebut merupakan penolakan kepeutusan pemerintah yang membatasi registrasi satu NIK hanya untuk tiga nomor telepon seluler.

Aksi unjuk ini dilakukan serentak di beberapa kota di seluruh Indonesia. Salah satunya di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung.

“Massa yang bakal hadir diperkirakan 1.000-1.500 orang. Semuanya berkumpul terlebih dahulu di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat Jalan Dipatiukur,” kata Koordinator Lapangan Bandung Raya Forum Outlet Bandung, Wawan Kurniawan, seperti dilansir PRFM.

Wawan mengatakan, pembatasan tersebut sangat merugikan para pedagang kartu seluler.

“Kami keberatan karena untuk pengaktifan nomor dibutuhkan NIK. Apalagi bagi penjual pulsa, butuh beberapa handphone yang berbeda provider,” tambahnya.

Pasca-pembatasan registrasi diberlakukan, lanjut Wawan, omset penjualan kartu seluler mengalami penurunan hingga 50 persen. Jika terus dibiarkan, maka para pedagang akan terus dirugikan.

(Agung)

Sudrajat akan Fokus Menata Pembangunan di Jabar Selatan

0
Sudrajat: Banyak yang Bilang Jawa Barat Intoleran.(FOKUSJabar/Ibenk)
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur (cagub) Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat serius dan akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah Jabar Selatan.

Selama ini, kata dia, pembangunan infrastruktur di wilayah Jabar Selatan masih sedikit tertinggal dengan daerah lainnya.

Sudrajat menaruh perhatian untuk kawasan Jabar Selatan karena adanya ketimpangan sosial dan ekonomi. Kantong kemiskinan di Jawa Barat ini, salah satu yang terbesar persentasenya ada di wilayah Jabar selatan.

“Pembangunan di daerah tertinggal, khususnya bagian selatan Jawa Barat jadi prioritas kami (Sudrajat dan Ahmad Syaikhu) agar kegiatan perekonomian di daerah-daerah tersebut dapat berjalan dengan lebih baik,” ungkap Sudrajat melalui rilisnya.

Namun, kata dia, pengertian pembangunan infrastruktur ini harus diluruskan karena terkait infrastruktur tak hanya menyangkut ketersediaan sarana transportasi atau jalan yang memadai, juga infrastruktur lain seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, dan lainnya yang terintegrasi.

“Membangun infrastruktur itu tentunya jangan hanya soal membangun jalan ataupun jembatan. Sebab pengertain infrastruktur ini kan luas. Menyediakan jaringan data (internet), bangunan sekolah atau pendidikan yang memadai, kesehatan dan pasar itu juga termasuk membangun infrastruktur, ” ungkap dia.

Dengan kata lain, tidak cukup pada pembangunan akses jalan yang memadai, tetapi harus dibarengi pembangunan infrastruktur lain yang juga tidak kalah penting untuk masyarakat.

Lebih lanjut dia mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu ujung tombak dari pertumbuhan, pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Untuk masa 5 tahun ke depan, pembangunan infrastruktur akan dikembangkan secara optimal agar Jawa barat mempunyai infrastruktur yang modern, namun humanis, untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat.

“Konsep yang dipilih berdasarkan konsep berkelanjutan baik dalam tahapan perencanaannya maupun implementasinya. Dengan begitu, pembangunannya optimal dan dapat dirasakan secara optimal oleh generasi yang akan datang. Di samping itu, pembangunan infrastruktur akan diselaraskan dengan potensi kekayaan alam yang dimiliki Jawa Barat dan juga ramah lingkungan, ” pungkas dia.

(LIN)

Hasanah Janjikan 75 Ribu KK di Jabar Dapat Sertifikat Lahan Garapan

0
(FOKUSJabar/DH)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Calon Gubernur  (Cagub) Jawa Barat No 2, Tb Hasannudin yang akrab disapa Kang Hasan, siap memperjuangkan petani yang tidak punya lahan garapan memiliki sertifikat garapan.

Kang Hasan mengatakan, sektor pertanian harus mendapat porsi yang lebih. Program pemberian sertifikat garapan bagi petani menjadi prioritas Kang Hasan ke depan jika terpilih menjadi Gubernur.

“Dalam dua tahun 75 ribu KK mendapat sertifikat untuk menggarap sawah selama 30 tahun dan bisa diwariskan kepada ahli warisnya,” kata Hasan, saat berdialog santai dengan kaum petani di Dusun Warung Jati Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis, Senin (2/4/2018).

Selain program pemberian sertifikasi program lain sektor pertanian yang dijanjikan Kang Hasan yakni meningkatkan infrastrruktur perairan dengan membangun bendung dan waduk.  “Bendung – bendung dan waduk harus ditambah,” kata Kang Hasan.

Program yang berpihak kepada petani ini diharapkan menjadi salah satu kunci keberhasilan program Jabar Sebeuh yang juga ditawarkan Kang Hasan dalam kampanyenya.

Berdialog dengan petani Hasan didampingi Cawabup Ciamis Oih Burhanudin. Dalam dialog tersebut petani meminta Kang Hasan juga konsisten dengan janjinya.

“Inysa Allah ngadukung pami leres ngartos ka petani mah,” Ny Yayah salah seorang Ibu Tani kepada Fokusjabar.id.

(DH)

PT Taspen Tasik Rayakan Ultah dengan Gelar Donor Darah

0

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Memperingati hari ulang tahunnya yang ke-55 tahun 2018, PT. Taspen (Persero) Cab. Tasikmalaya Senin (02/04) menggelar kegiatan bakti sosial donor darah dan pemberian alat kesehatan ke Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu),

Dinas Kesehatan dan pemberian sumbangan ke panti Asuhan. Kepala PT. Taspen (Persero) Cab. Tasikmalaya Labuan Nababan mengatakan, kegiatan Bakti sosial ini rutin dilakukan setiap tahunnya untuk memperingati ulang tahun perusahaan.”Ini ulang tahun ke-55 dan untuk kantor cabang Tasikmalaya sendiri menggelar bakti sosial yang rutin dilakukan setiap tahunnya ini merupakan program bina lingkungan perusahaan,” ujar Nababan.

Dia menuturkan, peserta donor darah, selain pegawai internal Taspen,  kita juga melibatkan semua mitra kerja maupun mitra bayar Taspen yang ada di Tasikmalaya mulai dari KPKNL, Pos Giro, Perbankan, KPPN.

BACA JUGA:

Soal Pilkada 2024, Ini Kesepakatan PDI-P dan PCNU Ciamis

”Kegiatan ini bukan hanya seremonial namun ini untuk mendekatkan perusahaan kepada para peserta maupun mitra kerja serta mitra bayar untuk saling bersinergi dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Ditambahkan, dengan usia yang Ke-55 tentunya Perusahaan ini akan semankin menunjukkan kematangan dan profesionalismenya dalam pengabdiannya melayani masyarakat.

”Taspen selalu konsisten dan berkomitmen dalam melayani masyarakat guna mewujudkan sistem pelayanan yang prima, cepat dan transparan,” pungkasnya.

(Seda)