spot_imgspot_img
Selasa 5 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 465

Akibat Cuaca Buruk, Puluhan Perahu Nelayan Cilacap Bersandar di Pangandaran

0
cuaca buruk pangandaran@fokusjabar.id
kondisi kapal nelayan Cilacap Jawa Tengah bersandar di perairan pantai timur Pangandaran. (Sajidin/fokusjabar.id)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Akibat cuaca buruk, puluhan kapal berukuran besar milik nelayan dari Cilacap Jawa Tengah terpaksa bersandar di perairan laut Pangandaran Jawa Barat.

Pemandangan ini terlihat di dua titik lokasi. Yaitu  di samping Taman Wisata Alam (TWA) Cagar alam Pantai Timur Pangandaran dan di pantai batukaras Cijulang.

Ketua SAR Barakuda, Sakio mengatakan, puluhan kapal pancing tersebut bersandar sejak beberapa hari terakhir. Menurutnya, mereka bersandar untuk mencari aman.

Baca Juga: Atlet Voli se-Jabar Rebut Hadiah Puluhan Juta di Ajang Kapolres Pangandaran Cup 2025

“Sudah hari hari akibat cuaca di zona tangkap kondisinya hujan di sertai angin kencang dan kabut yang sangat tebal,” ungkap Sakio kepada FOKUSJabar.id, Sabtu, (20/12/2025).

Sakio menambahkan, puluhan kapal nelayan Cilacap bersandar lebih banyak di perairan pantai Batukaras Kecamatan Cijulang.

Selain itu, menurut pantauannya, bahwa terdapat beberapa kapal nelayan yang nekat menerobos cuaca buruk. Meski begitu, Dia memprediksi cuaca hari esok kondisinya sudah mulai stabil.

“Pantauan SAR Barakuda hari ini terlihat kapal ada yang masuk sandaran, dan ada di antaranya mereka yang mulai berangkat lagi ke laut lepas. Di perkirakan mulai besok cuaca mulai membaik,” jelasnya.

Baca Juga: Abrasi Parah Ancam Putuskan Jalur Pansela di Pantai Ciparanti Pangandaran

Sementara itu, Sakio juga melaporkan kondisi cuaca buruk melalui potongan vidio pendek pada hari Jumat kemarin (19/12) di wilayah Pantai Timur Pangandaran. Dia menyebutkan, bahwa di lokasi tersebut terdapat gelombang yang cukup tinggi serta kondisi awan mendung.

“Terlihat cuaca di sepanjang Pantai Timur Pangandaran mendung di sertai angin. Gelombang juga besar. Terlihat dari ujung mata memandang ujung pulau Nusakambangan. Informasi sementara pantauan SAR Barakuda hari ini,” pungkasnya.

(Sajidin)

Pimpin Silaturahmi Partai Berkarya Sumut, Mayjen TNI (Purn) A. Daniel Chardin Bahas Pertanian

0
ahmad daniel chardin@fokusjabar.id
Mayjen TNI (Purn) Ahmad Daniel Chardin. (foto; Dok)

Medan, FOKUSJabar.id: Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya Sumatera Utara (Sumut), Mayjen TNI (Purn) A.Daniel Chardin, SE.,M.Si., menyampaikan bahwa pengembangan budi daya pertanian di Indonesia pada era kepemimpinan Presiden Suharto, banyak di tiru negara lain.

Selain itu, jadi inspirasi bagi negara tetangga, seperti Thailand, Malaysia serta yang lainnya. Dan mereka sekarang, kata Daniel, lebih maju daripada Indonesia.

“Tidak hanya itu, wacana kedepan adalah saling penguatan dalam bidang pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa agar sumber daya manusia (SDM) kuat dan maju,” ungkap A. Daniel Chardin, pada acara silaturahmi dan temu kader di The Green Driving Range, Jalan Gaperta X Medan, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: DPW Partai Berkarya Sumut Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Langkat dan Kota Binjai

Pada acara tersebut A. Daniel Chardin di dampingi Sekretaris DPW Berkarya Sumut, Bambang Muliadi dan jajaran Pengurus lainnya.

Saat memberi arahan kepada kader Partai Berkarya, Achmad Daniel Chardin mengungkapkan, terkait perkembangan isu perpolitikan, pendidikan dan pertanian.

“Kita harus bersatu dalam mengembangkan visi misi Berkarya, amanah rakyat harus kita sematkan sebagai garis terdepan dalam menjalankan dan membawa Berkarya sebagai partai politik (Parpol) di Sumut,”jelasnya.

Daniel juga memaparkan, bahwa strategi kedepan, Partai Berkarya pada dasarnya harus mensejahterakan rakyat, mencerdaskan kehidupan bangsa dan pengembangan dalam sektor pertanian.

“Ajang silaturahmi ini sebagai konsolidasi dan strategi capaian kedepan agar Berkarya Sumut di pandang sebagai bagian dari aspirasi rakyat dalam mensejahterakan dan mencerdaskan generasi bangsa,” tuturnya.

Tujuannya yaitu, lanjut Daniel, untuk melahirkan, sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan kapabilitas.

“Dan penguatan ini memang di rasa sangat perlu. Guna menyatupadukan segala visi misi Partai Berkarya supaya di terima menjadi bagian dari rakyat itu sendiri,” tegasnya.

Pemerintah Harus Hadir

Mantan Pangdam I Bukit Barisan ini juga berharap, supaya Pemerintah bisa hadir serta mensubsidi harga beras, supaya stabilitasnya terjaga dan tidak berfluktuasi signifikan.

“Fluktuasi harga beras memiliki signifikan yang besar karena beras merupakan makanan pokok bagi mayoritas penduduk Indonesia. Fluktuasi harga ini berdampak kepada pedagang dan petani,” ujarnya.

Bagi pedagang, Daniel melanjutkan, bahwa fluktuasi harga dapat berpotensi keuntungan lebih besar saat naik. Namun, resiko penurunan volume penjualan merugikan saat harga turun.

“Bagi petani, harga yang tidak stabil, terutama saat panen raya dapat mengancam kesejahteraan mereka. Jadi subsidi pemerintah diharapkap saat harga turun. Dan pemerintah harus memberi subsidi dengan membeli harga sesuai harga standart, agar petani tidak mengalami kerugian,” jelasnya.

Daniel juga mengatakan, bahwa intinya yang di subsidi adalah saat pembelian hasil panen, dengan harga standard yang menguntungkan petani saat panen. Sehingga daya beli jadi meningkat dan mampu menghadapi harga pasar.

Baca Juga: BNPB Sebut Bencana Sumatera Renggut 916 Nyawa hingga 7/12/2025

“Daripada subsidi di hulu yaitu berupa pupuk, bibit dan lainnya. Tapi dalam pelaksanaannya banyak yang tidak sampai ke petani, bahkan hilang di pasaran, walaupun ada namun harganya tinggi. Sehingga memberatkan petani,” tegasnya.

Kalau subsidi dari hilir, Daniel menambahkan, tentu akan adanya jaminan harga jual saat panen, sehingga membuat kemampuan atau daya beli petani meningkat. Juga lebih siap dalam menghadapi harga pasar untuk kebutuhan pertanian.

Disparitas harga subsidi dan non subsidi terhadap komoditi pertanian, membuat para spekulan berlaku curang. Sementara yang berdubsidi justru hilang di pasaran hingga tidak sampai ke petani.

“Dengan tidak ada di pasaran, maka berubah menjadi komoditi non subsidi dengan harga yang tinggi di luar kemampuan beli petani. Sementara saat panen tidak ada jaminan harga standard, sehingga semakin memperburuk daya beli petani,” pungkasnya.

(Yud’s)

Kota Bandung Raih Juara Umum Kejurda Modern Pentathlon Jabar Tahun 2025

0
modern pentathlon kejurda
Pertandingan Kejurda Modern Pentathlon Jabar tahun 2025 di lintasan Atletik Pajajaran Kota Bandung, 19-20 Desember 2025. Kota Bandung keluar sebagai juara umum dengan raihan 4 emas, 2 perak dan 2 perunggu. (FOTO: Ageng)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kota Bandung berhasil meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Modern Pentathlon Jawa Barat tahun 2025 yang digelar di lintasan Atletik Pajajaran Kota Bandung, 19-20 Desember 2025. Kota Bandung berhasil mengoleksi empat medali emas, dua perak dan dua perunggu dari enam nomor yang dipertandingkan.

Empat medali emas bagi Kota Bandung disumbangkan oleh dua atlet andalan mereka yakni Almamira Aiza Noor dan Yoshirafi Habiburahman. Masing-masing menyumbangkan dua medali emas bagi kontingen MPI Kota Bandung di ajang kejurda.

Almamira meraih medali emas dari nomor triathle putri usai menjadi yang tercepat menyelesaikan lomba tiga disiplin olahraga yakni lari, menembak dan renang dengan catatan waktu 18 menit 22,15 detik. Atlet Kota Bandung kelahiran 2011 tersebut mengalahkan atlet asal Kota Bogor Ayudya yang mencatatkan waktu 19 menit 09,08 detik dan atlet Kota Bekasi, Nadira Naura Putri dengan catatan waktu 19 menit 19,69 detik.

Medali emas kedua diraih Almamira dari nomor laser run putri yang melombakan disiplin olahraga lari dan menembak. Almamira mencatatkan waktu tercepat 13 menit 35.68 detik mengalahkan Ayudya (MPI Kota Bogor) dengan catatan waktu 14 menit 30.22 detik dan rekan sekotanya Kirana Zhafira Putri yang mencatatkan waktu 15 menit 11.96 detik.

Prestasi Almamira diikuti rekannya di kelompok putra yakni Yoshirafi Habiburahman yang meraih medali emas di nomor triathle putra. Yoshirafi menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 15 menit 09.37 detik mengalahkan Belhgrano Deeyren Valeska Tindige (MPI Kab.Bogor) yang mencatatkan waktu 15 menit 18.88 detik dan rekannya Galuh Rajendra Mahardika (MPI Kota Bandung) yang mencatatkan waktu 15 menit 38.63 detik.

Yoshirafi pun menyumbangkan medali emas dari nomor laser run putra usai mencatatkan waktu tercepat 11 menit 14.22 detik. Yoshirafi mengalahkan dua atlet Kabupaten Bandung yakni Theo Lheonel Sitanggang yang mencatatkan waktu 11 menit 20.59 detik dan Rifaldi dengan catatan waktu 11 menit 34.00 detik.

Ketua MP Kota Bandung, Vivi Sa’adiah mengatakan, keberhasilan meraih gelar juara umum kejurda merupakan hasil dari proses pembinaan berkelanjutan yang dilakukan. Termasuk kerja keras atlet, pelatih, dan jajaran pengurus, serta dukungan dari Pemerintah Kota Bandung, KONI Kota Bandung dan semua pihak.

“Prestasi yang diraih tidak lepas dari kerja keras serta mental juara yang ditunjukkan atlet dan pelatih, juga dukungan semua pihak terutama KONI Kota Bandung dalam proses pembinaan atlet modern pentathlon Kota Bandung,” kata Vivi saat ditemui usai pelaksanaan kejurda, Sabtu (20/12/2025).

Keberhasilan di ajang kejurda kali ini, lanjut Vivi, diharapkan bisa menjadi penyemangat sekaligus motivasi tambahan bagi para atlet, pelatih dan seluruh jajaran terkait untuk mencapai prestasi demi prestasi lain. Salah satu diantaranya untuk pelaksanaan Porprov XV Jabar tahun 2026 mendatang.

“Prestasi ini menjadi bekal yang baik untuk prestasi berikutnya di Porprov XV Jabar dengan meraih juara umum serta menjadi momentum positif meningkatkan prestasi olahraga modern pentathlon dimana Kota Bandung menjadi salah satu lumbung atlet berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional,” Vivi menegaskan.

Sementara Ketua MPI Jabar, Trio Arsefto mengucap syukur atas kelancaran pelaksanaan kejurda modern pentathlon Jabar tahun 2025. Pihaknya pun mengucapkan selamat atas pencapaian Kota Bandung menjadi juara umum.

“Selamat bagi para atlet yang sudah meraih juara di masing-masing nomor yang digelar di kejurda ini. Bagi para atlet yang belum meraih gelar juara, terus semangat berlatih dan jadikan hasil di kejurda kali ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan lebih baik di masa depan,” kata Trio.

Hasil Kejurda Modern Pentathlon Jabar tahun 2025

  • Triathle Putri
  1. Almamira Aiza Noor (MPI Kota Bandung) – 18 menit 22.15 detik
  2. Ayudya (MPI Kota Bogor) – 19 menit 09.80 detik
  3. Nadira Naura Putri (MPI Kota Bekasi) – 19 menit 19.69 detik
  • Triathle Putra
  1. Yoshirafi Habiburahman (MPI Kota Bandung) – 15 menit 09.37 detik
  2. Belhgrano Deeyren Valeska Tindige (MPI Kab.Bogor) – 15 menit 18.88 detik
  3. Galuh Rajendra Mahardika (MPI Kota Bandung) – 15 menit 38.63 detik
  • Biathle Putri
  1. Nadira Naura Putri (MPI Kota Bekasi) – 09 menit 26.93 detik
  2. Kirana Zhafira Putri (MPI Kota Bandung) – 10 menit 07.23 detik
  3. Zelda Atiiqah Ramdhani (MPI Kab. Bekasi) – 10 menit 13.11 detik
  • Biathle Putra
  1. Belhgrano Deeyren Valeska Tindige (MPI Kab.Bogor) – 08 menit 14.73 detik
  2. Galuh Rajendra Mahardhika (MPI Kota Bandung) – 08 menit 33.17 detik
  3. Nur Ali Nuhuyanan (MPI Kab Bandung) – 08 menit 38.59 detik
  • Laser Run Putri
  1. Almamira Aiza Noor (MPI Kota Bandung) – 13 menit 35.68 detik
  2. Ayudya (MPI Kota Bogor) – 14 menit 30.22 detik
  3. Kirana Zhafira Putri (MPI Kota Bandung) – 15 menit 11.96 detik
  • Laser Run Putra
  1. Yoshirafi Habiburahman (MPI Kota Bandung) – 11 menit 14.22 detik
  2. Theo Lheonel Sitanggang (MPI Kab Bandung) – 11 menit 20.59 detik
  3. Rifaldi (MPI Kab Bandung) – 11 menit 34.00 detik

(ageng)

Diskominfo Kota Bandung Perkuat Pengelolaan Layanan Kedaruratan dan Pengaduan publik

0
diskominfo kota bandung@fokusjabar.id
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung terus memperkuat pengelolaan layanan kedaruratan dan pengaduan publik berbasis teknologi guna meningkatkan kecepatan serta transparansi pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan bahwa pihaknya mengelola sejumlah layanan utama, mulai dari keterbukaan informasi publik hingga penanganan kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.

“Pertama, kami mengelola layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk permohonan informasi publik dengan waktu jawaban maksimal 14 hari. Kedua, Lapor! sebagai kanal pengaduan masyarakat yang harus di jawab dalam tujuh hari dan di selesaikan maksimal 14 hari,” kata Yayan Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga: Penurunan Kabel Udara di Jalan Buah Batu Rampung Awal 2026

Selain itu, Diskominfo juga mengelola layanan kegawatdaruratan 112 yang bersifat penanganan langsung di tempat. Layanan ini aktif selama 24 jam, termasuk hari libur, dan telah terintegrasi dengan berbagai instansi terkait seperti Kodim, Polrestabes Bandung, Dinas Kesehatan, hingga layanan ambulans.

“Layanan 112 harus di tangani saat itu juga. Kami juga secara terbuka menyampaikan kecepatan respons layanan ini melalui media sosial, khususnya Instagram, agar masyarakat bisa menilai transparansi kinerja kami,”katanya.

Meski begitu, pihaknya mengaku masih ada kendala berupa penyalahgunaan layanan 112 oleh masyarakat untuk keperluan yang tidak bersifat darurat. Karena dapat di akses tanpa pulsa, panggilan tidak penting kerap masuk dan berpotensi menghambat penanganan kondisi darurat yang sebenarnya.

“Kami tekankan, jika tidak darurat jangan menghubungi 112. Gunakan kanal pengaduan seperti lapor.go.id. Penyalahgunaan layanan ini bisa membahayakan orang lain yang benar-benar membutuhkan pertolongan,”ucapnya.

Baca Juga: Geng Motor Aniaya Remaja di Cimahi, 15 Pelaku Ditangkap Polisi

Panic Button

Tak hanya itu, Diskominfo Kota Bandung juga mengembangkan panic button berbasis teknologi. Setelah mengalami kendala pada versi ponsel, saat ini panic button di uji coba di ruang publik strategis seperti Taman Supratman.

“Panic button ini terintegrasi dengan CCTV dan telepon dua arah, bahkan memungkinkan komunikasi audio dan video langsung dengan operator 112. Jika terjadi kondisi darurat seperti serangan jantung atau tindak kriminal, masyarakat cukup menekan tombol,”katanya.

Lebih lanjut Yayan mengatakan, uji coba tersebut telah beberapa kali berhasil menangani kejadian darurat di Taman Supratman, Alun-alun Bandung, dan kawasan Asia Afrika.

“Ke depan, jika ini efektif, kita berencana akan memperluas pemasangan panic button ruang publik-ruang publik,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Federico Barba Targetkan Kemenangan versus Bhayangkara FC

0
Federico Barba fokusjabar.id
Bek Persib Federico Barba foto: (Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bek Persib Bandung, Federico Barba siap menghadapi Bhayangkara FC pada pertandingan kandang kompetisi Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (21/12/2025) malam.

Federico Barba siap bangkit mengamankan kemenangan setelah pada laga sebelumnya gagal meraih poin.

BACA JUGA:

Hade! Bojan Hodak dan Beckham Raih JMTV Awards 2025

Persib menderita kekalahan 0-2 dari Malut United pada pertandingan kompetisi Super League ,2025/2026. Sehingga pada pertandingan nanti, dia ingin membawa timnya kembali ke jalur kemenangan.

“Kami harus menang diseluruh pertandingan. Kami harus berusaha untuk menggapai tiga poin,” kata Federico Barba saat konferensi pers menjelang pertandingan di Stadion GBLA, Sabtu (201/12/2025).

Pemain asal Italia ini mengakui tidak mudah untuk mengamankan poin penuh pada pertandingan tersebut. Lantaran Bhayangkara FC merupakan tim kuat.

Selain itu, Federico Barba menilai Bhayangkara FC mempunyai pertahanan yang bagus dan jadi tim yang minim kebobolan. Hal itu menurutnya menjadi tantangan bagi skuat Maung Bandung.

BACA JUGA:

Kalah dari Malut United, Teja Paku Alam Siap Bangkit

“Seperti yang pelatih katakan, ini akan menjadi laga yang sulit dan mereka itu tim yang bagus. Mereka sangat rapi dan rapat. Ini tidak akan mudah untuk kami,” ucapnya.

Sementara itu, dari segi persiapan Persib memiliki waktu yang ideal sekitar sepekan setelah pertandingan menghadapi Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate, Minggu (14/12/2025).

(Arif)

Persib Bandung Siap 3 Poin kontra Bhayangkara FC

0
Persib Bandung fokusjabar.id
foto: web

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung siap bertanding kontra Bhayangkara FC pada laga pekan ke-15 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Minggu (21/12/2025) besok malam.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengatakan, timnya punya waktu lebih bagus untuk menjalani laga nanti versus Bjayangkara FC.

BACA JUGA:

Persib Bandung versus Bhayangkara FC, Robi Darwis Siap

Menurut Hodak, para pemain lebih bugar dan siap menatap pertandingan serta bangkit setelah pekan lalu menelan kekalahan di kandang Malut United.

“Pertandingan besok datang dengan masa jeda yang ideal. Karena kami tidak perlu bertanding dengan waktu persiapan yang hanya tiga hari di antara pertandingan. Jadi sekarang kami mempunyai waktu untuk beristirahat, waktu untuk mengubah (pikiran), memulai lagi persiapan,” kata Hodak.

Hodak menjelaskan, seluruh persiapan semua berjalan baik. Dia berharap, pemainnya bisa tampil maksimal untuk kembali ke jalur kemenangan.

Dirinya menilai laga nanti akan berjalan ketat. Menurutnya, Bhayangkara FC adalah tim yang sangat rapat dan tidak banyak kebobolan.

“Ini akan menjadi laga sulit dan saya berharap ketika bermain di depan pendukung, kami bisa mendapatkan hasil positif,” pungkasnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Penjaga gawang Persib bandung, Teja Paku Alam sudah melupakan kekalahan dari Malut United pada pertandingan tunda pekan ke-12 Super League 2025/2026 di Stadion Kie Raha Ternate, 14 Desember 2025 lalu.

Teja Paku Alam siap bangkit dan memberikan seluruh kemampuan terbaiknya kontra Bhayangkara FC.

BACA JUGA:

Kalah dari Malut United, Teja Paku Alam Siap Bangkit

Masa persiapan hampir sepekan menuju laga pekan ke-15 Super League 2025/2026 dimanfaatkan Teja Paku Alam untuk berlatih ekstra.

“Kami harus bangkit untuk kembali ke tren kemenangan. Jika hasilnya positif, kita akan terus berada di persaingan papan atas. Yang pasti harus lebih meningkatkan fokus,” ungkapnya.

Dia menambahkan, kehadiran Bobotoh akan sangat berpengaruh terhadap motivasi pemain dalam misi meraih kemenangan atas Bhayangkara FC.

(Bambang Fouristian)

Penurunan Kabel Udara di Jalan Buah Batu Rampung Awal 2026

0
diskominfo kota bandung@fokusjabar.id
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan penurunan kabel udara di ruas Jalan Buah Batu–Mohammad Toha rampung pada awal 2026.

Hal itu sebagai bagian dari upaya penataan kota dan pengembalian fungsi trotoar.

BACA JUGA:

Angkutan Umum Tak Laik Jalan, Dilarang Beroperasi Jelang Nataru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan, hingga tahun 2025 progres penurunan kabel udara terus berjalan di sejumlah ruas strategis. Termasuk jalan kota dan jalan provinsi.

“Untuk tahun 2025, progres penurunan kabel udara terus berjalan. Salah satu ruas yang sedang berproses adalah Jalan Buah Batu–Mohammad Toha. Insya Allah, ruas ini bisa diselesaikan pada awal tahun 2026,” kata Yayan, Sabtu (20/12/2025).

Selain Jalan Buah Batu, pihaknya juga tengah melanjutkan penurunan kabel di ruas-ruas yang dikerjakan PT Bandung Infra Investama (BII).

Yayan menjelaskan, fokus berikutnya berada di ruas Jalan Merdeka hingga Jalan Sumatra. Dalam waktu dekat segera dikerjakan.

BACA JUGA:

Dugaan Bom di Kosambi Bandung, Ini Hasil Pemeriksaan Tim Gegana

Jalan Buah Batu sendiri memiliki panjang sekitar 1,3 kilometer satu arah atau sekitar 2,6 kilometer pulang-pergi.

Di ruas ini, terdapat sekitar 30-40 kabel yang dipotong. Terdiri dari kabel mati, kabel tidak berizin serta kabel berizin yang masih aktif.

Selain kabel, jumlah tiang di Jalan Buah Batu juga dinilai sangat berlebihan. Tercatat sekitar 780 tiang berdiri di sepanjang ruas tersebut.

Tiang tersebut mayoritas dipasang oleh masing-masing operator dan mengganggu fungsi trotoar.

“Oleh karena itu, saat ini tidak boleh ada satu pun tiang atau kabel yang melintas di Jalan Buah Batu. Jika masih ditemukan, akan kami potong,” ucapnya.

Yayan mengaku, proses penurunan kabel tidak bisa dilakukan secara instan. Kendala utama adalah memastikan layanan internet dan fasilitas strategis tetap berjalan.

“Kami tidak ingin pelayanan publik terganggu. Termasuk layanan di perkantoran, perusahaan, Bank Indonesia, kepolisian, CCTV dan fasilitas vital lainnya,” jelas Dia.

Menurutnya, penurunan kabel dilakukan secara bertahap. Mulai dari penyambungan kabel backbone, memastikan pelanggan telah terhubung hingga akhirnya kabel udara dipotong.

BACA JUGA:

Dugaan Bom di Gereja GKPS Kosambi, Pemkot Koordinasi Polrestabes Bandung

Secara prinsip, seluruh kabel udara di Kota Bandung akan diturunkan ke jalur bawah tanah sesuai Peraturan Wali Kota (Perwal). Terutama di 15 ruas prioritas yang telah ditetapkan.

“Ini bukan sekadar memotong kabel. Namun memastikan transisi berjalan aman dan layanan tetap berjalan,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)