spot_imgspot_img
Kamis 30 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 407

Dame Diagne Resmi Jadi Pemain Lokal, FIBA Sahkan Status Baru Bintang Satria Muda

0
Foto: Pemain Satria Muda, Dame Diagne. (Dok Satria Muda)
Foto: Pemain Satria Muda, Dame Diagne. (Dok Satria Muda)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kabar menggembirakan datang dari Satria Muda Pertamina Bandung. Pemain andalan mereka, Dame Diagne, kini resmi berstatus sebagai pemain lokal Indonesia berdasarkan keputusan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA).

Penetapan tersebut tertuang dalam surat resmi FIBA bertanggal 11 Desember 2025, yang menyatakan bahwa seluruh persyaratan administrasi dan regulasi Dame telah lengkap. Dengan status baru ini, Dame juga berhak memperkuat Tim Nasional Indonesia tanpa batasan apa pun sesuai aturan FIBA.

Baca Juga: STKIP Pasundan Sumbang 31 Medali di SEA Games XXXIII – Thailand

Keputusan tersebut telah dikukuhkan oleh Dewan Pengurus Pusat PERBASI dan diteruskan kepada pihak Indonesian Basketball League (IBL).

Managing Director Satria Muda Pertamina Bandung, Christian Ronaldo Sitepu, menyambut perubahan status itu sebagai langkah penting bagi perkembangan klub maupun basket nasional.

“Kami menyambut keputusan ini dengan rasa syukur dan gembira. Dame adalah pemain yang tumbuh dan berkembang bersama Satria Muda dan ekosistem bola basket Indonesia,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Christian menambahkan, perubahan status tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan jangka panjang mampu menghasilkan kontribusi besar bagi klub juga tim nasional.

Senada dengan itu, Sport Director Satria Muda, Youbel Sondakh, menilai status pemain lokal membuat posisi Dame semakin vital dalam komposisi tim.

“Tentu kami sangat senang. Dengan status baru ini, Dame dapat berperan lebih besar, terutama untuk kepentingan Tim Nasional Indonesia. Bagi Satria Muda, ini merupakan keuntungan besar,” katanya.

Dampak Signifikan Terhadap Performa Tim

Ia menuturkan, dalam beberapa musim terakhir, termasuk di kompetisi IBL, Satria Muda sangat membutuhkan pemain dengan karakter seperti Dame. Harapannya kehadirannya mampu menutup kekurangan dan memberikan dampak signifikan pada performa tim musim ini.

Sebelumnya, Dame juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia pada SEA Games 2025, mewakili Satria Muda Pertamina Bandung. Ia turut berkontribusi dalam keberhasilan skuad Merah Putih meraih medali perunggu di ajang tersebut.

Capaian itu menjadi bukti bahwa Dame merupakan pemain yang terus berkembang. Selanjutnya siap bersaing di level tertinggi, baik di kompetisi nasional maupun internasional.


(Arif)

Waspada Penipuan IKD Online, Kadisdukcapil Ciamis Tegaskan Aktivasi Harus Tatap Muka

0
Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan M. Supyan
Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan M. Supyan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Maraknya kasus penipuan digital belakangan ini membuat masyarakat diminta lebih waspada terhadap tawaran aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) secara online. Praktik tersebut dinilai berisiko tinggi karena dapat mengancam keamanan data pribadi.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ciamis mengungkapkan, mereka telah menerima sejumlah laporan warga yang diduga menjadi korban penipuan dengan modus aktivasi IKD. Para pelaku biasanya meminta Nomor Induk Kependudukan (NIK), data keluarga, hingga mengarahkan korban untuk memberikan nomor rekening. Tak sedikit yang akhirnya mengalami pengurasan saldo.

Baca Juga: Damkar Kawali Ciamis Lepas Cincin Pelajar

Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis, Yayan M. Supyan, menyampaikan bahwa pihaknya menerima peringatan resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait meningkatnya modus penipuan yang mengatasnamakan petugas kependudukan. Untuk itu, pihaknya terus memperkuat sistem keamanan data masyarakat.

“Kasus penipuan aktivasi IKD terjadi di banyak daerah. Modusnya, pelaku mengaku sebagai petugas Disdukcapil, lalu meminta data pribadi bahkan uang,” ujarnya, Sabtu, (2/1/2026).

Yayan menegaskan bahwa aktivasi IKD tidak dapat dilakukan secara online, melainkan hanya secara tatap muka oleh petugas resmi. Layanan tersebut tersedia di Kantor Disdukcapil atau melalui kegiatan jemput bola yang diselenggarakan secara resmi.

Ia juga memastikan bahwa Disdukcapil Ciamis tidak pernah menghubungi warga secara personal baik melalui surat, SMS, WhatsApp, telepon, maupun video call untuk meminta data atau menawarkan aktivasi IKD.

“Jika ada pihak yang menghubungi dan mengaku petugas Disdukcapil, itu dipastikan penipuan. Aktivasi hanya bisa dilakukan dengan datang langsung dan layanan ini gratis,” tegasnya.

Menurut Yayan, penerapan layanan tatap muka merupakan upaya penting untuk memastikan verifikasi identitas berlangsung aman dan data kependudukan tidak disalahgunakan.

Ia pun mengajak masyarakat Tatar Galuh Ciamis untuk tetap waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital dan segera melaporkan bila menemukan pihak yang mencurigakan.

“Jangan pernah memberikan NIK, data keluarga, maupun informasi rekening kepada pihak yang tidak jelas. Verifikasi langsung adalah kunci keamanan data,” pungkasnya.


(Nank Irawan)

Puluhan Anggota Polres Tasikmalaya Naik Pangkat

0
polres tasikmalaya@fokusjabar.id
Prosesi Upacara Kenaikan Pangkat puluhan Personil Polres Tasikmalaya yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Haris Dinzah.(foto: Dok)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Suasana penuh haru menyelimuti halaman Mapolres Kabupaten Tasikmaya saat puluhan anggota mengikuti upacara Korps Raport kenaikan pangkat yang di gelar di Halaman Mako Polres, Jumat (2/1/2026).

Upacara kenaikan pangkat ini dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah serta dihadiri Wakapolres, para pejabat utama (PJU), Perwira serta seluruh keluarga besar anggota Polres Tasikmalaya.

BACA JUGA: Pilkada Melalui DPRD Adalah Alternatif Strategis

Suasana lebih khidmat saat para istri dan suami anggota yang naik pangkat turut hadir mendampingi dan menyaksikan proses upacara kenaikan pangkat.

Kehadiran mereka sebagai simbol dukungan kuat untuk kesuksesan karier di kepolisian.

Kapolres Tasikmalaya mengatakan, kenaikan pangkat bagi setiap anggota polisi merupakan bentuk apresiasi institusi atas dedikasi dan loyalitas personel yang selama ini telah bekerja dengan tulus dan ikhlas dalam melayani masyarakat.

“Kenaikan pangkat ini bentuk apresiasi dari institusi bagi setiap personel. Namun harus dibarengi pula dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja,” ungkap AKBP Haris Dinzah.

Ia menuturkan, Kenaikan pangkat ini merupakan prestasi dan anugerah. Namun menjadi amanah dan tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas.

“Saya tegaskan, jabatan dan pangkat ini sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung jawab untuk kemajuan institusi kepolisian dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Diketahui sebanyak 70 personel Polres Tasikmalaya yang naik pangkat satu tingkat dari sebelumnya mulai dari perwira hingga tamtama. 

BACA JUGA: Ini Giat Wali Kota Tasikmalaya di Malam Pergantian Tahun

Berikut rinciannya : AKP ke KOMPOL 1 Personel, IPTU ke AKP 4 Personel, IPDA ke IPTU 5 Personel, AIPTU ke IPDA 4 Personel, AIPDA ke AIPTU 9 Personel, BRIPKA ke AIPDA 26 Personel, BRIGADIR ke BRIPKA 2 Personel, BRIPTU ke BRIGADIR 11 Personel, BRIPDA ke BRIPTU 7 Personel serta BHARAKA ke BRIPDA 1 Personel. 

AKBP Haris Dinzah berharap, para anggota yang naik pangkat ini, harus menjadi contoh dan tauladan bagi seluruh anggota lainnya serta masyarakat luas, baik dalam kedisplinan maupun kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Pangkat baru yang di emban sekarang, harus menjadi pemicu dan semangat bagi para personel dalam meningkatkan semangat dalam bekerja dan melayani masyarakat dengan demikian, Korps Bhayangkara Polres Tasikmalaya semakin prima dan profesional serta semakin di percaya masyarakat,”pungkasnya.

(Seda)

Bojan Optimis Persib Bisa Kalahkan Ratchaburi FC

0
bojan hodak maung bandung@fokusjabar.id
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak.(foto:Arif/fokusjabar.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku optimis skuat Maung Bandung bisa mengalahkan Ratchaburi FC. Pada pertandingan 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026.

Bojan Hodak merasa optimis, lantaran sebelumnya skuad Maung Bandung sempat bertemu dengan Ratchaburi FC pada uji coba pramusim di Thailand.

Pada pertandingan tersebut, skuat Maung Bandung berhasil menahan imbang tim asal Thailand ini dengan skor 2-2. Sehingga, Bojan Hodak merasa optimis pada pertemuan kali ini Persib bisa meraih hasil maksimal.

Baca Juga: Ini Tekad Uilliam Barros di ACL 2

“Lihat, kami bermain melawan Ratchaburi di pramusim, kami bermain imbang 2-2 di sana,” kata Bojan Hodak.

“Ini memang laga uji coba, tapi saya lihat ini adalah tim yang bisa kami hadapi. Tim yang bisa kami tantang,” ucap Bojan Hodak menambahkan.

Pada babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026. Persib akan lebih dulu melakoni laga tandang sebelum menjamu Ratchaburi pada leg kedua. 

Baca Juga: Julio Cesar Fokus AFC Champions League Two 2025/2026

Sesuai jadwal, skuat Maung Bandung akan bertandang ke Stadion Ratchaburi FC di Na Muang pada 11 Februari 2026. Setelah itu, Persib akan bermain sebagai tuan rumah pada 18 Februari 2026.

Melihat sistem pertandingan tersebut, pelatih asal Kroasia ini semakin optimis. Persib bisa meraih hasil maksimal, apalagi saat bermain di kandang dengan dukungan penuh dari Bobotoh.

“Apalagi nantinya laga kedua akan dimainkan di sini dan jika stadion penuh. Saya pernah katakan bahwa itu tentunya tidak akan mudah bagi lawan. Menurut saya, kami bisa saja merasa senang dengan hasil undian ini,” tegasnya.

(Arif)

Jasad Atlet Terjun Payung Ditemukan di Laut Pangandaran-Cilacap

0
terjun payung fokusjabar.id
Jenazah atlet ditemukan mengapung di perairan Pantai Karapyak, perbatasan Cilacap Jawa Tengah – Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Jasad yang diduga atlet Terjun Payung ditemukan mengapung di Pantai Karapyak. Tepatnya di perbatasan Cilacap Jawa Tengah-Pangandaran Jawa Barat, Jumat (2/1/2026) pagi.

Korban bernama Widiasih (58) ditemukan setelah empat hari pencarian dengan jarak sekitar 17 mil laut dari bibir Pantai Batukaras oleh nelayan asal Cilacap.

BACA JUGA:

Hilang di Laut Pangandaran, Atlet Terjun Payung Ditemukan Nelayan Sudah Meninggal Dunia

Nelayan dengan nama perahu Murah Rezeki itu kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada tim SAR gabungan.

Tak berselang lama, tim Opsar gabungan langsung bergerak menuju lokasi penemuan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Ditpolairud Polda Jabar, Polres Pangandaran, Basarnas, Brimob, TNI AL serta unsur SAR lainnya mengevakuasi jenazah.

Mereka menggunakan perahu Katir SAR Batukaras dan RIB Ditpolairud Polda Jabar.

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan mengatakan, proses evakuasi berlangsung sekitar 1,5 jam perjalanan laut.

“Sekira pukul 09.30 WIB, jenazah berhasil dibawa ke pesisir Pantai Batukaras. Selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Pandega untuk dilakukan penanganan medis lebih lanjut,” kata Andri Kurniawan.

BACA JUGA:

Saksi Mata Ungkap Kejanggalan Lokasi Terjun Payung Sebelum Insiden Maut di Pangandaran

Dirpolairud Polda Jabar, Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Chandra mengapresiasi sinergitas seluruh unsur dalam pelaksanaan operasi SAR.

“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat nelayan yang berperan aktif dalam membantu proses pencarian korban,” ucapnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas. Khususnya kegiatan wisata dan olahraga ekstrem serta mematuhi standar keselamatan yang berlaku.

Sekedar informasi, korban bernama Widiasih lahir di Bandung pada 27 Juni 1967. Tepatnya di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.

Korban dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan udara terjun payung yang jatuh di sekitar Perairan Teluk Pangelek, Desa Batukaras, Kabupaten Pangandaran beberapa waktu lalu.

Kejadian bermula saat pesawat latih Cessna 185 PK-SRC milik Fly School Ganesha lepas landas dari Bandara Nusawiru sekitar pukul 10.15 WIB.

Pesawat tersebut membawa lima orang atlet Terjun Payung.

Pada ketinggian sekitar 10.000 feet terjadi perubahan arah angin yang cukup signifikan. Sehingga kelima penerjun kehilangan kendali dan arah pendaratan.

BACA JUGA:

Identitas Serta Kronologi Atlet Terjun Payung Tewas di Pangandaran

Tiga penerjun berhasil mendarat darurat di Pantai Bojongsalawe dalam kondisi selamat. Sementara dua penerjun lainnya jatuh ke perairan laut.

Satu korban bernama Rusli berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia akibat tenggelam.

Dia meninggal saat tiba di Puskesmas Cijulang. Sementara widiasih dilaporkan menghilang semenjak insiden tersebut.

(Sajidin)

Ruang Terbuka Hijau, Pemkot Bandung Kejar Target 30 Persen

0
sampah Bandung fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) terus berupaya meningkatkan luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) guna mendekati ketentuan nasional sebesar 30 persen.

Saat ini, RTH di Kota Bandung telah berada di kisaran 22-24 persen dari total wilayah kota.

BACA JUGA:

Monitoring Malam Tahun Baru, Farhan Pastikan Bandung Aman dan Terkendali

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, peningkatan RTH dilakukan secara bertahap. Pada 2019 lalu, masih berada di angka sekitar 12 persen.

Kemudian meningkat menjadi 17 persen pada tahun 2024. Dan kini bergerak mendekati 24 persen.

“Sekarang kita menuju ke 22 atau 24 persen. Kalau 20 persen, saya kira sudah tercapai. Ini masih dalam proses konfirmasi bersama BPN,” kata Farhan, Jumat (2/1/2026).

Farhan mengungkapkan, salah satu tantangan dalam penambahan RTH adalah perbedaan definisi antara Pemkot Bandung dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Perbedaan tersebut tengah diselaraskan agar pencatatan RTH dapat dilakukan secara akurat.

“Definisi RTH versi kita kadang berbeda dengan versi BPN. Ini yang sedang kita sesuaikan. Termasuk apakah lahan sawah dilindungi bisa dimasukkan sebagai RTH atau tidak,” katanya.

Selain itu, Pemkot Bandung juga mulai mengkaji pemanfaatan teknologi ramah lingkungan sebagai alternatif pendukung RTH. Seperti teknologi green algae yang diklaim mampu menghasilkan oksigen dan mendukung konsep green building.

BACA JUGA:

Jelang Tahun Baru, Pemkot Bandung Kerahkan Personel Lintas Intansi

“Tujuan RTH adalah sebagai paru-paru kota. Kalau ada teknologi yang bisa menghasilkan oksigen, tentu akan kita pelajari lebih lanjut,” jelasnya.

Meski mengarah pada target nasional 30 persen RTH, Farhan belum berani menjanjikan pencapaiannya dalam lima tahun ke depan.

Menurutnya, keterbatasan lahan menjadi tantangan. Karena kebutuhan lahan juga harus dialokasikan untuk koperasi, sekolah rakyat dan fasilitas publik lainnya.

BACA JUGA:

Antisipasi Lonjakan Harga, Bulog Cabang Bandung Siap Gelar Pasar Murah

Untuk mempercepat penambahan RTH, Pemkot Bandung terus mendorong pengesahan serta penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) dari para pengembang perumahan.

“Kalau PSU belum diserahkan, kita tidak bisa mencatatnya sebagai RTH. Setelah diserahkan, baru bisa kita rapikan dan masukkan secara resmi,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Hilang di Laut Pangandaran, Atlet Terjun Payung Ditemukan Nelayan Sudah Meninggal Dunia

0
pangandaran@fokusjabar.id
Atlet terjun payung ditemukan meninggal dunia.(foto;Dok)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Atlet terjun payung yang sebelumnya di laporkan hilang, akhirnya di temukan oleh seorang nelayan asal Cilacap. Terapung di tengah lautan dan sudah dalam keadaan meninggal dunia, Jumat (2/1/2026).

Korban di temukan oleh nelayan asal Cilacap pada pukul 06.48 WIB mengapung di permukaan air. Dengan kondisi masih menggunakan pakaian lengkap terjun payung.

“Atlet terjun payung yang kemarin sempat di laporkan hilang. Sudah di temukan oleh nelayan asal Cilacap,” ungkap Kepala Pos Basarnas Pangandaran, Edwin Purnama.

Baca Juga: Saksi Mata Ungkap Kejanggalan Lokasi Terjun Payung Sebelum Insiden Maut di Pangandaran

Edwin menjelaskan, bahwa jasad korban di temukan nelayan Cilacap, pada koordinat 7 derajat 48,614 lintang selatan. Dan 180 derajat 39,488 lintang barat.

“Setelah mendapatkan laporan dari nelayan, Tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi di temukannya jasad korban untuk melakukan evakuasi,” jelasnya.

Baca Juga: Identitas Serta Kronologi Atlet Terjun Payung Tewas di Pangandaran

Korban saat di evakuasi, kata Edwin, sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian di bawa Tim SAR gabungan ke Pantai batu karas, Kecamatan Cijulang, untuk di rujuk ke RSUD Pandega Pangandaran.

Setelah di temukan, dia menegaskan, bahwa operasi pencarian korban secara resmi di hentikan.

Sebelumnya, peristiwa tersebut bermula ketika pesawat latih Cessna 185 PK-SRC milik Fly School Ganesha. Lepas landas dari Bandara Nusawiru sekitar pukul 10.15 WIB. Pesawat membawa lima atlet penerjun payung untuk melakukan latihan rutin.

Setelah itu, di laporkan, bahwa ada dua atlet terjun payung mengalami kecelakaan saat menjalani latihan persiapan BK Porprov Jabar. Di Bandara Nusawiru, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Selasa (30/12/2025) kemarin.

(Yud’s)