spot_imgspot_img
Kamis 30 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 405

Akademi Persib Putri U-15 Kokoh di Puncak Klasemen

0
Akademi Persib Putri fokusjabar.id
Tim Akademi Persib Putri U-15 saat menghadapi Setia Srikandi. (Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Akademi Persib Putri semakin kokoh di puncak klasemen sementara Kompetisi sepakbola putri Hydroplus Soccer League 2025/2026 regional Bandung U-15.

Pada pekan ketujuh Hydroplus Soccer League 2025/2026, Akademi Persib Putri berhasil menaklukkan Setia Srikandi dengan skor telak 4-0.

BACA JUGA:

Ini Tekad Uilliam Barros di ACL 2

Pertandingan tersebut digelar di Lapangan Infini Soegiri Pudsikpom, Sabtu (3/1/2026).

Kemenangan atas Setia Srikandi membuat Akademi Persib Putri melanjutkan tren tidak terkalahkan di kompetisi Hydroplus Soccer League 2025/2026.

Akademi Persib Putri kokoh di puncak klasemen dengan mengumpulkan 19 poin.

Pelatih Akademi Persib Putri U-15, Imam Nurjaman bersyukur dengan hasil kemenangan pada pekan ketujuh.

Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi dan membenahi pasukannya.

“Alhamdulillah kalau masalah hasil cukup puas. Tapi dari segi permainan memang setelah kemarin kita menahan imbang Si Jalak Putri memang banyak evaluasi,” katanya.

BACA JUGA:

Julio Cesar Fokus AFC Champions League Two 2025/2026

“Dan ternyata memang sekarang pun demikian masih ada hal-hal yang harus kita evaluasi ke depan untuk tetap berada di puncak,” Dia menambahkan.

Imam mengatakan, kunci keberhasilan timnya tidak terkalahkan hingga pekan ketujuh tak lepas dari kerja keras dan persiapan pada sesi latihan.

“Ya tentunya anak-anak menunjukkan antusias yang bagus setiap latihan. Sehingga mungkin dari segi kemampuan sedikit unggul dengan tim-tim yang lain,” ujarnya.

“Kita lebih intenskan untuk berlatih. Agar kemampuannya bisa lebih maksimal pada saat pertandingan,” ungkapnya.

Imam mengatakan, dengan adanya kompetisi seperti ini program latihan yang disiapkan olehnya bisa lebih fokus, lantaran ada pertandingan yang harus dilakoni.

BACA JUGA:

Kaleidoskop 2025, Persib Bandung ke-16 ACL Two dan Pemuncak Klasemen Liga

“Ini event yang sangat panjang. Sehingga kita mempersiapkan anak-anak ini di latihan. Jadi apa yang kita ingin capai di pertandingan itu kita coba latih apakah anak-anak menyerap apa yang kita berikan atau tidak,” ungkapnya.

“Karena tujuan kita di pertandingan bagaimana caranya kita bisa menciptakan banyak goals. Kalau persiapan justru mungkin ketimbang tim-tim yang lain kita jauh lebih awal. Karena ada liga ataupun tidak kita tetap berlatih,” tegasnya.

(Arif)

Tangan Dingin Rudi Yudistira Mengalirkan Berkah Situ Cipanten jadi Desa Mandiri

0
situ Cipanten fokusjabar.id
Rudi Yudistira Gozali

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id:  Di balik rimbunnya pepohonan kaki Gunung Ciremai, sebuah keajaiban luar biasa sedang tumbuh di Desa Gunungkuning Kecamatan Sindang Kabupaten Majalengka Jawa Barat (Jabar).

Dulu, Gunungkuning hanya dipandang sebagai desa agraris biasa. Kini menjelma menjadi simbol kemandirian desa di Indonesia.

BACA JUGA:

Pemkab Majalengka Ajak Jurnalis Edukasi Publik tentang Bahaya Rokok Ilegal

​Keajaiban tersebut bukan semata-mata turun dari langit. Namun semua itu berkat sosok Kades Gunungkuning, Rudi Yudistira Gozali.

Kepedulian Berujung Kesejahteraan

​Bagi Rudi Yudistira, jabatan Kepala Desa sejak tahun 2021 bukan sekadar posisi administratif. Melainkan sebuah amanah untuk membangunkan “raksasa tidur.”

Sebagai mantan anggota BPD, Rudi mengetahui bahwa desanya memiliki harta karun yang tak ternilai. Yakni, Situ Cipanten.

​Dengan pembangunan yang menyentuh akar rumput, Dia memulai perubahan dari dalam. Rudi merombak manajerial desa dengan prinsip transparansi.

Hasilnya, Pendapatan Asli Desa (PADes) naik signifikan. Yakni menyentuh angka Rp2,5 milyar pada tahun 2025.

BACA JUGA:

Gubernur Jabar Dampingi Presiden Panen Raya Padi di Majalengka

​”Membangun desa bukan hanya soal membangun jalan. Namun membangun rasa memiliki. Situ Cipanten adalah milik warga. Dan manfaatnya harus kembali ke masyarakat,” kata Rudi Yudistira.

Menurut Dia, ​Situ Cipanten bukan sekadar objek wisata dengan air biru jernih yang instagramable. Di balik keindahannya, terdapat 7 sumber mata air yang menjadi urat nadi kehidupan.

​Melalui visi besar Rudi Yudistira, air ini tidak hanya dikomersilkan, tapi dikembalikan kepada masyarakat secara cuma-cuma.

Sedikitnya 720 warga dapat menikmati layanan air bersih gratis. Mereka hanya membayar biaya pemeliharaan Rp4.500 per bulan.

Jumlah tersebut sebuah angka yang sangat kecil dibandingkan dengan jaminan kesehatan dan kebersihan yang didapatkan.

​Menanam Harapan di Halaman Rumah

​Sentuhan inovasi Rudi juga merambah ke sektor hortikultura. Dia mendorong warga untuk tidak sekadar bertani tapi menjadi ahli.

Alhasil, Desa Gunungkuning menjadi pusat pembibitan unggul di Kabupaten Majalengka dengan aneka bibit tanaman holtikultura berkualitas.

​Di setiap halaman rumah, sejauh mata memandang tampak bibit-bibit tanaman hasil stek dan grafting yang dirawat dengan cinta.

Ada kebanggaan di wajah para petani yang kini mampu menghasilkan bibit berkualitas nasional.

Inilah bukti bahwa di bawah arahan yang tepat, potensi lokal bisa bicara banyak di panggung nasional.

​Kerja keras yang tulus tidak akan mengkhianati hasil. Desa Gunungkuning berhasil menyabet berbagai penghargaan bergengsi tingkat nasional.

  1. Peringkat dua Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) 2024 kategori Maju Mandiri.

​2. BUMDes Terbaik Nasional 2025 dalam pengelolaan keuangan dari BPKP Jawa Barat selama dua tahun berturut-turut.

​Penghargaan tersebut menjadi bukti otentik. Di mana manajemen transparan yang diterapkan mampu membawa desa kecil ini bersinar di level tertinggi.

BACA JUGA:

Penyerahan Sertifikat Tanah dan Peresmian Kampung Reforma Agraria di Majalengka

​Kisah Desa Gunungkuning adalah kisah tentang bagaimana seorang pemimpin yang memahami rakyatnya, mengubah air menjadi kesejahteraan dan tanah menjadi harapan.

Gunungkuning bukan lagi sekadar nama di peta. Melainkan inspirasi bagi seluruh desa di Indonesia bahwa kemandirian itu nyata.

(Abdul)

1 Rumah di Pamarican Ciamis Diterjang Longsor

0
pamarican longsor fokusjabar.id
Anggota FK Tangana Kabupaten Ciamis saat berada di lokasi rumah diterjang material longsoran

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Tebing setinggi 3,5 meter dengan panjang 4 meter di Dusun Karanganyar Desa Sidamulih Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) longsor, Jumat (2/1/2026) malam.

Tebing tersebut longsor akibat diguyur hujan deras dengan itensitas cukup tinggi.

BACA JUGA:

Damkar Kawali Ciamis Lepas Cincin Pelajar

Matrial tebing lingsor menerjang dinding bangunan rumah milik Rasiwa (60).

“Kejadian longsor Jumat (2/1/2026) malam saat hujan deras,” kata Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, Baehaqi Effendi, Sabtu (3/1/2026).

Menurut Baehaqi, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tebing longsor tersebut.

“Beberapa saat setelah mendapat informasi ada kejadian longsor, Kami langsung menuju lokasi untuk membantu melakukan penanganan,” ucapnya.

Baehaqi mengatakan, saat ini sedang dilakukan pembersihan material longsor oleh warga yang dibantu aparat Desa, Kecamatan, TNI-Polri dan relawan.

BACA JUGA:

152 Infrastruktur Rusak Akibat Bencana Sepanjang 2025 di Ciamis

“Kebutuhan yang mendesak, terpal plastik dan logistik kedaruratan,” ungkapnya.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat sebanyak 666 kejadian bencana alam sepanjang tahun 2025 yang terjadi di berbagai kecamatan. Dari jumlah tersebut, tanah longsor mendominasi dengan 373 kejadian.

Selain tanah longsor, tercatat pula 217 kejadian akibat cuaca ekstrem, serta 175 peristiwa banjir. BPBD juga mencatat satu kejadian gempa bumi yang dirasakan di wilayah Ciamis.

Kepala BPBD Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan rangkaian bencana tersebut menyebabkan kerusakan pada ribuan bangunan milik warga. Rinciannya, 965 rumah rusak berat, 81 rusak sedang, dan 841 rusak ringan.

BACA JUGA:

Sepanjang 2025, Damkar Ciamis Catat 110 Kasus Kebakaran

Tak hanya permukiman, bencana juga merusak berbagai fasilitas umum seperti sarana pendidikan, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan, sawah, dan lahan hutan.

“Untuk infrastruktur, ada 152 titik yang terdampak bencana,” ujar Ani, Senin (30/12/2025).

(Husen Maharaja)

Masjid Ar Rohman dan Jembatan Sodongkopo, Ikon Baru Kabupaten Pangandaran

0
pangandaran@fokusjabar.id
Kolase: Masjid Jami Ar Rohman dan Jembatan Sodongkopo, Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran.(foto: Yud's/fokusjabar.id)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Jembatan Sodongkopo dan Masjid Jami Ar Rohman yang berada di Kecamatan Cijulang merupakan ikon baru di Kabupaten Pangandaran.

Jembatan Sodongkopo merupakan penghubung antara Nusawiru dan pantai batu karas, yang saat ini peresmiannya sangat dinantikan masyarakat Kabupaten Pangandaran.

Waktu tempuh dari Pangandaran menuju Batu Karas akan lebih singkat dengan menggunakan akses Jembatan Sodongkopo yang di prediksi akan selesai pada akhir Januari 2026 mendatang.

Baca Juga: Hilang di Laut Pangandaran, Atlet Terjun Payung Ditemukan Nelayan Sudah Meninggal Dunia

Pangandaran batu karas, biasanya menghabiskan waktu tempuh 45 menit hingga 1 jam. Jika lewat jembatan Sodongkopo kurang lebih 20 menit.

Selain mempersingkat waktu, perekonomian masyarakat juga akan meningkat jika jembatan Sodongkopo yang menghubungkan antara Nusawiru dan pantai batu karas Kecamatan Cijulang sudah resmi bisa di pergunakan.

Jembatan dengan panjang 140 meter dan lebar 7 meter serta jalur bagi para pejalan kaki, masing-masing 2,5 meter. Akan menjadi ikon baru bagi Kabupaten Pangandaran.

Sementara, Masjid Jami Ar Rohman tempat ibadah yang di bangun Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subianto, desainnya sangat unik. Kubahnya berbentuk baret warna hijau di hiasi bintang empat. Berbeda dengan masjid pada umumnya.

Baca Juga: Matahari Terbit Pertama 2026, Memukau Wisatawan Pantai Pangandaran

Sehingga, Masjid Jami Ar Rohman yang berlokasi di Jalan Raya Cijulang, jadi salah satu tempat tujuan para wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.

“Pada tahun 2025, Masjid Jami Ar Rohman di bangun dan di resmikan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subianto. Dan jelas menjadi ikon baru bagi Kabupaten Pangandaran, karena bangunnya yang unik,” ungkap Dadi Abidarda aktivis Eksponen 96 pituin Cijulang, Sabtu (3/1/2026).

Sama halnya seperti jembatan Sodongkopo yang saat ini pekerjaannya tinggal menunggu finishing. Dan di prediksi akan selesai pada akhir Januri 2026.

“Jembatan Sodongkopo juga menjadi ikon baru Kabupaten Pangandaran, karena memang saat ini peresmiannya sangat di nantikan masyarakat,” pungkasnya.

(Yud’s)

Wali Kota Tasikmalaya: Alsintan Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan

0
Wali Kota Tasikmalaya fokusjabar.id
Wali Kota Viman Alfarizi, saat mencoba mengoperasikan traktor, usai menyerahkan kepada kelompok tani Sinar Jaya Kawalu Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar), Viman Alfarizi Ramadhan memberikan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) ke sejumlah Kelompok Tani (Poktan), Jumat (2/1/2026).

Bantuan Alsintan tersebut untuk meningkatkan produksi hasil pertanian di Kecamatan Kawalu, Purbaratu, Tamansari dan Kecamatan Indihiang.

BACA JUGA:

Pilkada Melalui DPRD Adalah Alternatif Strategis

Alsintan yang dierikan berupa Traktor roda empat dan Traktor Crawler bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia.

Wali Kota Tasikmalaya mengatakan, bantuan tersebut untuk mendukung peningkatan produksi hasil pertanian. Khususnya Poktan penerima bantuan.

“Bantuan Alsintan sebagai dukungan pemerintah terhadap para petani untuk meningkatan hasil produksi dan produktivitas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan untuk menuju swasembada pangan berkelanjutan,” ungkap Viman.

Menurut Dia, Poktan penerima Alsintan memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang cukup luas. Mereka juga memiliki potensi untuk menghasilkan produksi pertanian yang meningkat jika dikelola dengan modern.

“Saya lihat lahan pertanian dan perkebunan di Gapoktan Sinar Jaya cukup bagus. Insya Allah dengan pendekatan teknologi mesin pertanian, produksinya akan semakin meningkat. Sehingga pendapatan petani pun bisa lebih baik,” ujarnya.

BACA JUGA:

Menakar Pilkada Dalam Perspektif Pancasila

Dia mengaku, bantuan mesin pertanian tidak hanya mampu meningkatkan produktifitas hasil petani. Namun akan berdampak juga terhadap pendapatan ekonomi para petani.

“Kalau hasil pertanian dan perkebunan mereka melimpah dan penjualan lancar, tentu akan berdampak terhadap peningkatan pendapatan para petani,” kata Wali Kota Tasikmalaya.

Pemkot terus mendorong sektor pertanian yang menjadi kebutuhan vital masyarakat agar semakin maju. Sehingga kebutuhan pangan masyarakat terus tercukupi.

“Kalau komoditas pangan kita tercukupi, tentu masyarakat tidak akan kesulitan untuk mendapatkannya. Dengan demikian, harga-harga pun tidak akan melonjak. Sehingga daya beli masyarakat kita pun tetap stabil,” paparnya.

Ketua Poktan Sinar Jaya Kecamatan Kawalu, Momon bersyukur bisa menerima bantuan Alsintan. Pihaknya bertekad lebih meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Mudah-mudahan traktor ini bisa kami manfaatkan untuk menggarap lahan pertanian. Dengan begitu, hasil produksi kami bisa lebih meningkat,” ungkap Momon.

Menurut Dia, bantuan Alsintan akan mempermudah dan mempercepat dalam menggarap lahan pertanian. Sekaligus bisa menghemat biaya garap.

BACA JUGA:

Ini Giat Wali Kota Tasikmalaya di Malam Pergantian Tahun

Dia menjelaskan, komoditas pertanian beruapa Kacang, Palawija, buah-buahan dan jagung. Termasuk padi darat yang rencananya akan digarap sekitar 5 hektar.

Momon berharap, pemerintah terus mensupport kebutuhan para petani dalam menjalankan usaha pertanian. Dengan begitu hasil produktivitas meningkatkan. Alhasil, kesejahteraan petani lebih meningkat.

(Seda)

Realisasi PAD Kota Bandung Tembus 90 Persen, Sektor Pajak Tetap Jadi Penopang

0
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnaen
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnaen

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung hingga akhir tahun berhasil menembus kisaran 90 persen dari target, meski sepanjang tahun diwarnai berbagai kebijakan pembatasan aktivitas yang berdampak pada sektor ekonomi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnaen, menjelaskan bahwa kinerja pendapatan daerah masih cukup terjaga berkat kontribusi sektor pajak pelayanan. Berdasarkan data sementara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), penerimaan pajak tercatat stabil dan tidak mengalami penurunan signifikan.

Baca Juga: Dame Diagne Resmi Jadi Pemain Lokal, FIBA Sahkan Status Baru Bintang Satria Muda

“Kalau dilihat dari pendapatannya, pendapatan pajak sementara sudah mencapai 90 persen di akhir tahun. Artinya, dari sisi target masih bagus dan tidak menunjukkan penurunan,” ujar Iskandar, Jumat (2/1/2026).

Ia mengakui, pada pertengahan tahun terdapat sejumlah kebijakan yang turut memengaruhi pendapatan daerah, seperti pembatasan kegiatan hotel hingga larangan studi tour maupun studi banding dari luar daerah. Kebijakan tersebut cukup berdampak pada kota dengan basis ekonomi jasa dan pariwisata seperti Bandung.

“Memang ada pengaruhnya, terutama bagi Kota Bandung. Tapi Alhamdulillah, dari data terakhir Bapenda yang saya lihat, capaian kita masih berada di kisaran 90 persen,” tuturnya.

Iskandar menambahkan, target PAD Kota Bandung selalu meningkat setiap tahun. Pada 2024, target PAD ditetapkan sebesar Rp2,6 triliun, sementara pada 2025 meningkat menjadi sekitar Rp3,3 triliun.

“Targetnya naik, berarti pendapatan kita juga naik. Realisasi sementara sudah di angka Rp3 triliun lebih, dan itu juga terbantu oleh opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB),” jelasnya.

Terkait potensi peningkatan pendapatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Iskandar menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu data lengkap. Namun, ia menilai kondisi pendapatan Kota Bandung secara umum masih stabil, terlebih Bandung tetap menjadi salah satu destinasi wisata favorit.

“Kalau dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya, pendapatan masih relatif stabil. Meski ada efisiensi dan pembatasan, pendapatan kita masih bisa terjaga,” pungkasnya.


(Yusuf Mugni)

Dame Diagne Resmi Jadi Pemain Lokal, FIBA Sahkan Status Baru Bintang Satria Muda

0
Foto: Pemain Satria Muda, Dame Diagne. (Dok Satria Muda)
Foto: Pemain Satria Muda, Dame Diagne. (Dok Satria Muda)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kabar menggembirakan datang dari Satria Muda Pertamina Bandung. Pemain andalan mereka, Dame Diagne, kini resmi berstatus sebagai pemain lokal Indonesia berdasarkan keputusan Federasi Bola Basket Internasional (FIBA).

Penetapan tersebut tertuang dalam surat resmi FIBA bertanggal 11 Desember 2025, yang menyatakan bahwa seluruh persyaratan administrasi dan regulasi Dame telah lengkap. Dengan status baru ini, Dame juga berhak memperkuat Tim Nasional Indonesia tanpa batasan apa pun sesuai aturan FIBA.

Baca Juga: STKIP Pasundan Sumbang 31 Medali di SEA Games XXXIII – Thailand

Keputusan tersebut telah dikukuhkan oleh Dewan Pengurus Pusat PERBASI dan diteruskan kepada pihak Indonesian Basketball League (IBL).

Managing Director Satria Muda Pertamina Bandung, Christian Ronaldo Sitepu, menyambut perubahan status itu sebagai langkah penting bagi perkembangan klub maupun basket nasional.

“Kami menyambut keputusan ini dengan rasa syukur dan gembira. Dame adalah pemain yang tumbuh dan berkembang bersama Satria Muda dan ekosistem bola basket Indonesia,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Christian menambahkan, perubahan status tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan jangka panjang mampu menghasilkan kontribusi besar bagi klub juga tim nasional.

Senada dengan itu, Sport Director Satria Muda, Youbel Sondakh, menilai status pemain lokal membuat posisi Dame semakin vital dalam komposisi tim.

“Tentu kami sangat senang. Dengan status baru ini, Dame dapat berperan lebih besar, terutama untuk kepentingan Tim Nasional Indonesia. Bagi Satria Muda, ini merupakan keuntungan besar,” katanya.

Dampak Signifikan Terhadap Performa Tim

Ia menuturkan, dalam beberapa musim terakhir, termasuk di kompetisi IBL, Satria Muda sangat membutuhkan pemain dengan karakter seperti Dame. Harapannya kehadirannya mampu menutup kekurangan dan memberikan dampak signifikan pada performa tim musim ini.

Sebelumnya, Dame juga menjadi bagian dari Timnas Indonesia pada SEA Games 2025, mewakili Satria Muda Pertamina Bandung. Ia turut berkontribusi dalam keberhasilan skuad Merah Putih meraih medali perunggu di ajang tersebut.

Capaian itu menjadi bukti bahwa Dame merupakan pemain yang terus berkembang. Selanjutnya siap bersaing di level tertinggi, baik di kompetisi nasional maupun internasional.


(Arif)