BANDUNG,FOKUSJabar.id: PT Pintu Kemana Saja (PINTU) memaparkan pertumbuhan segmen trader premium melalui layanan Pintu VIP Private. Platform investasi aset crypto berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini sekaligus mengumumkan kolaborasi strategis bersama Ondo Finance. Langkah tersebut menghadirkan aset dunia nyata hasil tokenisasi (tokenized real-world assets/RWA) bagi investor Indonesia.
Presiden Direktur PINTU, Andy Putra menyebut kebutuhan trader premium terus meningkat. Para pemodal kini memerlukan layanan personal, respon cepat, serta jaminan keamanan ekosistem yang patuh regulasi.
Baca Juga: Pastikan Penanganan Optimal, Gibran Rakabuming ke Batang
“Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pintu VIP Private hadir untuk menjawabnya dengan mengedepankan prinsip keamanan, kepatuhan, dan perlindungan nasabah yang menjadi fondasi utama PINTU sejak awal berdiri,” kata Andy kepada wartawan, Senin (28/9/2026).
Transaksi VIP Kuasai Pasar
Data internal PINTU sepanjang semester pertama 2026 menunjukkan performa impresif. Pengguna VIP menyumbang lebih dari 40 persen total volume perdagangan spot. Kelompok ini juga memberi kontribusi melebihi 30 persen pada volume transaksi futures.
Fitur Pintu Futures mengalami kenaikan kontribusi paling signifikan. Porsi perdagangan dari pengguna VIP melonjak dari 20 persen pada Februari 2026 menjadi 35 persen pada Mei 2026.
“Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan trader berpengalaman terhadap instrumen derivatif crypto yang ditawarkan PINTU, sekaligus menjadi sinyal bahwa produk futures semakin diminati sebagai instrumen manajemen risiko dan strategi trading jangka pendek di tengah volatilitas pasar,” Andy memaparkan.
Layanan Khusus VIP Private
PINTU menetapkan batasan jelas antara status VIP reguler dan Pintu VIP Private. Program VIP Private menyasar nasabah dengan volume transaksi serta aset kelolaan bernilai besar.
PINTU juga memfasilitasi nasabah dari platform lain melalui program status match. Fasilitas ini mempermudah para trader senior memindahkan aktivitas investasi mereka ke PINTU.
“Keanggotaan VIP Private turut disertai layanan personal seperti relationship manager pribadi, promo eksklusif, serta dukungan prioritas dalam setiap transaksi,” kata Andy.
Buka Akses Aset RWA Dunia
PINTU memacu kemitraan bersama Ondo Finance guna memperluas variasi produk investasi digital. Presiden Direktur PINTU Andy Putra menandatangani nota kesepakatan bersama Senior Director Asia Pacific Ondo Finance, Rania Rahardja.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang terjalin baik dengan Ondo Finance dalam menghadirkan lebih banyak pilihan aset tertokenisasi bagi pengguna PINTU. RWA membuka jalan bagi investor Indonesia untuk memiliki eksposur terhadap aset-aset kelas dunia, mulai dari saham global, indeks, hingga komoditas yang bisa didapat secara fractional dan terjangkau, tanpa harus keluar dari ekosistem yang teregulasi. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus memperluas pilihan investasi digital yang relevan dengan kebutuhan investor modern di Indonesia,” Andy menuturkan.
Nilai pasar RWA global di luar stablecoin melonjak empat kali lipat dalam setahun terakhir. Sektor ini berhasil menembus nilai USD 25 miliar hingga USD 35 miliar berkat masuknya institusi keuangan dunia seperti BlackRock dan Franklin Templeton.
“Ini didorong oleh masuknya sejumlah institusi keuangan global seperti BlackRock dan Franklin Templeton. Tren positif ini kami sambut dengan hadirnya kolaborasi strategis antara PINTU dan Ondo Finance untuk membuka lebih luas akses aset tertokenisasi,” Andy menambahkan.
Beli Saham Apple dan Emas Mulai Rp11.000
PINTU menjadi pelopor yang menjual aset Ondo sejak Desember 2025. Awalnya menyajikan 4 token, lalu mengembangkan daftar tersebut hingga hampir 50 token saat ini. PINTU menargetkan penambahan hingga ratusan aset Ondo sepanjang tahun 2026 untuk membangun marketplace saham tertokenisasi yang lengkap.
Produk RWA unggulan PINTU mencakup saham Apple dan NVIDIA, indeks S&P 500 dan NASDAQ, komoditas emas dan perak, serta stablecoin.
Investor bisa membeli seluruh aset tersebut secara eceran (fractional) mulai modal Rp11.000 saja. PINTU membuka perdagangan selama 24 jam penuh tanpa batasan jam bursa, mengenakan pajak final penjualan sebesar 0,21%, serta membebaskan biaya transaksi tersembunyi di bawah pengawasan OJK.
“Kami akan terus memperluas kolaborasi seperti ini demi menghadirkan lebih banyak pilihan investasi yang relevan, aman, dan sesuai koridor regulasi bagi masyarakat Indonesia, baik dari sisi layanan premium seperti VIP Private maupun inovasi produk seperti aset tertokenisasi. Namun kami tetap mengingatkan bahwa investasi aset crypto dan aset tertokenisasi memiliki risiko tinggi (high risk) serta volatilitas yang signifikan, sehingga calon investor perlu memahami profil risiko masing-masing sebelum mengambil keputusan investasi,” tegas Andy.
Senior Director Asia Pacific Ondo Finance, Rania Rahardja menilai Indonesia memiliki potensi pasar paling menjanjikan di kawasan Asia Pasifik.
“Melalui kolaborasi dengan PINTU, kami menghadirkan saham dan ETF global secara onchain dengan aksesibilitas, likuiditas, dan transparansi yang lebih baik. Sehingga memberikan investor Indonesia cara yang lebih sederhana untuk mengakses pasar global melalui platform yang terpercaya dan teregulasi. Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk bersama-sama membangun peluang yang lebih besar di Indonesia,” kata Rania.
(Ageng)