spot_imgspot_img
Kamis 19 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 3

Gandeng Baznas dan bank bjb, Pemkab Ciamis Berbagi Kebahagiaan Jelang Idulfitri 1447 H

0
CIAMIS< FOKUSJabar.id
Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, menyapa warga di tiga kelurahan untuk menyerahkan bantuan sembako dan santunan anak yatim

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Hj. Kania Ernawati Herdiat, menyapa warga di tiga kelurahan untuk menyerahkan bantuan sembako dan santunan anak yatim, Selasa (17/03/2026).

Pimpinan Kantor Cabang BJB Ciamis, Sony Permana, serta para lurah setempat turut mendampingi jalannya aksi sosial tersebut.

Baca Juga: Ketua Demokrat Ciamis Ingatkan Anggota DPRD Tidak Terlibat Program MBG

Bupati Herdiat mengawali penyerahan bantuan secara simbolis di Kelurahan Linggasari, kemudian melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Benteng, dan mengakhirinya di Kelurahan Cigembor. Di setiap lokasi, Bupati bersama Ketua TP PKK dan Pincab BJB memberikan paket bantuan kepada perwakilan penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat mengungkapkan rasa bahagia karena dapat bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa paket sembako tersebut berasal dari dana infak dan sedekah para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Ciamis yang dikelola melalui Baznas.

“Kami menyalurkan amanah dari para ASN melalui infak dan sedekah yang rutin terlaksana setiap tahun. Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap kondisi masyarakat di lapangan,” ujar Herdiat.

Selain sembako, acara ini juga menghadirkan santunan khusus bagi anak-anak yatim yang bersumber dari CSR Bank BJB Kabupaten Ciamis. Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada pihak perbankan atas kepekaan sosial mereka dalam membantu sesama, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri.

Harapan untuk Kemajuan Daerah

Bupati Herdiat mengajak seluruh warga untuk mendoakan kemajuan Bank BJB Ciamis agar dapat terus berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa depan. Ia menilai kolaborasi ini sangat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada BJB yang telah banyak membantu warga Ciamis. Semoga ke depan semakin maju dan berkembang. Kami bersyukur bantuan ini memberikan manfaat nyata bagi para penerima,” pungkasnya.

Kegiatan ini mempertegas sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam memupuk kepedulian sosial di wilayah Kabupaten Ciamis.

Volume Kendaraan Pemudik Mulai Meningkat Lintasi Perbatasan Jabar-Jateng

0
Jabar-jateng@fokusjabar.id
Suasana Arus Mudik di Perbatasan Jabar-Jateng. (Foto: fokusjabar.id/Budiana Martin)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Memasuki H-4 hari raya Idul Fitri, arus kendaraan pemudik yang melintas di jalur nasional perbatasan antara Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng).

Tepatnya di Pos Cijolang mulai menunjukkan peningkatan. Meski begitu, situasi lalu lintas masih terpantau ramai lancar tanpa adanya kemacetan.  

Petugas Dinas Perhubungan Kota Banjar yang bertugas di Pos Pam Cijolang, Gun Gun Gumelar, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan, volume kendaraan dari arah Jawa Barat maupun Jawa Tengah mengalami kenaikan.  

Baca Juga: Lumpur Tebal Masuk Perumahan, Warga Kota Banjar Mengeluh

“Sejak hari kemarin arus mudik sudah terlihat ada peningkatan volume kendaraan. Situasi masih lancar,” ujar Gun Gun.  

Dari arah Jawa Barat ada 8.738 kendaraan  dengan rincian roda dua sebanyak 4.916, roda empat 3.167, truk 523 dan bus 132 unit.

Sementara itu dari arah Jawa Tengah sebanyak 5.938 kendaraan dengan rincian roda dua 2.628, roda empat 2.181, truk 976  dan bus 153 unit.

Total kendaraan yang melintas di perbatasan pada hari tersebut mencapai 14.676 unit, dengan dominasi kendaraan roda dua dari arah barat.  

Baca Juga: PSI Kota Banjar Tebar Ratusan Paket Takjil di Perbatasan Banjar-Ciamis

Gun Gun memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Kamis mendatang. “Puncak arus mudik kemungkinan hari Kamis. Secara traffic ada peningkatan,” katanya.  

Fenomena dominasi sepeda motor dalam arus mudik bukan hal baru. Selain faktor biaya, fleksibilitas waktu dan akses ke jalur alternatif membuat moda ini tetap menjadi pilihan utama pemudik.

Namun, tren ini juga menuntut perhatian ekstra pada aspek keselamatan, mengingat risiko kecelakaan lebih tinggi dibanding kendaraan roda empat.  

(Budiana Martin)

Catat! Ini Nomor Pengaduan Arus Mudik di Jawa Barat

0
Pengaduan Jawa Barat fokusjabar.id
(foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, peningkatan arus mudik di Jawa Barat mendorong kesiapan berbagai layanan publik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyediaan kanal pengaduan untuk membantu pemudik selama perjalanan.

Dalam situasi lalu lintas yang dinamis, akses informasi yang cepat menjadi kebutuhan utama. Kehadiran hotline di harapkan dapat menjembatani komunikasi antara masyarakat dan petugas di lapangan.

BACA JUGA:

Hari Ini Arus Mudik Jawa Barat Diprediksi Memuncak

Selain untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, layanan ini juga berfungsi sebagai sarana respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan selama mudik.

Pemerintah bersama kepolisian menyediakan sejumlah nomor penting yang dapat di akses selama 24 jam. Layanan ini mencakup kebutuhan darurat hingga informasi kondisi lalu lintas terkini.

Berikut beberapa hotline yang dapat di gunakan oleh masyarakat selama periode mudik.

  • 110, sebagai layanan darurat kepolisian yang dapat di hubungi kapan saja untuk melaporkan kejadian mendesak seperti kecelakaan maupun gangguan keamanan.
  • 0821-1606-621, hotline khusus mudik dari Polda Jawa Barat yang melayani laporan lalu lintas serta komunikasi dua arah melalui telepon maupun pesan singkat.
  • 0821-1160-6621, nomor alternatif yang juga terhubung dengan sistem pengendalian untuk mempercepat penanganan laporan di lapangan.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai kondisi secara langsung. Mulai dari kemacetan hingga hambatan perjalanan di jalur mudik.

Tidak hanya itu, hotline juga dapat dimanfaatkan untuk meminta bantuan ketika menghadapi kendala, seperti kendaraan mengalami gangguan atau kehilangan arah.

Selain pelaporan, pemudik juga dapat memperoleh informasi terkait situasi jalan serta pilihan jalur alternatif yang lebih lancar.

BACA JUGA:

Putri Karlina Sidak Pasar Andir Soal Stok LPG 3 Kg

Cakupan layanan ini bahkan meliputi pengaduan di luar lalu lintas, seperti kehilangan barang atau dugaan pungutan liar di perjalanan.

Dengan adanya sistem pengaduan ini, koordinasi antara masyarakat dan petugas diharapkan semakin efektif. Partisipasi aktif pemudik menjadi kunci dalam menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik di Jawa Barat.

(Jingga Sonjaya)

Hari Ini Arus Mudik Jawa Barat Diprediksi Memuncak

0
Arus Mudik Jawa barat fokusjabar.id
(foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, pergerakan arus mudik di Jawa Barat di perkirakan mengalami peningkatan signifikan.

Wilayah Jabar menjadi salah satu jalur penting dalam perlintasan kendaraan dari Jakarta menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

BACA JUGA:

Jawa Barat Mulai Padat, Arus Mudik Lebaran 2026 Tembus 650 Ribu Kendaraan

Kondisi tersebut membuat Jawa Barat memiliki peran strategis dalam kelancaran arus mudik nasional.

Tingginya mobilitas masyarakat menjelang lebaran turut mendorong peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas jalan utama.

Kota Bandung menjadi salah satu titik yang paling di sorot. Letaknya yang berada di jalur penghubung utama menjadikan kawasan ini kerap mengalami kepadatan saat musim mudik berlangsung.

Di perkirakan sekitar 8,9 juta warga Jawa Barat akan melakukan perjalanan mudik tahun ini.

Jumlah tersebut berkontribusi pada tingginya pergerakan kendaraan yang juga terjadi secara nasional.

Puncak arus mudik di proyeksikan terjadi hari ini, Rabu (18 Maret 2026). Namun, peningkatan arus lalu lintas sebenarnya sudah mulai terasa sejak beberapa hari sebelumnya.

Kenaikan volume kendaraan cenderung terjadi secara cepat menjelang hari puncak. Hal ini menunjukkan bahwa lonjakan tidak berlangsung perlahan, melainkan meningkat tajam dalam waktu singkat.

BACA JUGA:

Ini Daftar Jalur Rawan Macet di Jawa Barat Saat Arus Mudik Idulfitri 2026

Dari sisi waktu perjalanan, mayoritas pemudik memilih berangkat setelah sahur hingga pagi hari. Periode tersebut menjadi waktu dengan kepadatan lalu lintas tertinggi.

Sementara itu, waktu tengah malam sebelum sahur serta siang hingga malam hari relatif lebih lengang. Kondisi ini kerap di manfaatkan sebagian pemudik untuk menghindari kemacetan.

Jalur tol Jakarta–Bandung melalui Cipularang di prediksi menjadi ruas paling padat. Beberapa titik di jalur ini di kenal rawan terjadi penumpukan kendaraan saat arus meningkat.

Selain tol, jalur arteri di wilayah Bandung Barat hingga Lembang juga menjadi perhatian. Kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur alternatif, tetapi juga destinasi wisata yang ramai di kunjungi.

Berbagai upaya pengaturan lalu lintas telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan. Mulai dari penerapan contraflow, sistem satu arah, hingga pembatasan kendaraan berat dilakukan guna menjaga kelancaran arus mudik.

(Jingga Sonjaya)

Gandeng Tokoh Agama, Pemkot Tasikmalaya Bangun Komitmen Jaga Kondusivitas Jelang Idulfitri

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, bersama para ulama dalam kegiatan silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas Wali Kota (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mengundang para ulama dan tokoh agama se-Kota Tasikmalaya dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Selasa (17/3/2026).

Acara yang berlangsung penuh kebersamaan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto dan Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya Agus Bukhori. Hadir pula tokoh-tokoh kunci seperti Ketua MUI K.H. Aminuddin Bustomi, Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) K.H. Nono Nurul Hidayat, Ketua BKPRMI Nuki Anwar Sidiq, serta Ketua Baznas H. Nasihin.

Baca Juga: Perumdam Tirta Sukapura Tasikmalaya Pastikan Pasokan Air Bersih Aman

Suasana khidmat menyelimuti pertemuan tersebut saat K.H. Aminuddin Bustomi menyampaikan tausiah keagamaan sebagai siraman rohani menjelang waktu berbuka puasa.

Mempererat Hubungan Ulama dan Umaroh

Dalam sambutannya, Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk memperkuat komunikasi dan sinergi dengan para ulama. Ia memandang kolaborasi antara Ulama dan Umaroh (Pemerintah) sebagai fondasi utama dalam membangun Kota Tasikmalaya yang lebih maju.

“Sinergi ini menjadi bagian terpenting untuk mewujudkan identitas Tasikmalaya sebagai Kota Santri yang religius dan islami,” ujar Viman.

Ia mengakui bahwa kemajuan daerah hingga saat ini tidak terlepas dari kontribusi besar para ulama. Spirit dan dukungan dari tokoh agama menjadi motor penggerak bagi pemerintah untuk menata daerah demi mencapai kesejahteraan masyarakat.

Menjaga Kondusivitas Jelang Idulfitri 1447 H

Pertemuan kekeluargaan ini juga berfungsi sebagai wadah untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan daerah. Viman memberikan perhatian khusus pada kondusivitas kota menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

“Mewujudkan Kota Tasikmalaya yang aman, kemudian nyaman bukan hanya tugas Pemerintah atau Kepolisian. Kontribusi para ulama sangat menentukan terciptanya suasana yang kondusif di tengah masyarakat,” paparnya.

Viman berharap komunikasi rutin seperti ini terus berjalan untuk meminta doa dari para kiai dan sesepuh agama. Ia memohon dukungan agar kepemimpinannya bersama wakil wali kota tetap amanah dalam merealisasikan program prioritas “Tasik Religius” demi mencapai tatanan masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

(Seda)

Kabar Baik bagi Pemudik! Jalur Arteri Padaherang–Pangandaran Mulus dan Bebas Lubang

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Jalur nasional perbatasan Pangandaran - Jawa Tengah

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kondisi jalur arteri jalan raya nasional di Kabupaten Pangandaran terpantau dalam keadaan baik menjelang arus mudik Lebaran 2026. Berdasarkan pantauan di lapangan, ruas jalur Jalan Raya Padaherang–Pangandaran kini bebas dari lubang besar yang dapat mengancam keselamatan pengendara.

Permukaan aspal yang rata memudahkan kendaraan, khususnya roda dua, melintas dari berbagai arah dengan nyaman. Kondisi prima ini juga terlihat di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, tepatnya di kawasan Blok Pancimas, yang tidak lagi menunjukkan kerusakan aspal parah.

Baca Juga: Pastikan Personel Siaga, Kapolres Pangandaran Tinjau Langsung Pos Pengamanan Lebaran 2026

Jalan Bergelombang dan Penerangan

Meski fisik Jalur Padaherang–Pangandaran cukup baik, pengguna jalan tetap harus mewaspadai beberapa titik yang memiliki permukaan bergelombang. Selain itu, minimnya lampu penerangan jalan umum serta banyaknya tikungan tajam di sepanjang jalur ini menjadi catatan krusial bagi para pemudik.

Pihak kepolisian mengimbau pengendara dari arah Banjar maupun Cilacap untuk meningkatkan kehati-hatian, terutama saat melintas pada malam hari.

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, mengonfirmasi keamanan jalur tersebut setelah melakukan pengecekan langsung.

“Secara umum seluruh jalur arteri aman bagi masyarakat. Kami mengakui masih ada kekurangan pada penerangan jalan, namun kami berharap instansi terkait segera mengatasi hal tersebut,” ujar AKBP Ikrar, Selasa (17/3/2026).

Siagakan Pos Pengamanan untuk Pemudik

Guna mengantisipasi kecelakaan akibat kelelahan, Polres Pangandaran menyiagakan sejumlah pos pengamanan di beberapa titik strategis sepanjang jalur arteri. Pos-pos ini berfungsi ganda: mengamankan akses menuju objek wisata sekaligus menjaga kelancaran arus mudik utama.

“Kami menempatkan pos pengamanan untuk memastikan jalur arteri tetap aman. Jalur ini merupakan akses vital, baik bagi warga yang pulang kampung maupun wisatawan yang menuju destinasi wisata Pangandaran,” tambah AKBP Ikrar.

Petugas di pos-pos pengamanan tersebut akan terus memantau situasi lalu lintas guna menjamin masyarakat dapat menempuh perjalanan mudik dengan rasa aman dan nyaman.

(Sajidin)

Pastikan Personel Siaga, Kapolres Pangandaran Tinjau Langsung Pos Pengamanan Lebaran 2026

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana peninjauan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Lodaya 2026

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, meninjau langsung sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Lodaya 2026, Selasa (17/03/2026).

Langkah ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh personel dalam mengawal arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Pangandaran.

Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, Petugas Gabung di Pangandaran Gelar Ram Check 

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi jajaran Pejabat Utama Polres serta Ketua Bhayangkari Cabang Pangandaran. Selain mengecek kondisi fisik pos dan kelengkapan administrasi,

AKBP Ikrar menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi serta pemberian pelayanan prima kepada setiap elemen masyarakat.

Dukungan Kesehatan dan Logistik Personel

Guna menjaga stamina para petugas di lapangan, Kapolres memberikan dukungan nyata berupa paket bantuan kesehatan yang berisi vitamin dan obat-obatan. Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan logistik makanan bagi personel yang berjaga di garda terdepan.

“Kami mengapresiasi kerja keras personel di lapangan. Pemberian logistik dan vitamin ini merupakan bentuk dukungan agar tim tetap berada dalam kondisi prima, baik fisik maupun mental, saat menjalankan tugas kemanusiaan ini,” ujar Kapolres di sela-sela peninjauan.

Pelayanan Optimal di Titik Rawan

Pihak kepolisian berharap dukungan logistik dan kesehatan yang memadai dapat memacu semangat personel untuk memberikan pelayanan optimal.

Fokus utama pengamanan kali ini menyasar titik-titik rawan kemacetan serta pusat-pusat keramaian di destinasi wisata Pangandaran agar situasi tetap kondusif.

Polres Pangandaran turut mengimbau para pemudik maupun wisatawan untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas di Pos Terpadu. Masyarakat dapat singgah di pos pengamanan maupun pos pelayanan untuk beristirahat sejenak demi mewujudkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

(Sajidin)