spot_img
Sabtu 31 Januari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 2

FK2PMD Ingin DPRD Garut Tingkatkan Pengawasan Terhadap Kawasan LP2B

0
FK2PMD swasembada pangan fokusjabar.id
Ketua I FK2PMD, Dadang Sudrajat

GARUT, FOKUSJabar.id: Ketua 1 Forum Ketahanan dan Kemandirian Pangan Masyarakat Desa (FK2PMD), Dadang Sudrajat angkat bicara soal swasembada pangan di Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar).

Menurut Dia, untuk mempertahankan swasembada pangan, DPRD sebagai lembaga yang salah satu fungsinya mengawasi Pemerintah Daerah sudah saatnya meningkatkan pengawasan terhadap lahan pertanian sebagaimana di atur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Garut No3 tahun 2016.

BACA JUGA:

Al Mashduqi Invincible Swimsquad Siap Cetak Perenang Berprestasi

“Lembaga legislatif sudah saatnya meningkatkan pengawasan terhadap lahan pertanian yang masuk dalam kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B),” kata Dadang kepada FOKUSJabar, Sabtu (31/1/2026).

Dia menyebut, saat ini kondisi riil di lapangan banyak terjadi alih fungsi lahan yang tidak sesuai dengan Perda Kabupaten Garut tentang LP2B.

Di mana Perda No3 tahun 2026 mengamanatkan bahwa kawasan LP2B harus di pertahankan hingga tahun 2031.

“Kami berharap, DPRD segera meminta pertanggungjawaban Pemda terkait peran pembinaan yang di lakukan. Sehingga wilayah LP2B bisa di pertahankan sampai tahun 2031,” ujarnya.

“Jika terjadi alih fungsi, coba lihat apakah prosudurnya sesuai aturan atau tidak?,” Dadang menambahkan.

FK2PMD berharap, DPRD tidak kehilangan harga dirinya. Di mana Perda yang sudah di tetapkan tidak diindahkan.

BACA JUGA:

Pemkab Garut Tancap Gas Benahi Puskesmas, Bupati Tekankan Pemerataan Layanan

Visi misi Bupati-Wakil Bupati Garut Hebat harus di imbangi dengan DPRD yang hebat juga. Di mana secara lembaga, wakil rakyat harus benar-benar menjalankan fungsinya secara profesional.

“Anggaran besar yang di gelontorkan APBD untuk DPRD Garut harus sepadan dengan kinerja. Sehingga visi misi yang di usung bupati dan wakil bupati tentang Garut hebat bisa tercapai,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

Menjelang Muswil PPP Jabar, KH Asep Serukan Kedewasaan dan Soliditas Partai

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Majelis Syariah DPP PPP sekaligus Pimpinan Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya, KH Asep Ahmad Maoshul Affandy

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat, dinamika internal mulai menghangat. Situasi ini mendorong Majelis Syariah DPP PPP sekaligus Pimpinan Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya, KH Asep Ahmad Maoshul Affandy, untuk angkat bicara.

Dalam silaturahmi tokoh PPP Jawa Barat, KH Asep menekankan pentingnya menjaga soliditas partai. Ia mengingatkan agar seluruh kader mengedepankan kedewasaan politik dan tidak menciptakan gesekan yang justru melemahkan konsolidasi.

Baca Juga: Ada Penolakan, Wali Kota Bandung Pastikan Revitalisasi Pasar Ciroyom Berlanjut

“PPP ini partai besar dan sudah lama berdiri. Seharusnya kita menunjukkan kedewasaan, bukan justru menciptakan masalah baru,” ujarnya, Sabtu, (31/1/2026).

KH Asep menilai sejumlah manuver yang muncul menjelang Muswil berpotensi mengganggu proses konsolidasi yang sebelumnya berjalan tertib. Para kiai, ulama, dan tokoh PPP Jawa Barat berkumpul untuk memastikan partai tetap utuh dan tidak terseret konflik internal yang tidak jelas arah dan tujuannya.

Ia menyoroti kejanggalan munculnya pihak-pihak tertentu yang ikut masuk dalam proses persiapan Muswil, padahal struktur kepanitiaan sudah terbentuk dan tahapan telah berjalan.

“DPW PPP Jawa Barat sudah menyiapkan Muswil dengan panitia lengkap. Ketika tiba-tiba ada pihak lain ikut masuk, ini jelas mengganggu. Kalau tidak segera diselesaikan, Muswil bisa gagal dan dampaknya akan besar bagi PPP,” tegasnya.

Fokus Utama Untuk Keselamatan dan Keutuhan Partai

Menurut KH Asep, situasi tersebut berpotensi merusak konsolidasi internal. Namun, ia menekankan bahwa fokus utama bukan pada figur atau kelompok tertentu, melainkan keselamatan dan keutuhan partai.

“Siapa pun orangnya tidak penting. Yang paling utama PPP harus selamat dan tetap solid. Jangan sampai partai ini pecah karena kepentingan yang tidak jelas,” katanya.

KH Asep juga meluruskan penggunaan nama Pesantren Miftahul Huda dalam pusaran isu politik. Ia menegaskan tidak ada pihak yang berhak membawa atau mengklaim pesantren untuk kepentingan politik tertentu.

“Urusan representasi Pesantren Miftahul Huda menjadi tanggung jawab saya. Jangan membawa-bawa nama pesantren untuk kepentingan politik pribadi atau kelompok. Kami punya mekanisme sendiri dalam menyikapi politik kepartaian,” ujarnya.

Silaturahmi tokoh PPP Jawa Barat ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Muswil. KH Asep menilai komunikasi terbuka sebagai kunci utama dalam menyelesaikan persoalan internal partai.

“Partai politik itu ruang demokrasi, bukan hubungan atasan dan bawahan. Semua persoalan harus diselesaikan lewat kebersamaan dan komunikasi,” katanya.

Ia berharap pertemuan tersebut menghasilkan rekomendasi bersama demi kelancaran Muswil PPP Jawa Barat. KH Asep mengingatkan bahwa seluruh persiapan telah menyerap tenaga, waktu, dan dana yang tidak sedikit.

“Kita sudah bekerja, panitia sudah siap, biaya sudah keluar. Jangan sampai semua itu sia-sia. Muswil harus berjalan rapi, bersih, dan sukses demi kemenangan PPP,” pungkasnya.

(Alpin Septian Pratama)

Korban Dugaan Tipu Gadai Kendaraan Lapor Ke Polres Pangandaran

0
polres pangandaran@fokusjabar.id
ilustrasi

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Nur Apriliyanti (27), warga Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran di duga menjadi korban penipuan dan penggelapan. Terkait gadai kendaraan bermotor dan mobil oleh pelaku berinisial AS (27) warga Kalipucang.

‎Akibatnya, korban mengalami kerugian mencapai Rp32 juta, peristiwa ini bermula ketika korban bertemu dengan pelaku. Yang datang bersama rekannya di Jalan Bulak Laut Pamugaran Pangandaran.

‎Sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku meminta kunci kendaraan Daihatsu Granmax dengan nomor polisi D 8776 VQ. Milik korban dengan alasan hendak menjemput seseorang yang akan menerima gadai kendaraan di Terminal Pangandaran. 

Baca Juga: Banjir Ciganjeng Pangandaran Mulai Surut, BPBD Himbau Tetap Waspada

‎Apesnya, setelah kendaraan di bawa, pelaku tidak kembali ke lokasi pertemuan. Merasa di tipu, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada Polres Pangandaran dengan Nomor LP/B/23/I/2026/SPKT/Polres Pangandaran/Polda Jawa Barat.

‎Kapolres Pangandaran melalui Plt Kasi Humas Aiptu Yusdiana mengatakan, kasus ini langsung di tangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Pangandaran.

‎Dari hasil perkembangan, pelaku berada di sebuah rumah kos di wilayah Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran. Tepatnya di belakang Kantor Samsat Pangandaran.

‎‎”Berdasarkan informasi itu, kemudian mendatangi lokasi dan selanjutnya pelaku di amankan ke kantor kepolisian. Untuk menjalani proses hukum,” kata Yusdiana Sabtu, (31/1/2026).

Baca Juga: Polres Pangandaran Serap Aspirasi Warga Langkaplancar, BBM hingga Kamtibmas Jadi Sorotan

‎Berdasarkan hasil penyidikan mendalam, Satreskrim Polres Pangandaran secara resmi melakukan penahanan terhadap tersangka berinisial AS.

Pada Jumat, 30 Januari 2026 pukul 19.30 WIB. Penahanan di lakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan.

‎Tersangka di jerat dengan Pasal 378 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang penipuan. Dan atau Pasal 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang penggelapan.

“Sebagaimana juga di atur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana,” jelasnya.

(Sajidin)

Hasil Monitoring Dapur MBG Ciamis Langsung Dilaporkan ke BGN

0
Dapur MBG Ciamis lapor BGN@fokusjabar.id
Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis Nur Muttaqin.

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Data hasil monitoring seluruh dapur program makan Bergizi Gratis (MBG) se Kabupaten Ciamis akan langsung di laporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta.

Hal tersebut di sampaikan Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis, Nur Muttaqin. Dia menjelaskan bahwa, kegiatan monitoring tinggal tujuh Kecamatan lagi.

“Monitoring tinggal tujuh Kecamatan lagi, setelah data terkumpul dari seluruh dapur MBG se-Kabupaten Ciamis. Maka akan segera di laporkan ke BGN,” ungkap Nur Muttaqin, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga: Fraksi Partai Demokrat Ciamis, Dorong SPPG Kantongi Izin PBG

Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Ciamis ini juga mendorong. Seluruh Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengurus izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

“Jadi intinya semua dapur harus menyesuaikan aturan yang ada, baik izin bangunan, kesehatan. Dan kalau SLHS (Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi) sudah 80 persen yang on proses,” ucap Nur Muttaqin.

Harus Mengantongi IPAL

Selain itu, Nur Muttaqin juga mengingatkan supaya SPPG di Kabupaten Ciamis. Juga mengantongi sertifikat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) karena hal tersebut terkait lingkungan.

“Jadi IPAL sebagian sudah jalan dan ada yang sudah keluar. Dan yang baru (SPPG-red) sedang on proses, maka semua dapur harus segera menyelesaikan segala bentuk perizinan,” jelasnya.

Kenapa SPPG harus mengurus dan mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)?. Nur Muttaqin melanjutkan, karena retribusinya masuk ke negara melalui pajak.

“Jadi kami sebagai anggota DPRD, sesuai tufoksi sebagai legislasi, anggaran dan pengawasan. Menyarankan supaya seluruh SPPG di Kabupaten Ciamis mengurus perizinan salah satunya adalah PBG,” tegasnya.

Baca Juga: DPC Partai Demokrat Ciamis Reshuffle Pengurus DPAC

Sebelumnya, ramai jadi perbincangan, bahwa dari jumlah 134 dapur MBG di Kabupaten Ciamis. Hanya ada tiga SPPG yang telah mengantongi izin Persetujuan Bangun Gedung (PBG) secara resmi.

Dan kenapa SPPG harus mengantongi izin Persetujuan Bangun Gedung (PBG) resmi?. Karena hal tersebut untuk menjamin kepastian hukum, juga keselamanan operasional.

Tidak hanya itu, Persetujuan Bangun Gedung (PBG) memberikan konstribusi terhadap penghasilan asli daerah (PAD). Melalui retribusi perizinan yang di keluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Ciamis.

(Nanang Yudi)

Ada Penolakan, Wali Kota Bandung Pastikan Revitalisasi Pasar Ciroyom Berlanjut

0
revitalisasi pasar ciroyom kota bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.Yusuf Muni/fokusjabar.id)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan rencana revitalisasi Pasar Ciroyom tetap berjalan. Proses revitalisasi saat ini telah memasuki tahap penentuan skema sewa kios yang di nilai paling memungkinkan dari sisi bisnis dan kepatuhan hukum.

Farhan menjelaskan, skema sewa yang di rencanakan sebesar Rp12 juta per meter persegi untuk jangka waktu 20 tahun. Ia menegaskan, angka tersebut bukan tarif tahunan.

“Bukan per tahun ya, Rp12 juta per meter persegi per 20 tahun. Kurang dari itu, maka saya sebagai Kuasa Pemilik Modal akan membuat kebijakan yang sengaja membuat BUMD rugi,” kata Farhan Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga: Kawasan Wisata Dago Rawan Longsor, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan

Menurutnya, penetapan nilai sewa tersebut juga di lakukan untuk menghindari potensi pelanggaran hukum. Ia menyebut kebijakan yang merugikan badan usaha milik daerah berisiko menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Terkait respons pedagang, Farhan mengakui belum semua pihak menyepakati rencana revitalisasi tersebut. Meski demikian, ia menilai proses negosiasi masih harus terus di lakukan.

“Tidak semua pedagang setuju, saya mengerti. Itu sebabnya tetap harus ada negosiasi dengan PD Pasar,” ujarnya.

Farhan juga memastikan, bahwa aspek legalitas lahan Pasar Ciroyom tidak menjadi kendala. Ia menyebut sertifikat lahan sudah dalam proses dan akan segera di serahkan kepada Pemerintah Kota Bandung.

Baca Juga: Video Gangster Bawa Sajam Viral, Wali Kota Bandung Angkat Bicara

“Legalitas tidak ada masalah. Sertifikat sudah berjalan, sudah saya lihat di BPN, dan sedang dalam proses untuk segera pdiserahkan kepada Pemkot,” jelasnya.

Selain itu, batas kepemilikan lahan antara para ahli waris, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan Pemerintah Kota Bandung telah di pastikan jelas.

Namun, terkait detail teknis proyek revitalisasi Pasar Ciroyom, Farhan meminta agar hal tersebut di tanyakan langsung kepada PD Pasar.

“Kalau yang detail proyeknya, silakan tanya ke PD Pasar. Saya tidak tahu detailnya,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Mojang Priangan U-18 Menang Tipis atas Saswco Mojang

0
mojang priangan@fokusjabar.id
Risda Yulianti (Arif/fokusjabar.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Mojang Priangan U-18 berhasil meraih kemenangan atas Saswco Mojang U-18 dengan skor 1-0 pada liga putri Hydroplus Soccer League 2025/2026 regional Bandung.

Pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom, Sabtu (17/1/2026), gol tunggal Mojang Priangan di cetak oleh Devan Novianti.

Kemenangan yang di raih pada pertandingan tersebut, membuat Mojang Priangan hingga saat ini berhasil mengumpulkan 11 poin.

Baca Juga: Al Mashduqi Invincible Swimsquad Siap Cetak Perenang Berprestasi

Setelah pertandingan, pelatih Mojang Priangan, Imam Sujagad, bersyukur pada laga tersebut anak asuhnya bisa meraih kemenangan.

“Alhamdulillah, untuk kemenangan hari ini kita selalu evaluasi setiap pertandingannya, anak-anak dapat bonus kemenangan untuk mendapatkan 3 poin,” kata Imam.

Lebih lanjut Imam mengatakan, kemenangan pada pertandingan tersebut tak lepas dari kerja keras yang di tampilkan oleh pasukannya.

“Tentunya kerja sama tim paling penting, tanpa kerja sama tim kita tidak akan bisa memenangkan pertandingan,” jelasnya. 

Hingga memasuki pekan kesembilan Hydroplus Soccer League 2025/2026, Imam menilai anak asuhnya menunjukkan progres yang bagus. 

Melihat perkembangan tersebut, Bojan Hodak merasa optimis anak asuhnya bisa semakin berkembang dan kembali meraih hasil maksimal. 

“Alhamdulillah, progres dari awal sampai sekarang anak-anak sangat jauh dari pertandingan pekan pertama, pertandingan kedua sampai sekarang,” ujarnya 

“Jadi Alhamdulillah anak-anak bisa menunjukkan performa yang baik,” ucapnya menegaskan.

Tidak Sesuai Harapan

Sementara itu, pelatih Saswco Mojang U-18, Risda Yulianti Noviawan, menilai skor akhir pertandingan tersebut tidak sesuai dengan harapan. 

Meski demikian, mantan pemain Timnas Putri Indonesia ini menilai secara permainan anak asuhnya sudah bekerja keras dan berusaha menampilkan permainan terbaiknya. 

Baca Juga: Single Match Penentuan, PSGC Ciamis Siapkan Kejutan Hadapi Batavia FC

“Kalau untuk hasil memang, gimana ya, kalau mau bilang bukan rezeki tapi masa sih bukan rezeki terus. Tapi secara permainan jauh di atas sebelum-sebelumnya,” ucapnya. 

Lebih lanjut Racil sapaan akrabnya, menuturkan pada pertandingan tersebut anak asuhnya kecolongan dan salah antisipasi, sehingga kebobolan satu gol.

“Kalau dari saya pribadi, saya senang sama performa anak-anak barusan. Di tambah kiper saya bukan seorang kiper, tapi centerback yang di pasang jadi kiper, karena ada kendala,” jelasnya.

(Arif)

Kawasan Wisata Dago Rawan Longsor, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan

0
dago rawan longsor kota bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat pengawasan kawasan Dago, Kecamatan Coblong, menyusul potensi ancaman longsor yang dapat membahayakan warga dan pengunjung, sehingga memerlukan pengawasan dan mitigasi lebih ketat.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, hasil pemantauan di lapangan menemukan sejumlah persoalan yang sebelumnya luput dari perhatian.

Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah area sekitar The MAJ Dago Apartemen, yang di nilai perlu di lakukan pengecekan menyeluruh terhadap kekuatan konstruksi bangunan, khususnya pada bagian penahan lereng atau slope support.

Baca Juga: Video Gangster Bawa Sajam Viral, Wali Kota Bandung Angkat Bicara

“Yang paling kelihatan tentu kita mesti melakukan pengecekan dari konstruksi gedung The MAJ ini. Kita ingin tahu seberapa kuat slope support-nya dan bagaimana kekuatan konstruksinya. Bangunan ini sudah berdiri sejak 2016 tapi sempat lama kosong,” kata Farhan Sabtu (31/1/2026).

Farhan mengungkapkan, bahwa di kawasan tersebut pernah terjadi longsor dengan panjang sekitar enam meter, meski penanganan telah di lakukan menggunakan metode inner boring atau penyuntikan beton ke dalam struktur tanah.

Pemerintah Kota Bandung tetap akan melakukan verifikasi ulang dengan memeriksa seluruh dokumen konstruksi bangunan.

Selain aspek keselamatan bangunan, Farhan memastikan perbaikan infrastruktur di sekitar lokasi akan terus di lanjutkan.

Perbaikan tersebut meliputi jalan, saluran drainase, serta rencana penataan kawasan dengan penambahan jalur pedestrian. Guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.

Baca Juga: Status Tersangka Tak Hentikan Erwin Ngantor di Balai Kota Bandung

Rawan Longsor dan Pohon Tumbang

Sementara itu, Lurah Dago, Jusni Giri Susilowati mengatakan, wilayah Dago termasuk kawasan rawan bencana, khususnya longsor dan pohon tumbang.

Karena itu, monitoring langsung oleh Wali Kota Bandung di nilai penting untuk memastikan langkah mitigasi berjalan tepat sasaran.

“Di Dago ini banyak titik rawan longsor dan pohon tumbang. Makanya hari ini Pak Wali turun langsung ke lapangan, salah satunya ke The MAJ Dago Apartemen. Ada rencana pemotongan pohon, tapi warga menolak karena khawatir justru bisa memicu longsor,”kata Jusni.

(Yusuf Mugni)