spot_imgspot_img
Kamis 19 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 5

Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Kota Bandung Terkendali

0
Bandung@fokusjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Saat Meninjau Harga Kebutuhan Pokok Jelang Hari Raya Idulfitri di Pasar Kosambi Kota Bandung.(Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional tetap stabil menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, meski permintaan masyarakat meningkat. Kondisi ini di topang oleh kelancaran pasokan serta distribusi yang berjalan baik.

Hal itu di katakan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan usai meninjau Pasar Kosambi dan Yogya Sunda, yang menjadi representasi pasar tradisional dan ritel modern di Kota Bandung, pada Selasa (17/3/2026).

“Secara umum harga stabil karena suplai juga stabil. Permintaan memang meningkat menjelang Lebaran, tapi masih bisa terpenuhi dengan baik,”kata Farhan.

Baca Juga: Kejar Tayang Jelang Lebaran, Proyek BRT Bandung Pastikan Jalur Pedestrian Tetap Aman

‎Menurutnya, peningkatan permintaan tidak hanya terjadi pada bahan pokok, tetapi juga pada produk oleh-oleh seperti makanan ringan. Bahkan, sejumlah pedagang mulai melakukan pengiriman ke luar kota seiring meningkatnya aktivitas belanja masyarakat menjelang Lebaran.

‎Meski secara umum harga stabil, Farhan mengakui terdapat beberapa komoditas yang perlu di waspadai karena berpotensi mengalami fluktuasi, seperti telur ayam, cabai, dan daging sapi.

“Cabai domba memang paling tinggi, sekitar Rp100.000 per kilogram. Tapi untuk daging sapi, minyak, dan beras masih sesuai HET. Ayam normal, bahkan harga telur turun dari Rp32 ribu menjadi sekitar Rp30–31 ribu per kilogram,” jelasnya.

Dari sisi pasokan, distribusi bahan pokok di nilai berjalan lancar. Peran distributor hingga dukungan Perum Bulog menjadi kunci dalam menjaga ketersediaan.

Tak hanya itu, aspek keamanan pangan juga di pastikan aman. Produk perikanan dari berbagai daerah seperti Indramayu hingga Jawa Timur tetap terjaga kualitasnya.

“Kota Bandung ini bukan daerah produsen, jadi sangat bergantung pada suplai. Selama pasokan lancar, harga akan tetap stabil. Itu yang terus kita jaga,” katanya.

THR Jaga Perputaran Ekonomi

Sementara itu, daya beli masyarakat di sebut tidak mengalami penurunan signifikan. Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) di nilai turut menjaga perputaran ekonomi.

“Daya beli stabil, permintaan tinggi, suplai juga cukup. Artinya keseimbangan ekonomi kita terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga mengungkapkan sejumlah agenda Pemkot Bandung menjelang Lebaran, termasuk pelaksanaan Salat Id di Plaza Balai Kota yang akan di lanjutkan dengan silaturahmi bersama masyarakat.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan di Jawa Barat

Untuk malam takbiran, Farhan akan melakukan dua kali pemantauan, yakni pada Kamis dan Jumat malam, dengan fokus pada kebersihan lingkungan rumah ibadah serta penguatan sistem keamanan lingkungan (siskamling).

Ia pun mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara tertib.

“Takbir keliling boleh, tapi harus tertib. Yang tidak boleh itu pawai geng motor. Kita ingin suasana tetap aman dan nyaman,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Perumdam Tirta Sukapura Tasikmalaya Pastikan Pasokan Air Bersih Aman

0
Tasikmalaya@fokusjabar.id
Kasubag Informasi dan Publikasi Pelanggan, Sofyan Sauri.(fokusjabar.id/Nanang Yudi)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya. Memastikan pasokan air aman saat perayaan juga pasca hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.

“Kami informasikan kepada masyarakat pelanggan Perumdam Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya, bahwa pasokan air aman. Saat hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ungkap Kasubag Informasi dan Publikasi Pelanggan, Iri Sofyan Sauri, Selasa (17/3/2026).

Tidak hanya itu, Iri juga memastikan, bahwa pasokan air dari Perumdam Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya. Juga aman setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Baca Juga: DPRD Tasikmalaya: Pemda Tak Punya Masterplan Galian C

“Kami juga terus berupaya dalam meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat. Terutama dalam memastikan pasokan air tetap lancar sebelum, saat dan setelah Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.  

Namun, Iri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat pelanggan untuk bijak dalam pengunaan air bersih. Pada saat perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Jadi kami juga menghimbau, supaya masyarakat pelanggan dapat mengantisipasi kebutuhan air dari mulai sejak awal. Antara lain dengan menampung air secukupnya di rumahnya masing-masing,” ujarnya.

Kenapa demikian, lanjut Iri, karena selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah biasanya kebutuhan air bersih bagi masyarakat pelanggan akan meningkat.

“Jadi, kami mengingatkan kembali kepada seluruh pelanggan utuk tetap bijak dalam penggunaan air bersih. Dan mengantisipasi kebutuhan air saat perayaan Idul Fitri,” jelasnya.

Hubungi Call Center

Selanjutnya, untuk memaksimalkan layanan bagi seluruh pelanggan dapat menghubungi kantor cabang dan unit terdekat. Atau melalui call center 082129102345 jika terjadi adanya gangguan aliran air.

“Silahkan untuk mengubungi kantor cabang dan unit Perumdam Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya atau call center 082129102345. Jika terjadi gangguan, tentu kami akan melayani dengan sepenuh hati,” tuturnya.

Selain itu, kata Iri, Perumdam Tirta Sukapura kabupaten Tasikmalaya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kepada seluruh pelanggan, mitra kerja juga masyarakat.

Baca Juga: Fraksi PDI Perjuangan Sarankan BGN Tutup SPPG Manggungjaya 2 Tasikmalaya

“Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Momen Idul Fitri semoga penuh berkah dan juga menjadi kesempatan dalam mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh kebersamaan,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Iri menambahkan, bahwa pihaknya juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pelanggan. Yang telah mempercayakan layanan air bersih kepada Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan kepada Perumda Air Minum Tirta Sukapura Kabupaten Tasikmalaya. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Amiin ya robal alamin,” pugkasnya.

(Nanang Yudi)

Kejar Tayang Jelang Lebaran, Proyek BRT Bandung Pastikan Jalur Pedestrian Tetap Aman

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Pengerjaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung terus dipercepat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, dengan prioritas utama memastikan akses pedestrian tetap aman dan tidak terganggu -Ist-

BANDUNG,FOKUSJabar,id: Pengembang proyek Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung mempercepat pengerjaan infrastruktur menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pihak proyek memprioritaskan keamanan akses pedestrian agar masyarakat tetap bisa melintas tanpa gangguan selama masa libur panjang.

Leader Proyek BRT, Gerry, mengklarifikasi adanya miskomunikasi terkait instruksi penghentian sementara pekerjaan dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia menjelaskan bahwa tim lapangan tidak bisa menghentikan proyek secara mendadak pada 12 Maret karena kondisi galian yang sudah terbuka.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan di Jawa Barat

“Kami mengajukan tambahan waktu hingga 17 Maret untuk menyelesaikan pekerjaan dasar seperti penutupan galian dan pengecoran. Kami tidak mungkin meninggalkan lubang galian begitu saja di tengah kota,” ujar Gerry saat meninjau lokasi di depan Hotel The 101 Dago, Selasa (17/03/2026).

Percepatan Pengecoran Pasca-Sidak

Gerry mengungkapkan, inspeksi mendadak (sidak) Wali Kota sebelumnya terjadi saat petugas tengah memasang besi persiapan pengecoran. Merespons teguran tersebut, tim langsung melakukan pengecoran pada keesokan paginya guna merapikan area kerja.

Saat ini, pengerjaan struktur telah rampung di lima titik strategis di Kota Bandung. Dua lokasi di antaranya sudah memasuki tahap pemasangan batu andesit, sementara titik lainnya tinggal menyisakan proses perapian akhir.

Jaminan Keamanan bagi Pejalan Kaki

Pihak proyek memastikan jalur pedestrian tetap berfungsi optimal selama periode Lebaran. Gerry menjamin tidak akan ada penutupan akses yang memaksa warga turun ke badan jalan atau memutar arah.

“Pesan Pak Wali Kota sangat jelas, jangan sampai menutup jalur pedestrian. Kami memastikan masyarakat tetap bisa lewat dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Selain merapikan area galian, pengembang juga memasang rambu-rambu peringatan serta menyediakan jalur sementara di titik-titik tertentu.

Gerry turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang muncul selama proses pembangunan berlangsung. Ia berjanji akan menyelesaikan seluruh tahapan perapian secepat mungkin demi keamanan pengguna jalan.

(Yusuf Mugni)

Gagalkan Teror di Kandang Ayam, Damkar Ciamis Taklukkan Sanca Raksasa 3 Meter

0
CIAMIS,FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Personel Damkar UPTD Ciamis sesaat setelah mensklukan ular sanca Raksasa

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Personel Damkar UPTD Ciamis berhasil menangkap seekor ular Sanca Kembang (Malayopython reticulatus) sepanjang 3 meter dari kandang ayam milik Maryani, warga Dusun Lebak Lipung, Desa Imbanagara, Kabupaten Ciamis, Selasa (17/3/2026). Ular berbobot besar tersebut sebelumnya sempat meresahkan warga setelah kedapatan memangsa ternak di pemukiman tersebut.

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Rd Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 09.00 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya ular besar yang terjebak di dalam kandang ayam.

Baca Juga: Cepat Tanggap, Personel Damkar Ciamis Evakuasi Ribuan Tawon Vespa yang Resahkan Warga

Evakuasi Saat Ular Bersembunyi

Begitu menerima informasi, personel Damkar UPTD Ciamis segera bergerak menuju lokasi kejadian. Trisyanto menuturkan bahwa petugas menemukan ular tersebut dalam posisi melingkar di dalam kandang, sesaat setelah melahap ayam milik warga.

“Tim kami langsung berusaha menangkap ular tersebut tanpa menunda waktu. Keberadaan ular ini sangat membahayakan keselamatan warga sekitar jika tidak segera kami tangani,” ujar Trisyanto.

Pelepasan Kembali ke Habitat

Setelah berjibaku selama beberapa saat di lokasi, petugas akhirnya sukses menaklukkan ular Sanca tersebut. Petugas memastikan proses evakuasi berjalan lancar tanpa melukai warga maupun personel di lapangan.

Rencananya, pihak Damkar akan membawa ular tersebut untuk dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya. Trisyanto menegaskan bahwa lokasi pelepasan akan dipilih yang jauh dari pemukiman penduduk guna mencegah konflik serupa di masa mendatang.

“Kami memastikan ular ini kembali ke alam liar di tempat yang aman dan tidak mengganggu aktivitas warga lagi,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Lumpur Tebal Masuk Perumahan, Warga Kota Banjar Mengeluh

0
Lumpur kota banjar fokusjabar.id
Air bercampur lumpur masuk ke rumah warga di Banjar. (Foto: Istimewa)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Warga RT4 Perumahan Azzahra 5 Dusun Randegan, Desa Raharja Kota Banjar Jawa Barat (Jabar) mengeluhkan air bercampur lumpur masuk ke lingkungan perumahan saat hujan deras.

Material lumpur di sebut berasal dari pengerukan tanah di perbukitan sekitar.

BACA JUGA:

Pemuda Pancasila Kota Banjar Tebar Seribu Paket Takjil di Jembatan Doboku

Ketua RT setempat, Rohendi mengatakan, peristiwa ini bukan kali pertama terjadi.

“Sudah dua kali kejadian kalau hujan deras, air campur lumpur masuk ke kawasan perumahan,” ungkap Dia, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, lumpur yang terbawa arus cukup tebal hingga menutup akses jalan warga.

Kondisi itu menyulitkan aktivitas warga dan kendaraan yang melintas. Dampaknya di rasakan warga RT 1 dan sebagian RT 4.

“Kami dari warga meminta agar ada solusi. Sementara ini sudah ada petugas dari BPBD yang melakukan pembersihan material longsoran tanah,” kata Rohendi.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar, Aam Amijaya menyebut, material longsoran tanah berasal dari Gunung Babakan yang terbawa arus deras.

Pembersihan di lakukan bersama warga, namun cukup sulit karena ketebalan lumpur.

BACA JUGA:

Polres Banjar Gandeng Bulog Gelar Pasar Murah Demi Stabilitas Pangan

“Lumpurnya cukup tebal jadi harus dikeruk dulu baru bisa kita semprot,” jelas Aam.

Hingga kini, petugas bersama warga masih melakukan evakuasi dan pembersihan material longsoran tanah.

Warga berharap, pemerintah kota segera mencari solusi agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.

(Budiana Martin)

BMKG Ingatkan Potensi Kekeringan di Jawa Barat

0
BMKG Jabar fokusjabar.id
(foto: bandung.go.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: BMKG menjelaskan, musim kemarau di Jawa Barat (Jabar) pada tahun 2026 di perkirakan akan datang lebih awal di bandingkan biasanya.

Selain itu, kondisi musim kering tahun ini juga di prediksi berlangsung lebih kering dari pola iklim normal yang selama ini terjadi di wilayah tersebut.

BACA JUGA:

Sampah Bandung Naik 20 Persen, Wali Kota Bandung Ancam Tutup Lapak PKL yang Nyampah

Prediksi tersebut di sampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung berdasarkan analisis dinamika atmosfer serta pemodelan iklim yang mengacu pada periode klimatologi normal tahun 1991–2020.

Informasi ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah maupun masyarakat. Pasalnya, perubahan pola musim dapat berdampak pada berbagai sektor. Mulai dari ketersediaan air hingga aktivitas pertanian.

Kepala BMKG Kelas I Bandung, Teguh Rahayu menjelaskan, peralihan menuju musim kemarau di Jawa Barat di perkirakan terjadi secara bertahap mulai Maret hingga Juni 2026.

Sebagian besar wilayah di prediksi mulai benar-benar memasuki musim kemarau pada Mei 2026 dengan karakteristik curah hujan yang lebih rendah di bandingkan kondisi rata-rata.

“Secara umum, sebagian besar wilayah Jawa Barat di prediksi mengalami sifat hujan bawah normal, dengan puncak musim kemarau di perkirakan terjadi pada Agustus 2026 dan durasi kemarau berkisar 13 hingga 15 dasarian. Bahkan cenderung lebih panjang dari normal,” kata Teguh.

Berdasarkan data BMKG, sekitar 56 persen wilayah di Jawa Barat di perkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026.

Sementara itu, sekitar 66 persen wilayah di prediksi mengalami awal musim kemarau yang lebih cepat di bandingkan pola klimatologis biasanya.

BACA JUGA:

Waspada Kemarau di Kota Bandung, BPBD Ingatkan Potensi Kebakaran Rumah dan Hemat Air

Wilayah yang di perkirakan lebih dulu merasakan musim kemarau pada Maret 2026. Di antaranya, sebagian kecil wilayah Bekasi dan Karawang.

Selanjutnya pada April 2026, musim kemarau di prediksi mulai meluas ke sejumlah daerah. Seperti Purwakarta, Subang, Indramayu serta sebagian wilayah Cirebon.

Pada periode Mei hingga Juni 2026, kondisi musim kemarau di perkirakan sudah mencakup sebagian besar wilayah Jawa Barat. Termasuk Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung Raya, Garut, Sumedang, Tasikmalaya, Pangandaran, Majalengka, Kuningan, Ciamis hingga Kota Banjar.

BMKG juga memprediksi sekitar 93 persen wilayah di Jawa Barat akan mengalami kondisi yang lebih kering di bandingkan kondisi normal.

Selain itu, sekitar 81 persen wilayah di perkirakan mengalami musim kemarau dengan durasi yang lebih panjang.

Kondisi tersebut berpotensi memicu sejumlah dampak. Seperti kekeringan meteorologis, berkurangnya pasokan air bersih, gangguan pada sistem irigasi pertanian serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Karena itu, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk mulai melakukan langkah antisipasi. Seperti mengelola sumber daya air secara lebih optimal dan menyesuaikan pola tanam di sektor pertanian.

Prediksi musim kemarau ini di harapkan dapat menjadi dasar dalam perencanaan berbagai sektor. Terutama pengelolaan air, pertanian, serta upaya mitigasi bencana di wilayah Jawa Barat menjelang datangnya musim kering tahun 2026.

(Jingga Sonjaya)

Bojan Hodak Liburkan Aktivitas Persib Bandung

0
Bojan Hodak Libur fokusjabar.id
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak meliburkan timnya sekitar sepekan karena ada jeda kompetisi serta momen Hari Raya Raya Idulfitri 1447 H dan FIFA Series.

Pemain mulai libur setelah menjalani laga tunda pekan ke-21 Super League 2025/2026 kontra Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (15/3/2026).

BACA JUGA:

Pelatih Persib Buka Suara Soal Hasil Imbang kontra Borneo FC

Pemain rencananya akan kembali menjalankan program latihan pada 25 Maret mendatang untuk persiapan menghadapi laga selanjutnya.

Bojan Hodak mengatakan, waktu libur sangat penting bagi pemain lantaran intensitas kompetisi yang tinggi. Termasuk keikutsertaan Persib di AFC Champions League Two sebelumnya.

“Kami memberikan libur selama satu pekan karena liga sedang memasuki masa jeda dan pemain juga butuh rehat,” kata Bojan Hodak.

“Sebelumnya, meski ada jeda, tapi kami masih tetap bermain di AFC Champions League Two,” Bojan Hodak menambahkan.

Bojan Hodak menuturkan, dengan mendapat libur di harapkan anak asuhnya mendapatkan waktu yang cukup untuk memulihkan diri, baik secara fisik maupun mental.

BACA JUGA:

Umuh Muchtar: Persib Bandung Punya Modal kontra Borneo FC

“Pemain saat ini merasa sangat kelelahan. Jadi mereka perlu waktu untuk libur, mengembalikan kondisi mental dan fisik. Sebentar melupakan sepakbola,” ungkapnya.

Selain itu, pelatih berpaspor Kroasia ini berharap setelah masa libur berakhir, para pemainnya dapat kembali dengan semangat baru.

Apalagi, perjuangan skuad Maung Bandung di kompetisi Super League 2025/2026 masih panjang dan Persib menargetkan untuk tetap berada di puncak klasemen.

“Ketika nanti mereka kembali, mereka akan bersiap menghadapi periode akhir liga musim ini,” pungkasnya.

(Arif)