spot_imgspot_img
Selasa 29 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 5

Partai Nonparlemen Dorong Parliamentary Threshold 1 Persen

0
partai nonparlemen fokusjabar.id
partai nonparlemen (foto: ilustrasi)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Koalisi partai nonparlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) buka suara soal Parliamentary Threshold (PT).

Mereka mendorong Parliamentary Threshold  1 persen untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

BACA JUGA:

Donny Oskaria: Manajer KDKMP bukan Pegawai Tetap BUMN

Koalisi partai nonparlemen telah menyusun naskah akademik setebal 200 halaman. Isinya memuat 30 isu kepemiluan.

Draf tersebut di susun 8 Partai Politik (Parpol) nonparlemen. Yakni, Partai Hanura, Perindo, PPP, Partai Buruh, Partai Ummat, PBB, PKN, dan Partai Berkarya.

Mengutip JawaPos.com, selama setahun mereka melakukan diskusi dengan sejumlah tokoh dan pegiat kepemiluan.

Ketua Umum GKSR, Said Iqbal mengatakan, naskah ini di harapkan bisa menjadi pembanding terhadap revisi UU Pemilu yang tengah di bahas DPR.

“Kami mengadakan launching naskah akademik sekaligus sandingan revisi UU Pemilu yang sedang di bahas oleh partai parlemen di DPR,” ungkapnya.

Menurutnya, Parliamentary Threshold 1 persen telah melalui penelitian para aktivis kepemiluan dengan menggunakan rumus Taagepera.

“Parliamentary threshold adalah 1 persen, dengan tetap mempertimbangkan fraksi gabungan di tingkat nasional DPR RI dan/atau stembus accord dalam pemilihan yang di lakukan sebelum pemilu atau di awal, bukan sesudah,” imbuhnya.

Dalam naskah ini, koalisi juga mengusulkan perubahan mekanisme verifikasi partai politik.

Partai yang sudah memiliki kursi di DPR cukup mendaftar tanpa melalui verifikasi administrasi maupun faktual.

Untuk partai nonparlemen yang telah mengikuti verifikasi administrasi dan faktual pada pemilu sebelumnya cukup menjalani verifikasi administrasi.

Sedangkan partai yang baru pertama kali menjadi peserta Pemilu tetap menjalani kedua tahapan tersebut.

“Bilamana ini tidak di jalankan (putusan MK), bisa di pastikan begitu di ketuk, langsung kita judicial review,” ucapnya.

Sekjen Partai Hanura, Benny Ramdhani mengatakan, draf yang telah di susun akan di sampaikan langsung kepada pimpinan DPR.

“Hari Selasa kita sudah mendapatkan info, Pak Dasco menyiapkan waktu untuk menerima pimpinan partai politik yang bergabung di GKSR,” ujarnya.

Benny mengapresiasi kesediaan pimpinan DPR menerima pimpinan partai nonparlemen. Dia menilai, pertemuan itu membuka ruang dialog antara partai di parlemen dan kelompok politik di luar parlemen.

“Sikap Pak Dasco ini harus di apresiasi, sikap negarawan. Walaupun mereka berada di partai yang hari ini berkuasa, bahkan ada di parlemen, tapi tetap memberikan tempat dan ruang untuk kita berdiskusi,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Soal Parliamentary Threshold, Sekjen Partai Demokrat Bilang Begini

Ketua Dewan Pembina GKSR, Oesman Sapta (OSO) menyampaikan pesannya tentang pentingnya pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan di daerah sangat penting bagi peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Teman-teman seperjuangan yang telah berjuang selama 1 tahun, saya doakan mudah-mudahan kalian semua berhasil. Jangan lupa, daerah itu yang mendirikan republik. Jadi perhatian kepada daerah harus kita lakukan lahir batin,” singkatnya.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Sugiono mengatakan, sejumlah partai setuju dengan usulan angka PT 5 persen.

Ketum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia mengatakan, komunikasi dengan lintas partai menunjukkan adanya pendapat yang berbeda. Yakni dari 5-7 persen.

“Parliamentary threshold dalam komunikasi kita dengan lintas partai memang ada yang menginginkan ada 5. 6 dan 7 persen. Di bawah itu juga ada,” kata Bahlil.

Soal angka PT 5 persen yang di sebut sudah di sepakati mayoritas parpol, Bahlil mengiyakan. Menurutnya, angka tersebut ideal.

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh menginginkan PT menjadi 7 persen. Dia menilai, angka tersebut bisa membuat partai yang lolos seleksi lebih sedikit. Sehingga dapat mempermudah tata kelola demokrasi.

“Dari pemilu ke pemilu memang NasDem paling eager untuk menaikkan tingkat parliamentary threshold. Saya harus katakan sejujurnya memang itu. Karena memang pertimbangan kita adalah selected partai,” katanya.

Dia menegaskan, NasDem selalu konsisten terhadap kenaikan ambang batas parlemen. Meski begitu, tetap menghargai pandangan yang berbeda dari partai lain.

Di sisi lain, kondisi elektabilitas NasDem saat ini pun belum mencapai angka 7 persen dalam perhitungan ambang batas parlemen.

Dia mengaku rela jika memang NasDem tidak lolos ke parlemen ketika ambang batas di naikkan menjadi 7 persen.

“NasDem mengusulkan 7 persen walaupun kami baru mencapai 4 persen. Jadi NasDem mengikhlaskan kalau enggak masuk di parlemen karena PT tinggi,” katanya.

“Keinginan kami mementingkan kepentingan nasional ketimbang kepentingan partai,” Dia menambahkan.

Demokrat Usul ‘Dapil Nasional’ Politik

Wakil Ketua Umum (Waketum) Demokrat, Dede Yusuf mengatakan, pihaknya mengusulkan konsep ‘Dapil Nasional’ atau national pool dalam penerapan pemilu anggota DPR RI.

Ia menekankan, sisa suara dari partai-partai yang lolos ambang batas bisa di kumpulkan untuk kemudian di tentukan sebagai kursi tambahan di DPR.

BACA JUGA:

Soal Parliamentary Threshold, Ini Sikap PDI Perjuangan

Dede kemudian menyinggung tentang penggabungan sisa suara (stembus accord) yang pernah di gunakan dalam Pemilu 1999. Ia berharap, pengkajian konsep tersebut dapat mengurangi sisa suara yang hangus.

“Itu sebabnya Demokrat sejak awal sudah mengusulkan konsep ‘Dapil Nasional’ (national pool). Di mana sisa suara rakyat dari partai-partai yang lolos threshold nanti akan di konversi menjadi dapil nasional. Sehingga tidak ada suara rakyat yang terbuang. Dulu pernah di lakukan model stembus accord,” ucapnya.

Kendati demikian usulan tersebut masih di kaji oleh partai. Ia pun menyinggung konsep seperti itu di gunakan di Selandia Baru hingga Jerman.

Anggota Komisi II DPR Fraksi PKB, Muhammad Khozin menjelaskan, usulan ini juga sejalan dengan semangat Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 116/PUU-XXI/2023 yang mengamanatkan penataan ulang ambang batas parlemen agar lebih rasional.

“Angka 5 persen merupakan pandangan PKB dalam melihat desain sistem pemilu yang ideal, dengan tetap membuka ruang pembahasan bersama dalam proses penyusunan RUU Pemilu,” kata Khozin.

Ia mengkalkulasi, penerapan parliamentary threshold sebesar 5 persen di atas kertas berpotensi meloloskan sekitar tujuh hingga delapan partai politik ke Senayan.

Jumlah tersebut di nilai tidak jauh berbeda dengan konfigurasi hasil Pemilu 2024 yang menggunakan syarat ambang batas 4 persen.

Mengenai peluang hadirnya partai politik baru di parlemen dengan syarat yang lebih tinggi, Khozin menegaskan hal itu sangat bergantung pada strategi dan kerja-kerja elektoral masing-masing partai peserta pemilu.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan, partainya setuju dengan usulan parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen sebesar 5 persen sepanjang di sepakati bersama partai politik koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Biar asal kesepakatan bulat, kami oke, kami setuju. Jawaban kami asal semua bisa sepakat, setuju, kami setuju aja. Gak ada masalah,” kata Zulhas.

Menurut Zulhas, PAN mengedepankan prinsip musyawarah mufakat dalam pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu. Karena itu, sikap PAN akan mengikuti keputusan yang di sepakati bersama.

“Termasuk soal PT, kami ikut, tapi harus ada kesepakatan, kebersamaan. Itu aja. Itu yang paling penting,” ujarnya.

(Bambang Fouristian)

Sesar Baribis jadi Sorotan, SOR Majalengka Digeser 20 Meter

0
Sesar Baribis Majalengka fokusjabar.id
Bupati Majalengka, Eman Suherman Menunjukan Gambar Hasil Kajian Terkait Rencana Pembangunan SOR Baribis (Fokus Jabar / Jilly Ortega)

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Baribis, Kabupaten Majalengka Jawa Barat (Jabar) mengalami penyesuaian setelah adanya kajian terkait Sesar Baribis.

Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan, kajian di lakukan atas permintaan pemerintah pusat untuk memastikan lokasi pembangunan aman.

BACA JUGA:

Pemuda PUI Majalengka Ditantang Bergerak dan Bikin Perubahan

Pemkab Majalengka kemudian meminta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan kajian selama 12 hari.

“Pemerintah pusat mendengar bahwa SOR itu rencananya berdiri di Baribis yang terkenal di sana ada jalur Sesar Baribis, akhirnya mereka meminta kepastian. Jangan sampai membangun ini sia-sia,” kata Eman.

Hasil kajian menunjukkan jalur Sesar Baribis memang ada di kawasan tersebut. Namun, area lapangan SOR tidak terkena jalur sesar.

“Hasil kajian mereka, memang di sana ada jalur Sesar Baribis. Tetapi untuk kawasan peruntukan lapangannya memang tidak terkena,” ujar Eman.

Meski begitu, beberapa bangunan pendukung harus di sesuaikan. Posisi bangunan akhirnya di geser sekitar 20 meter, termasuk penataan parkir dan ruang hijau.

“Bangunannya saja yang di geser. Penting sekitar 20 meter di geser. Jadi SOR di pindah, bangunan lainnya juga di sesuaikan, kemudian area parkir dan ruang hijau di tata kembali,” katanya.

Perubahan desain tersebut telah di sampaikan dan di terima pemerintah pusat. Eman memastikan rencana pembangunan SOR masih dapat di lanjutkan.

Namun demikian, proses kajian membuat target pembangunan ikut terkendala. Pembangunan yang sebelumnya ditargetkan mulai bergerak pada 2027 masih menunggu tahapan selanjutnya.

BACA JUGA:

Rutilahu Majalengka Melonjak, Hampir 4.000 Rumah Dapat Bantuan pada 2026

“Seharusnya 2027 ini sudah mulai bergerak, tetapi akhirnya terkendala,” kata Eman.

Eman berharap, pembangunan SOR Baribis tetap terealisasi untuk memenuhi kebutuhan sarana olahraga masyarakat.

(Jilly Ortega)

Perluas Layanan Air Bersih, Perumda Tirta Anom Diskon 35 Persen

0
air bersih tirta anom fokusjabar.id
Loket pembayaran PDAM Tirta Anom (foto: dok)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Peluang emas bagi warga Kota Banjar Jawa Barat (Jabar) yang menginginkan akses air bersih perpipaan dengan harga terjangkau.

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Anom Kota Banjar resmi memangkas biaya pemasangan baru sebesar 35 persen per 1-20 Oktober 2026.

BACA JUGA:

Rakercab Srikandi Pemuda Pancasila, Begini Pesan Wawalkot Banjar

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Pelanggan (Hublang) Perumda Air Minum Tirta Anom, Euis Tresa Ekayanti, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam memperluas cakupan serta mempermudah akses air bersih bagi masyarakat luas.

Melalui program ini, calon pelanggan bisa menghemat hingga ratusan ribu rupiah dari tarif normal.

“Biaya pemasangan standar (0–6 meter) yang semula Rp1.700.000, kini mendapat potongan 35 persen menjadi Rp1.105.000. Di tambah biaya pendaftaran sebesar Rp100.000. Total biaya awal yang di keluarkan masyarakat hanya Rp1.205.000,” ujarnya, Senin (28/9/2026).

Meski begitu, Kabag Hublang mengingatkan agar masyarakat yang berminat segera mendaftar sebelum kehabisan kuota. Pasalnya, promo khusus ini terbatas.

“Kuota pelanggan baru berdiskon 35 persen ini tidak banyak. Kami mengimbau warga untuk segera memanfaatkan momentum ini sebelum periode promo berakhir,” tegasnya.

Bagi masyarakat yang ingin melakukan pendaftaran atau mencari informasi lebih lanjut, Perumda Tirta Anom menyediakan layanan Customer Service (CS) di berbagai wilayah operasional: CS Langensari: 0852-2056-3489, CS Situbatu: 0887-0969-1436 dan CS Banjar: 0822-1760-0800

BACA JUGA:

Serius! Komisi II DPRD akan Panggil Pihak RSUD Kota Banjar

Melalui keringanan biaya ini, Perumda Tirta Anom berharap makin banyak keluarga di Kota Banjar yang dapat menikmati fasilitas air bersih perpipaan demi menunjang kualitas hidup yang lebih sehat dan baik.

Program promo pemasangan sambungan baru air bersih dengan diskon terbatas ini merupakan kesempatan terbaik bagi masyarakat untuk mendapatkan akses air bersih yang sehat, lancar dan terjangkau.

Air bersih bukan pengeluaran, tapi investasi seumur hidup. Mumpung diskon, jangan tunda.

(Agus Purwadi)

Anggaran Dipangkas Tinggal Rp30 Juta, Karang Taruna Kota Tasikmalaya Tetap Solid Gelar BBKT ke-66

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wakil Wali Kota Dicky Candra Negara dan Ketua Karang Taruna Heri. Sulihudin, foto bersama para pengurus Karang Taruna dalam acara BBKT ke-66 tingkat Kota Tasikmalaya di Cafe & Resto Sunny (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pengurus Karang Taruna Kota Tasikmalaya menggelar Peringatan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke-66 secara sederhana namun sarat makna di Coffee & Resto Sunny, Minggu (27/9/2026). Konsep seremonial ruangan ini menjadi pilihan organisasi lantaran adanya kebijakan efisiensi anggaran daerah.

Meski tidak menggelar kegiatan luar ruangan seperti tahun-tahun sebelumnya, jajaran pengurus tetap mengisi perhelatan dengan aksi kemanusiaan. Agenda acara mencakup sesi diskusi interaktif, aksi donor darah, pembagian paket sembako, hingga penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu dari Yayasan Nurul Milah Tasikmalaya.

Baca Juga: Ada Pesan Dicky Candra di Maulid Nabi PCNU Kota Tasikmalaya, Singgung “Benteng Batiniah”

Sejumlah tokoh penting hadir dalam peringatan ini, di antaranya Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara, Ketua DPRD H. Aslim, serta Anggota DPRD Jawa Barat Budi Mahmud. Para camat, lurah, dan tamu undangan turut menghadiri momen bersejarah tersebut.

Ketua Karang Taruna Kota Tasikmalaya, Hery Sulihudin, mengapresiasi loyalitas seluruh pengurus di tingkat kelurahan hingga kecamatan. Ia menegaskan keterbatasan dana tidak menyurutkan langkah pemuda untuk mengabdi.

“Kami sengaja merancang acara yang lebih simpel pada usia ke-66 ini. Langkah ini sama sekali tidak mengurangi semangat kami dalam merayakan hari jadi Karang Taruna,” ujar Hery saat memberikan sambutan.

Anggaran Terpangkas Nyaris Habis, Komitmen Mitra Pemerintah Tetap Tangguh

Hery membeberkan dinamika efisiensi anggaran yang dialami Pemerintah Kota Tasikmalaya. Karang Taruna Kota Tasikmalaya hanya menerima alokasi dana sekitar Rp30 juta pada tahun ini, berbanding jauh dari dana kegiatan tahun-tahun sebelumnya.

Kendati demikian, pihak pengurus menegaskan posisi organisasi yang selalu konsisten menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Karang Taruna enggan mengambil sikap berseberangan hanya karena kendala finansial.

“Kami sudah teruji bertahan dua tahun tanpa alokasi anggaran, tetapi kami tidak memilih jalan menjadi oposisi. Karang Taruna merupakan organisasi sosial yang selalu siap berjalan berdampingan dengan Pemkot Tasikmalaya dalam kondisi apa pun,” tegasnya.

Mengusung tagline nasional Bersatu, Bergerak, dan Berdampak, Karang Taruna Kota Tasikmalaya terus merealisasikan aksi nyata. Pihaknya konsisten menjalankan program bakti sosial, termasuk aksi rehabilitasi rumah warga kurang mampu yang roboh akibat bencana pada periode sebelumnya.

Bidik Empat Isu Krusial Kota Tasikmalaya

Pada momen BBKT ke-66 ini, Karang Taruna Kota Tasikmalaya menegaskan fokus kerja mereka dalam menanggulangi empat masalah sosial utama di daerah:

  • Pencegahan Penularan HIV/AIDS: Membentuk kader peduli penyakit menular di tiap kelurahan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan guna menekan lonjakan kasus yang kini menembus 2.000 penderita.
  • Penanganan Masalah Sampah: Mengirim 10 kader sampah di tingkat kecamatan dengan total 85 relawan berseragam lengkap untuk membantu mengelola produksi sampah kota yang mencapai 400 ton per hari.
  • Antisipasi Geng Motor: Mengusulkan pembentukan Karang Taruna tingkat RW sebagai wadah edukasi preventif serta membantu TNI-Polri mendata pengguna knalpot brong.
  • Pemberantasan Narkoba: Mendampingi proses rehabilitasi penyalahguna obat-obatan keras jenis tramadol bersama BNN hingga korban berhasil sembuh dan kembali produktif.

Anggota DPRD Jawa Barat, Budi Mahmud, turut mengapresiasi kiprah panjang 66 tahun Karang Taruna. Ia mendorong para pemuda untuk terus melahirkan karya nyata di bidang kepemimpinan, kreativitas, dan kewirausahaan sosial.

Pemkot Tasikmalaya Siap Fasilitasi Ruang Gerak Pemuda

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, menggarisbawahi pentingnya komunikasi intensif antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan. Langkah sinergis ini krusial agar program kerja pemuda berfokus langsung pada pemecahan masalah kota, mulai dari kemiskinan, kenakalan remaja, hingga isu lingkungan.

“Karang Taruna memegang peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Sinergi ini perlu kita perkuat agar seluruh aksi pemuda memberikan dampak nyata bagi warga,” tutur Dicky Candra.

Ia menegaskan Pemkot Tasikmalaya siap mendukung penuh serta membuka ruang-ruang positif bagi pengembangan kapasitas pemuda. Pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi sarana di bidang sosial, olahraga, seni budaya, hingga pemberdayaan ekonomi agar generasi muda Tasikmalaya makin mandiri dan berdaya saing.

(Seda)

IFG dan Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: Kolaborasi IFG dan Jamkrindo Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas. (istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Indonesia Financial Group (IFG) bersama PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo memperkuat sinergi guna memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif. Upaya ini terwujud melalui gelaran bertajuk Ruang Resonansi IFG Group 2026 dengan mengusung tema “Menghidupkan Budaya untuk Melahirkan Karya”.

Perhelatan tersebut berlangsung meriah di Gedung IFG Life Asia Afrika, Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026). Gedung bernilai sejarah ini menjadi tempat titik temu antara pelaku budaya, komunitas, dan pilar bisnis modern.

Baca Juga: Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Marc Klok Tetap Dukung Timnas Indonesia

Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Asep N. Mulyana, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap insiatif yang menghubungkan pelestarian sejarah dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Saya menyambut baik ruang bagi UMKM dalam acara ini. Sebuah produk menyimpan kerja keras serta pengetahuan nilai keluarga dan komunitas. Apabila masyarakat menghargai kualitas produk tersebut, pelestarian budaya secara langsung memberikan dampak ekonomi nyata,” papar Asep.

Tiga Pesan Penting Wakil Jaksa Agung untuk Generasi Muda

Dalam sambutannya, Asep menyampaikan tiga poin utama bagi generasi muda:

  • Mengenali Akar Budaya: Menjadikan nilai tradisi sebagai fondasi identitas dan sumber ide berkarya.
  • Tanggung Jawab Karya: Memastikan kebebasan berkreasi selaras dengan rasa hormat kepada para pelaku budaya.
  • Membangun Kolaborasi: Memperkuat kerja sama lintas sektor yang melibatkan seniman, komunitas, pelaku usaha, serta generasi muda.

Ia turut mengajak IFG Group, Jamkrindo, dan para mitra untuk terus memberikan akses publik terhadap bangunan bersejarah sembari memberdayakan talenta lokal.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, M. Riza Damanik, menegaskan bahwa perhelatan ini menjadi bagian dari pendampingan berkelanjutan agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas dan daya saing. Sementara itu, Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 5 OJK, Arieck Priyatna, menilai ajang ini efektif memperkuat literasi keuangan bagi para pengusaha kecil.

Budaya dan Penjaminan Kredit sebagai Motor Penggerak Ekonomi

Direktur SDM dan Hukum IFG, Rizal Ariansyah, menjelaskan bahwa kebudayaan menyimpan potensi besar sebagai sumber inspirasi bisnis.

“Budaya bukan sekadar warisan yang kita jaga, melainkan juga mata air kreativitas yang membuka peluang ekonomi baru,” jelas Rizal.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, menegaskan keterkaitan erat antara pelestarian budaya dan pengembangan usaha. Jamkrindo mengambil peran aktif melalui skema bisnis penjaminan guna memperluas akses permodalan bagi UMKM di bidang seni dan ekonomi kreatif.

“Sebagai perusahaan penjaminan, kami berkomitmen mempermudah akses pembiayaan agar UMKM dapat terus tumbuh, naik kelas, dan memberikan dampak ekonomi yang luas,” pungkas Abdul Bari.

Perhelatan Ruang Resonansi IFG Group 2026 turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Perwakilan BPKP Jawa Barat Ikhwan Mulyawan, kemudian Kejari Kota Bandung Dr. Abun Hasbulloh Syambas, serta jajaran komisaris IFG, Askrindo, dan Jamkrindo.

(Arif)

Absen di FIFA ASEAN Cup 2026, Marc Klok Tetap Dukung Timnas Indonesia

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: Gelandang Persib, Marc Klok. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menyampaikan rasa sedihnya usai panitia tidak memasukkan namanya ke dalam skuad Timnas Indonesia untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Pemilik nomor punggung 23 di Persib ini merasa performa impresifnya di level klub sebenarnya sangat layak mendapat tempat di Tim Garuda.

“Pasti saya sedih tidak berada di sana. Saya menilai performa saya saat ini bisa membantu tim,” ungkap Marc Klok saat memberikan keterangan.

Baca Juga: Hadapi Jadwal Padat, Ini yang Dilakukan Pelatih Persib Bandung

Kendati demikian, sang pemain enggan memperpanjang masalah tersebut. Ia menyadari penuh bahwa pemilihan pemain merupakan wewenang mutlak dari pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman.

Dukung Penuh Perjuangan Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen

Timnas Indonesia sendiri memanggil dua pilar Persib Bandung lainnya, yakni Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen. Sebagai rekan setim, Klok menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada seluruh penggawa skuad Garuda.

Ia mengakui bahwa persaingan di internal tim nasional saat ini berlangsung sangat ketat. Pelatih John Herdman memiliki melimpah pilihan pemain berkualitas tinggi di setiap lini.

“Saya tidak ada di sana sekarang, tetapi saya memberikan dukungan maksimal untuk Thom, Ragnar, dan seluruh pemain. Coach John punya banyak opsi karena semua pemain di tim nasional adalah pilar-pilar hebat,” jelas kapten tim Persib Bandung tersebut.

Apresiasi Gol Ragnar dan Kemenangan Garuda atas Singapura

Marc Klok turut mengapresiasi keberhasilan Timnas Indonesia yang sukses memetik kemenangan pada laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Garuda berhasil membungkam Singapura dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Ragnar Oratmangoen membuka keunggulan Indonesia lewat gol ciamik pada menit ke-12. Klok menilai gol tersebut sangat krusial untuk mendongkrak kepercayaan diri sang penyerang.

“Kemarin Ragnar mencetak gol yang sangat bagus. Gol itu tentu menambah rasa percaya dirinya. Kita semua tahu Thom juga pemain yang luar biasa. Kami di sini selalu mendoakan yang terbaik untuk perjuangan mereka,” pungkas Klok.

(Arif)

160 Peserta Ikut Turnamen Domino Piala Panglima TNI

0
Piala Panglima TNI fokusjabar.id
Open Tournament Domino Orado (101) Piala Panglima TNI

GARUT, FOKUSJabar.id: Sedikitnya 160 peserta mengikuti Open Tournament Domino Orado (101) Piala Panglima TNI di Gelanggang Olahraga (GOR) Beladiri Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwidjaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (27/9/2026).

Tournament Domino Orado dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026.

BACA JUGA:

Sirkuit BMX Galuh Ciamis Bergemuruh, 191 Atlet Muda Bertarung di Youth Challenge 2026

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan Tournament Domino Orado.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memberikan kesempatan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menjajakan dagangannya di sekitar lokasi acara.

“Output-nya memang untuk perekonomian cukup bagus juga,” ungkap Asep Mulyana.

Ia juga menyampaikan rasa gembira dan bangga melihat fasilitas milik pemerintah daerah. Khususnya di kawasan SOR RAA Adiwidjaya setiap minggunya di penuhi berbagai kegiatan positif yang berorientasi pada olahraga.

Asep memberikan pesan khusus untuk institusi pertahanan negara, “TNI tetap jaya dan TNI tetap di hati masyarakat.”

Kepala Staf Komando Resor Militer (Kasrem) 062/Tarumanagara, Letnan Kolonel Inf Hamzah Budi Susanto menjelaskan, turnamen yang di gelar selama satu hari tersebut di laksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Perhelatan berskala nasional ini rencananya akan di catat sebagai rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

Di Kabupaten Garut, turnamen di ikuti 160 peserta dari berbagai elemen. Mulai dari personel TNI, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat umum.

“Kegiatan ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi juara. Tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas serta memperkokoh sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat,” tegas Kasrem 062/Tarumanagara.

Menurutnya, olahraga domino memiliki keunikan dan tantangan tersendiri. Permainan ini menuntut konsentrasi tinggi, ketenangan, penyusunan strategi yang matang hingga kemampuan membaca situasi secara akurat.

BACA JUGA:

Koi Beranak di Situ Cipanteun Majalengka, Irfan Hakim dan Boskoi Hartono Soekwanto Traktir 500 Porsi Mi Ayam

“Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan penuh semangat, tetap menjunjung tinggi fair play, kejujuran dan persaudaraan,” ungkapnya.

Kemenangan sejati dalam domino bukan saat kita menghabiskan batu di tangan. Tapi saat kita berhasil menjaga persaudaraan di atas meja permainan.

(Bambang Fouristian)