spot_imgspot_img
Minggu 3 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 6

Hydroplus Soccer League U-15, Akademi Persib Putri Intai Puncak

0
Persib@fokusjabar.id
Akademi Persib Putri bertanding menghadapi Sijalak Putri di Hydroplus Soccer League 2025/2026. (Arif/fokusjabar.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Akademi Persib Putri mengintai puncak klasemen. Yang membuat persaingan di papan atas sepakbola putri Hydroplus Soccer League 2025/2026 U-15 regional Bandung semakin ketat.

Pada pertandingan pekan ke-15 Hydroplus Soccer League 2025/2026 U-15. Di Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom, Cimahi, Sabtu (2/5/2026) Goal Aksis meraih kemenangan atas Sidolig.

Kemenangan telak 4-0 atas Sidolig, membuat Goal Aksis naik ke puncak klasemen. Dengan mengumpulkan 37 menggeser Mojang Priangan ke peringkat kedua dengan mengoleksi poin yang sama.

Baca Juga: Pelatih Bhayangkara FC Ambil Hikmah Dikalahkan Persib Bandung

Mojang Priangan pada pekan ke-15 hanya mampu meraih hasil imbang tanpa gol. Dengan Aksis Academy, sehingga turun ke posisi kedua karena kalah dalam selisih gol kemasukan. 

Pelatih Mojang Priangan, Imam Sujagad, mengakui hasil imbang tersebut membuat persaingan di papan atas klasemen semakin ketat.

“Ya, untuk beban pasti ya. Karena selisih poin sangat berdekatan ya, selisihnya sangat dekat. Ini akan menjadi PR buat kita pribadi dan anak-anak,” katanya. 

Meski demikian, Imam menilai masih ada sisa pertandingan yang di miliki. Sehingga ia menargetkan untuk menyapu bersih seluruh laga agar timnya bisa kembali ke puncak klasemen. 

“Mudah-mudahan ke depannya kita bisa up terus, bisa mencuri kemenangan terus,” tegasnya. 

Akademi Persib Putri Raih Kemenangan

Sementara itu, Akademi Persib Putri pada pekan ke-15 Hydroplus Soccer League, berhasil meraih kemenangan atas Sijalak Putri dengan skor 3-1.

Kemenangan tersebut, membuat Akademi Persib Putri menjaga peluang lolos ke seri nasional. Dan saat ini berada di peringkat tiga dengan 36 poin, selisih satu poin dari peringkat satu dan dua.

Pelatih Akademi Persib Putri, Yudi Guntara, merasa optimis anak asuhnya bisa menyapu bersih sisa laga dan lolos ke series nasional. 

Baca Juga: Pelatih Persib: Babak Pertama vs Bhayangkara tak Sesuai Rencana

Sebagai informasi, para juara dan runner-up di setiap kota akan mendapat tiket. Untuk berlaga di Hydroplus Soccer League All-Stars yang akan dihelat di Kudus pada Juli 2026.

“Dengan kemenangan barusan ya, lawan Sijalak Putri, saya yakin mental anak-anak menghadapi apa, menghadapi sisa pertandingan akan naik,” ungkapnya.

“Tapi ini sekali lagi, dengan kemenangan 3-1, anak-anak saya yakin. Yakin 100 persen anak-anak mentalnya akan naik,” tegas legenda Persib ini.

(Arif)

Peringatan Hardiknas dan Otda, Bupati Ciamis Ajak Perkuat Nasionalisme

0
Ciamis@fokusjabar.id
Foto: Prokopim Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 dan Hari Otonomi Daerah ke-30 di manfaatkan Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk memperkuat nilai nasionalisme dan kolaborasi lintas sektor. 

Upacara yang di gelar di halaman Pendopo Bupati Ciamis, Sabtu (02/05/2026), di pimpin oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.

Dalam amanatnya, Herdiat menegaskan peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghormati jasa dunia pendidikan sekaligus memperkuat komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca Juga: Lepas Ratusan Jemaah  Calon Haji, Ini Pesan Bupati Ciamis

“Hari ini, 2 Mei 2026, kita memperingati Hari Pendidikan Nasional sebagai bentuk penghormatan sekaligus pengingat bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini di nilai penting untuk mendukung terwujudnya generasi yang unggul dan berdaya saing.

Sejalan dengan tema Hardiknas 2026, Herdiat juga mendorong penguatan partisipasi siswa dalam proses pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Di sisi lain, peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah. Herdiat menilai, keberhasilan otonomi daerah sangat di tentukan oleh kolaborasi semua pihak dalam mengelola potensi lokal.

“Semangat otonomi daerah harus terus kita jaga untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: HPN 2026, Irfan Hakim Hingga Panji Petualang Promosikan Potensi Ciamis

Pada kesempatan tersebut, Herdiat turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah di berikan. Peran semua pihak sangat penting dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah,” pungkasnya.

Upacara berlangsung khidmat dan di ikuti oleh jajaran ASN, TNI-Polri, serta unsur masyarakat lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

(Mia)

Ketua Komisi IV DPRD Tasikmalaya Akan Tanggung Pengobatan Dede Rohayati

0
Tasikmalaya@fokusjabar.id
Kolase: Ai Dede Rohayati dan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Saepuloh.

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Saepuloh menyampaikan. Bahwa pemerintah semestinya harus selalu ada di tengah masyarakat yang tengah membutuhkan bantuan.

“Kami menghimbau kepada Pemerintah Desa (Sukajadi-red) untuk membantu mengurus berkas dari warga yang menderita konplikasi penyakit. Untuk di rujuk ke Rumah Sakit KHZ Mustafa,” ungkap Asep Saepuloh, Sabtu (2/5/2026).

Terkait segala bentuk pembiayaan di Rumah Sakit KHZ Mustafa, Asep melanjutkan, Ia yang akan bertanggung jawab untuk Ai Dede Rohayati.

Baca Juga: Warganya Menderita Konplikasi Penyakit, Begini Kata Wabup Tasikmalaya

“Nanti saya yang akan bertanggung jawab, silahkan (Ai Dede Rohayati-red). Untuk segera di masukan ke Rumah Sakit KHZ Mustafa,” ungkap politisi Partai Golkar ini.

Sebelumnya, mendapat informasi bahwa ada seorang ibu rumah tangga bernama Ai Dede Rohayati (39) menderita konplikasi penyakit. Yang merupakan warga kampung Sukamahi, RT001/002 Desa Sukajadi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi menyampaikan bahwa akan mengutus tim untuk kroscek terkait warga yang menderita penyakit konpilkasi.

“Akan di cek dulu sama tim,” ungkap Asep Sopari Al Ayubi singkat melalui sambungan WhatsAap.

Sementara, aktivis Eksponen 96, Dadi Abidarda menilai semestinya Wakil Bupati Tasikmalaya (Asep Sopari Al Ayubi-red). Tidak harus protokoler kalau memang ada perhatian terhadap warga yang menderita konplikasi penyakit.

Baca Juga: Menderita Komplikasi Penyakit, Dede Rohayati Warga Sukajadi Tasikmalaya Butuh Perhatian Pemerintah

“Kesannya Pak Wakil Bupati Tasikmalaya (Asep Sopari Al Ayubi-red) tidak percaya terhadap informasi yang muncul di media. Apalagi dengan mengutus timnya ke lapangan,” jelas Dadi Abidarda, Sabtu (2/5/2026).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, lanjut Dadi, seharusnya menjadi contoh bagi para Bupati dan Wabup Tasikmalaya, yaitu tidak selalu protokoler. Apalagi ini jelas permasalahan warga yang menderita konplikasi penyakit sudah muncul dalam pemberitaan.

“Padahal tinggal turun saja langsung, tidak harus protokoler. Ngutus tim dan lain sebagainya terlalu muter kalau menurut saya. Alamatnya sudah jelas ada dalam pemberitaan,” ucapnya.

(Nanang Yudi)

Apindo Jabar Dorong Percepatan Penataan Ulang Tata Ruang

0
Apindo Jabar fokusjabar.id
Ketua Apindo Jabar, Ning Wahyu Astutik (foto: Ist)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat (Jabar) mendorong penataan ulang tata ruang untuk menciptakan kepastian hukum dan iklim investasi di Tanah Pasundan.

Hal ini seiring dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah.

BACA JUGA:

Pemprov Jabar Tanggung Biaya Perawatan dan Beri Santunan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

Perpres tersebut bertujuan mempercepat penetapan peta Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di mana 87 persen Lahan Baku Sawah (LBS) di targetkan menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Kondisi tersebut berdampak pada perubahan status tanah secara tiba-tiba yang mulanya peruntukan industri menjadi tanah pertanian. Sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum dan iklim investasi.

BACA JUGA:

32 Ruas Jalan Diperbaiki, Bupati Tasikmalaya Bidik Pariwisata sebagai Motor Ekonomi

“Pada Rabu (29/4/2026) kemarin, Kami di undang Pak Gubernur Jabar untuk menghadiri rapat terkait hal tersebut bersama Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN. Kami sampaikan pandangan Apindo Jabar terkait permasalahan perubahan peruntukan lahan dan dampaknya bagi para pengusaha,” kata Ketua Apindo Jabar, Ning Wahyu Astutik.

Dia mengatakan, pada prinsipnya Apindo Jabar mendukung mendukung penataan ulang tata ruang. Namun implementasi kebijakan tersebut tidak menimbulkan kebingungan maupun hambatan bagi dunia usaha.

“Perubahan peruntukan lahan dari industri menjadi pertanian yang terjadi secara tiba-tiba di sejumlah wilayah justru menimbulkan ketidakpastian hukum dan investasi. Khususnya bagi perusahaan yang telah melakukan pembebasan lahan maupun yang sedang dalam proses penyelesaian pembelian,” ungkapnya.

Karena perubahan status tanah tersebut, perizinan tidak dapat di proses lebih lanjut. Salah satu contoh yang terjadi di wilayah Cirebon.

Investor yang di bawa Apindo Jabar dan telah menanamkan modalnya dengan melakukan pembelian lahan justru tidak bisa melanjutkan proses perizinan.

Hal ini di karenakan perubahan status peruntukan lahan secara tiba-tiba dengan terbitkan perpres tersebut.

BACA JUGA:

Bupati Garut Buka Pameran Foto “Frame of Garut”

“Perubahan peruntukan lahan ini menimbulkan ketidakpastian hukum bagi investor, kerugian finansial, waktu hingga ketidakpastian perencanaan bisnis,” katanya.

Selain itu, perubahan peruntukan lahan ini membutuhkan waktu. Sehingga menimbulkan penciptaan lapangan kerja tertunda.

Sementara di sisi lain, Presiden Prabowo telah meminta Apindo berperan aktif dalam menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya. Antara lain di sektor industri padat karya.

“Karena itu, kami meminta percepatan proses penataan ulang tata ruang. Sehingga bagi perusahaan yang telah melakukan pembebasan lahan maupun yang sedang dalam proses penyelesaian pembelian lahan dapat segera melanjutkan ke tahapan perizinan lebih lanjut,” kata Ning.

Forum rapat bersama Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, merupakan sebuah langkah besar dan menjadi ruang strategis untuk membahas dinamika kebijakan penataan ruang yang berdampak langsung terhadap dunia usaha di Jawa Barat.

Sekaligus memperkuat dialog antara pemerintah dan pelaku usaha dalam merumuskan kebijakan yang implementatif dan berkeadilan.

Ning menyebutkan, Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN pun menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Termasuk dunia usaha.

Dirjen Tata Ruang pun mendorong agar Apindo di libatkan secara aktif dalam proses penyusunan dan penyesuaian rencana tata ruang di masing-masing daerah.

Sedangkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya peran pemerintah provinsi dalam menyelaraskan perbedaan data lahan antara provinsi dan kabupaten/kota. Di mana ketepatan data menjadi pondasi utama dalam menentukan kebijakan tata ruang.

Gubernur menyampaikan proses verifikasi Lahan Baku Sawah (LBS) di targetkan selesai dalam waktu dua minggu dan akan menjadi bagian dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Barat.

BACA JUGA:

Pinjaman Rp230 Miliar untuk Bangun Jalan, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Minta Proyek Tak Asal Jadi

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara upaya perlindungan lahan pertanian berkelanjutan dan kebutuhan pengembangan area industri serta mendorong kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Saya berharap, pengusaha paham bahwa saat ini sedang dalam penyelesaian terkait perubahan tata ruang ini dan kami pun memohon dukungan responsif dari para Bupati dan Wali Kota supaya permasalahan ini tidak berlarut-larut,” pungkas Ning Wahyu.

(ageng)

Warganya Menderita Konplikasi Penyakit, Begini Kata Wabup Tasikmalaya

0
Tasikmalaya@fokusjabar.id
Kolase: Ai Dede Rohayato dan Wabup Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi.(fokusjabar.id/Nanang Yudi)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Mendapat informasi bahwa ada seorang ibu rumah tangga bernama Ai Dede Rohayati (39) menderita konplikasi penyakit yang merupakan warga kampung Sukamahi, RT001/002 Desa Sukajadi Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi menyampaikan bahwa akan mengutus tim untuk kroscek terkait warga yang menderita penyakit konpilkasi.

“Akan di cek dulu sama tim,” ungkap Asep Sopari Al Ayubi singkat melalui sambungan WhatsAap.

Baca Juga: Menderita Komplikasi Penyakit, Dede Rohayati Warga Sukajadi Tasikmalaya Butuh Perhatian Pemerintah

Sementara, aktivis Eksponen 96, Dadi Abidarda menilai semestinya Wakil Bupati Tasikmalaya (Asep Sopari Al Ayubi-red) tidak harus protokoler kalau memang ada perhatian terhadap warga yang menderita konplikasi penyakit.

“Kesannya Pak Wakil Bupati Tasikmalaya (Asep Sopari Al Ayubi-red) tidak percaya terhadap informasi yang muncul di media. Apalagi dengan mengutus timnya ke lapangan,” jelas Dadi Abidarda, Sabtu (2/5/2026).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, lanjut Dadi, seharusnya menjadi contoh bagi para Bupati dan Wabup Tasikmalaya, yaitu tidak selalu protokoler. Apalagi ini jelas permasalahan warga yang menderita konplikasi penyakit sudah muncul dalam pemberitaan.

“Padahal tinggal turun saja langsung, tidak harus protokoler. Ngutus tim dan lain sebagainya terlalu muter kalau menurut saya. Alamatnya sudah jelas ada dalam pemberitaan,” ucapnya.

Butuh Perhatian Pemerintah

Sebelumnya, Dengan kondisi yang memprihatinkan, Ai Dede Rohayati yang kini berbaring sakit di rumah peninggalan orangtuanya sangat membutuhkan uluran tangan di antara sesama juga perhatian dari Pemerintah.

Sementara, suami dari Ai Dede Rohayati yaitu Kusnadi (47) merupakah seorang buruh harian lepas dengan penghasilan tiap harinya yang tidak menentu.

“Kerjaan saya tidak tentu, kalau ada yang nyuruh baru kerja dan dapat penghasilan. Terus terang kami butuh perhatian dari pemerintah. Khususnya untuk istri saya yang sedang melawan penyakit komplikasi,” ungkap Kusnadi, Jumat (1/5/2026).

Kusnadi menjelaskan, bahwa saat ini istrinya sudah tidak bisa duduk apalagi berdiri. Menurut dokter kemarin, lanjutnya, Ai Dede Rohayati juga terdeteksi menderita penyakit liver.

Baca Juga: Bupati Tasikmalaya Tegaskan Tak Ada Cashback Pinjaman Rp230 Miliar ke PT SMI

“Sekarang kata dokter, istri saya itu ada penyakit livernya juga. Ya Allah, semoga kami di beri kekuatan dan ketabahan dan juga di sembuhkan,” tutur Kusnadi dengan mata berkaca-kaca.

Ketika di tanya, apakah selama ini ada bantuan yang di terima dari Pemerintah?. Kusnadi menjawab baru sekali mendapatkan bantuan sosial.

“Selama bertahun-tahun baru satu kali menerima bantuan, dan itu di terima beberapa bulan yang lalu,” jelasnya.

(Nanang Yudi)

Lepas Ratusan Jemaah  Calon Haji, Ini Pesan Bupati Ciamis

0
Bupati Ciamis Jemaah Haji fokusjabar.id
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat melepas calon jemaah haji Kloter 15

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Jawa Barat (Jabar), Herdiat Sunarya berpesan agar para jemaah Calon Haji (Calhaj) menjaga kesehatan dan pola makan saat berada di tanah suci.

Dia juga mengingatkan kondisi cuaca di Arab Saudi berbeda dengan di Ciamis.

BACA JUGA:

Sekda Ciamis Dorong FKDM Jadi ‘Mata dan Telinga’ Pemerintah untuk Deteksi Dini Gangguan Keamanan

Selain itu, saat berada di tanah suci jangan sampai terpisah dengan rombongan.

“Insyaallah makanan di sana sangat baik dan mengandung gizi tinggi tidak seperti MBG. Jadi para jamaah harus bisa menjaga pola makan,” kata Dia saat melepas calon jemaah haji Kloter 15, di Islamic Centre, Sabtu (2/5/2026).

Tak hanya itu, Herdiat juga berpesan para jemaah bisa menjaga nama baik negara.

“Laksanakan ibadah dengan khusu sesuai syariat yang di tentukan,” ingkapnya.

Bupati Ciamis mengatakan, keberangkatan calon jemaah haji tahun ini menjadi momen bersejarah. Pasalnya, untuk pertama kalinya jemaah di berangkatkan melalui Bandara Kertajati.

“Ini kebanggaan bagi kita semua Kloter 15 menjadi rombongan pertama dari Ciamis  yang berangkat melalui Kertajati,” katanya.

BACA JUGA:

Wamentan Turun Gunung ke Ciamis, Pastikan Peternak Ayam Rakyat Jadi Pilar Swasembada Pangan

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Ciamis, Syaeful Uyun menjelaskan, tahun ini Kabupaten Ciamis memberangkatkan dua Kloter (15 dan 31).

” Untuk Kloter 15 jumlah jemaah sebanyak 439 orang di tambah 5 petugas sehingga total 444 orang,” jelasnya.

(Husen Maharaja)

Pelatih Bhayangkara FC Ambil Hikmah Dikalahkan Persib Bandung

0
Pelatih Bhayangkara FC fokusjabar.id
Bhayangkara FC kontra Persib Bandung (foto: persib.co.id)

BANDAR LAMPUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster mengambil hikmah dari kekalahan timnya atas Persib Bandung.

Bagi Bhayangkara FC, kekalahan tersebut membuat mereka turun ke posisi keenam klasemen sementara Super League dengan 47 poin.

BACA JUGA:

Misi Balas Dendam jadi Target Pelatih Bhayangkara FC

Sedangkan bagi Persib Bandung kembali ke puncak menggeser Borneo FC di puncak klasemen karena menang head to head.

“Dalam pertandingan kali ini ada pelajaran berharga bagi tim untuk bangkit dan tampil lebih solid,” kata pelatih Bhayangkara FC.

Dia menilai, anak asuhnya memulai pertandingan dengan baik dan mengimbangi permainan hingga mampu mencetak dua gol terlebih dahulu. Namun, situasi berubah setelah turun minum.

Menurut dia, timnya tetap berupaya mencari cara untuk meraih kemenangan pada laga tersebut. Namun performa babak kedua memang tidak maksimal.

“Kami adalah tim yang kuat dan kejadian pada pertandingan kali ini justru akan membuat kami lebih baik ke depannya,” ungkap Dia.

“Sebenarnya di babak kedua kami punya dua gol. Namun dianulir oleh wasit karena off-side,” Paul menambahkan.

Untuk itu, Dia akan melakukan evaluasi. Larena Bhayangkara FC belum bermain dan melakukan yang terbaik.

BACA JUGA:

Menang vs Bhayangkara, Kapten Persib Fokus Hadapi PSIM

“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Apa yang harus di lakukan dan di upayakan untuk meraih kemenangan,” katanya.

Pelatih Persib, Bojan Hodak mengakui, di babak pertama anak asuhnya bermain tidak sesuai harapan.

“Kami memulai pertandingan dengan cara yang salah. Tidak melakukan dengan tepat apa yang sudah kami sepakati untuk tidak di lakukan,” ungkapnya.

“Kami memberi mereka banyak ruang untuk serangan balik dan kita tampak seperti mengulang hal buruk pada laga sebelumnya. Bahwa setiap saat kita baru mulai bermain setelah lawan mencetak gol,” ujarnya.

Setelah tertinggal dua gol, skuad Maung Bandung mulai bangkit dan bisa tampil sesuai dengan strategi yang diterapkan.

Sehingga, Persib bisa menciptakan banyak peluang dan mencetak empat gol selain menutup pertandingan dengan kemenangan.

(Bambang Fouristian)