spot_imgspot_img
Sabtu 25 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 318

Kunjungan ke Situ Cipanten Majalengka Hingga 27 Ribu Wisatawan

0
Situ cipanten Majalengka@Fokusjabar.id
Bos Koi Hartono Soekwanto Siap Tebar 2 Ribu Ikan Koi Kelas Premium di Situ Cipanten 

MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Mengawali tahun 2026, obyek wisata Situ Cipanten di Desa Gunungkuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, mencatatkan prestasi gemilang. 

Hanya dalam dua pekan pertama di bulan Januari, destinasi yang dikenal dengan airnya yang sebening kaca ini telah diserbu sebanyak 27.667 pengunjung.

​Lonjakan drastis ini membuktikan bahwa Situ Cipanten bukan lagi sekadar wisata lokal, melainkan magnet utama pariwisata di Jawa Barat.

Baca Juga: Buka Dapur Anggaran, Desa Gunungkuning Majalengka Tetapkan Standar Baru Transparansi Desa

Berdasarkan data pengelola Situ Cipanten, puncak keramaian terjadi pada hari libur Tahun Baru dengan angka kunjungan mencapai 4.853 orang dalam sehari.

Tren positif ini berlanjut pada Minggu, 11 Januari 2026, dengan 4.527 pengunjung, dan Minggu, 17 Januari 2026, sebanyak 2.764 pengunjung.

​Direktur BUMDES Desa Gunungkuning sekaligus Pengelola Situ Cipanten, Yosep Hendrawan, mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama membludaknya pengunjung adalah momen spesial tebar benih ikan.

​”Lonjakan pada 11 Januari terjadi karena kehadiran tamu istimewa, Irfan Hakim dan Bos Koi Hartono Soekwanto. Mereka menebar ribuan Ikan Koi Sultan yang menarik perhatian ribuan pasang mata wisatawan,” ujar Yosep, Senin (19/1/2026).

​Situ Cipanten kini bertransformasi menjadi destinasi kelas dunia. Tidak hanya menawarkan keindahan 7 sumber mata air yang jernih, pengelola telah menyuntikkan berbagai fasilitas premium:

​Koi Sultan Peranakan Jepang: Kini terdapat lebih dari 2.000 ekor Koi berkualitas dunia di danau ini. Nilainya tidak main-main, ada yang setara dengan harga mobil Pajero Sport hingga Avanza.

​Perahu Transparan: Pengunjung bisa menikmati keindahan “fauna mewah” ini secara langsung dari atas perahu transparan, memberikan sensasi seolah berjalan di atas air.

​Kebun Anggur & Glamping: Bagi pecinta alam yang ingin menginap, kini tersedia area glamping (glamorous camping) dengan fasilitas tenda lengkap serta kebun anggur yang menambah estetika lokasi.

Pendapatan Naik 200 Persen

​Keberhasilan Situ Cipanten berdampak langsung pada kesejahteraan warga Desa Gunungkuning. Yosep memaparkan bahwa pada tahun 2025, total pendapatan desa dari sektor ini mencapai Rp2,5 Miliar.

Baca Juga: Panggilan Jiwa Bos Koi Hartono Soekwanto untuk Situ Cipanten Majalengka

​”Dengan antusiasme luar biasa di awal 2026 ini, kami optimistis target pendapatan bisa meningkat hingga 200 persen. Kami ingin menjadikan Situ Cipanten sebagai obyek wisata edukasi unggulan, tidak hanya di Jawa Barat tapi hingga tingkat global,” tegasnya.

​Selain udara yang sejuk dan panorama alam yang asri, Situ Cipanten tetap menjalankan fungsi alaminya sebagai sumber air bagi ribuan warga dan petani di Majalengka. 

Perpaduan antara kelestarian alam, edukasi satwa (Koi), dan fasilitas modern menjadikannya destinasi yang wajib masuk dalam bucket list liburan Anda tahun ini.

​Ingin merasakan sensasi melihat Koi Sultan dari perahu transparan? Segera agendakan kunjungan Anda ke Situ Cipanten, Majalengka.

(Abdul) 

Cegah Kenakalan Remaja, Wawali Tasikmalaya Pilih Basket sebagai Solusi

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Diky Candra Negara, saat membuka turnamen basket

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Tasikmalaya memilih pendekatan berbeda dalam membentengi generasi muda dari ancaman pergaulan bebas dan narkoba. Alih-alih sekadar ceramah, solusi yang di tawarkan justru sederhana namun berdampak. Membuka ruang olahraga dan kompetisi.

Pesan itu di tegaskan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara, saat membuka turnamen basket, Senin (19/01/2026). Di hadapan para peserta dan penonton, ia menekankan bahwa olahraga menjadi sarana efektif untuk menyalurkan energi remaja ke arah yang positif.

Baca Juga: Lebih dari 1.000 Kios Tutup, Pasar Cikurubuk Tasikmalaya di Ambang Krisis

Menurut Diky Candra, lapangan basket bukan hanya tempat berkeringat, tetapi ruang pembentukan karakter. Melalui pertandingan, remaja di latih disiplin, sportivitas, kerja sama tim, serta kemampuan bangkit dari kekalahan.

“Energi anak muda sangat besar. Kalau tidak diarahkan, dikhawatirkan bisa berujung pada tawuran, penyalahgunaan narkoba, atau perilaku negatif lainnya. Olahraga adalah salah satu cara paling sehat untuk mengarahkannya,” ujar Diky.

Ia menilai, turnamen olahraga yang rutin dan terarah dapat menjadi strategi pencegahan dini terhadap kenakalan remaja. Selain menyalurkan adrenalin secara sehat, kegiatan ini juga menciptakan lingkungan pertemanan yang positif dan memotivasi generasi muda untuk mengejar prestasi.

“Lewat basket, mereka belajar fokus pada tujuan, bahkan membuka peluang menjadi atlet yang bisa mengharumkan nama Tasikmalaya,” tambahnya.

Komitmen Pemkot Tasikmalaya

Diky Candra menegaskan, komitmen Pemkot Tasikmalaya dalam mendukung pengembangan olahraga akan terus diperkuat, baik di tingkat pelajar maupun komunitas. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa upaya ini membutuhkan peran bersama.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Panitia, sekolah, orang tua, dan komunitas harus menjadi satu tim. Kita ingin Tasikmalaya dikenal karena prestasi atletnya, bukan karena masalah sosial remajanya,” tegasnya.

Menutup kegiatan, Wawali Diky Candra juga mengajak para orang tua untuk memberi dukungan penuh terhadap minat anak-anak di bidang olahraga. Menurutnya, membiarkan anak aktif di lapangan jauh lebih baik daripada kehilangan arah di luar pengawasan.

“Biarkan mereka berlari, berkeringat, dan berkompetisi. Dari situlah lahir generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing,” pungkasnya.

(Abdul)

Telolet Dilarang, Pelaku Wisata Situ Gede Tasikmalaya Keluhkan Turunnya Pengunjung

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Situ Gede Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Hari pertama penerapan larangan penggunaan klakson telolet di kawasan wisata Situ Gede menghadirkan suasana yang tak biasa. Senin (19/01/2026), danau yang selama ini identik dengan hiruk-pikuk suara klakson khas justru tampak lengang dan sunyi.

Perubahan drastis itu langsung di rasakan para pelaku usaha wisata, khususnya pemilik perahu. Sejak pagi hingga siang hari, perahu-perahu yang biasanya lalu lalang mengangkut wisatawan justru lebih banyak terparkir di tepi danau.

Baca Juga: Lebih dari 1.000 Kios Tutup, Pasar Cikurubuk Tasikmalaya di Ambang Krisis

“Biasanya hari kerja pun masih ada penumpang. Tapi hari ini sama sekali belum ada yang naik,” ujar salah satu pemilik perahu dengan raut kecewa.

Bagi pelaku usaha, telolet bukan sekadar hiburan, melainkan sarana promosi gratis. Fenomena telolet yang sempat viral di media sosial sebelumnya berhasil mendongkrak kunjungan wisatawan, termasuk dari luar daerah. Ketika suara itu dihentikan, minat pengunjung pun ikut meredup.

Namun di sisi lain, pemerintah menegaskan larangan tersebut bukan keputusan sepihak. Lurah Linggajaya, Hendri Suhendri, S.IP, menyatakan kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari Perda Nomor 7 Tahun 2025 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Menurutnya, kebisingan telolet telah memicu banyak keluhan dari warga sekitar dan sebagian pelaku usaha lainnya. Selain itu, kesepakatan pembatasan penggunaan klakson yang sempat diberlakukan sebelumnya kerap dilanggar di lapangan.

“Tujuan kami jelas, menciptakan suasana wisata yang lebih nyaman, tertib, dan ramah bagi semua,” tegas Hendri.

Hiburan Alternatif Seperti Musik dan Karaoke

Sebagai langkah penyesuaian, pemerintah mendorong pemilik perahu untuk beralih menggunakan hiburan alternatif seperti musik atau karaoke yang dinilai lebih ramah lingkungan suara.

“Kami harap pelaku usaha bisa beradaptasi. Musik karaoke bisa menjadi pilihan agar wisatawan tetap terhibur tanpa mengganggu ketenangan,” ujarnya.

Ke depan, pemerintah juga berencana menata kawasan warung serta memperkuat produk UMKM khas Tasikmalaya agar daya tarik Situ Gede tidak hanya bergantung pada tren hiburan sesaat.

Kondisi ini memperlihatkan tantangan pengelolaan wisata di tengah tarik-menarik antara tren viral dan kenyamanan publik. Para pedagang berharap ada solusi yang adil, agar ketertiban tetap terjaga tanpa mengorbankan sumber penghidupan mereka.

(Abdul)

Angin Kencang Terjang Lakbok Ciamis, Dua Rumah Warga Rusak

0
Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketpot: Asbes atap rumah warga yang tersapu angin kencang

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Terjangan angin kencang melanda wilayah Dusun Banjarharja, Desa Kertajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (19/1/2026) siang. Peristiwa tersebut menyebabkan pohon tumbang dan merusak atap rumah warga.

Meski angin bertiup sangat kuat dan menyerupai puting beliung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, dua rumah warga tercatat mengalami kerusakan akibat bencana alam itu.

Baca Juga: Minyakita Menghilang dari Pasar, Pemda Ciamis Dorong Peran Bulog

Informasi yang dihimpun menyebutkan, angin kencang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung dalam waktu singkat, namun cukup mengagetkan warga sekitar.

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, Baehaqi Efendi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami menerima informasi sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah itu, Tagana langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan di lokasi,” ujar Baehaqi.

Menurutnya, dua rumah terdampak dalam kejadian ini. Satu rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang, sementara satu rumah lainnya kehilangan sebagian atap asbes yang tersapu angin.

“Ada dua rumah warga yang terdampak, masing-masing dengan jenis kerusakan berbeda,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari pemerintah desa setempat dan langsung melakukan pendataan.

“Atap asbes rumah warga yang terlepas sudah dipasang kembali. Kami juga sudah mencatat seluruh dampak kejadian,” terang Ani.

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui BPBD telah menyalurkan bantuan logistik kedaruratan kepada warga terdampak.

“Bantuan logistik sudah kami serahkan untuk membantu kebutuhan awal para korban terdampak,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Lebih dari 1.000 Kios Tutup, Pasar Cikurubuk Tasikmalaya di Ambang Krisis

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pasar Cikurubuk, pasar tradisional terbesar di kawasan Priangan Timur yang selama puluhan tahun menjadi denyut ekonomi Kota Tasikmalaya, kini berada dalam kondisi memprihatinkan.

Ironisnya, situasi ini terjadi jelang rencana kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Selasa (20/1/2026).

Ratusan kios di pasar yang berlokasi di Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi tersebut tampak tertutup. Aktivitas jual beli kian lesu, memaksa banyak pedagang menghentikan usaha karena minimnya pembeli.

Baca Juga: Besok, Wapres Gibran Rakabuning Raka Kunker ke Tasikmalaya

Berdasarkan data di Blok B-2 Pasar Cikurubuk, dari total 2.775 kios dan los yang tersedia, lebih dari 1.000 unit kini tercatat tutup total. Kondisi ini menjadi sinyal darurat bagi keberlangsungan pasar rakyat yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat kecil.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, mengakui bahwa pasar tradisional saat ini berada dalam tekanan berat. Menurutnya, perubahan pola belanja masyarakat akibat pesatnya pertumbuhan pasar modern dan platform daring menjadi tantangan serius.

“Pasar tradisional kini harus berhadapan dengan persaingan yang tidak mudah. Pasar modern dan belanja online berkembang sangat cepat dan ini berdampak langsung pada eksistensi pasar rakyat,” ujar Dicky Candra, Senin (19/1/2026).

Ia menegaskan, persoalan Pasar Cikurubuk bukan sekadar urusan pedagang semata, melainkan persoalan bersama yang harus segera di carikan solusi oleh pemerintah.

“Keluhan pedagang sangat nyata. Kita tidak tinggal diam dan terus berupaya mencari langkah konkret agar pasar ini tidak terus terpuruk,” katanya.

Ia mengungkapkan, berbagai pihak terlibat untuk membahas penanganan Pasar Cikurubuk, mulai dari Sekretaris Daerah, Asisten Daerah II, Bappeda Provinsi Jawa Barat, Bappelitbangda Kota Tasikmalaya hingga Inspektorat.

Ikon Ekonomi Kota Tasikmalaya

Menurutnya, Pasar Cikurubuk merupakan ikon ekonomi Kota Tasikmalaya yang sayang jika harus ditinggalkan dan kehilangan fungsi strategisnya.

“Pasar Cikurubuk ini wajah Kota Tasikmalaya. Kalau sampai mati suri, tentu sangat sayang sekali. Target kami bagaimana pasar ini bisa hidup kembali dan ramai seperti dulu,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Pemkot Tasikmalaya tengah mengkaji penataan ulang pasar, mulai dari peningkatan akses jalan, perbaikan infrastruktur pendukung, hingga penguatan aspek promosi agar pasar kembali masyarakat minati.

Bahkan, Ia menyatakan kesiapannya untuk turun langsung membantu promosi Pasar Cikurubuk dengan memanfaatkan latar belakangnya sebagai figur publik.

“Kalau di butuhkan, saya siap menjadi bagian dari promosi. Gratis. Ini demi membantu pedagang dan menggerakkan kembali ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembenahan tata kelola pasar harus menyentuh berbagai aspek. Termasuk pelayanan, keamanan, kenyamanan, serta inovasi promosi agar pasar tradisional mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

(Seda)

Minyakita Menghilang dari Pasar, Pemda Ciamis Dorong Peran Bulog

0
Ciamis, FOKUSJabar.id
Ketpot: Pedagang di Pasar Manis Ciamis sudah tidak menjual Minyakita yang ada minyak goreng kemasan non subsidi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kelangkaan Minyakita di pasaran belakangan ini di duga di picu oleh kombinasi faktor global dan kebijakan distribusi dalam negeri.

Fluktuasi harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar internasional serta belum optimalnya pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO) oleh produsen di sebut menjadi penyebab utama seretnya pasokan minyak goreng subsidi tersebut.

DMO merupakan kebijakan pemerintah yang mewajibkan produsen minyak sawit memenuhi kebutuhan minyak goreng dalam negeri sebelum melakukan ekspor.

Skema ini bertujuan menjaga ketersediaan Minyakita di pasaran sekaligus menstabilkan harga melalui subsidi dan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Baca Juga: Polres Ciamis Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Perum Dewasari

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Industri Kabupaten Ciamis, Dadan Wiadi, membenarkan bahwa Minyakita saat ini sulit di temukan di sejumlah lapak pedagang. Khususnya di Pasar Manis Ciamis.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, memang dalam beberapa waktu terakhir Minyakita sulit di peroleh. Banyak pedagang yang sudah tidak lagi menjual karena stoknya kosong,” ujar Dadan, Senin (19/1/2026).

Ia menambahkan, pemerintah tengah mengkaji skema distribusi baru untuk mengantisipasi kelangkaan yang berulang. Salah satu wacana yang berkembang adalah pelibatan Perum Bulog sebagai distributor Minyakita, selain jalur distribusi yang sudah berjalan saat ini.

“Mudah-mudahan dengan pola distribusi baru, termasuk keterlibatan Bulog, pasokan Minyakita bisa kembali normal dan stabil,” katanya.

Pedagang Beralih ke Minyak Non Subsidi

Dampak kelangkaan Minyakita dirasakan langsung oleh pedagang pasar. Dede, salah seorang pedagang di Pasar Manis Ciamis Blok F, mengaku sudah cukup lama tidak lagi menjual Minyakita karena sulit didapatkan dari distributor.

“Sudah lama kosong, susah sekali dapat Minyakita. Sekarang saya hanya jual minyak kemasan non subsidi,” ungkapnya.

Menurut Dede, harga minyak goreng non subsidi termurah yang tersedia di kiosnya saat ini dijual dengan harga Rp17.000 untuk kemasan 800 mililiter. Kondisi tersebut membuat konsumen, terutama masyarakat berpenghasilan rendah, terpaksa mengeluarkan biaya lebih besar untuk kebutuhan minyak goreng sehari-hari.

(Husen Maharaja)

Besok, Wapres Gibran Rakabuning Raka Kunker ke Tasikmalaya

0
wapres gibran rakabuming raka tasikmalaya@fokusjabar.id
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.(Ist)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Gibran Rakabuning Raka, di jadwalkan akan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah Tasikmalaya, Selasa (20/1/2026) besok.

Orang nomor dua di Republik Indonesia itu, memulai kunker ke wilayah Tasikmalaya melalui Bandara Udara Lanud Wiriadinata Tasikmalaya.

Wapres Gibran bersama rombongan, di rencanakan akan menggunakan pesawat dari Jakarta dan akan mendarat di Bandara Lanud Wiriadinata Cibeureum Tasikmalaya sekitar pukul 08.30 WIB.

Baca Juga: Wapres Gibran Kunjungi Ponpes Cipasung Kabupaten Tasikmalaya, Tinjau Pelatihan AI dan Robotika

Sesampainya di Tasikmalaya, Agenda pertama Wapres Gibran yakni, mengunjungi Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya. Lokasinya di Kelurahan Linggajaya Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

Dan di rencanakan Wapres akan mendatangi sejumlah kios dan los pedagang di Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya.

Usai kunjungan dari pasar Induk Cikurubuk, Wapres bersama rombongan akan bergeser melanjutkan kunjungan ke SMAN 2 Kota Tasikmalaya di Kecamatan Indihiang. 

Wapres akan melihat langsung bagaimana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.

Usai kunjungan di SMAN 2 Kota Tasikmalaya, Wapres bersama rombongan pun lalu bergerak menuju RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Untuk meninjau langsung pelayanan kesehatan masyarakat di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut, juga melihat langsung program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Usai kunjungan di RSUD Kota Tasikmalaya agenda selanjutnya, Wapres melanjutkan kunjungan ke wilayah Kabupaten Tasikmalaya dengan mengunjungi Pondok Pesantren Cipasung.

Ponpes Cipasung

Salah satu pondok pesantren yang memiliki sejarah penting dalam pembangunan peradaban Islam di Tasikmalaya.

Setelah itu, Wapres kemudian bergerak melanjutkan Kunjungan berikutnya ke Pasar Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, yang di kenal sebagai pasar industri Kerajinan kreatif dan UMKM lokal daerah Tasikmalaya.

Kunjungan Wapres Gibran Rakabuning Raka ke wilayah Tasikmalaya Raya merupakan yang pertama kali sejak ia di lantik menjadi Wakil Presiden RI tanggal 20 Oktober 2024 lalu.

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Siap Gelar Perkara Dugaan Pemerasan Proyek Hewan Kurban di Polda Jabar

Dan rencana kedatangan orang nomor dua di Republik Indonesia tersebut, menjadi magnet serta pusat perhatian seluruh masyarakat Tasikmalaya.

Dan kunjungan ini bukan hanya menjadi agenda resmi Wapres. Tetapi menjadi momen yang sangat di nantikan bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan Wakil Kepala Negara.

Setelah semua agenda kunjungan selesai, rencananya Wapres Gibran Rakabuning Raka kembali ke Jakarta dengan bertolak dari Bandara udara Wiriadinata Kota Tasikmalaya.

(Seda )