spot_imgspot_img
Jumat 20 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 24

Kejari Majalengka Geledah Kantor KONI, Selidiki Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp6 Miliar

0
Majalengka, FOKUSJabar.id
Ketfot: Kejaksaan Negeri Majalengka menggeledah kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Majalengka yang berada di kawasan Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM), Kecamatan Majalengka

MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Kejaksaan Negeri Majalengka geledah kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Majalengka yang berada di kawasan Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM), Kecamatan Majalengka, Selasa (10/3/2026).

Penggeledahan di lakukan dalam penyidikan dugaan korupsi pengelolaan dana hibah olahraga tahun anggaran 2024 dan 2025 dengan nilai total Rp6 miliar.

Tim penyidik tindak pidana khusus Kejari Majalengka memulai penggeledahan sekitar pukul 10.15 WIB dan menyelesaikannya sekitar pukul 12.00 WIB.

Penyidik memeriksa beberapa ruangan di kantor KONI untuk mencari dokumen dan barang bukti yang berkaitan dengan penggunaan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Melemah, Sentuh Rp17 Ribu di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Kasi Pidana Khusus Kejari Majalengka, Yogi Purnomo, mengatakan penyidik melakukan penggeledahan setelah menemukan indikasi perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan dana hibah tersebut.

“Perkara ini berkaitan dengan pengelolaan dana hibah KONI Majalengka tahun 2024 dan 2025 yang saat ini masih dalam proses penyidikan,” ujar Yogi di lokasi.

Dalam penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah barang yang di duga berkaitan dengan perkara. Antara lain sekitar 150 dokumen, satu unit komputer, satu laptop, satu tablet, serta dua telepon seluler milik Ketua dan Bendahara KONI Majalengka.

Penyidik mengamankan barang bukti tersebut untuk menelusuri alur penggunaan dana hibah yang KONI kelola selama dua tahun anggaran.

Pemeriksaan Sejumlah Saksi

Selain penggeledahan, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk memperjelas dugaan penyimpangan. Hingga saat ini, sedikitnya 14 orang telah dimintai keterangan.

“Kami sudah memeriksa sekitar 14 saksi untuk mengetahui alur pengelolaan dana dan pihak yang bertanggung jawab,” kata Yogi.

Dana hibah yang sedang dalam penyelidikan berasal dari Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dispora. Pada tahun 2024, KONI menerima dana hibah sebesar Rp3 miliar. Kemudian kembali menerima Rp3 miliar pada tahun 2025 sehingga total pengelolaan anggaran mencapai Rp6 miliar.

Dana tersebut KONI Majalengka gunakan untuk kegiatan pembinaan cabang olahraga, operasional organisasi, serta pelaksanaan berbagai agenda olahraga daerah.

Namun dalam proses penyidikan, penyidik menemukan indikasi penyimpangan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara. Meski demikian, Kejari Majalengka belum menetapkan tersangka karena masih menunggu hasil pendalaman dokumen dan pemeriksaan saksi.

“Belum ada tersangka. Kami masih mendalami seluruh bukti untuk menentukan pihak yang harus bertanggung jawab,” ujar Yogi.

Kejari juga belum dapat memastikan besaran kerugian negara karena masih menunggu hasil audit dari lembaga yang berwenang.

(AM)

Sungai Ciwadori Meluap, Sejumlah Rumah di Cipaku Ciamis Terendam Banjir

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa ; Air yang menggenangi kawasan pesantren akibat luapan sungai Ciwadori Cipaku Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Selasa (10/3/2026), menyebabkan Sungai Ciwadori meluap dan merendam permukiman warga di Desa Buniseuri.

Luapan sungai mulai masuk ke rumah warga di Dusun Desa dan Dusun Munjul pada sore hari. Air menggenangi sejumlah bangunan yang berada di bantaran sungai.

Baca Juga: Damkar Ciamis Evakuasi Trenggiling dari Lingkungan Puskesmas Baregbeg

Kanit Binmas Polsek Cipaku, Aiptu Rusmayadi, mengatakan rumah yang mengalami dampak paling parah milik Ustadz Tatang Nawawi karena posisinya berada dekat aliran sungai.

“Rumah yang paling terdampak milik Ustadz Tatang Nawawi. Air meluap dari Sungai Ciwadori dan langsung masuk ke rumah,” ujar Rusmayadi.

Selain rumah warga, air juga merendam bangunan masjid di lingkungan pesantren setempat. Halaman masjid tergenang hingga setinggi betis orang dewasa sehingga mengganggu aktivitas jemaah.

“Ketinggian air di halaman masjid sekitar betis orang dewasa, jadi cukup mengganggu warga yang akan melaksanakan salat,” katanya.

Petugas menerima laporan sementara sekitar enam hingga tujuh rumah warga terdampak banjir. Aparat masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah kerusakan dan warga yang terkena dampak.

“Kami masih di lokasi untuk pendataan. Sementara ada sekitar enam atau tujuh rumah yang terdampak,” jelas Rusmayadi.

Selain banjir di Desa Buniseuri, petugas juga menerima laporan bencana tanah longsor di Desa Muktisari yang masih berada di wilayah Kecamatan Cipaku. Longsor tersebut merusak sebuah kandang ayam milik warga.

Polisi bersama aparat setempat terus memantau kondisi di lapangan karena hujan masih berpotensi turun di wilayah tersebut.

(Husen Maharaja)

Ini Daftar Jalur Rawan Macet di Jawa Barat Saat Arus Mudik Idulfitri 2026

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Ini Daftar Jalur Rawan Macet di Jawa Barat Saat Arus Mudik Idulfitri 2026, (Surce Jabarprov)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sejumlah jalur utama non tol di Jawa Barat diperkirakan mengalami kepadatan kendaraan selama arus mudik dan balik Idulfitri 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama kepolisian dan instansi terkait menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk mengurangi potensi kemacetan di sejumlah titik rawan.

Dinas Perhubungan Jawa Barat merencanakan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah, pembatasan kendaraan tertentu, hingga penertiban aktivitas masyarakat di sepanjang jalur mudik. Langkah tersebut dilakukan karena beberapa ruas jalan diprediksi menjadi titik penumpukan kendaraan selama periode Lebaran.

Baca Juga: Waduh! Fenomena Bunuh Diri di Kota Bandung Meningkat

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengatakan salah satu titik rawan berada di ruas Simpang Jomin – Simpang Mutiara hingga Cikopo. Untuk mengurai kepadatan, petugas akan menutup 47 putaran balik dan hanya membuka delapan titik u-turn di jalur tersebut.

Selain itu, jalur Ciawi – Cibadak – Sukabumi juga diperkirakan padat. Petugas akan menindak kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga ke atas yang melintas saat puncak arus mudik dan balik. Pemerintah daerah juga akan menertibkan parkir liar serta pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan.

Kepadatan kendaraan juga dalam prediksi terjadi di jalur Ciawi – Simpang Gadog – Puncak, Kabupaten Bogor. Kepolisian menyiapkan sistem ganjil genap dan rekayasa lalu lintas satu arah untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di kawasan tersebut.

Di wilayah Bandung, potensi kemacetan dalam perkiraan terjadi di Simpang Susun Cileunyi dan Nagreg. Petugas akan menggunakan mobile reader atau alat pembaca kartu tol elektronik untuk mempercepat transaksi kendaraan serta menyiapkan papan informasi tambahan jika terjadi pengalihan arus ke Tol Cisumdawu.

Jalur Alternatif Wilyah Utara, Tengah dan Selatan Jabar

Selain itu, jalur Limbangan – Malangbong – Gentong serta Pelumbon – Kadawung – Cirebon juga masuk dalam daftar titik rawan macet. Satpol PP akan menertibkan parkir di pinggir jalan dan aktivitas pedagang yang dapat menghambat arus kendaraan.

Untuk mengurangi kepadatan di jalur utama, pemerintah menyiapkan sejumlah jalur alternatif di wilayah utara, tengah, dan selatan Jawa Barat.

Di jalur utara, pemudik dapat menggunakan rute Sukamandi–Kalijati, Pamanukan–Subang, Kadipaten–Jatitujuh–Jatibarang, Haurgeulis–Patrol, Cikamurang–Jangga, Budur–Tegalgubug–Jagapura–Mundu, Losari–Ciledug–Cidahu–Kuningan, serta Cirebon–Sumber–Rajagaluh–Majalengka.

Di jalur tengah tersedia rute Subang–Lembang–Bandung, Sumedang–Jalan Cagak–Wanayasa–Purwakarta. Kemudian jalur Talaga–Bantarujeg–Wado–Sumedang, serta Kuningan–Cikijing–Majalengka–Kadipaten.

Sementara di jalur selatan, pemudik dapat memanfaatkan jalur Garut–Banyuresmi–Leuwigoong–Kadungora–Majalaya–Bandung. Selanjutnya jalur Sasak Beusi–Cibatu–Leles, Banjar–Manonjaya–Tasikmalaya, Malangbong–Wado, dan Parakan Muncang–Warung Simpang.

Pemerintah berharap rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif tersebut dapat membantu kelancaran arus mudik. Serta mengurangi kepadatan kendaraan di jalur utama Jawa Barat.

(Jingga Sonjaya)

Kejari Banjar dan Gandara Group Bagikan 1.000 Takjil di Taman Kota

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Kejari Banjar dan Gandara Group Bagikan 1.000 Takjil di Taman Kota

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar bekerja sama dengan Gandara Group menggelar aksi sosial pembagian takjil gratis di kawasan Taman Kota Banjar, Selasa sore (10/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung saat masyarakat menjalani waktu ngabuburit menjelang berbuka puasa.

Aksi sosial ini digelar dalam rangka mengisi sepuluh hari kedua bulan Ramadan yang dikenal sebagai fase penuh ampunan. Panitia menyiapkan sekitar 1.000 paket takjil untuk dibagikan kepada warga yang melintas di pusat kota.

Baca Juga: Gerobak Batagor Terbakar di Jalan Pintu Singa Banjar

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar, Lukman Hakim Tuasikal, ikut turun langsung ke lokasi dan membagikan takjil kepada masyarakat. Ia menyapa warga satu per satu tanpa jarak, sekaligus menunjukkan komitmen Kejari untuk lebih dekat dengan masyarakat.

“Di bulan penuh berkah ini kami ingin terus berbagi. Kami menyiapkan 1.000 paket takjil untuk masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan,” ujar Lukman Hakim di sela kegiatan.

Ia menegaskan kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya Kejari Banjar membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

Menurutnya, Kejari Banjar tetap membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan laporan, baik terkait dugaan korupsi, pelanggaran etika pegawai, maupun praktik pungutan liar.

Tradisi Berbagi dari Gandara Group

Owner Gandara Group, H. Cahya Gandara, juga terlihat langsung membagikan paket takjil bersama jajaran Kejari. Ia mengatakan kegiatan berbagi sudah menjadi tradisi yang rutin dilakukan setiap Ramadan.

Selama Ramadan 2026, Gandara Group menyalurkan sekitar 1.000 paket takjil setiap hari di sejumlah daerah, termasuk Tasikmalaya, Ciamis, dan Kota Banjar.

“Kami ingin terus memberi manfaat bagi masyarakat. Berbagi takjil sudah menjadi komitmen yang kami jalankan selama puluhan tahun,” kata Cahya.

Warga yang berada di sekitar Taman Kota Banjar menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Banyak pengendara, pejalan kaki, dan keluarga yang sedang menunggu waktu berbuka merasa terbantu dengan pembagian takjil gratis.

Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara aparat penegak hukum dan pelaku usaha dapat menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Terutama di bulan suci Ramadan.

(Abdul Latif)

Gerobak Batagor Terbakar di Jalan Pintu Singa Banjar

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: Gerobak Batagor di Banjar Kebakaran.

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kebakaran menghanguskan sebuah gerobak dorong milik pedagang batagor di Jalan Pintu Singa, tepat di depan Alfamart sebelum SMAN 1 Banjar, Selasa (10/3/2026) siang.

Gerobak berukuran sekitar 80 x 200 x 180 sentimeter milik Dedi Supriadi (32), warga Lingkungan Cimenyan 1, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, terbakar setelah minyak goreng di wajan terlalu panas dan tersambar api dari kompor. Api kemudian membesar dan menjalar hingga melahap seluruh bagian gerobak.

Baca Juga: Musran PDI Perjuangan Kota Banjar, Ini Pesan Anggota DPRD Jabar

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banjar langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Tim menempuh jarak sekitar empat kilometer sebelum tiba di tempat kejadian.

Petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 11.35 WIB dan berhasil mengendalikan api dalam waktu singkat. Proses pemadaman selesai sekitar pukul 11.45 WIB.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran BPBD Kota Banjar mengatakan petugas langsung membersihkan sisa kebakaran sekaligus melakukan pemeriksaan di lokasi.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Setelah api padam, petugas langsung melakukan pembersihan material dan assessment,” ujarnya.

Akibat kebakaran tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp10 juta. Petugas tidak menemukan kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung.

Tim yang terlibat dalam penanganan terdiri dari personel Damkar Kota Banjar, yaitu Aam Amijaya, Roni, Adi, Ruli, Tato, Gesang, Iwit, Farid, Kusnandar, dan Dede Haris. Dari BPBD Kota Banjar, Yudi selaku Kasi Darlog bersama Dede Riadi dan Riky turut membantu di lokasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pedagang agar lebih berhati-hati saat menggunakan kompor dan minyak goreng, terutama saat berjualan di tempat terbuka.

(Budiana Martin)

Damkar Ciamis Evakuasi Trenggiling dari Lingkungan Puskesmas Baregbeg

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Trenggiling yang berhasil ditangkap Personel Damkar UPTD Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Seekor trenggiling membuat heboh warga setelah terlihat berkeliaran di halaman Puskesmas Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Personel Damkar UPTD Ciamis langsung turun ke lokasi dan berhasil menangkap hewan tersebut.

Kemunculan trenggiling di lingkungan fasilitas kesehatan itu mengejutkan warga dan petugas, karena hewan tersebut jarang terlihat di kawasan permukiman.

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Rumah Warga di Tambaksari Ciamis Ambruk

Petugas Puskesmas segera melaporkan kejadian itu kepada petugas piket Damkar UPTD Ciamis setelah melihat hewan tersebut berada di halaman.

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis Rd. Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, mengatakan laporan masuk pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB.

“Petugas piket Damkar menerima permintaan bantuan dari warga untuk menangkap seekor trenggiling yang berkeliaran di halaman Puskesmas Baregbeg,” ujar Trisyanto, Selasa (10/3/2026).

Setelah menerima laporan, personel Damkar langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian. Petugas menemukan trenggiling bersembunyi di sela-sela pot bunga di halaman puskesmas.

Saat hendak diamankan, hewan tersebut sempat melakukan perlawanan dengan memperlihatkan cakar tajamnya, sehingga petugas harus bertindak hati-hati.

“Petugas menangani dengan penuh perhitungan karena hewan ini cukup kuat dan memiliki kuku tajam,” katanya.

Berkat pengalaman dan kesiapan personel, trenggiling akhirnya berhasil petugas amankan tanpa menimbulkan luka pada personel maupun hewan tersebut.

Setelah penangkapan, petugas membawa trenggiling ke Mako Damkar Ciamis untuk penanganan sementara sebelum melepasnya kembali ke habitat aslinya.

“Trenggiling termasuk satwa yang Negara lindungi, proses penangkapan berlangsung secara hati-hati dan tidak boleh sembarangan. Nantinya akan kami lepasliarkan kembali,” ujar Trisyanto.

(Husen Maharaja)

Diguyur Hujan Deras, Rumah Warga di Tambaksari Ciamis Ambruk

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Rumah warga di Desa Mekarsari Ciamis yang ambruk

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sebuah rumah milik Sumedi di Dusun Singasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk setelah terguyur hujan deras dengan intensitas tinggi.

Rumah tersebut dihuni tiga orang. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu, namun pemilik rumah mengalami kerugian material karena bangunan roboh hampir seluruhnya.

Baca Juga: Jelang Idul Fitri, UPTD Pasar Manis Ciamis Pantau Harga Sembako dan Tertibkan Pedagang Dadakan

Warga menduga kondisi bangunan yang sudah tua menjadi penyebab utama rumah tidak mampu menahan beban saat hujan turun terus-menerus dalam beberapa waktu terakhir. Struktur rumah yang lapuk karena lama tidak mendapat perbaikan membuat bangunan mudah runtuh saat terkena cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Tambaksari.

“Kejadiannya kemarin saat hujan deras, tetapi laporan baru kami terima hari ini dari aparat desa setempat,” ujar Ani, Selasa (10/3/2026).

Setelah menerima laporan, petugas BPBD langsung mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan kerusakan. Hasil pengecekan akan menjadi bahan laporan kepada pimpinan untuk penanganan lebih lanjut.

Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik darurat kepada keluarga korban untuk membantu kebutuhan sementara.

“Kami sudah memberikan bantuan logistik kedaruratan agar bisa sedikit meringankan beban keluarga yang terkena musibah,” kata Ani.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama saat hujan deras masih sering terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis.

(Husen Maharaja)