spot_imgspot_img
Jumat 20 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 22

Polres Ciamis Bagikan Seribu Takjil, Sekaligus Sosialisasi Tertib Lalu Lintas

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot: Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah saat membagikan Takjil

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Polres Ciamis bersama Forkopimda Kabupaten Ciamis dan Sumberjaya Transport Division menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan ribuan takjil kepada masyarakat di depan Mapolres Ciamis, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut menyasar para pengendara mobil, pengendara sepeda motor, hingga pejalan kaki yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah mengatakan, kegiatan berbagi takjil menjadi bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, sekaligus membantu warga yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

Baca Juga: Forum Perangkat Daerah Dishub Ciamis Bahas Uji KIR Gratis

Ia menyebut jajaran Polres Ciamis menyiapkan hampir seribu paket takjil. Lalu membagikannya secara langsung kepada warga yang melintas di depan Mapolres.

Selain membagikan takjil, petugas juga menyampaikan imbauan tertib berlalu lintas kepada para pengendara. Kapolres menilai momen Ramadan sangat tepat untuk mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan demi menjaga keselamatan di jalan.

Hidayatullah menegaskan kegiatan sosial tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

Ia berharap kegiatan berbagi takjil dan sosialisasi tertib lalu lintas dapat menjaga situasi keamanan. Kemudian juga menjaga ketertiban di wilayah Kabupaten Ciamis tetap kondusif selama bulan Ramadan.

Dalam kesempatan yang sama, Polres Ciamis juga meresmikan Gedung Sport Center Tathya Dharaka yang berada di lingkungan Mapolres. Kapolres menyampaikan gedung tersebut akan dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga dan pembinaan generasi muda.

Ia menambahkan, Polres Ciamis berencana menggelar turnamen bola basket tingkat Jawa Barat di gedung tersebut. Hal itu sebagai upaya melahirkan atlet-atlet potensial dari Kabupaten Ciamis.

(Husen Maharaja)

Bupati Ciamis Hadiri Peresmian Sport Centre Polres, Dilanjutkan Buka Puasa Bersama Forkopimda

0

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menghadiri peresmian Sport Centre Tathya Dharaka Akpol 2005 di Mapolres Ciamis, Rabu sore (11/03/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi melalui buka puasa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan personel kepolisian.

Sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Ciamis, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat di bulan Ramadan.

Kapolres Ciamis H. Hidayatullah memimpin langsung prosesi peresmian dengan pengguntingan pita sebagai tanda mulai digunakannya fasilitas olahraga tersebut. Sport Centre Tathya Dharaka Akpol 2005 disiapkan sebagai sarana pembinaan fisik bagi anggota kepolisian agar tetap bugar dalam menjalankan tugas.

Kapolres menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan fasilitas olahraga tersebut. Ia berharap seluruh personel memanfaatkan sarana tersebut secara maksimal untuk menjaga kesehatan sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan Polres Ciamis.

“Sport centre ini kami siapkan untuk menunjang kebugaran anggota. Dengan kondisi fisik yang baik, personel akan lebih siap menghadapi tugas kepolisian yang semakin kompleks,” ujar Hidayatullah.

Ia juga mengapresiasi semua pihak yang ikut mendukung pembangunan fasilitas tersebut hingga dapat digunakan. Menurutnya, keberadaan sport centre tidak hanya bermanfaat untuk pembinaan fisik, tetapi juga memperkuat soliditas internal.

Selain peresmian fasilitas olahraga, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara Polres Ciamis, Pemerintah Kabupaten Ciamis, dan unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Ciamis.

Dalam rangkaian acara, panitia juga menyalurkan santunan kepada anak yatim piatu, dilanjutkan tausiyah keagamaan, kemudian buka puasa bersama. Seluruh tamu undangan dan personel yang hadir menutup kegiatan dengan salat Maghrib berjamaah.

Forum Perangkat Daerah Dishub Ciamis Bahas Uji KIR Gratis

0
Ciamis@fokusjabar.id
Kegiatan Forum Perangkat Daerah & Forum Kulsultasi Publik Dinas Perhubungan Ciamis.(Mia/fokusjabar.id)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di sektor transportasi terus di lakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis. Salah satunya melalui Forum Perangkat Daerah yang di gelar di Aula Rapat Dinas Perhubungan Ciamis, Rabu (11/3/2026).

Forum tersebut menjadi wadah untuk menjaring berbagai masukan dari para pemangku kepentingan terkait layanan perhubungan. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan instansi pemerintah, organisasi angkutan, hingga media.

Kepala Dinas Perhubungan Ciamis, Uga Yugaswara, mengatakan forum ini penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi berbagai persoalan transportasi yang terjadi di lapangan.

Baca Juga: Sungai Ciwadori Meluap, Sejumlah Rumah di Cipaku Ciamis Terendam Banjir

Menurutnya, pembinaan kepada para pengguna jalan perlu terus di perkuat agar tercipta budaya berlalu lintas yang lebih tertib dan aman.

“Pembinaan kepada pengguna jalan harus terus di lakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Uga juga menyampaikan apresiasi terhadap aktivitas Terminal Ciamis yang di nilai cukup hidup meskipun berstatus terminal tipe C.

“Alhamdulillah Terminal Ciamis cukup ramai, bahkan aktivitasnya lebih hidup di banding beberapa terminal di daerah sekitar seperti Banjar dan Tasikmalaya. Ini menunjukkan fungsi terminal masih sangat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Fasilitas Bagi Penyandang Disabilitas

Di sektor pelayanan, Terminal Ciamis juga telah di lengkapi fasilitas pendukung seperti ruang laktasi serta fasilitas bagi penyandang disabilitas. Namun, menurut Uga, pemanfaatannya masih perlu di optimalkan.

“Beberapa fasilitas sudah tersedia, termasuk ruang laktasi dan layanan bagi disabilitas, namun memang belum di manfaatkan secara maksimal,” katanya.

Selain itu, forum juga menyoroti sejumlah isu keselamatan transportasi, di antaranya pelaksanaan uji KIR yang kini telah di gratiskan oleh pemerintah.

Kebijakan ini di harapkan dapat mendorong pemilik angkutan untuk lebih disiplin melakukan pengujian kendaraan secara berkala.

Ketua DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ciamis, Ekky Bratakusumah, menilai uji KIR memiliki peran penting dalam memastikan kendaraan angkutan tetap layak jalan.

Ia menyebut kebijakan uji KIR yang kini di gratiskan seharusnya di manfaatkan oleh seluruh pemilik kendaraan untuk memastikan kondisi kendaraan tetap layak jalan.

“Dengan adanya uji KIR kita bisa mendeteksi lebih awal kekurangan pada kendaraan. Ini sangat penting demi keselamatan,” ujarnya.

Isu lain yang turut menjadi perhatian yakni maraknya travel gelap yang kerap muncul menjelang arus mudik dan arus balik. 

Menurutnya, penertiban seharusnya tidak hanya menyasar angkutan resmi, tetapi juga kendaraan ilegal yang kerap beroperasi tanpa pengawasan.

“Keberadaan angkutan ilegal tersebut di nilai merugikan perusahaan resmi sekaligus berpotensi membahayakan keselamatan penumpang,” ujarnya.

Ia bahkan mencontohkan kejadian kecelakaan yang melibatkan travel dari Ciamis di jalan tol, meskipun beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.

Ekky juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang selama ini aktif berkoordinasi dalam penertiban transportasi serta mengirimkan dokumentasi kegiatan penertiban kepada pihak Organda.

Penertiban Travel Gelap

Di lain pihak, KBO Satlantas Polres Ciamis, Iptu Andi Soleh, menyatakan penertiban travel gelap menjadi salah satu prioritas kepolisian.

“Penanganan travel gelap terus kami lakukan melalui koordinasi antar wilayah karena banyak kendaraan menggunakan pelat luar daerah,” katanya.

Baca Juga: Damkar Ciamis Evakuasi Trenggiling dari Lingkungan Puskesmas Baregbeg

Ia juga menjelaskan pihak kepolisian terus melakukan pembinaan kepada masyarakat, termasuk terkait penggunaan kendaraan oleh pelajar.

Program edukasi di lakukan dengan melibatkan orang tua, guru, dan kepala sekolah sesuai dengan surat edaran dari gubernur dan bupati.

“Hasilnya cukup baik. Ada beberapa pelajar yang sebelumnya menggunakan motor kini di antar orang tuanya ke sekolah bahkan ada yang naik angkutan umum,” pungkasnya.

(Mia)

Bupati Garut Pimpin Rakor MBG

0
Bupati Garut MBG fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Rapat Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (11/3/2026).

Menurut Syakur, MBG adalah program strategis nasional yang harus memberikan dampak nyata. Baik untuk kesehatan anak juga bagi penyerapan tenaga kerja dan ekonomi lokal.

BACA JUGA:

Bupati Garut Larang ASN Mudik Pakai Mobil Dinas

Saat ini, di wilayah Kabupaten Garut telah beroperasi 425 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Bupati Garut optimistis, kehadiran SPPG akan secara signifikan memperbaiki status gizi generasi muda.

Meski berjalan lancar dari sisi operasional gizi, Dia memberikan atensi khusus terkait dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Bupati menyoroti adanya keluhan mengenai pemenuhan bahan baku SPPG yang masih mengandalkan pemasok dari luar wilayah. Artinya, bukan dari petani atau pedagang setempat.

“Ini yang belum begitu baik. Masih banyak keluhan, SPPG mengambil bahan bakunya bukan dari masyarakat sekitar. Saya paham ada pertimbangan efisiensi, lebih mudah mengambil dari tempat lain. Namun hal ini harus segera di tangani jangan sampai di biarkan karena akan menjadi hal-hal yang bisa berdampak di kemudian hari,” katanya.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Garut akan mengambil langkah strategis untuk mengatur rantai pasok agar SPPG wajib memprioritaskan komoditas lokal.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Gizi Kunci Menyongsong Indonesia Emas 2045

Tujuannya agar perputaran uang dari program nasional ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat Garut.

Bupati Garut menginstruksikan penguatan komunikasi antara Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG dengan dinas-dinas terkait.

Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:

  1. Dinas Kesehatan: Memastikan kelayakan dan standar gizi makanan secara intensif.
  2. Dinas Lingkungan Hidup (LH): Mengelola manajemen sampah yang dihasilkan dari aktivitas SPPG.
  3. Layanan Aduan: Penyediaan hotline khusus untuk mempermudah komunikasi dan pelaporan kendala di lapangan.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak semua pihak untuk dapat menyukseskan program MBG ini agar bisa memberikan dampak yang positif terhadap kondisi sosial, ekonomi, kesehatan dan pemerataan pembangunan,” pungkasnya.

(Bambang Fouristian)

Polres Banjar Buka Layanan Penitipan Kendaraan Selama Mudik Lebaran 

0
Banjar@fokusjabar.id
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro (Humas Polres)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Banjar, Polda Jabar. Memberikan layanan penitipan kendaraan bermotor bagi masyarakat yang akan mudik.

Layanan penitipan kendaraan bermotor ini bisa di manfaatkan masyarakat untuk memberikan rasa aman selama mudik. Fasilitas penitipan kendaraan di pusatkan di halaman Mako Polres Banjar. 

Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro mengatakan, program ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Supaya bisa melaksanakan perjalanan mudik dengan aman, tanpa khawatir kendaraan yang di tinggalkan.

Baca Juga: Kejari Banjar dan Gandara Group Bagikan 1.000 Takjil di Taman Kota

“Kami membuka layanan untuk penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan mudik,” katanya Rabu (10/3/2026).

Didi menjelaskan, syarat untuk bisa menitipkan kendaraan hanya cukup membawa fotokopi KTP dan fotokopi STNK kendaraan yang akan di titipkan.

“Pelayanan penitipan kendaraan bermotor ini gratis. Jadi untuk masyarakat silahkan manfaatkan layanan ini,” ujarnya. 

Selain membuka layanan penitipan kendaraan, Polres Banjar juga akan meningkatkan kegiatan patroli di kawasan pemukiman dan perumahan warga.

Baca Juga: Gerobak Batagor Terbakar di Jalan Pintu Singa Banjar

“Kegiatan patroli di fokuskan pada rumah-rumah kosong yang di tinggal pemiliknya mudik. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ungkap Didi.

Didi menegaskan, kegiatan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah aksi kejahatan. Khususnya para pelaku yang menargetkan rumah yang di tinggalkan pemiliknya.

“Untuk menjaga keamanan di lingkungan, nanti ada personel kami yang akan melaksanakan patroli secara berkala di wilayah pemukiman dan perumahan. Untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

(Agus Purwadi)

Antisipasi Macet, Dishub Kota Bandung Perketat Pengawasan Parkir Liar

0
Bandung@fokusjabar.id
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap praktik parkir liar selama bulan suci Ramadan hingga masa libur Idulfitri (Istimewa)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap praktik parkir liar selama bulan suci Ramadan hingga masa libur Idul fitri.

Langkah ini di lakukan untuk menjaga ketertiban parkir. Sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas di berbagai titik keramaian di Kota Bandung.

Koordinator Lapangan Bidang Operasional Dinas Perhubungan Kota Bandung, Ulloh Abdulloh mengatakan, hingga saat ini. Kondisi parkir di kawasan pusat perbelanjaan maupun pusat kota masih terpantau aman dan kondusif.

Baca Juga: Hartono Soekwanto Sampaikan Manfaat Terapi Holistik di Koh Samui

Ketersediaan lahan parkir di gedung-gedung mal di nilai masih mampu menampung kendaraan para pengunjung.

“Selama Ramadan sampai saat ini masih aman dan kondusif, terutama di mal-mal ataupun pusat perbelanjaan di pusat kota. Parkir masih terlayani karena di gedung parkir tersebut masih luas dan bisa di pergunakan,”kata Ulloh Rabu (11/3/2026).

Meski demikian, apabila kapasitas parkir di pusat perbelanjaan telah penuh, petugas Dinas Perhubungan akan mengarahkan kendaraan ke lokasi parkir alternatif.

Upaya tersebut di lakukan agar kendaraan yang parkir tidak menghambat atau mengganggu arus lalu lintas di sekitarnya.

Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, Dinas Perhubungan Kota Bandung juga terus melakukan monitoring. Di sejumlah lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat.

Beberapa lokasi yang dipantau antara lain kawasan wisata, pusat perbelanjaan, mal, serta sejumlah titik keramaian lainnya.

“Selain pengaturan arus lalu lintas di titik-titik kerawanan padat, kami juga tetap melakukan monitoring. Ke tempat-tempat yang biasanya di kunjungi wisatawan ataupun masyarakat, seperti mal, tempat wisata, dan pusat belanja. Kami juga tetap berkoordinasi dengan pihak kewilayahan,” katanya.

Dinas Perhubungan juga mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri, terutama terkait kegiatan ziarah ke makam keluarga.

Parkir Tetap Tertib

Untuk itu, koordinasi dengan aparat kewilayahan terus di lakukan guna memastikan pengaturan lalu lintas dan parkir tetap tertib.

“Kami juga koordinasi dengan kewilayahan untuk pengaturan parkir bagi masyarakat yang berziarah ke makam keluarga setelah Idulfitri,” ujarnya.

Ulloh mengimbau masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Kota Bandung. Untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan rambu parkir yang telah di pasang oleh pemerintah.

Baca Juga: Harga Sembako Bisa Naik Jelang Lebaran, Ini Alasan Distribusi Harus Diawasi

Pengendara juga di minta menggunakan lokasi parkir resmi serta memanfaatkan jasa juru parkir yang berseragam dan di lengkapi identitas resmi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengikuti arahan dari oknum yang tidak bertanggung jawab atau juru parkir liar. Yang berpotensi menimbulkan pungutan parkir tidak wajar.

“Silakan cari tempat parkir ataupun juru parkir yang resmi, yang berseragam, di lengkapi ID card, membawa karcis parkir. Dan di lengkapi surat tugas yang di tandatangani atasannya,”pungkasanya.

(Yusuf Mugni)

Hartono Soekwanto Sampaikan Manfaat Terapi Holistik di Koh Samui

0
Hartono soekwanto@fokusjabar.id
Pengusaha asal Bandung, Hartono Soekwanto saat berada di Tanya Samui Thailand.(Istimewa)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pengusaha Kota Bandung sekaligus bos komunitas Koi, Hartono Soekwanto, mengaku merasakan perubahan signifikan pada kondisi tubuhnya setelah menjalani terapi holistik di pusat kesehatan Tanya Holistic Health di Koh Samui, Thailand.

Hartono menuturkan, pengalaman mengikuti program detox selama delapan hari di tempat tersebut membuat tubuhnya terasa lebih segar dan ringan hingga dua bulan setelah terapi selesai.

“Sesudah pulang dari sana badan terasa lebih segar dan enteng. Sampai sekarang saya masih rutin mengonsumsi tanya oil dari teacher di sana,” ujar Hartono saat berbincang dengan FOKUSJabar.id, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga: Harga Sembako Bisa Naik Jelang Lebaran, Ini Alasan Distribusi Harus Diawasi

Menurut Hartono, minyak herbal yang di konsumsi selama terapi tersebut memiliki fungsi utama untuk membantu proses pembuangan sel-sel mati dalam tubuh.

Minyak tersebut, kata dia, bukan minyak goreng biasa. Komposisinya terdiri dari beberapa jenis minyak alami seperti extra virgin olive oil, minyak alpukat, virgin coconut oil (VCO), hingga minyak jinten serta sejumlah bahan herbal lainnya.

Meski sempat muncul kekhawatiran terkait dampaknya bagi kesehatan, Hartono memutuskan melakukan pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi tubuhnya setelah rutin mengonsumsi minyak tersebut selama dua bulan.

“Mengejutkan tes darah saya menunjukkan hasil yang sangat bagus. LDL dan HDL semuanya baik. Jadi tidak ada masalah dengan kolesterol meskipun rutin mengonsumsi tanya oil,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, fungsi ginjalnya juga di sebut mengalami peningkatan. Dari sebelumnya berada di angka 92, kini hasil pemeriksaan menunjukkan fungsi ginjalnya mencapai 104.

“Artinya tidak ada masalah untuk ginjal juga,” tegasnya.

Bandung@fokusjabar.id

Pengalaman tersebut membuat Hartono semakin percaya dengan metode terapi yang di terapkan di pusat kesehatan tersebut.

Mendorong Program Detox

Ia bahkan mendorong rekan-rekannya untuk mencoba program detox serupa di Koh Samui.

“Saya sangat merekomendasikan teman-teman untuk mencoba. Kata teman saya yang sudah berkali-kali ikut, rasanya seperti kembali lebih muda,” ujarnya.

Dalam program detox yang di jalaninya, Hartono mengaku selama delapan hari tidak mengonsumsi makanan padat. Peserta hanya di berikan ramuan herbal, minyak khusus, serta air mineral alkali.

Rangkaian terapi juga mencakup rutinitas konsumsi herbal beberapa kali sehari, penggunaan virgin coconut oil untuk mouthwash, serta sejumlah perawatan tubuh lainnya seperti spa dan perawatan wajah.

Baca Juga: Waduh! Fenomena Bunuh Diri di Kota Bandung Meningkat

Selain untuk menjaga kebugaran tubuh, Hartono mengatakan salah satu tujuan utamanya mengikuti program detox tersebut adalah untuk membantu membersihkan zat berbahaya dari dalam tubuh.

Meski demikian, ia menekankan pengalaman tersebut merupakan perjalanan pribadi dalam menjaga kesehatan.

“Salam sehat untuk semuanya. Harus sehat, tetap sehat, dan yakin sehat,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)