spot_imgspot_img
Minggu 9 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 21

Asah Literasi Pelajar Depok, Siti Chaerijah Ajak SMP dan MTs Unjuk Gigi di Lomba Cerdas Cermat

0

DEPOK,FOKUSJabar.id: Diskarpus Kota Depok menggelar Lomba Cerdas Cermat tingkat SMP dan MTs se-Kota Depok. Acara ini berlangsung untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala Diskarpus Kota Depok Siti Chaerijah Aurijah menyebut kegiatan ini bertujuan mengasah kemampuan berpikir kritis siswa.

Baca Juga: Cegah Kanker Rahim dan Perundungan, DWP Gelar Edukasi Seru di Kabupaten Bekasi

“Lomba Cerdas Cermat ini menjadi wadah bagi siswa untuk belajar, berkompetisi secara sehat, serta menumbuhkan semangat literasi dan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan,” ujarnya, Selasa, (4/8/2026).

Panitia membuka pendaftaran gratis mulai 4 hingga 8 Agustus 2026 mendatang. Peserta akan mengikuti technical meeting pada 12 Agustus 2026 secara resmi.

Pelaksanaan perlombaan bertempat di Aula Lantai 1 Gedung Perpustakaan Umum Kota Depok pada 13 Agustus 2026. Siti mengimbau seluruh sekolah tingkat SMP dan MTs di Depok segera mengirimkan perwakilan terbaik mereka.

“Pendaftaran dapat melalui tautan https://s.id/cerdascermatdepok atau dengan memindai QR Code pada flyer. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi WhatsApp di nomor 0812-8007-9010,” tutupnya.

(Depok.go.id/Irfansyahriza)

Cegah Kanker Rahim dan Perundungan, DWP Gelar Edukasi Seru di Kabupaten Bekasi

0
BEKASI, FOKUSjabar.id
Cegah Kanker Rahim dan Perundungan, DWP Gelar Edukasi Seru di Kabupaten Bekasi

BEKASI,FOKUSJabar.id: DWP Bekasi Mengajar menggelar edukasi budi pekerti dan antibullying di SDN Telajung 04 Cikarang Barat. Kegiatan pada Selasa, 4 Agustus 2026 ini mengusung tema “Budi Pekerti dan Antibullying (Saling Menyayangi Teman)”.

Kasubag TU UPTD Puskesmas Danau Indah, Lilis Sri Mulyati, hadir sebagai narasumber utama dalam acara tersebut. Lilis menekankan pentingnya pembentukan karakter positif dan rasa saling menyayangi antar sesama siswa sejak dini.

Baca Juga: Kunjungi Sumedang, Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya Napak Tilas Perjuangan Cut Nyak Dien

“Yang paling penting itu anak-anak paham dulu kalau semua teman harus diperlakukan dengan baik. Jangan mengejek, jangan mengucilkan, karena hal-hal seperti itu bisa melukai perasaan teman,” kata Lilis Sri Mulyati.

Ia mengajak para siswa menghargai perbedaan serta membangun hubungan pertemanan yang sehat di lingkungan sekolah.

“Kadang anak menganggap mengejek itu hanya bercanda, padahal buat temannya bisa jadi menyakitkan. Sebelum bicara atau bertindak, coba pikirkan dulu apakah itu membuat teman senang atau justru sedih,” ujarnya.

Materi edukasi membeberkan berbagai bentuk perundungan fisik, verbal, sosial, hingga perundungan media digital bagi siswa. Lilis mengimbau para siswa agar berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang tua.

“Kalau ada yang melihat temannya dibully, jangan cuma diam atau ikut-ikutan. Ceritakan ke guru atau orang tua supaya bisa segera dibantu. Jangan takut untuk melapor karena itu bukan mengadu, tetapi membantu teman,” jelasnya.

Konsisten Menerapkan Nilai Budi Pekerti

Tim Puskesmas Danau Indah juga menggelar penyuluhan imunisasi HPV bagi siswi kelas 5 dan 6. Program imunisasi ini bertujuan mencegah potensi penyakit kanker leher rahim sejak usia dini.

“Penerapan Budi pekerti itu bukan cuma di kelas, tapi harus menjadi kebiasan setiap hari. Mulai dari menyapa teman, meminta maaf kalau salah, sampai mau membantu teman yang sedang kesulitan,” tuturnya.

DWP berharap para siswa konsisten menerapkan nilai budi pekerti di sekolah maupun di rumah.

“Harapan kami sederhana, sepulang dari kegiatan ini anak-anak bisa lebih peduli satu sama lain. Kalau semua saling menyayangi dan saling menghargai, sekolah pasti menjadi tempat yang nyaman, aman, dan menyenangkan untuk belajar,” pungkasnya.

(BekasiKab/Irfansyahriza)

Kunjungi Sumedang, Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya Napak Tilas Perjuangan Cut Nyak Dien

0
Sumedang, FOKUSJabar.id
Menteri Ekraf Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien di Sumedang

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya berziarah ke Makam Cut Nyak Dien, Selasa, (4/8/2026). Sekretaris Daerah Sumedang Tuti Ruswati mendampingi langsung kunjungan Menteri asal Aceh tersebut di Kompleks Gunung Puyuh.

Teuku Riefky Harsya melakukan ziarah ini dalam rangka napak tilas perjalanan sang pahlawan nasional. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas keramahan masyarakat Sumedang yang telah merawat makam pahlawan Aceh tersebut.

Baca Juga: Kunjungan Menteri Ekraf ke Sumedang Perkuat Kolaborasi Pengembangan Ekonomi Kreatif

“Kami melihat masyarakat Sumedang keramahannya. Bagaimana merawat orang tua kami. Terimakasih atas sambutan hangat dari masyarakat Sumedang,” ujarnya.

Menteri Ekraf melanjutkan kunjungan menuju rumah pengasingan Cut Nyak Dien di kawasan Kaum, Kelurahan Regol Wetan.

Sekda Tuti Ruswati menilai kunjungan Menteri Ekraf ini memiliki makna yang sangat istimewa bagi daerahnya. Ia menyebut Sumedang terus menumbuhkan semangat perjuangan dan pengabdian kepada bangsa Indonesia.

“Sumedang menjadi simbol. Daerah ini bukan sekedar tempat persinggahan sejarah. Melainkan ruang untuk terus menumbuhkan semangat perjuangan, keberanian, pengabdian kepada bangsa,” kata Tuti.

(SumedangKab/Irfansyahriza)

Gandeng Kejari, Disrumkim Depok Inspeksi Proyek Rumah Kreatif Anak Istimewa dan Puskesmas

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Foto, Depok.go.id

DEPOK,FOKUSJabar.id: Disrumkim Kota Depok bersama Kejaksaan Negeri Depok meninjau dua proyek pembangunan strategis daerah. Tim gabungan mendatangi Rumah Kreatif Anak Istimewa di Pondokcina dan Puskesmas Pancoran Mas, Selasa (4/8/2026).

Kepala Disrumkim Kota Depok Adnan Mahyudin memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai target pemerintah.

Baca Juga: Perkuat Tata Kelola Aset dan Ruang, Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi

“Hari ini saya bersama Kepala Bidang Tata Bangunan Disrumkim, jajaran, dan pihak kejaksaan meninjau dua lokasi pembangunan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Adnan mengonfirmasi bahwa progres pembangunan fisik kedua gedung tersebut berjalan sangat baik di lapangan. Pembangunan Rumah Kreatif Anak Istimewa telah mencapai 4,9 persen dari target awal mingguan 0,27 persen.

Capaian positif ini mencatatkan percepatan pengerjaan hingga 4,6 persen dari rencana kerja awal. Pekerja proyek mulai menggarap struktur pondasi usai menyelesaikan proses pembersihan lahan secara menyeluruh.

Pihaknya menggelar rapat evaluasi rutin mingguan bersama pelaksana proyek untuk memantau kendala teknis.

“Monitoring dan evaluasi rutin menjadi bagian dari komitmen kami agar seluruh pembangunan selesai tepat waktu dan memenuhi target,” tutupnya.

(Depok.go.id/Irfansyahriza)

Perkuat Tata Kelola Aset dan Ruang, Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi

0
BOGOR, FOKUSJabar.id
Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Perkuat Pencegahan Korupsi untuk Wujudkan Pemerintahan Berintegritas

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemkab Bogor dalam memperkuat upaya pencegahan korupsi. Pernyataan ini keluar usai Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi di Bandung, Selasa (4/8/2026).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin rakor yang melibatkan seluruh kepala daerah se-Jawa Barat. Acara ini berfokus pada penguatan pengawasan serta optimalisasi pemanfaatan tanah dan tata ruang daerah.

Baca Juga: Kunjungan Menteri Ekraf ke Sumedang Perkuat Kolaborasi Pengembangan Ekonomi Kreatif

Rudy Susmanto menegaskan bahwa pencegahan korupsi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan. Ia menilai tata kelola berintegritas menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

“Korupsi adalah musuh bersama. Pencegahannya dimulai dari tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas,” tegas Rudy Susmanto.

Pemkab Bogor terus mengoptimalkan sistem pengawasan demi membangun pemerintahan yang akuntabel. Rakor ini juga menyoroti tata kelola aset serta ruang sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi.

Rudy menilai tata kelola aset yang baik memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Komitmen kita sama, menghadirkan pemerintahan yang bersih demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rudy.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus terjalin dengan erat. Langkah kolaboratif ini mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bogor.

(BogorKab/Irfansyahriza)

Kunjungan Menteri Ekraf ke Sumedang Perkuat Kolaborasi Pengembangan Ekonomi Kreatif

0
Sumedang, FOKUSJabar.id
Kunjungan Menteri Ekraf ke Sumedang Perkuat Kolaborasi Pengembangan Ekonomi Kreatif

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Kunjungan kerja Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, ke Kabupaten Sumedang menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya, Selasa (4/8/2026).

Pemerintah Kabupaten Sumedang memanfaatkan momentum ini untuk memamerkan komitmennya dalam mengawinkan kekayaan budaya lokal dengan inovasi teknologi.

Baca Juga: Ruang Publik Depok Open Space Jadi Wadah Berkesenian dan Berinteraksi dengan Masyarakat

Rangkaian agenda diawali dengan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Tjoet Nja Dhien di TPU Gunung Puyuh. Selanjutnya, rombongan menggelar napak tilas ke situs bersejarah Museum Prabu Geusan Ulun serta Gedung Creative Center Sumedang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, menegaskan bahwa Sumedang terus bertransformasi menuju tata kelola pemerintahan modern yang adaptif terhadap teknologi tanpa meninggalkan akar sejarahnya.

“Dari sejarah lahir inspirasi, dari budaya tumbuh kreativitas, dan dari kreativitas tercipta nilai ekonomi. Tentunya yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sekda Tuti Ruswati.

Kreatif Hub Sumedang Wadahi 16 Subsektor Ekraf

Tuti mengapresiasi perhatian Kementerian Ekonomi Kreatif yang menggelar pelatihan ekonomi digital di Gedung Creative Center Sumedang.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif, termasuk penyelenggaraan pelatihan ekonomi digital di Gedung Creative Center Sumedang. Creative Center ini menjadi creative hub yang mewadahi para pelaku ekonomi kreatif dari 16 subsektor untuk terus berkembang dan berkolaborasi,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa subsektor kriya, fesyen, kuliner, seni pertunjukan, musik, film, hingga konten digital memiliki prospek cerah jika mendapatkan sokongan pembiayaan dan pemasaran digital yang memadai.

Pemkab Sumedang juga mengusulkan dukungan Kementerian Ekraf untuk menyukseskan gelaran Culture Fest 2026 sebagai ajang promosi budaya dan ekonomi kreatif daerah.

“Kami membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan desa dan kawasan kreatif berbasis budaya. Kemudian koaborasi digitalisasi produk ekonomi kreatif dan UMKM, serta berbagai program strategis lainnya,” katanya.

Tuti meyakini kolaborasi pentahelix antar-instansi akan menjadikan ekonomi kreatif sebagai penggerak utama ekonomi nasional.

“Kami optimistis ketika pemerintah pusat dan daerah berjalan bersama, didukung dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, media, dan masyarakat, maka ekonomi kreatif akan menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Menteri Ekraf: Budaya Harus Jadi Hulu Industri Kreatif

Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menggarisbawahi bahwa daerah dengan akar tradisi yang kuat seperti Sumedang memiliki peluang emas menembus pasar internasional.

“Negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, India, dan Tiongkok telah menunjukkan bahwa kekuatan budaya dapat menjadi fondasi industri kreatif. Kini dunia juga mencari negara-negara lain yang memiliki kekayaan budaya sekaligus kesiapan memasuki pasar global,” katanya.

Teuku Riefky menambahkan, kekayaan warisan budaya Indonesia harus mendapat sentuhan teknologi agar menghasilkan nilai tambah yang optimal bagi perekonomian warga.

“Budaya harus menjadi hulu, kemudian lahir melalui sentuhan inovasi, kreativitas, dan teknologi. Dari sanalah industri kreatif akan tumbuh dan memberikan nilai tambah,” tegasnya.

(Jingga Sonjaya)

Kandaskan Rival Masing-Masing, Persib dan Persebaya Bentrok di Partai Puncak Piala Presiden 2026

0
BALI, FOKUSJabar.id
Kandaskan Rival Masing-Masing, Persib dan Persebaya Bentrok di Partai Puncak Piala Presiden 2026

BALI,FOKUSJabar.id: Persib Bandung siap meladeni tantangan Persebaya Surabaya dalam laga puncak turnamen pramusim Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).

Skuad Maung Bandung mengamankan tiket final lebih awal usai menundukkan rival sengit mereka, Persija Jakarta, di babak semifinal.

Baca Juga: Shin Tae-yong Ucapkan Selamat untuk Persib usai Persija Gagal ke Final Piala Presiden 2026

Persib mengandaskan perlawanan Persija lewat kemenangan 2-1. Uilliam Barros menyumbangkan gol pembuka sebelum Balsa Sekulic menggandakan keunggulan melalui titik putih. Persija hanya sempat membalas satu gol lewat aksi Kwon Changhoon pada menit ke-86.

Gol Tunggal Yuran Fernandes Antar Persebaya Tembus Final

Persebaya Surabaya menyusul langkah Persib Bandung setelah sukses menuntaskan perlawanan Arema FC pada pertandingan semifinal lainnya, Selasa (4/8/2026).

Skuad Bajul Ijo mengunci kemenangan tipis 1-0 atas Singo Edan. Bek tangguh Yuran Fernandes menjadi pahlawan kemenangan Persebaya lewat gol tunggal yang membawa timnya melenggang ke partai puncak.

Kemenangan dua tim besar ini memastikan bentrokan klasik antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya untuk memperebutkan trofi juara Piala Presiden 2026.

Perebutan Tempat Ketiga: Persija Tantang Arema FC

Sementara itu, dua tim yang harus menelan kekalahan di babak semifinal. Persija Jakarta dan Arema FC bakal bertarung memperebutkan posisi ketiga.

Pertandingan perebutan tempat ketiga antara Macan Kemayoran melawan Singo Edan ini juga dalam jadwal berlangsung pada Kamis (6/8/2026) sebelum partai final.

(Arif)