spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 203

Cuma Persoalan Batas Lahan, Cekcok Dua Tetangga di Tasikmalaya Berakhir Tragis

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
gambar ilustrasi

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pagi yang tenang mendadak mencekam bagi warga Kampung Ciaren RT 010/RW 010, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (19/8/2026). Perselisihan sepele terkait batas tanah perkebunan memicu aksi pembunuhan sadis di lokasi tersebut.

Seorang pria paruh baya bernama Tata (45) tewas bersimbah darah tepat di atas lahan miliknya. Tetangganya sendiri yang berinisial E (30) menyerang korban secara brutal menggunakan senjata tajam.

Baca Juga: AHY Dijadwalkan Kunjungi Tasikmalaya, Stadion Kaliki Mangunreja Diharap Jadi Sorotan

Warga Temukan Korban Tergeletak Tak Bernyawa

Warga sekitar mendadak gempar saat menemukan tubuh korban pada pukul 09.30 WIB di area kebun. Sabetan senjata tajam mengakibatkan luka parah pada leher korban hingga tewas seketika di tempat kejadian.

Suasana duka dan syok langsung menyelimuti masyarakat Kampung Ciaren. Warga tidak menyangka pertengkaran batas tanah dapat merenggut nyawa sesama tetangga.

Polisi Ringkus Pelaku Tanpa Perlawanan

Aparat penegak hukum bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Kapolsek Karangjaya Iptu Saptaji mengonfirmasi langsung insiden berdarah yang mengguncang wilayahnya tersebut.

“Iya benar ada kejadian, dan pelakunya sudah diamankan di Polres Tasikmalaya Kota,” kata Saptaji.

Pelaku berinisial E tidak berupaya kabur usai melancarkan aksinya. Ia memilih bertahan di sekitar lokasi hingga jajaran Polsek Karangjaya datang meringkusnya tanpa perlawanan.

Emosi Sesaat Pemicu Utama Pembunuhan

Pemeriksaan awal kepolisian menunjukkan bahwa korban dan pelaku saling mengenal serta tinggal di permukiman yang sama. Polisi memastikan insiden maut ini murni terpicu oleh emosi sesaat saat cekcok masalah patok batas lahan, bukan karena dendam lama.

“Tidak ada dendam, hanya berselisih masalah batas tanah,” kata Saptaji.

Petugas telah melimpahkan kasus ini ke Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota untuk penyidikan mendalam. Pelaku kini mendekam di balik jeruji besi dan menghadapi ancaman hukuman berat.

(Abdul Latif)

Polres Ciamis Tanam Bawang Putih di Sukamantri, Dorong Swasembada dan Kurangi Impor

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketpot: Kapolres Ciamis saat melaksanakan penanan bibit bawang putih di Desa Cibeureum Sukamantri Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Polres Ciamis Polda Jawa Barat menggandeng TNI-AD dari Kodim 0613 Ciamis, Pemkab Ciamis, dan Kelompok Tani Mekarsari Desa Cibeureum untuk menanam bawang putih secara bersama-sama. Aksi ini mendukung penuh program swasembada pangan nasional dari pemerintah pusat.

Blok Werkit Jadi Pusat Gerakan Serentak Nasional

Para personel dan petani menggelar gerakan penanaman ini di Blok Werkit, Dusun Cimara, Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini sekaligus meramaikan Gerakan Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional yang berlangsung di 17 provinsi Indonesia.

Baca Juga: Cegah Rabies, Disnakkan Ciamis Vaksinasi Kucing dan Anjing Liar

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar menegaskan komitmen jajarannya dalam menyokong ketahanan pangan ini.

“Bawang putih menjadi salah satu komoditas yang perlu dikembangkan karena kebutuhan nasional masih banyak dipenuhi melalui impor,” kata Eko Iskandar, Rabu (19/8/2026).

Upaya Mengikis Ketergantungan Pada Bawang Putih Impor

Eko menjelaskan bahwa bawang putih impor saat ini masih mendominasi pasar nasional. Oleh karena itu, pemerintah pusat berusaha mengurangi ketergantungan tersebut lewat percepatan program swasembada pangan.

“Karena itu Polres Ciamis mendorong kelompok tani untuk mulai mengembangkan budidaya bawang putih. Sukamantri terpolih sebagai lokasi awal karena petani di sini telah memiliki pengalaman menanam komoditas itu,” tutur Eko.

Uji Coba Lahan Menuju Sentra Budidaya Ciamis

Para petani memanfaatkan lahan seluas hampir 0,5 hektar untuk melakukan percobaan penanaman ini. Pengelola berharap uji coba tersebut mampu memenuhi target swasembada bersama.

“Lahan itu masih menjadi bagian dari uji coba untuk melihat potensi hasil budidaya bawang putih di wilayah Sukamantri. Kalau berhasil jadi penentu pengembangan Bawang Putih di Ciamis,” jelas Eko.

(Husen Maharaja)

AHY Dijadwalkan Kunjungi Tasikmalaya, Stadion Kaliki Mangunreja Diharap Jadi Sorotan

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tasikmalaya.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjadwalkan kunjungan kerja ke Kabupaten Tasikmalaya pada 21–23 Agustus 2026 mendatang.

Berbagai kalangan di Kabupaten Tasikmalaya menyambut hangat rencana kedatangan Menko AHY tersebut. Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, Eri Purwanto, mengungkapkan bahwa AHY mengagendakan peninjauan proyek strategis Bendungan Leuwikeris di Kecamatan Cineam sebagai agenda utama.

Baca Juga: Penyegaran di Tubuh Kodim 0612 Tasikmalaya, Tiga Perwira Emban Amanah Baru

Namun, Eri menyimpan harapan besar agar AHY menyempatkan diri melihat langsung kondisi Stadion Kaliki Mangunreja yang saat ini mengalami mangkrak.

“Sekalian, beliau juga kita agendakan ke Stadion Kaliki Mangunreja. Karena sebelumnya sudah ada utusan dari Kementerian Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang datang ke stadion yang selama ini mangkrak tersebut,” ujar Eri, Rabu. (19/8/2026).

Pemkab Tasikmalaya Minta Pusat Ambil Alih Proyek Stadion

Eri menjelaskan bahwa Bupati Tasikmalaya sebenarnya telah menyodorkan usulan pembangunan stadion ini kepada pemerintah pusat. Saat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke Tasikmalaya beberapa waktu lalu. Kemudian pmerintah daerah menyuarakan kembali usulan tersebut hingga utusan kementerian turun memeriksa lokasi.

Menurut hitungan KONI, penuntasan proyek stadion ini membutuhkan suntikan anggaran sekitar Rp400 miliar. Eri menceritakan bahwa pemerintah daerah mengawali pembangunan stadion ini sebagai bentuk kompensasi atas penyerahan aset Stadion Wiradadaha kepada Kota Tasikmalaya pada masa kepemimpinan Bupati Uu Ruzhanul Ulum.

Lantaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak memberikan tindak lanjut secara jelas hingga kini, Pemkab Tasikmalaya berharap pemerintah pusat bersedia mengambil alih serta melanjutkan pengerjaan proyek.

“Mumpung ada Pak Menko AHY berkunjung ke Kabupaten Tasikmalaya. Sekalian saja, kita harapkan beliau bisa meninjau langsung Stadion Kaliki Mangunreja yang selama ini mangkrak,” pungkasnya.

(Abdul Latif)

Serentak di 17 Provinsi, Polres Pangandaran Ikut Bergerak Tanam Bawang Putih

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Prosesi tanam bawang putih

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran bersama pemerintah daerah dan kelompok tani mengikuti penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi. Pihaknya menggelar kegiatan ini untuk mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional.

Aksi penanaman berlangsung di Bukit Nalangsa, Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Rabu (19/8/2026) pagi.

Baca Juga: Gempa Pangandaran, Rumah di Empang Sari Kalipucang Ambruk 

Panitia pusat mengendalikan acara nasional ini dari Sembalun, Nusa Tenggara Barat. Sementara para peserta di daerah mengikuti seluruh rangkaian secara daring melalui Zoom Meeting.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menghadiri lokasi acara bersama Dandim 0625/Pangandaran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Danramil 2507/Langkaplancar, dan Camat Langkaplancar. Turut bergabung jajaran PJU Polres Pangandaran, personel Sat Binmas, Kelompok Tani Mekar Jaya, serta penyuluh pertanian lapangan.

Rangkaian acara mengalir mulai dari penyampaian sambutan Camat Langkaplancar, Kepala Dinas Pertanian, dan Kapolres Pangandaran. Setelah itu, seluruh peserta menyimak Zoom Meeting penanaman bawang putih serentak secara nasional.

Selesai mengikuti sesi daring, Kapolres Pangandaran bersama unsur terkait langsung melangkah ke lahan pertanian untuk menanam bibit bawang putih di kawasan Bukit Nalangsa.

Polres Pangandaran Dukung Penuh Ketahanan Pangan Nasional

Ikrar Potawari menegaskan, keterlibatan jajaran Polres Pangandaran mencerminkan dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polres Pangandaran mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, termasuk pengembangan komoditas bawang putih di wilayah Kabupaten Pangandaran,” ujar Ikrar.

Ikrar menggarisbawahi bahwa kolaborasi erat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani memegang peranan kunci bagi keberhasilan program pangan di daerah.

Melalui aksi nyata ini, pemerintah daerah berharap penanaman bawang putih mampu mendongkrak produktivitas lahan pertanian. Kemudian sekaligus memacu kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan harian.

(Sajidin)

Bupati Garut-Kementan Bahas Penguatan Irigasi dan Lahan Pertanian

0
bupati garut pertanian fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai Kunjungan Kerja (Kunker) ke Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) Selasa (18/8/2026).

Kunjungan kerja tersebut dalam rangka konsultasi dan koordinasi. Pokok pembahasannya, memperkuat infrastruktur irigasi pertanian dan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Garut sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian dan mendukung swasembada pangan.

BACA JUGA:

Bupati Garut Ajak Masyarakat Hargai Jasa Para Pejuang Kemerdekaan

Bupati Garut MENGATAKAN, perbaikan sarana irigasi menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian dan menjaga produktivitas petani.

“kita bincang-bincang terkait produktivitas petani agar tetap terjaga sesuai dengan harapan. Salah satunya dengan upaya memperbaiki sarana irigasi, primer, tersier dan sekunder,” ungkapnya.

Sekretaris Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI, Dhani Gartina menyambut baik langkah Bupati Garut dalam memperkuat sektor pertanian.

Ia menilai, sinergi pemerintah pusat dan daerah penting untuk mengoptimalkan potensi pertanian Garut.

BACA JUGA:

Pemkab Garut Gelar Senja HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Dhani berharap, penguatan infrastruktur pertanian dan perlindungan lahan pangan dapat meningkatkan produksi serta memperkuat kontribusi Garut terhadap ketahanan pangan Jawa Barat dan nasional.

“Sehingga Kabupaten Garut menjadi penyumbang swasembada pangan di Jawa Barat khususnya,” singkat Dhani.

(Bambang Fouristian)

Penyegaran di Tubuh Kodim 0612 Tasikmalaya, Tiga Perwira Emban Amanah Baru

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Keterangan foto: Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han saat prosesi Korps Raport Masuk dan Pindah Satuan Personel.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dinamika penyegaran organisasi kembali bergulir di jantung Kota Tasikmalaya. Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, memimpin langsung prosesi Korps Raport Masuk dan Pindah Satuan Personel di Aula Makodim 0612/Tasikmalaya, Rabu (19/8/2026).

Acara ini menghadirkan simbol kesinambungan pengabdian TNI AD dalam menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah teritorial Tasikmalaya.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk Guru Keagamaan di Tasikmalaya, Insentif Naik Jadi Rp650 Ribu

Prosesi sakral ini menghadirkan sekitar 50 peserta yang meliputi Perwira Seksi (Pasi), para Danramil jajaran, hingga pengurus Persit KCK Cabang XXIII. Kegiatan berjalan tertib mulai dari prosesi penanggalan tanda jabatan hingga penandatanganan berita acara.

Rotasi Strategis Pejabat Utama Kodim 0612/Tasikmalaya

Sejumlah posisi strategis resmi berganti estafet kepemimpinan:

  • Mayor Cka Dadan Kusnaadi resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0612/Tasikmalaya.
  • Mayor Cba Supandi mengemban kepercayaan untuk mengisi posisi strategis sebagai Pabu G Kodim 0612/Tasikmalaya.
  • Mayor Czi Wawan M. Nurodin menerima penghargaan khusus sebelum melanjutkan pengabdian terbarunya sebagai Kasdim 0613/Ciamis.

Dandim Minta Prajurit Jaga Silaturahmi dan Ukir Prestasi

Dalam amanatnya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan keniscayaan dalam pembinaan personel serta penyegaran tubuh organisasi militer. Namun, ia mengingatkan agar batas teritorial tidak memutus ikatan kekeluargaan antar prajurit.

“Pelepasan ini jangan dimaknai sebagai suatu perpisahan. Kendatipun secara fisik akan meninggalkan Kodim 0612/Tasikmalaya, hubungan silaturahmi dan ikatan kerja sama kedinasan tetap terjalin erat,” ujar Dandim di hadapan para prajurit dan Persit.

Dandim berpesan agar para pejabat baru mampu mengaplikasikan pengalaman positif selama bertugas di Kota Santri guna mengharumkan nama satuan di tempat penugasan yang baru.

Rangkaian acara berakhir khidmat melalui doa bersama pimpinan Serka Suroso. Kegiatan berlanjut dengan penyerahan piagam penghargaan serta pemberian ucapan selamat kepada para perwira yang mengemban tugas baru.

(Abdul Latif)

Kabar Gembira untuk Guru Keagamaan di Tasikmalaya, Insentif Naik Jadi Rp650 Ribu

0
TASIKMALAYA, FOKUSjabar.id
Keterangan foto: Ketua BKPRMI Kota Tasikmalaya Nuki Kota Tasikmalaya, Nuki Anwar Siddik, menyampaikan apresiasi atas kenaikan insentif untuk guru ngaji yang telah masuk ke dalam dokumen APBD tahun berjalan sekarang ini.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Tasikmalaya membawa kabar gembira bagi para pahlawan tanpa tanda jasa di bidang pendidikan keagamaan. Pemkot resmi mengagendakan kenaikan insentif bagi ratusan guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKA), hingga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada tahun 2026.

Pemerintah daerah mengambil langkah progresif ini di tengah tantangan fiskal serta defisit anggaran. Kebijakan ini mencerminkan komitmen nyata Pemkot Tasikmalaya dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di garis depan.

Baca Juga: Gandeng Poktan Parentas, Polres Tasikmalaya Salurkan Bibit Unggul Bawang Putih dan Pupuk Gratis

Perjuangan Panjang Menuju Kesejahteraan Guru Keagamaan

Kenaikan insentif ini mengukir momen bersejarah setelah nilai insentif guru keagamaan sempat mengalami masa stagnasi selama bertahun-tahun.

Pada era kepemimpinan sebelumnya, nilai insentif berada di kisaran Rp 300 ribu per tahun, sebelum akhirnya berangsur naik menyentuh angka Rp 600 ribu per tahun pada periode berikutnya.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Viman Alfarizi, pemerintah memberikan tambahan insentif sebesar Rp 50 ribu. Dengan demikian, para guru keagamaan kini mengantongi total insentif sebesar Rp 650 ribu per tahun.

Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tasikmalaya, Nuki Anwar Siddik, menyampaikan apresiasi mendalam atas realisasi anggaran yang telah masuk ke dalam dokumen APBD tahun berjalan ini.

Nantikan Pencairan dan Harapan Dampak Positif Bagi Generasi Muda

Sebanyak 480 guru yang tersebar di berbagai lembaga pendidikan keagamaan di Kota Tasikmalaya kini menantikan penyelesaian proses administrasi agar dana bantuan tersebut dapat cair dalam waktu dekat.

Meskipun publik mengakui bahwa nominal tersebut belum sepenuhnya ideal untuk memenuhi beban tugas para pendidik di lapangan, langkah konkret pemerintah ini mampu menjadi pelecut semangat kerja.

Pemerintah berharap para guru tetap konsisten serta bersemangat mencetak generasi muda Kota Tasikmalaya yang berakhlak mulia dan cerdas. Terlebih berkarakter di tengah berbagai keterbatasan sarana maupun prasarana.

“Meskipun tidak maksimal, tapi alhamdulillah. Kami mewakili teman-teman guru mengucapkan terima kasih kepada Bapak Walikota, Viman Alfarizi, atas kepeduliannya. Mudah-mudahan bulan ini semuanya sudah bisa terealisasi,” ungkap Nuki, Rabu (19/8/2026)

(Abdul Latif)