spot_imgspot_img
Selasa 7 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 193

Insinerator Disegel, Sampah Kota Bandung Mulai Menumpuk

0
sampah bandung@fokusjabar.id
Dua unit insinerator pengolah sampah di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Baturengat, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung Disegel Kementrian Lingkungan Hidup (KLH)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dua unit insinerator pengolah sampah di Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Baturengat, Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung saat ini tidak lagi beroperasi setelah di segel Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).

Berdasarkan pantauan di lapangan, Rabu (4/2/2026), dua unit insinerator berwana hijau itu sudah di lapisi plastik dan di pasang police line berwarna kuning, sehingga untuk saat ini teknologi tersebut sudah tidak beroperasi mengolah sampah.

Di area TPS, sejumlah petugas terlihat sibuk memilah sampah rumah tangga yang menumpuk. Tumpukan sampah tersebut kini tidak lagi bisa di olah dengan cara di bakar menggunakan insinerator seperti sebelumnya.

Baca Juga: Jadi Tersangka, Wawalkot Bandung Tetap Kerja Dalam Pengawasan Kemendagri

Pengelola TPS Baturengat, Risman Jabrig (44), mengaku tidak mengetahui secara rinci alasan teknis di balik penyegelan tersebut. Dia hanya menjalankan tugas operasional sehari-hari dan mengikuti arahan pimpinan.

“Kalau alasan penyegelan saya tidak tahu sepenuhnya. Kami hanya mengikuti arahan dari Pak Menteri. Sejak Pak Menteri memutuskan, insinerator ini sudah off,” kata Risman saat di temui di lokasi.

Namun, berdasarkan informasi yang di terima dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, kata dia, penyegelan di lakukan karena terdapat masalah pada emisi yang di nilai tidak sesuai dengan ketentuan.

“Katanya karena emisi doang, di atas baku mutu. Tapi kemarin kita sudah ada uji emisi ulang oleh Sucofindo, dan dari ITB juga ada yang datang ke sini. Alhamdulillah uji emisi ulang sudah beres,”ujarnya.

Saat ini, pihak pengelola masih menunggu hasil resmi dari pengujian laboratorium. Berdasarkan arahan Wali Kota Bandung, hasil tersebut di perkirakan keluar dalam waktu sekitar dua minggu.

“Sekarang tinggal menunggu hasil laboratorium. Katanya di suruh tunggu dua minggu, sesuai instruksi Pak Wali Kota,”ucapnya.

Menurutnya, penyegelan dua insinerator tersebut berdampak langsung terhadap pengolahan sampah di TPS Baturengat. Sampah rumah tangga kini menumpuk karena tidak dapat lagi di musnahkan menggunakan teknologi pembakaran.

“Ini sudah beroperasi hampir satu setengah tahun. Dari dua unit mesin ini per bulannya bisa mengolah sekitar 150 ton untuk sampah residu yang kita musnahkan. Kalau organik, kita olah lagi, pakai kompos dan lain-lain,”ungkapnya.

TPS Baturengat Tetap Jalan

Meski insinerator tidak berfungsi, aktivitas di TPS Baturengat tetap berjalan. Lahan yang sebelumnya di gunakan untuk operasional mesin kini di alihfungsikan sebagai area pengelolaan dan pemilahan sampah.

“Kami alihfungsikan lokasi ini karena lahannya masih luas. Di sini kami lakukan pengelolaan dan pemilahan sampah. Itu juga merupakan tuntutan dari warga,” jelasnya.

Risman mengaku, bahwa warga sekitar sempat khawatir jika sampah hanya di biarkan menumpuk tanpa pengolahan. Karena itu, pihak pengelola berupaya mencari solusi agar aktivitas pengelolaan tetap berjalan meski tanpa insinerator.

“Tuntutan warga sih, kalau tidak seperti ini bagaimana nasib warga, bisa lebih parah lagi. Katanya, lebih baik di tumpuk. Tapi menurut saya, itu bukan jalan terbaik,” ungkap Risman.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq mengatakan, langkah penyegelan di lakukan untuk memastikan fasilitas yang melanggar ketentuan tidak kembali di operasikan.

Baca Juga: 2 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua KBB Dievakuasi, Total 85

“Berdasarkan informasi yang kami terima, hasil uji emisi dari Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan ambang batas emisi melebihi ketentuan,” kata Salman.

Atas temuan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup menerbitkan surat pada 19 Januari 2026 untuk menghentikan seluruh pengolahan sampah dengan teknologi termal di Kota Bandung.

Meski demikian, salman menegaskan bahwa penyegelan hanya di lakukan terhadap insinerator, bukan seluruh area TPS Baturengat.

“Yang di segel adalah insineratornya. Dari dokumentasi yang beredar, terlihat insinerator di pasangi segel plastik dan di police line,”ucapnya.

(Yusuf Mugni)

Jadi Tersangka, Wawalkot Bandung Tetap Kerja Dalam Pengawasan Kemendagri

0
wawalkot bandung erwin@fokusjabar.id
Meski Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Tetap Jalankan Tugas di Balai Kota Bandung Rabu (4/2/2026)

BANDUNG,FOKUSJabar.id:Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, bahwa Wakil Wali Kota Bandung Erwin masih menjalankan tugas pemerintahan dan berkantor di Balai Kota Bandung, meski telah di tetapkan sebagai tersangka dan tengah menjalani proses hukum.

Farhan mengaku mengetahui aktivitas Erwin yang tetap ngantor. Namun, ia menyebut belum berkomunikasi langsung dengan yang bersangkutan.

“Belum ketemu. Saya baru tahu beliau ada setelah melihat mobilnya saja terparkir,”kata Farhan di Balai Kota Bandung Rabu (4/2/2026).

Baca Juga: 2 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua KBB Dievakuasi, Total 85

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada keputusan hukum yang mengharuskan Wakil Wali Kota di berhentikan sementara dari jabatannya. Karena itu, yang bersangkutan tetap di perbolehkan menjalankan aktivitas kedinasan.

“Karena belum ada pemberhentian sementara dan belum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, jadi tetap harus bekerja,”ucapnya.

Meski begitu, Farhan menyebut ruang gerak Wakil Wali Kota untuk sementara lebih di batasi pada pekerjaan internal di lingkungan pemerintahan.

“Yang pasti, aktivitas beliau saat ini berada di bawah pengawasan inspektorat dari Kementerian Dalam Negeri, sebagaimana yang di sampaikan Pak Tito saat saya bertemu kemarin,” jelasnya.

Lebih lanjut Farhan mengatakan, bahwa tidak ada penugasan khusus yang di berikan kepada Wakil Wali Kota selama proses hukum masih berjalan.

Baca Juga: Kawasan Wisata Dago Rawan Longsor, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan

“Enggak ada tugas khusus. Kami memberikan kesempatan kepada beliau untuk fokus pada masalah hukumnya,” katanya.

Farhan menambahkan, Pemerintah Kota Bandung tetap memastikan roda pemerintahan berjalan normal dan pelayanan publik tidak terganggu meskipun Wakil Wali Kota tengah menghadapi proses hukum.

“Kami tetap bekerja sesuai aturan. Pemerintahan harus terus berjalan demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Gubernur Kaltim Siap Laksanakan Arahan Prabowo Subianto

0
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud fokusjabar,id
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud (foto: web)

BOGOR, FOKUSJaba.id: Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud siap melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor Jawa Barat (Jabar).

Menurut Rudy, Pemprov Kaltim siap mendukung dan menindaklanjuti setiap taklimat yang di sampaikan Prabowo Subianto. Tujuannya demi penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan daerah.

BACA JUGA:

Bupati Ciamis Siap Sinergi dengan Pemerintah Pusat Menuju Indonesia Emas 2045

“Kami siap mendukung dan melaksanakan apa yang di sampaikan Pak Presiden,” tegas Rudy Mas’ud di kutip jpnn.com, Rabu (4/1/2026).

Gubernur Kaltim menyebut, salah satu arahan Presiden yang menjadi perhatian utama adalah penguatan pengawasan terhadap pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA). Termasuk mencegah kebocoran dan praktik capital flight atau pelarian modal ke luar negeri.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji menyebut, masih di temukan pengusaha yang membawa keuntungan usahanya ke luar negeri. Sehingga berdampak pada kerugian daerah dan negara.

“Masih banyak pengusaha yang membawa kabur modal ke luar negeri. Ini merugikan kita,” katanya.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menyoroti praktik penjualan SDA di bawah harga pasar (under pricing). Khususnya komoditas batu bara di Kaltim.

Batu bara tersebut di jual ke luar negeri dengan harga rendah. Namun dijual kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi.

BACA JUGA:

Forkopimda Dampingi Bupati Garut Rakornas Bersama Presiden RI

“Pak Presiden meminta agar pengawasan diperketat dan dilakukan bersama aparat penegak hukum,” ungkap Wagub.

Pemprov Kaltim akan segera menggelar rapat koordinasi di tingkat daerah guna merumuskan langkah konkret dan memperkuat pengawasan pengelolaan SDA.

(Bambang Fouristian)

Pagi Ini Gunung Semeru Erupsi 7 Kali

0
gunung semeru erupsi fokusjabar.id
Gunung Semeru (foto: AI)

LUMAJANG, FOKUSJabar.id: Pos pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru melaporkan telah terjadi erupsi beruntun Gunung Semeru sebanyak 7 kali sejak Rabu (4/2/2026) sejak pukul 04.48-08.02 WIB.

Ketinggian kolom letusan teramati 300-800 meter di atas puncak gunung Semeru.

BACA JUGA:

8 Penambang di Bangka Tertimbun Tanah Longsor

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal ke arah timur laut.

Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi hingga 138 detik.

Sedangkan hasil laporan kegempaan pada periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB menyebutkan, 20 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 mm dan lama gempa 72-152 detik.

Tercatat juga 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 5 mm dan lama gempa 76 detik.

Gempa embusan terekam sebanyak 7 kali dengan amplitudo 3-7 mm, dan lama gempa 40-101 detik.

Selain itu terekam 4 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 5-30 mm, S-P 13-41 detik dan lama gempa 33-147 detik.

“Tingkat aktivitas masih tetap di level siaga,” kata Pelaksana Harian Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geolog (PVMBG) Badan Geologi, Edi Slameto di kutip tempo.co.

BACA JUGA:

BMKG: Hari Ini Kota Besar di Indonesia Berpotensi Hujan

Pada tingkat aktivitas Level III ini, PVMBG mengeluarkan beberapa rekomendasi. Yakni, tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat di minta untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Masyarakat juga di minta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

(Bambang Fouristian)

2 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua KBB Dievakuasi, Total 85

0
Korban Longsor Cisarua fokusjabar.id
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian

KBB, FOKUSJabar.id: Tim SAR gabungan kembali menemukan jenazah pada hari 11 operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat (Jabar).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian mengatakan, jumlah korban meninggal yang di temukan pada Selasa (3/2/2026) sebanyak dua kantong jenazah.

BACA JUGA:

83 Korban Longsor Cisarua KBB Berhasil Dievakuasi

Total seluruhnya yang telah di evakuasi sebanyak 85 kantong jenazah.

Kantong jenazah tersebut telah di serahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI).

Hingga Selasa (3/2/2026) pukul 16.00 WIB, total jenazah yang telah di identifikasi sebanyak 66 jiwa.

Kondisi cuaca pada operasi SAR hari kesebelas cerah berawan sepanjang hari. Sehingga pencarian korban longsor berjalan optimal.

Ade mengapresiasi kinerja personel SAR gabungan. Baik Basarnas, TNI, Polri, kementerian, lembaga, pemda, BUMN, BUMD, relawan dan media yang tetap solid hingga hari 11 pencarian korban.

“Semangat, soliditas dan disiplin tim tetap terjaga meskipun operasi di laksanakan dalam durasi panjang dan medan menantang,” tegas Ade.

Operasi SAR akan terus di laksanakan secara terukur, hati-hati dan profesional dengan mempertimbangkan situasi dan keselamatan personel SAR gabungan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) akan memberikan bantuan uang mengontrak rumah bagi warga yang berada di zona merah bencana.

BACA JUGA:

Kawasan Wisata Dago Rawan Longsor, Pemkot Bandung Perketat Pengawasan

Nilai uang kontrak rumah yang bakal diberikan Rp5 juta per kepala keluarga.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi telah memberikan bantuan uang kontrak rumah Rp10 juta per kepala keluarga bagi warga yang terdampak langsung longsor

Pemprov jabar juga menyiapkan relokasi hunian bagi korban terdampak langsung.

Sementara bagi keluarga korban meninggal dunia, Dedi Mulyadi sudah memberikan uang santunan Rp25 juta.

(Bambang Fouristian)

SPPG Panyingkiran Tasikmalaya Sempat Mogok Masak Karena Dana Macet

0
sppg panyingkiran tasikmalaya@fokusjabar.id
SPPG Panyingkiran Tasikmalaya Kembali Ngebul

​TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kabar gembira bagi ribuan siswa di wilayah Panyingkiran dan sekitarnya. Setelah sempat terhenti selama dua hari akibat kendala administrasi, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di pastikan kembali berjalan normal mulai Kamis, 5 Februari 2026.

​Sempat muncul kekhawatiran dari para orang tua dan pihak sekolah setelah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panyingkiran mengeluarkan surat edaran penghentian operasional sementara. Namun, drama “dapur mati suri” ini berakhir lebih cepat dari perkiraan semula.

Titik Terang Setelah Dana Banper Cair

​Penyebab utama mogoknya distribusi ini adalah belum cairnya Bantuan Pemerintah (Banper) untuk periode 2-14 Februari 2026. 

Baca Juga: Strategi Diky Chandra Jadikan Tasikmalaya Kiblat Ekonomi Kreatif Nasional

Tanpa dana tersebut, pihak SPPG kesulitan untuk memutar modal belanja bahan baku segar dan menutupi biaya operasional harian.

​Roni Nurbani, perwakilan SPPG Parakannyasag yang menaungi wilayah tersebut, mengonfirmasi bahwa kendala finansial tersebut kini sudah teratasi.

​”Alhamdulillah, dana sudah kami terima kemarin sore. Jadi, kami pastikan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) akan kembali menyapa siswa pada hari Kamis besok,” ujar Roni saat di konfirmasi Rabu (4/2/2026).

​Permohonan Maaf dan Komitmen Pelayanan

​Absennya distribusi selama dua hari (Selasa dan Rabu) di akui Roni sebagai hal yang sangat di sayangkan.

 Pihaknya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh sekolah dan siswa penerima manfaat yang terdampak.

​”Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama dua hari terakhir. Ini menjadi evaluasi besar bagi kami agar kedepannya koordinasi pencairan dana bisa lebih lancar dan tidak mengganggu hak gizi anak-anak,” tambahnya.

Mengapa Program MBG Sangat Krusial

​Kejadian ini sempat menjadi sorotan publik di Kota Tasikmalaya mengingat program MBG adalah pilar utama.

​Peningkatan Gizi Anak: Memastikan siswa mendapatkan asupan protein dan vitamin seimbang di sekolah.

​Konsentrasi Belajar: Perut kenyang dengan nutrisi yang benar berbanding lurus dengan daya serap pelajaran.

Baca Juga: Spanduk Kritik Kepung Balekota Tasikmalaya, Warga Soroti Sikap Wali Kota

​Ekonomi Lokal: Operasional SPPG melibatkan pemasok bahan baku lokal yang juga terdampak jika produksi berhenti.

​Masyarakat berharap agar skema birokrasi pencairan dana Banper bisa lebih di percepat atau memiliki dana talangan darurat. 

Tujuannya jelas: agar kejadian “dapur tutup” tidak lagi terulang di masa depan, demi menjaga keberlanjutan nutrisi generasi bangsa.

(Abdul Latif)

Musrenbang RKPD Cibeureum Kota Tasikmalaya 2027, Dicky Candra Soroti Potensi Kawasan Santri

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Musrenbang RKPD Kec.Cibeureum, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara saling berdiskusi dan tanya jawab dengan peserta Musrenbang (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 tingkat Kecamatan Cibeureum, Selasa (3/2/2026). Kehadiran Dicky Candra disambut antusias oleh peserta yang memadati Aula Utama Kantor Kecamatan Cibeureum, Jalan Raya Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Dalam musrenbang tersebut hadir sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perwaskim), Kepala Dinas DKP3, Kepala Bapenda, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Wahid beserta anggota, para lurah, Ketua LPM, serta perwakilan elemen masyarakat.

Baca Juga: Spanduk Kritik Kepung Balekota Tasikmalaya, Warga Soroti Sikap Wali Kota

Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi berjalan dinamis. Para peserta aktif menyampaikan gagasan, usulan, serta pertanyaan langsung kepada Wakil Wali Kota dalam sesi dialog terbuka.

Musrenbang RKPD ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah dan prioritas pembangunan Kecamatan Cibeureum pada tahun 2027 dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyebut Kecamatan Cibeureum sebagai wilayah strategis yang memiliki banyak potensi untuk terus berkembang demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyoroti karakter Cibeureum sebagai kawasan pendidikan keagamaan yang kuat dan menjadi salah satu pusat lahirnya pesantren di Kota Tasikmalaya.

“Di wilayah ini berdiri banyak lembaga pendidikan keagamaan, mulai dari MAN Awipari, MTs, hingga puluhan pondok pesantren. Cibeureum bisa kita katakan sebagai kawasan santri,” ujarnya.

Prestasi Pengolahan Sampah

Selain unggul di bidang pendidikan keagamaan, Cibeureum juga mencatat prestasi dalam pengelolaan sampah. Keberhasilan tersebut mengantarkan Kecamatan Cibeureum meraih juara pertama pengelolaan sampah tingkat Kota Tasikmalaya.

“Sistem pengelolaan sampah di Cibeureum berjalan baik. Bank sampah aktif, RT dan RW memiliki sekretariat sendiri, serta kelompok wanita tani terus bergerak. Ini patut menjadi contoh,” katanya.

Ia mendorong pemerintah kecamatan dan masyarakat untuk mempertahankan capaian tersebut sekaligus meningkatkannya agar Cibeureum dapat menjadi role model bagi kecamatan lain di Kota Tasikmalaya.

Ia juga berharap Musrenbang RKPD ini mampu melahirkan program-program strategis yang berdampak langsung pada percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Sinergi dan kolaborasi sangat kita butuhkan untuk menghadirkan inovasi dan solusi agar potensi Cibeureum optmal teraplikasi secara maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Cibeureum Rahman mengungkapkan bahwa Musrenbang RKPD 2027 tingkat kecamatan menerima sebanyak 270 usulan dari sembilan kelurahan.

“Semua usulan akan melalui proses penyaringan untuk menentukan skala prioritas, karena tidak seluruhnya bisa terakomodasi menyesuaikan kemampuan anggaran,” jelas Rahman.

Ia menambahkan, terdapat 10 kegiatan prioritas yang diusulkan untuk tahun 2027, di antaranya pembangunan sarana pendidikan, pemekaran Kantor Kelurahan Kotabaru, penataan Lapangan Karangsambung, normalisasi saluran tersier Cikalang, pengadaan ambulans, pengadaan tanah untuk KMP, pembangunan dan rehabilitasi kantor kelurahan Ciherang, Setiaratu, dan Margabakti, pengembangan agribisnis salak pontas dan talas, serta penguatan sentra agribisnis opak Cukatuncar.

“Seluruh program strategis tersebut harus selaras dengan prioritas pembangunan Kota Tasikmalaya agar saling mendukung dan mempercepat pembangunan daerah,” pungkasnya.

(Seda)