spot_imgspot_img
Sabtu 15 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 106

Nelayan Pangandaran Panen Udang Rebon 1 Ton per Malam

0
Nelayan Pangandaran udang rebon fokusjabar.id
Penampakan udang rebon di jemur di Lapangan Katapang Doyong, Pantai Timur Pangandaran

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Musim tangkapan ikan Juli hingga Oktober membawa berkah bagi nelayan di Kabupaten Pangandaran Jawa Barat (Jabar). Salah satu komoditas yang kini melimpah adalah udang rebon, bahan baku utama terasi dan ebi yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

‎Pemandangan khas musim rebon tampak di Lapangan Katapang Doyong, Pantai Timur Pangandaran, Sabtu (25/7/2026). Di bawah terik matahari, puluhan nelayan sibuk menjemur udang rebon hasil tangkapan semalam.

BACA JUGA:

Bupati Pangandaran Ajak Masyarakat Saksikan Kejurnas Pacuan Kuda Indonesia Derby 2026 di Legok Jawa

‎Mereka membolak-balik udang menggunakan alat khusus agar proses pengeringan merata. Aroma khas udang kering berpadu dengan angin pantai menjadi penanda di mulainya musim panen yang selalu di nanti.

‎salah satu nelayan, Nono mengatakan, musim rebon berlangsung mulai Juli hingga Oktober. Pada periode itu, nelayan menangkap udang rebon di bagang yang berada ratusan meter dari bibir Pantai Timur Pangandaran.

‎”Biasanya kami menangkap udang rebon di bagang menggunakan jaring sirib atau branjang yang ukurannya cukup besar,” ujar Nono.‎

‎Aktivitas melaut di mulai pukul 18.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 04.00 WIB. Selama semalam, jaring di angkat berkali-kali dengan jeda sekitar satu jam.

‎Menurut Nono, hasil tangkapan sangat di pengaruhi kondisi arus laut. Saat cuaca bersahabat, hasil yang di peroleh bisa mencapai satu kuintal hingga satu ton dalam semalam.

‎”Dalam semalam kami biasanya mengangkat jaring beberapa kali. Banyak sedikitnya hasil tangkapan tergantung perubahan arus laut,” katanya.

‎Setelah di tangkap, udang rebon di bawa ke Lapangan Katapang Doyong untuk di jemur. Proses pengeringan dengan panas matahari berlangsung setengah hari hingga seharian penuh. Tergantung cuaca.

‎Udang yang sudah kering langsung di kemas dan di pasarkan. Para pengepul dari Tegal dan Banjar biasanya datang langsung ke Pangandaran untuk membeli.

‎”Habis di jemur langsung di kemas. Biasanya bandar dari Tegal dan Banjar datang membeli ke sini,” ucap Nono.

‎BACA JUGA:

HAN 2026: DKBP3A Pangandaran Wujudkan Kabupaten Layak Anak

‎Saat ini harga udang rebon kering kualitas terbaik di banderol Rp40-43 ribu per kilogram. Untuk kualitas rendah, harganya hanya belasan ribu rupiah per kilogram.

‎Melimpahnya hasil tangkapan membuat pendapatan nelayan ikut terdongkrak. Nono mengaku dari hasil tangkapan satu ton semalam, ia bisa mendapat keuntungan bersih belasan hingga puluhan juta rupiah.

‎”Ya, itu tergantung kualitas dan harga jual di pasaran,” ujarnya.

‎Selain meningkatkan pendapatan nelayan, udang rebon juga memiliki nilai tambah. Komoditas ini di olah menjadi berbagai produk pangan.

‎”Seperti buat terasi, ebi dan aneka bumbu masakan yang di pasarkan ke berbagai daerah di Indonesia,” kata Nono.

(Sajidin)

Kebun Binatang Bandung Buka Akhir Tahun 2026

0
kebun binatang bandung fokusjabar.id
Kebun Binatang Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menargetkan Kebun Binatang Bandung dapat kembali di buka untuk masyarakat pada akhir tahun 2026.

Saat ini, proses kerja sama dengan Fauna Land sebagai pengelola baru telah memasuki tahap akhir sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

BACA JUGA:

Begal dan Curanmor Marak di Bandung Raya, Farhan Ungkap Strategi Baru Pemprov Jabar

Farhan mengatakan, draft PKS telah di serahkan kepada notaris untuk di jadikan dokumen resmi. Setelah itu, dokumen akan menjalani peninjauan akhir oleh Sekretariat Daerah Kota Bandung dan tim legal dari masing-masing pihak sebelum di tandatangani.

“Saat ini draft perjanjian sudah masuk ke notaris untuk di jadikan sebagai dokumen perjanjian resmi. Setelah itu akan di review terakhir oleh Sekretariat Daerah dan legal masing-masing. Mudah-mudahan Senin depan sudah bisa tanda tangan,” kata Farhan, Sabtu (25/7/2026).

Setelah PKS di tandatangani, Fauna Land memiliki dua kewajiban utama. Yakni, mengajukan izin baru untuk konservasi ex situ di lokasi Kebun Binatang Bandung serta menyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Kedua izin tersebut menjadi syarat sebelum kebun binatang kembali beroperasi dan menerima pengunjung.

“Fauna Land punya dua kewajiban. Pertama mengajukan izin baru untuk konservasi ex situ di lokasi yang sekarang. Kedua mengajukan izin baru Amdal. Dengan dua izin ini, apabila keluar, maka Fauna Land berhak membuka operasi untuk menerima pengunjung dan lain-lain,”  katanya.

Meski proses perizinan di perkirakan memakan waktu beberapa bulan, Fauna Land tetap di perbolehkan memulai pembenahan infrastruktur di kawasan kebun binatang.

“Tetapi sambil menunggu itu semuanya, karena lumayan makan waktu berbulan-bulan, maka akan di perbolehkan untuk mulai melakukan pembenahan infrastruktur,” ucapnya.

BACA JUGA:

Farhan Tegaskan Bandung Command Center Tak Perlu Di-upgrade, Fokus Perangi Begal 24 Jam

Farhan berharap, seluruh tahapan perizinan dapat selesai sehingga Kebun Binatang Bandung bisa kembali beroperasi pada akhir tahun.

Namun Dia mengakui proses penyusunan Amdal menjadi tantangan tersendiri. Karena kawasan kebun binatang berbatasan langsung dengan permukiman padat penduduk.

“Mudah-mudahan akhir tahun sudah bisa di buka. Yang membuat Amdal berat adalah perbatasan dengan pemukiman rumah warga. Kita harus memastikan tidak ada penyakit manusia masuk ke hewan dan tidak ada penyakit hewan masuk ke manusia. Drainase, pengolahan sampah, itu banyak teknisnya,” jelasnya.

Selain pembenahan fasilitas, Farhan meminta Fauna Land menunjukan komitmen terhadap upaya konservasi melalui program pelepasliaran satwa.

(Yusuf Mugni)

Damkar Banjarsari Ciamis Tangkap Ular Berbahaya dari Rumah Warga

0
damkar banjarsari ciamis fokusjabar.id
Personel Damkar pos WMK Banjarsari sesaat setelah menangkap ular Cincin Emas

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Ular Cincin Emas (Mangrove Snake) yang  berada di plafon ruangan tengah rumah milik  Asep Tryan Supantrie (34) di Dusun Sukapura, Desa Cikaso Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) di tangkap personel Damkar pos WMK Banjarsari.

Ular Cincin Emas itu di temukan pemilik rumah saat sedang bersih-bersih.

BACA JUGA:

Anjar Asmara Siap Jadi Wakil Bupati Ciamis Jika Dipercaya, Kesepakatan Koalisi Jadi Kunci

Karena takut terjadi hal yang tidak di inginkan, pemilik rumah langsung melaporkan kejadian itu kepada Damkar pos WMK Banjarsari.

“Tadi sekitar pukul 07.30 WIB, personel piket Damkar pos WMK Banjarsari menerima permintaan bantuan untuk menangkap ular,” kata Kasatpol PP Ciamis, Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Trisyanto, Sabtu (25/7/2026).

Trisyanto mengatakan, petugas Damkar langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

“Tiga personel di terjunkan untuk melakukan penangkapan ular itu,” ucapnya.

Menurut Trisyanto, ular tersebut sedang merayap di plafon. Dan posisinya sangat membahayakan penghuni rumah.

” Tanpa menunggu lama, ular itu berhasil di tangkap dan di amankan,” jelasnya.

BACA JUGA:

Demokrat Jabar Masuk Tiga Besar Survei LSI, Jaenal Aripin Langsung Beri Instruksi Khusus untuk Kader

Setelah berhasil di tangkap selanjutnya ular dengan ukuran cukup panjang dan besar itu di bawa ke Mako Damkar pos WMK Banjarsari dan akan di lepas liarkan di habitat aslinya yang jauh dari pemukiman penduduk.

“Ular yang berhasil di tangkap itu cukup membahayakan karena mempunyai bisa yang cukup mematikan,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Fadlil Yani: KUII VIII Sinergi Ormas Islam Perkuat Ketahanan Bangsa

0
MUI KUII VIII fokusjabar.id
Kongres Umat Islam Indonesia VIII, di Hotel Bidakara Jakarta

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat-Ahad (24–26/7/2026).

Forum lima tahunan tersebut menjadi ajang konsolidasi organisasi kemasyarakatan Islam untuk membahas berbagai isu strategis kebangsaan.

BACA JUGA:

Permudah Konsumen Beli dan Servis Mobil, Honda Hadirkan Dealer Baru di Barombong dan Malili

Selain itu, merumuskan rekomendasi bagi pemerintah dalam menghadapi tantangan nasional maupun global.

Kongres ini di ikuti sekitar 87 organisasi kemasyarakatan Islam dari seluruh Indonesia yang berhimpun di bawah naungan MUI.

Mengusung jargon “Umat Bersatu, Negara Berdaulat, Negara Kuat”, KUII VIII menekankan pentingnya persatuan umat sebagai fondasi dalam memperkuat kedaulatan dan ketahanan bangsa.

Wakil Sekretaris Komisi Pendidikan dan Kaderisasi (KPK) MUI Pusat, Fadlil Yani Ainusyamsi (Ang Icep) mengatakan, KUII VIII bukan sekadar forum silaturahmi antarlembaga Islam. Namun juga menjadi wadah untuk menyatukan pandangan dan memperkuat sinergi ormas Islam dalam menjawab berbagai persoalan bangsa.

“KUII VIII merupakan forum lima tahunan yang mempertemukan berbagai organisasi Islam untuk membahas isu-isu strategis kebangsaan. Melalui forum ini, kami ingin memperkuat sinergi antarormas Islam agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan dan menjaga ketahanan bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan yang di hadapi Indonesia saat ini membutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa. Termasuk organisasi kemasyarakatan Islam.

Karena itu, hasil kongres di harapkan mampu menjadi masukan strategis bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kepentingan nasional.

Dalam kongres tersebut, peserta merumuskan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penguatan ekonomi umat dan ketahanan pangan, penegakan hukum serta pemberantasan korupsi, hingga penguatan posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik internasional.

BACA JUGA:

PWI dan Dewan Pers Kecam Hotman Paris, JMSI Sumut Pasang Badan Bela Profesi Wartawan

“Selain itu, KUII VIII juga merekomendasikan kepada pemerintah agar menyusun regulasi yang berkaitan dengan praktik LGBT,” tegasnya.

Menurutnya, rekomendasi tersebut merupakan aspirasi peserta kongres yang di dasarkan pada pandangan keagamaan MUI dan peserta kongres mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai moral serta ketahanan bangsa.

“Kami berharap, rekomendasi yang di hasilkan dalam KUII VIII dapat menjadi kontribusi nyata umat Islam dalam memperkuat pembangunan nasional,” katanya.

“Persatuan dan kolaborasi antarormas Islam merupakan modal penting untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” pungkasnya.

(Mia)

Wali Kota Tasikmalaya Lepas Tenaga Kerja ke Jepang

0
wali kota tasikmalaya jepang fokusjabar.id
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, foto bersama saat pelepasan para pekerja migran untuk bekerja ke Jepang (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Wali Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar), Viman Alfarizi Ramadhan memberikan doa dan support kepada para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Santri yang di lepas untuk bekerja ke Negeri Sakura Jepang, Jumat (24/7/2026) kemarin.

Pelepasan Pekerja Migran berlangsung di Aula Pusat Promosi Industri Kerajinan (PPIK) Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA:

Ribuan Santri Padati Jalanan Kota Tasikmalaya, Pawai Ta’aruf PORSADIN 2026 Jadi Sorotan

Sejumlah pejabat penting hadir. Di antaranya, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Deny Diana, Kadis Pendidikan (Rojab Riswan Taufik), Kadis Porabudpar (Deddy Mulyana), Kadis Koperasi dan UMKM (Sofyan Jaenal Mutaqin) dan Direktur MMA Foundation, penyalur tenaga kerja ke Jepang, Muhamad Abdul Karim.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan mengatakan, pelepasan tenaga kerja ke Jepang merupakan salah satu wujud dari program prioritas pemerintah. Yakni, Pembiakan Ekonomi Lokal Kewilayahan (Tasik Pelak).

Ia menjelaskan, pengiriman tenaga kerja ini menjadi program pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Tasikmalaya.

“Tenaga kerja migran yang kita lepas adalah orang-orang pilihan yang memiliki keahlian dan kemampuan untuk bekerja di perusahaan yang ada di Jepang,” ungkap Viman.

Ia menuturkan, Mereka telah memiliki skil dan keahlian yang cukup di butuhkan oleh perusahaan Jepang.

“Mereka bekerja ke Jepang bukan hanya saja membawa dirinya. Namun juga membawa nama baik daerah Tasikmalaya dan bangsa. Ketika kembali ke daerah mampu memberikan perubahan secara ekonomi keluarga dan daerahnya,” ungka Dia.

Ia juga menjelaskan, para pekerja akan mendapatkan penghasilan yang cukup tinggi setiap bulan dan bekerja di sebuah Supermarket di Okayama City Jepang.

“Mereka di sana nantinya mendapatkan gaji Rp20-29 juta. Dan jika setiap bulan mengirim uang ke keluarga, tentu ini akan memberikan dampak baik terhadap perputaran ekonomi di Kota Tasikmalaya,” paparnya.

BACA JUGA:

BI dan Pemkab Tasikmalaya Bersinergi, JAYANTARA 2026 Dorong UMKM Lebih Produktif dan Digital

Viman menargetkan hingga akhir tahun 2026, jumlah pengiriman tenaga kerja ke Jepang sebanyak 55 orang.

“Mudah-mudahan semakin banyak tenaga kerja berangkat ke Jepang. Ini akan kita integrasikan dengan sejumlah SMA, SMK dan Sekolah Rakyat (SR) yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang di butuhkan perusahaan Jepang,” imbuhnya.

Menurut Dia, ke depan tidak hanya pengiriman tenaga kerja ke Jepang. Namun akan melakukan kerja sama dengan negara-negara lainnya (Malaysia, Korea, Jerman dan China).

“Semoga pengiriman pekerja migran ini dapat mengangkat harkat dan martabat keluarga serta mampu memberikan multiplier effect terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.

(Seda)

Menakar Kekuatan Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026

0
Piala presiden 2026 persib fokusjabar.id
Menakar kekuatan Persib Bandung versus Arema FC

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Duel klasik Persib Bandung kontra Arema FC kembali tersaji di Piala Presiden 2026. Dua raksasa Liga 1 ini sama-sama datang dengan misi berbeda.

Persib Bandung bertekad mempertahankan gengsi juara. Sedangkan tim berjuluk Singo Edan ingin bangkit dan rebut trofi pramusim.

BACA JUGA:

Igor Tolic Ungkap Kesiapan Jelang Piala Presiden Elite 2026

Piala Presiden jadi tolok ukur pertama sebelum Liga 1 bergulir Agustus mendatang.

Persib Bandung

Kekuatan utama Persib Bandung terletak pada stabilitas manajemen, kedalaman skuad bertabur bintang serta kehadiran pemain baru berkualitas. Di antaranya, Mariano Peralta dan Luka Menalo.

Kedua pemain anyar tersebut bakal membuat lini serang tim kebanggaan Bobotoh semakin tajam dan dominan untuk persaingan domestik maupun level Asia.

Komposisi Skuad dan Pemain Baru

Kehadiran penyerang asal Argentina, Mariano Peralta menambah kecepatan dan daya gedor tim. Sementara Winger anyar, Luka Menalo memperkuat variasi serangan dari sisi sayap.

Perpaduan pemain inti berpengalaman dan pilar timnas menjaga standar permainan tetap tinggi.

Stabilitas dan Mentalitas Juara

Manajemen klub yang stabil dan konsisten dalam membangun tim.

Status sebagai tim kuat langganan papan atas dengan standar kompetitif tinggi.

Dukungan penuh suporter setia yang memberikan motivasi mental bertanding luar biasa.

Arema FC

Meski berstatus sebagai tim tersukses sepanjang sejarah Piala Presiden, Arema FC tidak memasang target juara pada edisi kali ini.

Turnamen pramusim tersebut akan di manfaatkan pelatih Marcos Santos untuk menguji komposisi skuad sebelum kompetisi di mulai.

“Ajang ini kami gunakan untuk pramusim. Kalau menjadi juara, itu bonus,” ujar General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.

Arema memang melakukan sejumlah perubahan dalam kerangka tim untuk menghadapi musim baru. Karena itu, Piala Presiden menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk melihat perkembangan pemain sekaligus mencari komposisi terbaik.

Meski begitu, Singo Edan tetap tidak bisa di pandang sebelah mata. Arema sudah empat kali menjuarai Piala Presiden dan memegang status sebagai klub dengan koleksi gelar terbanyak di turnamen tersebut.

BACA JUGA:

Persib Tunjuk Ahmed El Wardani sebagai Head of Scouting

Langganan Juara Turnamen Pramusim

Empat gelar Piala Presiden membuat Arema layak di sebut sebagai raja turnamen pramusim.

Tradisi tersebut sebenarnya sudah tumbuh sejak 2015, ketika kompetisi sepak bola Indonesia di hentikan dan banyak turnamen independen bermunculan.

Pada periode tersebut, Arema berhasil mengoleksi sejumlah trofi. Mulai dari Bali Island Cup, Sunrise of Java Cup hingga berbagai turnamen pramusim lainnya.

Mentalitas juara itu seolah terus bertahan meski komposisi pemain dan tim pelatih silih berganti.

Ketika klub lain memilih memberikan kesempatan kepada sebanyak mungkin pemain, Arema biasanya lebih cepat menentukan susunan utama.

Materi inti yang di siapkan untuk kompetisi kerap langsung di mainkan sejak turnamen pramusim.

Strategi tersebut terbukti efektif dalam perburuan gelar. Namun, pendekatan itu juga seperti pisau bermata dua.

Arema beberapa kali terlihat kehabisan tenaga ketika kompetisi resmi di mulai setelah tampil habis-habisan di Piala Presiden.

Sejak menjuarai edisi 2017, Singo Edan lebih sering berkutat di papan tengah saat liga berlangsung.

Sebagai informasi, Persib Bandung akan menghadapi Arema FC pada laga pembuka Grup A Piala Presiden 2026, Sabtu (25/7/2026) pada pukul 19.30 WIB.

Pertandingan pramusim tersebut tersaji di di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung Jawa Barat (Jabar).

(Bambang Fouristian)

Adam Alis Ingin Persembahkan Kemenangan untuk Bobotoh

0
Adam Alis Arema fokusjabar.id
Gelandang Persib, Adam Alis (tengah)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gelandang Persib Bandung, Adam Alis menilai pertandingan perdana turnamen pramusim Piala Presiden Elite 2026 tidak akan mudah.

Skuad Maung Bandung pada turnamen pramusim Piala Presiden Elite 2026 akan menghadapi Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).

BACA JUGA:

Persib Tunjuk Ahmed El Wardani sebagai Head of Scouting

“Pertandingan perdana di musim ini yang pasti tidak mudah untuk kedua tim di pertandingan pertama,” kata Adam Alis.

Meski demikian, Adam Alis bersama rekan-rekannya akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya. Dengan begitu, skuad Maung Bandung bisa meraih hasil maksimal.

Apalagi, pada pertandingan tersebut ribuan Bobotoh di pastikan akan hadir langsung memadati Stadion Si Jalak Harupat. Untuk itu, ia ingin mempersembahkan kemenangan.

Sebagai informasi, tiket pertandingan perdana turnamen pramusim Piala Presiden Elite 2026 di kabarkan sudah ludes terjual. Sehingga Stadion di pastikan bakal di padati oleh penonton.

“Mudah-mudahan pertandingan nanti bisa berjalan dengan baik dan menarik, dan kita berupaya untuk menyenangkan hati Bobotoh dengan kemenangan,” tegas Adam Alis.

BACA JUGA:

FIFA Resmi Cabut Registration Ban Persib Bandung, Registrasi Pemain Kembali Dibuka

Sementara itu, pada pertandingan perdana turnamen pramusim ini skuad Maung Bandung dipastikan belum komplet, lantaran beberapa pemain masih memperkuat Timnas Indonesia.

Selain itu, pemain baru seperti Mariano Peralta belum tiba di Bandung, sehingga mantan pilar Borneo FC ini di pastikan absen.

(Arif)